Jadwalkan Demo

Kepegawaian: Pengertian, Undang-Undang, dan Fungsinya

Rizka Maria Merdeka | May 6, 2024 | Human Resource (HR)
by GreatDay HR

Kepegawaian merupakan aspek krusial dalam manajemen sumber daya manusia yang menyangkut pengelolaan pegawai di sebuah perusahaan. Konsep ini mencakup berbagai kegiatan mulai dari rekrutmen, pelatihan, hingga evaluasi kinerja, yang semuanya diatur dalam kerangka hukum yang jelas.

Di Indonesia, undang-undang kepegawaian seperti UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara dan peraturan-peraturan terkait lainnya memberikan pedoman mengenai tata cara pengelolaan pegawai negeri sipil yang efektif dan efisien. Fungsi kepegawaian sendiri meliputi berbagai aspek seperti perencanaan SDM, manajemen kinerja, dan hubungan industrial yang tidak hanya memastikan kepatuhan terhadap hukum, tetapi juga meningkatkan produktivitas dan keharmonisan di tempat kerja.

Dalam artikel ini, kita akan membahas lebih rinci tentang pengertian kepegawaian, undang-undang yang mengaturnya, serta fungsi-fungsi vital yang dijalankan oleh departemen kepegawaian dalam suatu perusahaan.

Baca sampai habis!

Baca juga: Penggunaan Sistem Absensi Pegawai Memberikan Banyak Keuntungan bagi Perusahaan, Apa Saja?

Kepegawaian adalah

Kepegawaian adalah istilah yang umumnya berkaitan dengan semua aspek yang menyangkut pengelolaan sumber daya manusia dalam sebuah perusahaan atau lembaga, baik itu di sektor swasta maupun di sektor publik. Istilah ini sering kali dianggap sinonim dengan manajemen sumber daya manusia (MSDM), tetapi dalam konteks lembaga pemerintahan, kepegawaian bisa memiliki nuansa administratif dan regulatif yang lebih spesifik.

Dalam praktiknya, efektivitas fungsi kepegawaian sangat krusial dalam menentukan keberhasilan perusahaan. Pengelolaan sumber daya manusia yang baik dapat menghasilkan tenaga kerja yang kompeten, termotivasi, dan loyal, yang pada akhirnya akan meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan perusahaan.

Baca juga: Serba-Serbi Administrasi Kepegawaian: Pengertian, Fungsi, Tujuan, dan Ruang Lingkup Sistemnya

Undang-Undang tentang kepegawaian

Di Indonesia, regulasi kepegawaian, khususnya untuk pegawai negeri sipil (PNS), diatur dalam beberapa undang-undang dan peraturan pemerintah yang menyediakan kerangka hukum untuk pengelolaan sumber daya manusia di sektor publik. Berikut ini adalah beberapa undang-undang utama yang mengatur tentang kepegawaian di Indonesia:

Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN)

Undang-undang ini adalah dasar hukum utama yang mengatur tentang status, hak, kewajiban, dan tata cara pengelolaan ASN, yang mencakup PNS dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja. UU ini bertujuan untuk memperbaiki manajemen ASN, meningkatkan profesionalisme, serta memastikan akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan ASN.

Undang-Undang Nomor 43 Tahun 1999 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1974 tentang Pokok-Pokok Kepegawaian

Undang-undang ini sebelumnya adalah kerangka hukum utama pengelolaan pegawai negeri di Indonesia, sebelum digantikan oleh UU ASN tahun 2014. Undang-undang ini mengatur tentang aspek-aspek pengelolaan PNS, termasuk pengangkatan, promosi, mutasi, disiplin, dan pemberhentian.

Peraturan Pemerintah yang Berkaitan dengan Kepegawaian

Ada banyak Peraturan Pemerintah (PP) yang dikeluarkan untuk melaksanakan undang-undang tersebut di atas, misalnya:

  • Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS, yang mengatur lebih detail tentang cara pengelolaan PNS termasuk rekrutmen, promosi, dan rotasi.
  • Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS, yang mengatur tentang tata cara penegakan disiplin, jenis-jenis pelanggaran, dan hukuman disiplin bagi PNS.

Peraturan Lainnya

Selain undang-undang dan peraturan pemerintah, masih ada berbagai peraturan menteri dan keputusan presiden yang juga memberikan aturan lebih lanjut mengenai aspek-aspek tertentu dari pengelolaan kepegawaian.

Pengelolaan kepegawaian di Indonesia sangat terstruktur dan diatur secara rinci melalui berbagai peraturan ini untuk memastikan bahwa pengelolaan ASN dapat berlangsung secara adil, transparan, dan efisien, sekaligus memastikan bahwa pelayanan publik dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Baca juga: Aplikasi Kepegawaian Berbasis Web Mudah dan Cepat

Fungsi kepegawaian

Fungsi kepegawaian, yang seringkali juga diidentifikasikan sebagai manajemen sumber daya manusia (SDM), memainkan peran penting dalam memastikan bahwa perusahaan, baik di sektor publik maupun swasta, beroperasi dengan efisien dan efektif melalui pengelolaan yang baik terhadap para pegawainya. Berikut adalah beberapa fungsi utama kepegawaian:

1. Perencanaan SDM

Mengidentifikasi kebutuhan saat ini dan masa depan perusahaan terkait dengan tenaga kerja, berdasarkan tujuan dan strategi organisasi. Hal ini termasuk merencanakan kekuatan kerja, kompetensi yang dibutuhkan, dan strategi perekrutan.

2. Perekrutan dan seleksi

Menarik kandidat yang berkualitas dan memilih individu yang terbaik untuk mengisi posisi yang tersedia di perusahaan. Ini melibatkan pengembangan deskripsi pekerjaan, pengumuman lowongan, penyaringan aplikasi, wawancara, dan seleksi akhir.

3. Pelatihan dan pengembangan

Mengorganisir dan melaksanakan program pelatihan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan pegawai. Ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas individual dan keseluruhan perusahaan, serta mempersiapkan pegawai untuk tanggung jawab yang lebih besar.

4. Manajemen kinerja

Menilai dan mengelola kinerja pegawai melalui sistem yang jelas dan terstruktur. Fungsi ini membantu dalam memberikan umpan balik, menetapkan tujuan, dan melakukan penilaian kinerja secara berkala yang adil dan transparan.

5. Penggajian dan benefit

Menyusun dan mengelola paket kompensasi yang meliputi gaji, bonus, tunjangan, dan benefit lainnya yang kompetitif untuk menarik, memotivasi, dan mempertahankan pegawai.

6. Hubungan industri

Menjaga hubungan yang baik antara manajemen dan pegawai atau wakil mereka (seperti serikat pekerja). Ini termasuk menangani negosiasi, konflik, dan memastikan kepatuhan terhadap peraturan ketenagakerjaan.

7. Kepatuhan hukum

Memastikan bahwa praktik kepegawaian mematuhi semua undang-undang dan peraturan yang relevan. Ini termasuk hukum ketenagakerjaan, kesetaraan kesempatan kerja, dan keamanan kerja.

8. Pengelolaan informasi kepegawaian

Mengelola informasi terkait pegawai secara efisien dan rahasia dengan bantuan teknologi informasi. Ini mencakup data pribadi, data kinerja, catatan pelatihan, dan sebagainya.

9. Kesehatan dan keselamatan kerja

Memastikan lingkungan kerja yang aman dan sehat bagi semua pegawai. Ini termasuk pencegahan kecelakaan, pelatihan keselamatan, dan pemenuhan standar keselamatan kerja.

Fungsi-fungsi ini bersama-sama membantu perusahaan mencapai tujuannya melalui pengelolaan yang efektif dari sumber daya manusianya, menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan harmonis, serta meningkatkan kepuasan kerja di antara pegawai.

Baca juga: Alasan Mengapa Software Employee Database Penting bagi Perusahaan dan Tips Memilihnya

GreatDay HR, HRIS lengkap yang mudahkan pengelolaan pegawai di perusahaan!

pengertian kepegawaian

Seiring berkembangnya zaman, tantangan dalam pengelolaan SDM di perusahaan juga turut berubah mengikutinya. Hal itu menuntut kita untuk lebih inovatif dan efektif dalam menanggulangi permasalahan yang ada. Masalah di era digital, tentu harus diselesaikan dengan cara digital pula.

GreatDay HR, aplikasi software HRIS terlengkap, hadir sebagai solusi atas semua kendala dalam pengelolaan SDM! Melalui fitur Employee Management, segala pekerjaan HR menjadi otomatis dan anti ribet. Mulai dari kelola kehadiran karyawan, pengajuan cuti, hingga penggajian, semua bisa. Kelola SDM dengan lebih nyaman, produktivitas tetap aman!

Segera berlangganan dan unduh aplikasi GreatDay HR sekarang juga! Info lebih lanjut, klik di sini.

Baca juga: 8 Strategi Pemberdayaan Pegawai yang Efektif untuk Perusahaan

Trending Article
01
Rizka Maria Merdeka | November 28, 2023
22 Contoh Kelebihan dan Kekurangan Diri Saat…
02
Rizka Maria Merdeka | October 25, 2023
Penting! Panduan Lengkap Pangkat Golongan PNS Terbaru…
03
Rizka Maria Merdeka | November 18, 2021
14 Contoh Penulisan Notulen Rapat yang Tepat.…
Subscribe News Letter
Get notification on your email