Apa Itu Salary? Berikut Definisi, Komponen, dan Perbedaannya dengan Upah

By Rizka Maria Merdeka   |  

Apa itu salary? Salary adalah istilah dalam Bahasa Inggris yang berarti gaji. Istilah tersebut tentunya sudah sangat familiar terutama bagi para pekerja/karyawan. Gaji adalah hal yang paling ditunggu-tunggu dan menjadi salah satu motivasi bagi karyawan dalam bekerja. Menurut KBBI, gaji adalah upah kerja yang dibayar dalam waktu yang tetap; balas jasa yang diterima pekerja dalam bentuk uang berdasarkan waktu tertentu. Besaran gaji yang diterima setiap karyawan mungkin akan berbeda-beda tergantung dari komponen-komponen penggajian lainnya yang menjadi penentu jumlah gaji, seperti potongan, tunjangan, prestasi, dan lain sebagainya.

Seringkali gaji disebut sebagai upah oleh banyak orang, padahal meskipun sama-sama merupakan bayaran yang diberikan pada pekerja, secara konteks memiliki makna yang berbeda. Apa perbedaan salary dan upah? Apa saja komponen penentu jumlah gaji? Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut artikel kali ini akan mengulas tentang definisi salary, komponen, dan perbedaannya dengan upah. Simak ulasan dalam artikel berikut ini untuk memperoleh informasi lebih banyak tentang salary!

Baca juga: Pengertian Slip Gaji Online, Komponen, Beserta Cara Penghitungannya

Definisi salary

Gaji dalam KBBI adalah upah kerja yang dibayar dalam waktu yang tetap; balas jasa yang diterima pekerja dalam bentuk uang berdasarkan waktu tertentu. Demikian, gaji adalah bentuk pembayaran yang diberikan oleh perusahaan kepada karyawan di mana terdapat komponen penyusunnya yang tertulis dan disetujui dalam kontrak kerja. Pemberian gaji bersifat tetap. Dengan kata lain, gaji tetap diberikan dengan jumlah yang sama pada periode tertentu selama pihak-pihak di dalamnya mematuhi kontrak kerja.

Secara definisi utuhnya, salary atau gaji adalah pembayaran rutin oleh pemberi kerja kepada karyawannya untuk pekerjaan yang dilakukan yang dilakukan pada periode tertentu, bulanan atau tahunan. Di Indonesia dan beberapa negara, gaji biasanya diberikan dalam periode per bulan dengan tanggal yang berbeda-beda tergantung dari kebijakan perusahaan masing-masing. Gaji bulanan biasanya dibayarkan terutama kepada karyawan perusahaan (kerah putih), manajer, direktur, dan professional.

Karyawan yang digaji dibayar dengan jumlah uang yang tetap setiap bulannya, termasuk dengan liburan/cuti berbayar, hari libur nasional, asuransi kesehatan, tunjangan prestasi, dan komponen gaji lainnya. Besaran gaji karyawan biasanya ditentukan dengan membandingkan bayaran yang didapatkan oleh karyawan lain di posisi tertentu dengan wilayah dan industri yang sama. Sebagian besar pengusaha besar memiliki tingkatan gaji dan rentang waktu pemberian gaji yang terkait dengan hierarki dan waktu kerja di perusahaan. Selain itu, jumlah gaji yang diberikan juga tergantung pada status kepegawaian seseorang. Misalnya, gaji karyawan tetap akan berbeda dengan gaji karyawan paruh waktu, magang atau non-staff.

Ada beberapa istilah yang berkaitan dengan jenis-jenis gaji. Berikut adalah beberapa istilah terkait gaji lainnya.

  1. Gaji  bersih: gaji yang diterima oleh karyawan setelah dikurangi potongan; gaji yang dibayar (tunai) setelah dikurangi dengan semua potongan.
  2. Gaji bulanan: gaji yang dibayar sebulan sekali
  3. Gaji buta: gaji yang diterima dengan tidak usah bekerja
  4. Gaji kotor: gaji yang tercatat sebelum dikurangi potongan
  5. Gaji pokok: komponen dasar penghasilan seseorang yang digunakan sebagai patokan untuk menghitung komponen lainnya, seperti tunjangan keluarga, tunjangan perumahan, dan insentif; upah dasar (yang belum ditambah tunjangan lain)

Baca juga: Pengertian dan Penghitungan UMK

Komponen gaji atau salary

Dalam penghitungannya, gaji memiliki beberapa komponen penyusun selain dari gaji pokok yang sudah ditetapkan berdasarkan peraturan UMR yang berlaku dan kebijakan perusahaan. Adapun komponen-komponen dalam penggajian tersebut di antaranya sebagai berikut.

1. Gaji pokok

Merupakan upah dasar yang diterima oleh karyawan di mana besarannya tidak boleh kurang dari 75% dari total gaji karyawan yang diterima. Aturan terkait besaran gaji tersebut telah diatur dan tercantum dalam Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dan Peraturan Pemerintah No. 35 Tahun 2021 tentang Cipta Kerja. Sebagai dasar, gaji pokok mengacu pada aturan pemerintah, dalam hal ini Upah Minimum Regional atau UMR, jabatan, wewenang, hingga tanggung jawab.

2. Tunjangan tetap

Merupakan imbalan di luar besaran gaji pokok yang diterima karyawan yang besarannya tetap dan diberikan secara terus-menerus. Biasanya tunjangan tetap diatur dalam undang-undang atau peraturan yang dibuat oleh perusahaan. Salah satu bentuk tunjangan tetap adalah tunjangan jabatan. Di mana besarannya tidak berubah-ubah selama karyawan tersebut masih berada menjabat di posisi tersebut. Tunjangan tetap lainnya yang diatur dalam undang-undang adalah tunjangan keluarga dan Tunjangan Hari Raya (THR). Ada juga tunjangan tidak tetap yang kemungkinan menjadi tunjangan tetap apabila diberlakukan secara terus-menerus. Contohnya tunjangan makan dan transportasi.

3. Tunjangan tidak tetap

Lain halnya dengan tunjangan tetap, tunjangan tidak tetap mempertimbangkan beberapa hal dalam pemberiannya kepada karyawan. Salah satu tolok ukur tunjangan tidak tetap adalah prestasi, jumlah absensi, pencapaian laba perusahaan, atau tunjangan dalam rangka meningkatkan retensi karyawan.

4. Potongan pajak penghasilan

Komponen gaji tidak hanya tentang faktor penambah jumlah gaji saja, namun ada pula faktor yang dapat mengurangi jumlah gaji yang diterima yaitu berupa potongan. Salah satunya adalah potongan pajak penghasilan. Para karyawan juga merupakan bagian dari wajib pajak di mana perusahaan wajib memotong pajak penghasilan dari gaji yang diterima oleh masing-masing karyawan. Pemotongan pajak yang paling umum diberlakukan oleh perusahaan terhadap penghasilan karyawan adalah Pajak Penghasilan Pasal 21 atau PPh 21.

5. Potongan iuran

Potongan berikutnya yang menjadi komponen pengurang jumlah gaji dalam proses penggajian adalah potongan iuran. Salah satu potongan iuran yang berlaku di Indonesia adalah BPJS Kesehatan, Jaminan Hari Tua (JHT), dan Jaminan Kematian (JKm).

6. Potongan lainnya

Potongan lainnya adalah potongan yang sifatnya cenderung subjektif. Di mana setiap karyawan mendapatkan potongan yang berbeda-beda. Beberapa hal yang termasuk ke dalam penghitungan potongan lainnya yaitu potongan cicilan, kasbon, dan potongan biaya yang dikenakan sebagai tindakan disipliner yang diberlakukan ketika karyawan berkaitan melakukan pelanggaran ringan terhadap peraturan/kebijakan perusahaan.

Baca juga: Pengaruh Harmonisasi Peraturan Perpajakan dalam PPh 21

Perbedaan salary dengan upah

Gaji dan upah memiliki persamaan yaitu sejumlah uang yang dibayarkan kepada karyawan/pegawai atas pekerjaan yang telah dilakukannya dalam waktu dan jumlah yang telah disepakati. Namun, seiring perkembangannya, kedua istilah tersebut secara konteks memiliki makna yang berbeda. Gaji atau salary adalah imbalan yang dibayarkan secara tetap baik dari segi jumlah maupun waktu. Sedangkan upah adalah imbalan yang dibayarkan sesuai dengan perjanjian waktu kerja di luar jam kerja yang seharusnya.

Di Indonesia, perbedaan gaji dan upah dapat dilihat dari status kekaryawanan atau pekerjaan seseorang. Upah biasanya diberikan kepada pekerja PKWT atau perjanjian kerja waktu tertentu, freelancer, atau pekerjaan kontrak sejenis. Sedangkan gaji biasanya diberikan oleh karyawan yang dalam pelaksanaannya telah menandatangani kontrak kerja hingga mendapatkan status kepegawaian tetap. Berikut adalah beberapa poin perbedaan gaji dan upah beserta penjelasannya.

1. Status kepegawaian seseorang

Gaji diberikan untuk karyawan tetap atau pegawai dengan kontrak yang diperbarui secara berkala, misalnya kontrak selama 1 tahun. Sementara upah diberikan kepada pekerja non-staff, pekerja lepas (freelancer), pekerja harian, pekerja musiman, dan pekerja borongan.

2. Jabatan

Secara umum, dalam sebuah perusahaan terdapat beberapa tingkatan atau level kepegawaian sesuai dengan hierarki organisasi yang berlaku di perusahaan. Hak dan kewajiban karyawan yang berada di level bawah dan level atas tentu berbeda, termasuk jumlah gaji yang diterimanya. Gaji umumnya diberikan kepada karyawan level atas seperti manajer dan karyawan tetap. Sedangkan upah diberikan kepada karyawan/pekerja yang bertugas dengan waktu yang tidak tentu atau paruh waktu, misalnya petugas kebersihan yang bekerja seminggu sekali atau ketika diperlukan saja.

3. Rentang waktu bekerja

Gaji adalah kompensasi yang umumnya diberikan setiap bulan, sedangkan upah diberikan dalam jangka waktu yang tidak menentu tergantung dari lama waktu kerja karyawan tersebut.

4. Nominal yang diperoleh

Gaji biasanya bersifat tetap sesuai dengan nominal yang tertulis di dalam kontrak atau perjanjian kerja yang telah disepakati sebelumnya. Sedangkan upah bersifat tidak tetap dan bergantung pada kualitas serta kuantitas kerja karyawan yang bersangkutan.

5. Komponen penyusun

Komponen gaji biasanya termasuk dengan beberapa tunjangan kesehatan, tunjangan kehamilan, dan tunjangan-tunjangan lainnya di luar dari gaji pokok. Sedangkan upah umumnya bersifat tunggal atau tanpa tunjangan.

6. Dasar penetapan kompensasi

Rincian dasar penetapan upah dan gaji antara lain sebagai berikut.

1) Upah 

  • Upah dasar yang berlaku di Indonesia mungkin juga berlaku secara internasional jika di perusahaan asing.
  • Upah bergantung pada jangka waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan.
  • Upah juga bergantung pada tingkat kesulitan tugas yang dikerjakan.
  • Kualitas serta kuantitas keterampilan yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan berpengaruh terhadap besarnya upah yang diterima.

2) Gaji 

  • Gaji mengikuti peraturan pemerintah yang berlaku yaitu Undang-Undang Ketenagakerjaan, Peraturan Pemerintah, Keputusan/Peraturan Menteri, dan lain sebagainya.
  • Jenjang pendidikan karyawan mempengaruhi jumlah besaran gaji yang diterima.
  • Kompetensi dan keahlian yang dimiliki karyawan juga berpengaruh terhadap jumlah gaji yang diterima.
  • Besaran gaji yang diterima juga ditentukan oleh pengalaman atau masa kerja yang telah dialami karyawan.
  • Tanggung jawab pekerjaan yang dibebankan kepada karyawan menjadi pertimbangan dalam penghitungan penggajian.
  • Produktivitas, prestasi, dan kinerja karyawan menentukan jumlah gaji yang diterima.

Baca juga: 10 Pekerjaan Dengan Gaji Tertinggi di Indonesia

GreatDay HR, aplikasi HRIS yang mempermudah proses penggajian karyawan

apa itu salary gdhr

Melakukan pengelolaan proses penggajian karyawan merupakan salah satu tanggung jawab pekerjaan HR di perusahaan. Data kehadiran, pajak, bonus, dan potongan-potongan merupakan elemen-elemen yang ada di dalam penggajian yang pengelolaannya cukup menguras tenaga dan waktu jika dilakukan manual. Terlebih lagi dalam hal penghitungan pajak yang cukup rumit karena peraturan dan kebijakannya yang sering mengalami pembaharuan. Selain itu, payroll atau penggajian harus dilakukan dengan akurat dan presisi. Hal tersebutlah yang terkadang membuat pengelolaan penggajian memakan waktu lama, bahkan berhari-hari.

Data-data absensi yang harus disortir, potongan-potongan, kebijakan pajak yang berlaku, dan data lain yang harus diolah dalam penghitungan penggajian terkadang membuat HR harus lembur. Padahal masih banyak pekerjaan HR lain yang juga harus diselesaikan. Pasalnya, karyawan di perusahaan harus memperoleh gaji atau salary sesuai dengan waktu yang telah ditentukan, sehingga proses penggajian biasanya dijadikan prioritas oleh HR. 

Untuk mengatasi kendala dan meringankan tugas HR terutama dalam pengelolaan gaji karyawan dan penghitungan pajak, GreatDay HR hadir dengan fitur-fitur canggih dalam satu aplikasi HRIS yang ramah lingkungan. Tinggalkan pengerjaan penggajian secara manual yang memakan waktu lama. Melalui aplikasi GreatDay HR, proses penggajian dan pajak dilakukan secara otomatis sehingga dapat diselesaikan dengan lebih cepat.

Selain itu, Anda tidak perlu ribet menghitung absensi secara terpisah karena seluruhnya telah terintegrasi dengan payroll. Lakukan penghitungan gaji, pajak, dan pekerjaan HR lainnya melalui satu aplikasi HRIS saja di ponsel pintar Anda. Anda juga dapat mengakses seluruh data yang berkaitan dengan HR lebih praktis di mana saja dan kapan saja. Segera unduh aplikasinya di AppStore dan PlayStore melalui ponsel pintar Anda atau kunjungi laman greatdayhr.com/id-id/ dan dapatkan demonya secara gratis!

Baca juga: Contoh Slip Gaji Terbaru dan Terlengkap, Beserta Komponen!

Tags :

Related Topics