Pengertian dan Jenis-Jenis Angkatan Kerja di Indonesia

By Rizka Maria Merdeka   |  

Pasti Anda sudah familiar dengan istilah tenaga kerja, tapi bagaimana dengan angkatan kerja? Berbeda dengan angkatan udara atau angkatan laut dalam kemiliteran, angkatan kerja adalah penduduk yang termasuk dalam usia produktif.

Umumnya, usia produktif angkatan kerja berkisar antara 15 – 65 tahun. Oleh sebab itu, banyak orang yang bekerja disarankan untuk pensiun ketika mendekati usia 60 dan 65 tahun. Pasalnya, ketika seseorang berada di usia tersebut, produktivitasnya dalam bekerja mengalami penurunan.

Di samping itu, 15 tahun merupakan usia yang dianggap layak atau legal untuk bekerja secara resmi di perusahaan dan atau mendirikan usaha sendiri karena dianggap mulai cakap secara pemikiran. Benarkah demikian?

Artikel kali ini akan membahas lebih lanjut tentang pengertian, jenis, dan faktor yang mempengaruhi angkatan kerja. Baca sampai habis!

Baca juga: Ingin Kerja Part Time? Ketahui Dulu Pengertian, Jenis, Kelebihan dan Kekurangannya

Apa itu angkatan kerja?

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia Bahasa Indonesia (KBBI), angkatan kerja adalah penduduk yang usianya termasuk dalam kategori usia kerja, termasuk penduduk yang sedang bekerja dan yang sedang mencari pekerjaan sendiri.

Dengan mengacu pada penjelasan di atas, maka semua orang yang berada pada tahap produktif (usia kerja) tergolong aktif secara ekonomi. Golongan ini mencakup semua kondisi, baik yang sudah mendapatkan pekerjaan maupun yang masih menganggur dan sedang mencari pekerjaan.

Di sisi lain, menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menargetkan semua orang yang telah mencapai usia tertentu dan mampu bekerja, termasuk mereka yang sudah bekerja dan mereka yang sedang mencari pekerjaan.

Secara umum, kekuasaan adalah sebutan untuk orang-orang yang sedang bekerja atau usia kerja. Ini mencakup semua status seperti mereka yang sudah aktif, telah menemukan pekerjaan, atau masih mencari pekerjaan.

Di negara itu sendiri, usia kerja umumnya berarti usia penduduk di mana mereka dapat bekerja dan memperoleh penghasilan. Berdasarkan peraturan pemerintah, kategori usia kerja ini adalah antara 15 hingga 65 tahun.

Sebaliknya, penduduk yang berada dalam kelompok usia kerja tetapi tidak bekerja atau memilih untuk menganggur disebut tidak aktif. Kelompok ini dalam usia kerja, tidak bekerja dan tidak ingin memperoleh pekerjaan atau tidak sedang mencari pekerjaan.

Baca juga: Intip 12 Prospek Kerja Jurusan Multimedia yang Menjanjikan

Jenis-jenis angkatan kerja

Pada dasarnya tenaga kerja dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu:

Bukan tenaga kerja

Kelompok pengangguran meliputi penduduk yang sudah dalam usia kerja tetapi belum bekerja atau tidak ingin bekerja sama sekali.

contoh:

Pensiunan di bawah usia 65 tahun, wanita yang telah memutuskan untuk menjadi ibu rumah tangga penuh waktu, anak muda di sekolah, dll.

Angkatan kerja

Angkatan kerja didefinisikan sebagai penduduk usia kerja yang sudah memiliki pekerjaan atau sedang mencari pekerjaan.

Contoh:

Pelajar yang sedang mencari pekerjaan, karyawan perusahaan yang sudah bekerja dan menghasilkan uang, dll.

Kemudian, berdasarkan pekerjaannya, angkatan kerja dibagi menjadi tiga kelompok, antara lain sebagai berikut.

Pekerja penuh

Pekerjaan penuh berarti orang-orang yang sudah bekerja delapan sampai sepuluh jam sehari. Selain itu, kelompok kerja penuh waktu ini juga bekerja secara teratur selama seminggu (sesuai dengan kebijakan perusahaan) dan dibayar untuk pekerjaan mereka.

Setengah pengangguran

Pekerja setengah menganggur adalah orang-orang yang memiliki pekerjaan, tetapi pekerjaannya tidak diukur dari segi produktivitas, jam kerja, atau pendapatan. Umumnya, kelompok ini terdiri dari orang-orang yang tidak memiliki pekerjaan tetap.

Pengangguran

Pengangguran adalah orang yang berada dalam rentang usia kerja tetapi menganggur atau sedang mencari pekerjaan. Kelompok ini dapat mulai bekerja segera setelah orang tersebut menemukan pekerjaan.

Baca juga: Employee Empowerment: Definisi, Manfaat, dan Penerapannya di Perusahaan

Faktor yang mempengaruhi angkatan kerja

Faktor-faktor berikut mempengaruhi tenaga kerja:

1. TPAK (Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja)

Tingkat partisipasi angkatan kerja adalah rasio angkatan kerja terhadap populasi umum. Artinya tingkat partisipasi dipengaruhi oleh pertumbuhan penduduk negara tersebut.

2. APAK (Angka Partisipasi Angkatan Kerja)

Angka partisipasi angkatan kerja menunjukkan berapa banyak pekerja yang dipekerjakan selama periode waktu tertentu. APAK ini tergantung pada jumlah pencari kerja dan mereka yang menganggur karena liburan atau pekerjaan musiman.

3. Situasi ekonomi

Tidak dapat dipungkiri bahwa keadaan ekonomi suatu negara tentu mempengaruhi jumlah penduduk yang bekerja. Hal ini dikarenakan kondisi perekonomian mempengaruhi pertumbuhan ekonomi suatu negara. Ketika ekonomi negara memburuk, banyak perusahaan akan mengirim pekerja kembali dan berhenti memposting lowongan. Kondisi ini membuat para pekerja menganggur dalam jangka waktu yang lama.

4. Migrasi penduduk

Daerah membutuhkan jumlah pekerja yang berbeda. Seiring dengan migrasi penduduk usia kerja ke wilayah tersebut, angkatan kerja di wilayah asal semakin berkurang.

Baca juga: Yuk, Intip! Inilah Pekerjaan yang Cocok Berdasarkan Zodiak

Kelola performa karyawan di perusahaan lebih efisien dengan aplikasi GreatDay HR

angkatan kerja gdhr

Jika Anda termasuk ke dalam angkatan kerja dengan usia yang produktif, maka gunakan kesempatan tersebut dengan memberikan performa yang baik di perusahaan tempat Anda bekerja. Sebab, produktivitas perusahaan tergantung pada performa dan alur kerja karyawannya.

Selain itu, manajemen performa di perusahaan juga harus jelas dan terorganisir agar karyawan dapat dengan maksimal mengerjakan tugas-tugasnya. Dalam hal ini, penyusunan KPI, alur pelaporan tugas, serta feedback harus diatur seefektif mungkin karena akan berkaitan dengan tujuan dan target perusahaan.

Untuk mengelola semua itu, GreatDay HR menyediakan solusi cerdas dan praktis dalam hal manajemen performa karyawan di perusahaan. HR dan pimpinan dapat dengan mudah melihat progres kerja karyawannya, menentukan KPI, memberikan penilaian dan feedback, serta membuat rencana kerja langsung melalui aplikasi.

Nikmati kemudahan pengelolaan performa karyawan perusahaan yang otomatis dan anti ribet! Unduh segera aplikasinya atau kunjungi website GreatDay HR dan dapatkan demo GRATIS!

Baca juga: Kenali 10 Tipe Karyawan yang Pasti Anda Jumpai di Kantor

Tags :

Related Topics