Jadwalkan Demo

Kantong Mulai Seret? Berikut 9 Tips Mengatur Keuangan Agar Bisa Bertahan di Akhir Bulan

Rizka Maria Merdeka | September 22, 2022 | Tips Bekerja
by GreatDay HR

Menjelang akhir bulan adalah waktu di mana keuangan mulai menipis dan berada di ujung tanduk, terutama bagi karyawan yang tanggal gajiannya berada di akhir atau awal bulan. Meskipun sebelumnya telah merencanakan dan menghitung pengeluaran setiap bulan, hal yang tidak terduga seringkali menjadi penyebab alokasi dana defisit.

Untuk mengatasi itu, pinjaman online dan paylater bukanlah solusi yang bijak. Sebab, hal itu malah akan menambah beban ke depannya. Akibatnya, kesehatan finansial malah semakin memburuk. Lalu, bagaimana caranya? Artikel kali ini akan memberikan tips mengatur keuangan agar survive hingga akhir bulan. Yuk, simak artikelnya!

Baca juga: Hore Gajian! Ini Tips Mengelola Keuangan di Awal Bulan Agar Gaji Tidak Cepat Habis

1. Buat rencana anggaran bulanan

Cara pertama yang bisa Anda lakukan agar bisa bertahan di akhir bulan adalah dengan membuat rencana anggaran setiap bulan. Dengan begitu, Anda jadi mengetahui apa saja yang dibutuhkan dan berapa yang harus Anda keluarkan setiap bulannya.

Sebab, terkadang orang tidak bisa melacak pengeluaran mereka sehingga cenderung menjadi boros dan overspending. Usahakan pengeluaran ini detail, bersifat tetap dan sama tiap bulannya, misalnya biaya sewa kos, biaya transportasi, biaya asuransi, dan lain-lain.

2. Tentukan prioritas keuangan

Setelah membuat anggaran bulanan,langkah selanjutnya adalah menentukan prioritas keuangan. Cara mengatur keuangan yang baik adalah harus utamakan untuk membeli barang-barang yang Anda butuhkan yang sudah habis dan Anda isi ulang stoknya atau barang kebutuhan sehari-hari. Tentukan juga jumlah maksimal yang harus Anda keluarkan setiap bulannya agar Anda tidak berlebihan saat belanja.

3. Membayar tagihan tepat waktu

Hempaskan pikiran bahwa Anda kaya raya begitu menerima gaji. Sebab, hal pertama yang harus Anda lakukan setelah gajian adalah segera membayar semua tagihan di awal. Seperti tagihan listrik, air, telepon, cicilan kartu kredit, dan lain sebagainya sesuai dengan anggaran bulanan yang sudah dibuat.

Hal ini penting dilakukan agar tidak mengganggu biaya kebutuhan sehari-hari Anda. Prioritaskan membayar tagihan tepat waktu dan evaluasi jika ada tagihan atau cicilan yang bisa dilunasi atau ditutup sehingga mengurangi beban finansial.

4. Alokasikan dana untuk tabungan dan investasi

Mengalokasikan sebagian penghasilan untuk ditabung dan investasi tidak akan membuat Anda kehabisan uang. Faktanya, tabungan dan investasi dapat menyelamatkan keuangan Anda dari kondisi yang tidak terduga dan mempunyai tabungan yang cukup untuk hal besar yang ingin dicapai suatu hari nanti.

Berinvestasi sejak dini merupakan salah satu cara untuk mempersiapkan masa depan. Besaran dana yang bisa Anda sisihkan cukup disesuaikan dengan kebutuhan yang lain. Akan lebih baik apabila Anda menyisihkan dalam jumlah yang agak banyak agar biaya pengeluaran pribadi bisa ditekan.

Baca juga: Wajib Tahu! Frugal Living: Konsep Hidup Hemat Masa Kini Untuk Capai Financial Freedom

5. Memiliki dua atau lebih rekening bank

Tips selanjutnya agar keuangan Anda aman hingga akhir bulan adalah memiliki dua atau lebih rekening bank untuk tujuan pemisahan alokasi dana. Misalnya, rekening pertama bisa Anda  gunakan untuk menyimpan uang kebutuhan sehari-hari, sedangkan rekening kedua dipakai menyimpan uang tabungan atau dana darurat.

Khusus untuk rekening untuk uang tabungan, sebaiknya pilih yang memiliki biaya administrasi rendah dan bisa diakses tanpa kartu ATM. Dengan membuat dua rekening, Anda jadi bisa memisahkan antara uang yang bisa terus Anda pakai dan yang tidak boleh Anda ganggu gugat kecuali ada urusan mendadak.

6. Review pengeluaran setiap bulan

Review keuangan Anda dari setiap anggaran yang telah keluarkan sehingga Anda dapat mengidentifikasi pada post mana yang memiliki pengeluaran yang paling besar. Dengan begitu, Anda dapat mengidentifikasi apakah dana pengeluaran tersebut masuk ke dalam kategori kebutuhan atau keinginan.

Untuk mempermudah dalam pencatatan dan review, saat ini sudah tersedia beberapa aplikasi pencatat keuangan secara detail. Dengan begitu, Anda bisa melakukan penghitungan berapa rata-rata pengeluaran Anda dan juga menentukan berapa batas maksimal pengeluaran yang boleh Anda habiskan setiap harinya.

7. Menghemat saat makan dan jajan

Banyaknya restoran dan kafe, serta kuliner yang semakin variatif membuat orang lebih banyak dan tertarik untuk membeli makanan dari luar atau nongkrong. Meski Anda jajan minuman dan makanan dengan harga terjangkau, jika sering dilakukan, hal tersebut akan menjadi sumber keborosan.

Oleh sebab itu, sebaiknya kurangi jajan dan sesi makan di luar. Sebisa mungkin, Anda harus menentukan budget dari penghasilan Anda yang bisa digunakan untuk jajan makanan dan minuman, atau untuk nongkrong di luar.

8. Rencanakan belanja

Belanja pakaian, sepatu, tas, dan barang-barang lain yang bukan merupakan kebutuhan pokok, melainkan keinginan, jika terlalu sering dilakukan secara impulsif akan menjadi blunder bagi keuangan Anda. Apalagi jika dibeli hanya karena ada diskon atau lapar mata. 

Demi finansial yang sehat, hindari kebiasaan tersebut dengan menentukan kapan Anda membeli baju, sepatu baru, dan belanja barang yang Anda inginkan. Dengan begitu, Anda bisa menyisihkan uang untuk membeli barang-barang tersebut, sehingga kegiatan belanja Anda tidak mengganggu alokasi dana sehari-hari.

9. Atur uang saku harian

Tips yang terakhir agar keuangan Anda selamat di akhir bulan adalah dengan mengatur uang saku harian. Cobalah untuk membatasi jumlah uang yang boleh Anda habiskan dalam sehari, termasuk di dalamnya uang makan, jajan, dan transport.

Agar Anda selalu merasa cukup dan menghemat uang saku, sebaiknya Anda jangan mengingat-ingat bahwa Anda masih memiliki uang yang bisa dipakai. Tanamkan dalam pikiran bahwa Anda hanya memiliki uang saku tersebut agar Anda lebih bijak menggunakannya.

Baca juga: Inflasi: Pengertian, Penyebab, dan Dampaknya

Lindungi karyawan agar terhindar dari risiko finansial berbahaya dengan fitur Benefits di aplikasi GreatDay HR

akhir bulan

Di masa pandemi seperti sekarang ini pengguna pinjaman online mengalami peningkatan hingga 134% bahkan lebih. Banyak diantaranya berasal dari kalangan pegawai. Hal tersebut terjadi salah satunya karena merosotnya perekonomian negara akibat pandemi Covid-19 dan kenaikan harga BBM yang berdampak juga terhadap kondisi finansial para pegawai.

Demi memenuhi kebutuhan sehari-hari banyak orang melakukan pinjaman online bahkan dengan bunga yang tinggi tanpa memikirkan risiko kedepannya. Padahal, hal tersebut akan berpengaruh terhadap kesehatan finansial mereka. Dampak buruknya adalah terlilit hutang dengan jumlah yang besar.

Untuk menghindari hal tersebut GreatDay HR hadir dengan fitur Benefits yang dapat melindungi Anda dan karyawan Anda dari risiko finansial yang berbahaya. Dengan fasilitas EWA (Earned Wage Access) karyawan Anda dapat menarik gaji lebih awal tanpa mengganggu arus kas perusahaan. Benefits memfasilitasi karyawan untuk mendapatkan gaji lebih awal dari tanggal gajian.

Program ini aman karena uang yang ditarik merupakan uang gaji karyawan sendiri dan bukan pinjaman sehingga tidak berbunga. Dengan begitu, kesejahteraan dan kesehatan finansial karyawan Anda akan terjamin dengan lebih baik.

Unduh segera aplikasi mobile GreatDay HR dan nikmati fitur Benefits sekarang juga! Kunjungi websitenya untuk info lebih lanjut, lalu jadwalkan demo GRATIS!

Baca juga: Cara Menghitung THR Karyawan 2022

Trending Article
Subscribe News Letter
Get notification on your email