Jadwalkan Demo

Memiliki Sikap Ambisius dalam Berkarir, Baik atau Buruk?

Rizka Maria Merdeka | August 2, 2022 | Info & Update
by GreatDay HR

Ambisius adalah sebuah sikap dalam diri seseorang yang dicirikan dengan memiliki keinginan kuat dan menggebu-gebu dalam mencapai/memperoleh sesuatu. Sikap seperti ini sering ditemui, terutama di lingkungan kerja.

Biasanya orang yang memiliki sikap ambisius cenderung lebih cepat mencapai kesuksesan dalam karir. Sebab, orang tersebut memiliki semangat dan usaha lebih dalam memperoleh pencapaian dalam pekerjaan.

Sikap ambisius sebenarnya sangat berguna dalam dunia kerja. Meski memiliki sisi yang positif dalam karir, tahukah Anda bahwa tidak selamanya sikap ambisius itu menguntungkan? Jika dilakukan secara sembarangan, sikap ambisius juga dapat berdampak buruk.

Bahkan, seseorang yang ambisius terkadang terlalu keras pada dirinya sendiri. Tidak jarang juga anggapan bahwa orang yang ambisius itu kurang baik karena orang tersebut akan melakukan segala cara untuk mencapai kesuksesan dan pencapaian pribadi.

Oleh karena itu, sebaiknya kenali lebih dalam tentang sikap ambisius agar Anda sendiri dapat memanfaatkannya dengan baik. Artikel kali ini akan membahas tentang sikap ambisius dari mulai pengertian hingga kelebihan dan kekurangannya. Yuk, simak pembahasannya berikut ini!

Baca juga: Kenali DiSC Personality Test: Tes Kepribadian yang Sering Digunakan Dalam Proses Rekrutmen Karyawan

Ambisius adalah

Secara harfiah, ambisius adalah keinginan kuat untuk menjadi sukses, kuat, atau kaya. Keinginan untuk berhasil dan maju adalah ciri khas ambisi. Di tempat kerja, campuran antara keinginan dan tindakan yang nyata akan mendorong Anda ke jenjang karir yang lebih tinggi. Itu sebabnya, menjadi ambisius di tempat kerja adalah hal yang baik.

Manajer menyukai karyawan yang ambisius karena antusiasme dan dorongan mereka yang sering mengarah pada produktivitas yang lebih tinggi, di mana pada akhirnya akan memberikan dampak positif bagi kinerja tim atau kemajuan perusahaan.

Seseorang yang ambisius seringkali mendapati diri mereka dipromosikan dan menerima penghargaan lebih cepat daripada karyawan dengan ambisi yang lebih rendah. Sikap ambisius adalah bagian penting untuk mencapai apa yang Anda inginkan dalam karier.

Banyak tujuan yang berharga membutuhkan kerja keras dan tekad untuk mencapainya dan ambisi dapat membantu Anda tetap termotivasi saat berusaha mencapainya. Dengan ambisi, Anda dapat mulai melihat visi dan mencari tahu bagaimana akan mewujudkannya.

Baca juga: Mengenal Pengertian dan Ciri-Ciri Kepribadian Ambivert

Ciri-ciri orang ambisius

Seseorang yang ambisius memiliki beberapa karakteristik atau ciri-ciri tertentu. Kenali ciri-ciri sikap ambisius berikut ini.

1. Memiliki tujuan yang ingin dicapai dan menyimpannya sendiri

Orang-orang yang ambisius adalah orang-orang yang berorientasi pada tujuan dan selalu berjuang menuju pencapaian berikutnya, tetapi untuk mencapai ambisi yang sehat seseorang sebaiknya merahasiakan ambisi tersebut dari orang lain.

Menurut psikolog, menceritakan ambisi kepada orang lain akan membuat seseorang menjadi kehilangan motivasi untuk melakukan kerja keras yang seharusnya dilakukan karena seseorang akan mendapatkan kepuasan bahkan sebelum meraih tujuan yang ingin dicapainya.

2. Berani mengambil risiko

Salah satu ciri sikap ambisius adalah keberanian untuk mengambil risiko. Seseorang yang ambisius menyadari bahwa setiap sikap dan tindakan yang diambil pasti akan menimbulkan risiko. Namun, orang yang ambisius tetap bersedia untuk mengambil risiko agar tetap bisa memberikan ruang bagi diri sendiri untuk mengeksplorasi dan menemukan hal baru.

3. Lebih terbuka pada pola pikir baru

Selanjutnya, karakteristik sikap ambisius adalah membuka diri mereka pada cara berpikir yang baru. Seorang yang ambisius akan membuka diri untuk berbicara dengan orang baru dan belajar dari pengalaman dan cara berpikir mereka. Terdapat keyakinan bahwa dirinya akan menemukan peluang menarik yang bisa membuat diri terus bertumbuh.

4. Fokus pada eksekusi

Seringkali orang menghabiskan sebagian besar waktu untuk mengasah keahlian mereka dan meneliti solusi atau kemungkinan. Meskipun bijaksana untuk menyusun dan menjalankan strategi untuk setiap jenis visi yang ingin dicapai, orang-orang yang ambisius memberikan penekanan utama pada eksekusi bukan hanya rencana semata. Sebab pada akhirnya, rencana tanpa eksekusi adalah hal yang sia-sia.

5. Tidak bersaing dengan orang lain

Pesaing terbesar seseorang yang ambisius adalah dirinya sendiri. Mereka mengukur kesuksesannya dengan cara membandingkan dirinya hari ini terhadap dirinya kemarin. Mereka tidak terjebak membandingkan diri sendiri dengan pencapaian orang lain dan itulah yang membuat mereka tetap bisa berfokus untuk mencapai tujuannya.

Baca juga: Mengalami Demotivasi? Inilah Beberapa Cara Untuk Mengatasinya!

Kelebihan dan kekurangan sikap ambisius

Menjadi seseorang yang ambisius ada sisi baik dan buruknya. Berikut rangkuman tentang kelebihan dan kekurangan memiliki sikap ambisius.

Kelebihan sikap ambisius

Orang yang ambisius sudah pasti memiliki semangat yang kuat untuk bisa meraih sebuah tujuan. Saat memiliki ambisi untuk mendapatkan sesuatu, Anda akan terus berusaha hingga ambisi tersebut berhasil didapatkan.

Seiring semakin ketatnya persaingan dunia kerja saat ini, orang dengan watak ambisius lazimnya memiliki kemungkinan yang lebih tinggi untuk meraih kesuksesan. Hal ini tentu disebabkan oleh jiwa penuh semangat dan pantang menyerah dari orang tersebut.

Penyebab orang memiliki sikap ambisius sendiri bisa beragam. Ambisi untuk mencapai sesuatu bisa muncul karena kondisi lingkungan, dorongan sosial dan keluarga, atau mungkin karena mimpi yang Anda miliki.

Kekurangan sikap ambisius

Sebagaimana halnya kebanyakan sifat dasar manusia, sikap ambisius juga bisa menjadi pedang bermata dua jika tidak sesuai porsinya. Besarnya keinginan untuk mendapatkan sesuatu membuat orang yang ambisius berisiko mendapat dampak buruk berupa beban mental.

Orang yang terlalu ambisius akhirnya memiliki kecenderungan menjadi depresi. Hal ini dikarenakan hampir setiap waktu yang ada di pikirannya hanyalah beban pekerjaan dan target. Karena terlalu fokus dengan tujuan, orang ambisius juga sering kali menjadi pribadi yang anti-sosial.

Tidak jarang, ambisi menyebabkan seseorang jadi kurang cermat dalam mengambil keputusan. Lantaran ingin menyelesaikan sesuatu secepat mungkin, mempertimbangkan sebuah pilihan pun dilakukan dengan terburu-buru tanpa pikir panjang.

Sikap ambisius juga bisa memunculkan rasa percaya diri berlebihan yang antara lain muncul karena pencapaian, hingga sering kali mengarah ke sikap arogan. Jika dibiarkan, sikap arogan ini akan membuat Anda kurang bisa memahami kekurangan pada diri sendiri, serta tidak menghargai orang lain.

Karena memiliki hasrat yang kuat, tidak jarang juga sikap ambisius akan membuat Anda menjadi pribadi yang menghalalkan segala cara guna meraih tujuan. Anda mungkin saja tidak akan mempedulikan efek buruk pada kolega atau kondisi di sekitar, gara-gara ambisi besar yang dimiliki itu.

Sikap ambisius jelas dapat membuat Anda memiliki semangat pantang menyerah dalam mencapai sebuah keinginan atau tujuan. Dengan memiliki ambisi yang kuat, Anda tidak akan berhenti mencari cara agar hasrat yang diinginkan bisa terpenuhi.

Namun, jangan sampai ambisi dalam diri membuat Anda menjadi buta pada kondisi kesehatan dan keadaan sekitar. Jika memiliki ambisi yang terlalu kuat, beban pikiran Anda akan menjadi terlalu berat dan risiko depresi pun semakin besar.

Baca juga: 12 Jenis Soft Skill yang Perlu Dimiliki Untuk Menunjang Karir Anda

Tingkatkan produktivitas dan efektivitas kerja dengan aplikasi HRIS GreatDay HR

ambisius adalah gdhr

Menjadi seseorang yang ambisius dalam karir bukanlah hal yang buruk jika sesuai aturan dan batasan. Biasanya seseorang yang ambisius sangat bersemangat dalam meningkatkan, serta memonitor kinerja dan produktivitasnya.

Salah satu yang harus dilakukan adalah dengan mendokumentasikan pekerjaan yang telah dan akan dilakukan agar segala usaha yang dilakukan dapat dievaluasi dan jelas goals-nya.Namun, mendokumentasikan pekerjaan dalam bentuk dokumen kertas atau post it kurang efektif karena cenderung berisiko hilang atau rusak.

GreatDay HR solusinya! Aplikasi HRIS berbasis Cloud GreatDay HR menyediakan fitur Rekam Aktivitas yang dapat digunakan untuk merekam dan menyimpan aktivitas pekerjaan. Dengan begitu, baik karyawan maupun atasan dapat melakukan pengawasan serta evaluasi kinerja dan produktivitas setiap harinya secara praktis melalui aplikasi mobile yang dapat diakses di mana saja kapan saja.

Tidak perlu khawatir data Anda hilang atau rusak, sebab GreatDay HR telah terjamin keamanannya dan telah tersertifikasi ISO terkait keamanan dan penyimpanan data berbasis Cloud. Segera unduh aplikasinya di Appstore dan Playstore, atau kunjungi webnya dan dapatkan demo gratisnya!

Baca juga: Punya Partner Kerja yang Menyebalkan di Kantor? Berikut 8 Tips Cara untuk Menyikapinya

Trending Article
Subscribe News Letter
Get notification on your email