Jadwalkan Demo

360 Degree Feedback: Definisi, Manfaat, dan Contohnya

Rizka Maria Merdeka | April 26, 2024 | Human Resource (HR)
by GreatDay HR

Praktik evaluasi kinerja telah menjadi salah satu fondasi penting dalam pengembangan individu dan kemajuan perusahaan. Salah satu pendekatan yang semakin diperhitungkan adalah 360-degree feedback. Konsep ini tidak sekadar mencakup evaluasi dari atasan langsung, tetapi juga melibatkan umpan balik anonim dari berbagai pihak di sekitar individu, termasuk rekan kerja sejawat, bawahan, dan kadang-kadang klien atau pelanggan

Dalam artikel ini, kita akan membahas tentang konsep, manfaat, dan contoh konkret dari implementasi 360-degree feedback, menggali bagaimana pendekatan ini tidak hanya memberikan gambaran yang lebih menyeluruh tentang kinerja seseorang, tetapi juga berpotensi membuka pintu bagi pertumbuhan dan kemajuan yang lebih besar, baik bagi individu maupun perusahaan.

Baca artikel selengkapnya!

Baca juga: Task Management: Pengertian, Metode, dan Tips Mengoptimalkan Manajemen Tugas di Perusahaan

Definisi 360 degree feedback

360-degree feedback adalah suatu metode evaluasi kinerja yang mengumpulkan masukan atau kritik dari berbagai sudut pandang atau pihak yang terlibat dalam pekerjaan seseorang. Dalam sistem ini, tidak hanya atasan langsung yang memberikan masukan tentang kinerja individu, tetapi juga rekan kerja sejawat, bawahan, dan mungkin juga klien atau pelanggan. Istilah “360-degree” mencerminkan konsep bahwa umpan balik datang dari segala arah atau sudut pandang, mencakup perspektif yang luas tentang kinerja seseorang.

Sederhananya, ini adalah metode evaluasi kinerja di mana karyawan mendapat penilaian yang rahasia dan secara anonim dari berbagai individu yang bekerja di lingkungan. Umpan balik dalam 360-degree feedback dapat mencakup berbagai aspek kinerja, seperti kompetensi teknis, keterampilan interpersonal, kepemimpinan, komunikasi, dan lainnya. Tujuan utamanya adalah memberikan gambaran yang komprehensif tentang kekuatan dan area pengembangan seseorang dalam konteks pekerjaannya.

Metode ini dapat digunakan untuk pengembangan pribadi, penilaian kinerja, atau pengambilan keputusan terkait promosi, pengembangan karier, atau pengelolaan kinerja karyawan. Dengan mengumpulkan umpan balik dari berbagai sumber, karyawan dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana persepsi mereka memengaruhi orang di sekitarnya, serta peluang untuk meningkatkan kinerja mereka melalui tindakan perbaikan yang sesuai.

Siapa saja yang terlibat dalam 360 degree feedback?

Dalam proses 360 degree feedback, berbagai pihak di lingkungan kerja terlibat, di antaranya:

  1. Manajer: Mereka memberikan umpan balik berdasarkan pengamatan dan interaksi mereka dengan karyawan.
  2. Rekan kerja: Mereka memberikan perspektif tentang bagaimana karyawan bekerja dalam tim dan berinteraksi dalam lingkungan kerja.
  3. Bawahan langsung: Mereka memberikan wawasan tentang kepemimpinan dan manajemen karyawan tersebut.
  4. Diri sendiri (self-assessment): Karyawan juga menilai kinerja mereka sendiri, memberikan perspektif pribadi tentang kekuatan dan area yang perlu dikembangkan.

Baca juga: 8 Tantangan Manajemen Kinerja dan Bagaimana Cara Mengatasinya

Manfaat dari penerapan 360 degree feedback

Melakukan 360-degree feedback memiliki beberapa manfaat yang signifikan, antara lain:

1. Pemahaman yang lebih komprehensif

Dengan mendapatkan umpan balik dari berbagai sudut pandang, individu dapat memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang kekuatan dan kelemahan mereka dalam pekerjaan.

2. Peningkatan keterbukaan

Proses ini mendorong keterbukaan dan transparansi di tempat kerja. Karyawan lebih mungkin untuk menerima umpan balik secara positif karena dapat mengetahui sumbernya tanpa takut ada retaliasi.

3. Pengembangan pribadi yang lebih efektif

Dengan mengetahui area pengembangan dari berbagai perspektif, individu dapat lebih fokus dalam merencanakan dan mengimplementasikan langkah-langkah pengembangan pribadi yang efektif.

4. Peningkatan kinerja

Melalui umpan balik yang diberikan, individu memiliki kesempatan untuk meningkatkan kinerja mereka dengan mengidentifikasi dan memperbaiki area yang perlu ditingkatkan.

5. Peningkatan kepemimpinan

Bagi pemimpin, 360-degree feedback membantu mereka memahami dampak kepemimpinan mereka pada tim dan perusahaan secara keseluruhan, sehingga dapat melakukan perubahan yang diperlukan untuk meningkatkan efektivitas kepemimpinan mereka.

6. Meningkatkan kolaborasi dan hubungan kerja

Proses ini dapat memperkuat hubungan antar rekan kerja dan membangun budaya kerja yang saling mendukung, karena melibatkan semua anggota tim dalam memberikan dan menerima umpan balik.

7. Penyediaan dasar untuk pengambilan keputusan

Umpan balik yang diperoleh dari berbagai sumber dapat digunakan sebagai dasar untuk pengambilan keputusan terkait promosi, pengembangan karier, dan alokasi sumber daya secara lebih tepat.

8. Mengukur perubahan dan kemajuan

Dengan melakukan 360-degree feedback secara berkala, individu dapat melacak perubahan dan kemajuan dalam kinerja mereka dari waktu ke waktu.

Penggunaan 360-degree feedback dapat memberikan kontribusi yang berharga dalam pengembangan individu, pemimpin, dan perusahaan secara keseluruhan.

Baca juga: Pahami Pengertian, Manfaat, dan Tips Penerapan Manajemen Kinerja yang Efektif

Contoh 360 degree feedback

Berikut ini adalah contoh umpan balik 360 derajat yang mungkin diberikan kepada seorang manajer:

  1. Dari atasan langsung:

    • “Manajer ini memiliki kemampuan yang kuat dalam pengambilan keputusan strategis dan membimbing tim menuju pencapaian tujuan.”
    • “Namun, saya ingin melihat lebih banyak inisiatif dalam mengatasi konflik internal di antara timnya.”
  2. Dari rekan kerja sejawat:

    • “Dia adalah seorang pemimpin yang memotivasi, dan saya menghargai kolaborasi yang dibangunnya di antara anggota tim.”
    • “Terkadang, manajer ini terlalu fokus pada hasil akhir dan kurang memperhatikan kesejahteraan anggota timnya.”
  3. Dari bawahan:

    • “Manajer kami sangat mendukung dan selalu siap membantu ketika kami menghadapi tantangan.”
    • “Namun, kadang-kadang komunikasinya kurang jelas, dan kami merasa tidak sepenuhnya dipahami.”
  4. Dari klien atau pelanggan:

    • “Saya senang bekerja dengan manajer ini karena responsif terhadap kebutuhan kami dan selalu memberikan solusi yang efektif.”
    • “Terkadang, kami menginginkan lebih banyak inisiatif dari mereka dalam memberikan saran yang inovatif untuk meningkatkan layanan kami.”

Dalam contoh tersebut, kita melihat bahwa umpan balik datang dari berbagai pihak yang terlibat dalam pekerjaan seorang manajer, termasuk atasan langsung, rekan kerja sejawat, bawahan, dan klien atau pelanggan. Ini memberikan gambaran yang komprehensif tentang kekuatan dan area pengembangan manajer tersebut dalam peran mereka.

Baca juga: Mengukur Keberhasilan Onboarding: Metrik dan Praktik Terbaik untuk Evaluasi Karyawan Baru 

Ukur kinerja karyawan dan berikan feedback lebih efektif dengan GreatDay HR

360 degree feedback

Pengelolaan kinerja karyawan, utamanya pemberian feedback, merupakan salah satu aspek kunci dalam memastikan kesuksesan dan pertumbuhan perusahaan. Namun, seringkali tantangan yang dihadapi oleh para pemimpin dan manajer adalah bagaimana mengukur kinerja dengan tepat dan memberikan feedback yang efektif kepada anggota tim.

Tidak perlu khawatir! Fitur Performance dari GreatDay HR dapat mengubah pengukuran kinerja dan pemberian feedback menjadi lebih efektif dan efisien. Dengan fitur ini, Anda tidak hanya dapat mengukur kinerja karyawan secara akurat, tetapi juga memberikan feedback yang lebih terarah dan tepat sasaran. Bahkan fitur ini memudahkan Anda dalam penyusunan KPI dan melihat riwayat lengkap perkembangan karyawan.

Jadilah perusahaan yang progresif dengan GreatDay HR – solusi perusahaan Anda untuk mencapai tujuan bisnis dengan lebih cerdas dan berdaya saing. Berlangganan sekarang juga!

Baca juga: Mengatasi Tantangan SDM di Industri Ritel: Membangun Tim Berkinerja Tinggi dan Meningkatkan Pengalaman Pelanggan

Trending Article
01
Rizka Maria Merdeka | November 28, 2023
22 Contoh Kelebihan dan Kekurangan Diri Saat…
02
Rizka Maria Merdeka | October 25, 2023
Penting! Panduan Lengkap Pangkat Golongan PNS Terbaru…
03
Rizka Maria Merdeka | November 18, 2021
14 Contoh Penulisan Notulen Rapat yang Tepat.…
Subscribe News Letter
Get notification on your email