Ketahui Pentingnya Kemampuan Analytical Thinking dalam Dunia Kerja

By Rizka Maria Merdeka   |  

Analytical thinking adalah kemampuan yang sangat penting dimiliki dan dibutuhkan di dunia pekerjaan. Kemampuan ini berkaitan dengan pemecahan masalah yang kompleks melalui tahapan pengumpulan dan analisis informasi untuk memperoleh solusi yang efektif.

Kemampuan analytical thinking juga berkaitan dengan pengambilan keputusan berdasarkan evaluasi data dan identifikasi tujuan. Skill ini diperlukan sebab dalam dunia kerja, permasalahan yang dihadapi akan semakin rumit seiring berjalannya waktu dan ketatnya kompetisi dalam bisnis.

Setiap harinya akan selalu timbul permasalahan baru karena pesatnya perkembangan teknologi dan pembaruan informasi. Kemampuan analytical thinking berperan untuk mencari solusi baru untuk setiap permasalahan baru, dan tentunya solusi tersebut haruslah inovatif dan efektif.

Lalu, bagaimana cara meningkatkan analytical thinking skill? Artikel berikut ini akan membahas tentang analytical skill dari mulai pengertian hingga cara meningkatkannya. Yuk, simak pembahasan berikut ini!

Apa itu analytical thinking?

Analytical thinking adalah kemampuan untuk mengatasi masalah yang rumit dengan mengumpulkan seluruh informasi yang didapatkan secara terstruktur dan mengevaluasi informasi tersebut sehingga menghasilkan solusi kreatif untuk memecahkan suatu masalah secara cepat dan efektif.

Kemampuan ini dapat membantu tim dalam organisasi atau perusahaan ketika menghadapi masalah rumit dan harus membuat keputusan berdasarkan data yang sudah dikumpulkan dan tujuan yang teridentifikasi.

Selain itu, kemampuan ini akan diperlukan pada saat mendeteksi pola, melakukan brainstorming, menerjemahkan data, mengintegrasikan informasi baru, membuat teori, memecahkan masalah dan membuat keputusan berdasarkan berbagai faktor dan opsi yang tersedia.

Secara garis besar, analytical skills adalah kemampuan untuk mengamati, meneliti dan menganalisis informasi yang kompleks untuk mengembangkannya ke dalam ide dan solusi. 

Analytical skills adalah salah satu keterampilan praktis yang dicari perusahaan karena penting dimiliki karyawan dalam era bisnis modern saat ini. Sebab, keterampilan ini memungkinkan Anda menemukan solusi secara efektif dan membantu Anda mengatasi tantangan yang mungkin dihadapi dalam bisnis. 

Beberapa contoh jenis pekerjaan yang mengandalkan kemampuan analytical thinking adalah programmer, data analyst, akuntan, arsitektur, guru, dan lain-lain.

Meski demikian, memiliki kemampuan analitis adalah hal yang berguna pada saat Anda pindah pekerjaan atau industri. Pasalnya, analytical skills termasuk ke dalam salah satu jenis transferable skills yang dapat digunakan dalam berbagai pekerjaan dan jalur karier. 

Baca juga: Kembangkan Skill dengan Bootcamp! Berikut Pengertian, Manfaat, dan Jenisnya

Contoh analytical thinking

Beberapa contoh keterampilan yang termasuk dalam kategori analytical thinking skills adalah sebagai berikut.

1. Berpikir kritis

Kemampuan berpikir kritis atau critical thinking adalah salah satu contoh analytical skills yang membantu Anda untuk dapat berpikir secara jernih dan rasional. 

Kemampuan ini dibutuhkan saat Anda harus memecahkan masalah di tempat kerja. Pasalnya untuk memecahkan masalah secara efektif, Anda harus mampu menggunakan logika untuk memahami mengapa masalah terjadi. 

2. Berpikir kreatif

Tidak hanya critical thinking, creative thinking juga adalah salah satu contoh analytical skills yang dibutuhkan karyawan. Memiliki kemampuan ini dapat mendorong Anda untuk mampu untuk melihat masalah dari berbagai sudut pandang sehingga mampu mencoba berbagai metode dan pendekatan alternatif yang dapat membantu proses pemecahan masalah. 

3. Analisis data 

Kemampuan mengumpulkan dan menganalisis data merupakan bagian integral dari analytical skills. Kemampuan analisis data dapat ditunjukkan dengan kemampuan menemukan dan mendeteksi pola dalam kumpulan data. Hal ini dibutuhkan terutama dalam menemukan solusi yang tepat untuk menyelesaikan suatu masalah. 

4. Riset 

Kemampuan melakukan riset juga adalah contoh analytical skills lainnya yang penting. Kemampuan riset melibatkan pengetahuan untuk mengidentifikasi masalah, mengumpulkan informasi yang berharga dan esensial, serta menarik kesimpulan yang tepat.

5. Kemampuan memecahkan masalah dengan efisien

Kemampuan problem solving yang baik bukan hanya tentang bagaimana menemukan solusi, namun juga tentang kemampuan mengidentifikasi masalah sejak awal. Begitu masalah terdeteksi, Anda dapat memecahkan masalah dengan menggunakan analisis kritis dan deduksi rasional untuk menemukan solusi paling efisien dan praktis. 

6. Komunikasi

Komunikasi juga merupakan salah satu contoh analytical skills yang penting dimiliki karyawan. Kemampuan ini dibutuhkan agar Anda dapat mengekspresikan ide dengan jelas. Komunikasi yang baik baik tertulis maupun verbal juga dibutuhkan agar karyawan dapat bekerja dalam tim dengan efektif. 

Baca juga: 12 Jenis Soft Skill yang Perlu Dimiliki Untuk Menunjang Karir Anda

Cara meningkatkan kemampuan analytical thinking

Analytical thinking merupakan salah satu soft skills yang harus dimiliki dan kembangkan pada setiap orang, khususnya bagi Anda yang bekerja di suatu organisasi atau perusahaan.

1. Amati sekitar

Amatilah kondisi di sekitar lingkungan kerja Anda. Dengan cara ini, Anda bisa menganalisis sistem kerja, cara berkomunikasi, atau hal lain yang dibutuhkan pada saat memecahkan sebuah masalah.

Amatilah setiap proses kerja yang sedang berlangsung, dengan begitu Anda akan memiliki pemahaman yang lebih baik tentang segala sesuatu dapat bekerja dan akan mengasah keterampilan analitis Anda.

2. Perbanyak membaca

Salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan analytical thinking adalah dengan banyak membaca. Anda bisa mendapatkan banyak informasi mengenai banyak hal dan juga akan mendatangkan ide baru yang lebih fresh untuk diterapkan. Selain buku, Anda bisa menambah wawasan serta informasi melalui situs internet maupun media sosial.

3. Berpikir kritis dan aktif bertanya

Selain membaca, beranikan diri Anda untuk mengajukan pertanyaan kepada rekan kerja atau atasan mengenai suatu hal yang ingin Anda ketahui. Dengan bertanya, Anda akan memiliki perbandingan antara jawaban orang lain dengan jawaban pribadi sehingga menemukan titik tengahnya.

Namun, sebelum mengajukan pertanyaan, lakukanlah riset atau mencari informasi terlebih dahulu tentang pertanyaan yang ingin diajukan.

4. Lakukan permainan yang mengasah otak

Jika sedang santai, cobalah untuk bermain permainan asah otak seperti sudoku, teka-teki silang, atau catur. Meskipun terdengar sederhana, permainan tersebut secara tidak langsung akan membuat Anda menjadi berpikir lebih kritis untuk memenangkan games tersebut. Sehingga Anda bisa mengaplikasikannya saat melakukan pekerjaan.

5. Buat kerangka berpikir

Tanamkan dalam diri bahwa setiap masalah memiliki solusi atau jalan keluarnya. Saat menghadapi masalah, siapkanlah 2 hingga 3 pilihan solusi yang akan digunakan. Dari pilihan solusi tersebut lakukanlah pengujian. Jadi, Anda bisa memilih solusi yang paling efektif untuk digunakan. 

Selanjutnya, sebelum mengambil keputusan, pikirkan kembali apakah keputusan yang dipilih merupakan keputusan yang tepat. Jangan sampai Anda menyesal karena telah mengambil keputusan tersebut. Mintalah pendapat kepada seorang ahli seperti atasan atau mentor Anda di kantor untuk mendiskusikan keputusan Anda.

6. Pelajari hal baru

Dengan belajar hal baru Anda dapat memperbanyak pengetahuan dan mengembangkan potensi. Memperluas pengetahuan dapat meningkatkan keterampilan analitis Anda. Semakin banyak Anda belajar, semakin banyak pula cara dan informasi yang Anda miliki untuk memecahkan masalah dan menganalisis situasi. 

Baca juga: 9 Keterampilan Dasar Ini Wajib Dimiliki Karyawan

GreatDay HR: Aplikasi HRIS solusi permasalahan pekerjaan HR di perusahaan

analytical thinking adalah gdhr

Banyaknya beban pekerjaan yang menjadi tanggung jawab HRD terkadang membuat mereka kewalahan. Selain memerlukan banyak waktu, tenaga yang dikeluarkan juga tidak sedikit dalam menyelesaikan tugas-tugas seperti menghitung payroll setiap bulan, absensi karyawan, penghitungan pajak, dan lain-lain.

Dalam upaya membantu meringankan beban kerja dan tanggung jawab departemen HR di perusahaan, aplikasi GreatDay HR menyediakan fitur-fitur yang praktis dan dapat mempermudah pekerjaan HR. Selain itu, Anda juga dapat menghemat waktu dan biaya dengan menggunakan GreatDay HR.

Pengelolaan data terkait absensi, pengajuan cuti, rekam aktivitas, pelaporan sarana prasarana, hingga penghitungan pajak dapat diakses secara praktis melalui GreatDay HR. Selain itu, seluruh data juga terintegrasi dengan payroll perusahaan.

Segera unduh aplikasinya di AppStore dan PlayStore melalui ponsel pintar Anda, atau kunjungi laman webnya dan jadwalkan demonya secara gratis!

Baca juga: Wajib Tahu! Cara Meningkatkan Motivasi Kerja

Tags :

Related Topics