Jadwalkan Demo

Pahami Pengertian dan Pentingnya Analisis Kebutuhan Tenaga Kerja

Rizka Maria Merdeka | May 14, 2024 | Human Resource (HR)
by GreatDay HR

Memahami dan memenuhi kebutuhan tenaga kerja adalah kunci untuk menjaga keberlangsungan dan pertumbuhan perusahaan. Analisis kebutuhan tenaga kerja adalah suatu metodologi yang digunakan oleh perusahaan untuk menilai dan merencanakan kebutuhan sumber daya manusia yang sesuai dengan strategi bisnisnya.

Proses ini terbagi menjadi beberapa jenis, seperti analisis pasokan, analisis permintaan, dan analisis kesenjangan, yang masing-masing memberikan wawasan berharga tentang status tenaga kerja saat ini dan kebutuhan masa depan. Melakukan analisis ini sangat penting karena membantu perusahaan dalam membuat keputusan perekrutan yang cerdas, menghindari kelebihan atau kekurangan staf, dan memastikan alokasi sumber daya yang efisien.

Artikel ini akan memberikan pembahasan lebih lengkap tentang pengertian, jenis-jenis analisis kebutuhan tenaga kerja, serta alasan mengapa analisis ini menjadi sangat penting dalam strategi bisnis modern. Baca sampai habis!

Baca juga: Optimalkan Efisiensi Biaya Administratif dengan Analisis ROI dari Investasi HRIS

Pengertian analisis kebutuhan tenaga kerja

Analisis kebutuhan tenaga kerja merupakan proses yang melibatkan pengumpulan, analisis, dan pemahaman terhadap informasi mengenai karyawan di sebuah perusahaan. Informasi tersebut digunakan untuk merencanakan pemenuhan kebutuhan tenaga kerja di masa depan.

Proses ini juga membandingkan jumlah karyawan saat ini dengan jumlah yang diperlukan di masa mendatang. Apabila ada perbedaan, seorang profesional HR harus mencari solusi yang efektif.

Lebih lanjut, analisis ini juga mengintegrasikan data finansial dan analisis return on investment (ROI), yang penting untuk mengambil keputusan yang bijak dalam perekrutan, retensi, dan manajemen tenaga kerja.

Baca juga: Rumus Sukses Tenaga Kerja: Menguasai Cara Menghitung Kebutuhan Tenaga Kerja

Jenis analisis kebutuhan tenaga kerja

Dalam melakukan analisis kebutuhan tenaga kerja, terdapat beberapa jenis analisis yang dapat dilakukan, antara lain:

1. Analisis Pasokan

Analisis Pasokan atau supply analysis mengkaji kondisi terkini di perusahaan, termasuk jumlah karyawan, keterampilan yang mereka miliki, serta data demografis seperti usia dan jenis kelamin karyawan.

Data tersebut digunakan untuk meramalkan kondisi tenaga kerja di masa depan, asumsi tidak terjadi perubahan dalam hal perekrutan atau pelatihan.

2. Analisis Permintaan

Analisis Permintaan atau demand analysis meramalkan kebutuhan tenaga kerja di masa depan berdasarkan variabel seperti rencana bisnis, kondisi persaingan, dan dinamika pasar kerja.

Analisis ini fokus pada pengembangan tenaga kerja yang diperlukan untuk mencapai tujuan bisnis.

3. Analisis Kesenjangan

Analisis Kesenjangan atau gap analysis dilakukan dengan membandingkan hasil analisis pasokan dengan analisis permintaan. Proses ini mengidentifikasi selisih antara jumlah karyawan yang akan dibutuhkan di masa depan dengan jumlah karyawan saat ini.

Ini membantu dalam mengidentifikasi kekurangan atau kelebihan tenaga kerja dalam perusahaan.

Baca juga: Sudah Tahu Cara Menghitung Analisis Beban Kerja Secara Akurat?

Mengapa analisis kebutuhan tenaga kerja itu penting?

Di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat, penting bagi perusahaan untuk melakukan analisis tenaga kerja untuk memperbaharui dan menyempurnakan strategi bisnis mereka berdasarkan data tenaga kerja, guna mengambil keputusan yang lebih tepat.

Analisis kebutuhan tenaga kerja memberikan pemahaman mendalam kepada perusahaan tentang situasi karyawan mereka saat ini, mencakup aspek-aspek seperti:

  • Menilai apakah biaya karyawan masih efisien atau sudah terlalu tinggi,
  • Mengetahui posisi mana yang mengalami kekurangan staf,
  • Mengidentifikasi kekurangan keterampilan di posisi kunci,
  • Mengenali karakteristik karyawan yang berkinerja tinggi,
  • Menentukan jenis pelatihan yang memberikan return on investment terbaik,
  • Menemukan area yang kekurangan pelatihan,
  • Dan banyak lagi.

Berikut adalah penjelasan lebih lanjut mengenai manfaat analisis kebutuhan tenaga kerja:

1. Biaya rekrutmen dan staffing

Analisis tenaga kerja membantu mengevaluasi efisiensi biaya rekrutmen dan staffing, menunjukkan strategi perekrutan mana yang kurang efektif, dan menyediakan dasar untuk menyusun strategi yang lebih baik.

2. Prediksi staffing di masa depan

Analisis ini juga membantu perusahaan mengidentifikasi keterampilan dan perilaku kunci yang diperlukan untuk sukses dalam pekerjaan tertentu, memungkinkan perekrutan karyawan yang sesuai dengan kebutuhan masa depan.

Hasil dari analisis ini membantu menghindari perekrutan yang tidak tepat, mengurangi pelatihan yang tidak efektif, dan mengidentifikasi kekurangan keterampilan dan kepemimpinan sejak dini, memungkinkan perencanaan pelatihan tambahan dan pengembangan karyawan yang ada.

3. Membangun budaya perusahaan

Analisis tenaga kerja juga berkontribusi pada peningkatan koordinasi tim dan budaya perusahaan dengan memantau berbagai metrik, seperti produktivitas dan keterlibatan karyawan.

Hasil analisis membantu perusahaan meningkatkan retensi karyawan dengan mengidentifikasi penyebab perpindahan karyawan, sehingga memperbaiki efisiensi. Selain itu, analisis ini membantu manajer memahami faktor-faktor yang dapat meningkatkan motivasi karyawan, yang pada gilirannya meningkatkan kepuasan kerja dan semangat tim.

Baca juga: HSE: Pengertian, Penerapan, dan Peran HRD

Penuhi kebutuhan kesehatan finansial karyawan dengan Benefits by GreatDay HR

analisis kebutuhan tenaga kerja salah satunya benefits

Salah satu kebutuhan tenaga kerja yang paling krusial adalah kebutuhan akan kesejahteraan, terutamal. Selain memberikan jaminan kesehatan fisik, perusahaan juga bisa memberikan jaminan kesehatan finansial karyawannya. Misalnya dengan menyediakan fasilitas pinjaman tanpa bunga dan bantuan finansial lainnya. Meskipun demikian, masih banyak perusahaan yang khawatir dengan fasilitas ini karena risiko mengganggu alur kas perusahaan.

Benefits by GreatDay HR memberikan solusi keuangan bagi karyawan melalui fitur-fitur pendukung finansial yaitu Cash Advance dan Top Up & Bills. Melalui fitur Cash Advance, karyawan bisa menarik sebagian gajinya lebih awal sesuai dengan hitungan prorata per hari.

Karyawan juga tidak perlu khawatir akan bunga dan cicilan yang memberatkan. Sebab, program ini bukanlah program pinjaman. Dana yang ditarik adalah gaji karyawan sendiri dan akan langsung dipotong secara otomatis saat tanggal gajian.

Lindungi karyawan Anda dari risiko finansial berbahaya dengan Benefits by GreatDay HR! Berlangganan sekarang.

Baca juga: Analisis Biaya Pengelolaan SDM: Pentingnya Efisiensi dan Strategi Optimal

Trending Article
01
Rizka Maria Merdeka | November 28, 2023
22 Contoh Kelebihan dan Kekurangan Diri Saat…
02
Rizka Maria Merdeka | October 25, 2023
Penting! Panduan Lengkap Pangkat Golongan PNS Terbaru…
03
Rizka Maria Merdeka | November 18, 2021
14 Contoh Penulisan Notulen Rapat yang Tepat.…
Subscribe News Letter
Get notification on your email