Jadwalkan Demo

Pahami Apa Itu Big Data dan Perannya dalam Dunia HR

Rizka Maria Merdeka | May 27, 2024 | HRIS
by GreatDay HR

Di era digital yang semakin maju, Big Data telah menjadi salah satu alat yang paling berpengaruh dalam berbagai aspek bisnis, termasuk dalam manajemen sumber daya manusia (HR). Dengan kemampuan untuk mengumpulkan, menganalisis, dan menginterpretasikan sejumlah besar data dari berbagai sumber, Big Data menawarkan peluang besar untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses HR.

Dari perekrutan yang lebih cerdas hingga retensi karyawan yang lebih baik, manfaat Big Data dalam HR sangat beragam. Namun, implementasinya tidak tanpa tantangan, termasuk masalah privasi data dan kebutuhan akan keterampilan analitik yang tinggi.

Artikel ini akan membahas lebih lanjut tentang apa itu Big Data dalam konteks HR, manfaat yang ditawarkannya, tantangan yang mungkin dihadapi dalam penerapannya, cara kerja Big Data dalam HR, serta strategi praktis untuk memanfaatkannya secara optimal dalam manajemen sumber daya manusia.

Simak selengkapnya!

Baca juga: Alasan Mengapa Software Employee Database Penting bagi Perusahaan dan Tips Memilihnya

Apa itu Big Data dalam HR?

Big Data dalam Human Resources (HR) merujuk pada penggunaan teknologi dan analisis data untuk mengumpulkan, mengelola, dan menganalisis sejumlah besar data terkait karyawan dan proses HR. Data ini dapat berasal dari berbagai sumber internal dan eksternal seperti sistem manajemen sumber daya manusia (HRIS), aplikasi perekrutan, media sosial, survei karyawan, hingga perangkat wearable yang memantau kesehatan dan aktivitas karyawan.

Sementara itu, pemanfaatan big data dalam HR dikenal sebagai talent analytics. Sementara Big Data dalam pemasaran mengumpulkan dan menganalisis data dari pelanggan, talent analytics fokus pada pengumpulan dan analisis data dari karyawan saat ini dan calon karyawan. Biasanya, tujuannya adalah untuk mengoptimalkan pengeluaran perusahaan untuk tenaga kerjanya dan menjawab pertanyaan-pertanyaan seperti:

  • Ke mana uang itu digunakan?
  • Apakah perusahaan mendapatkan nilai maksimal dari pengeluaran untuk karyawan?
  • Bisakah dana tersebut dialokasikan dengan lebih efektif di tempat lain?

Seiring semakin banyaknya organisasi yang mengadopsi solusi Big Data, mereka menemukan cara-cara baru untuk mengurangi biaya bisnis dengan cepat, termasuk biaya tenaga kerja.

Baca juga: Ketahui 10 Tips Mengelola Data Karyawan Perusahaan yang Efektif

Manfaat Big Data dalam HR

Berikut beberapa manfaat Big Data dalam lingkup pekerjaan HR.

1. Rekrutmen dan seleksi

Pengolahan data kandidat: Analisis Big Data memungkinkan perekrut untuk memproses ribuan resume dan profil kandidat dengan cepat, mengidentifikasi keterampilan, pengalaman, dan kecocokan budaya yang sesuai.

Prediksi kinerja: Dengan menganalisis data historis, HR dapat memprediksi kinerja calon karyawan berdasarkan atribut tertentu seperti latar belakang pendidikan, pengalaman kerja sebelumnya, dan keterampilan spesifik.

2. Manajemen kinerja

Monitoring kinerja real-time: Big Data memungkinkan pemantauan kinerja karyawan secara real-time, memberikan umpan balik yang tepat waktu, dan mengidentifikasi area untuk peningkatan.

Pengembangan karyawan: Data kinerja dapat digunakan untuk merancang program pelatihan dan pengembangan yang dipersonalisasi, membantu karyawan mencapai potensi penuh mereka.

3. Retensi karyawan

Analisis turnover: Dengan menganalisis pola turnover, HR dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan karyawan meninggalkan perusahaan dan mengambil langkah proaktif untuk meningkatkan retensi.

Engagement dan kepuasan: Survei karyawan dan data feedback dapat dianalisis untuk memahami tingkat keterlibatan dan kepuasan karyawan, membantu dalam merancang inisiatif untuk meningkatkan kebahagiaan dan produktivitas.

4. Pengembangan karir

Perencanaan suksesi: Big Data membantu dalam mengidentifikasi calon pemimpin masa depan dengan menganalisis kinerja, potensi, dan kesiapan karyawan untuk promosi.

Pathing karir: Data tentang keterampilan dan pencapaian karyawan dapat digunakan untuk merancang jalur karir yang optimal dan memberikan peluang pengembangan yang tepat.

5. Kesejahteraan karyawan

Kesehatan dan well-being: Data dari perangkat wearable dan survei kesehatan karyawan dapat digunakan untuk memantau kesehatan dan kesejahteraan karyawan, serta untuk merancang program kesehatan yang lebih efektif.

Lingkungan kerja: Analisis data lingkungan kerja seperti pola kerja dan penggunaan ruang dapat membantu dalam merancang lingkungan kerja yang lebih produktif dan nyaman.

Baca juga: Keamanan Data untuk HR: Menjaga Privasi Karyawan dan Mengelola Risiko Keamanan Informasi

Tantangan dalam implementasi Big Data di HR

Di balik kemudahan yang ditawarkan teknologi, seperti Big Data, selalu ada tantangan atau kesulitan dalam implementasi atau penggunaannya. Berikut di antaranya:

1. Privasi dan keamanan data

Perlindungan data: Mengelola data karyawan yang sensitif memerlukan langkah-langkah ketat untuk memastikan privasi dan keamanan.

Kepatuhan hukum: HR harus memastikan bahwa pengumpulan dan penggunaan data mematuhi peraturan privasi data seperti GDPR atau peraturan lokal lainnya.

2. Kualitas data

Integritas data: Data yang akurat dan lengkap sangat penting untuk analisis yang bermakna. Data yang tidak lengkap atau tidak akurat dapat mengarah pada kesimpulan yang salah.

Integrasi data: Mengintegrasikan data dari berbagai sumber yang berbeda bisa menjadi tantangan teknis yang signifikan.

3. Analisis dan Interpretasi

Kemampuan analitik: HR perlu memiliki keahlian dalam analisis data untuk dapat memanfaatkan Big Data secara efektif.

Pengambilan keputusan: Data harus diinterpretasikan dengan benar untuk mendukung pengambilan keputusan yang tepat.

Secara keseluruhan, Big Data memiliki potensi besar untuk merevolusi HR dengan menyediakan wawasan yang lebih dalam dan memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih informatif dan berbasis data. Dengan memanfaatkan Big Data, departemen HR dapat meningkatkan efisiensi, kinerja, dan kesejahteraan karyawan secara keseluruhan.

Bagaimana cara memanfaatkan Big Data dalam HR?

Big Data dapat dimanfaatkan dalam berbagai aspek bisnis. Berikut adalah lima cara penerapannya untuk meningkatkan proses HR Anda.

1. Perekrutan yang lebih cerdas

Big Data memainkan peran penting dalam proses perekrutan. Ketika bisnis mencari karyawan baru, mereka dapat menggunakan data dari situs pekerjaan dan media sosial untuk menemukan kandidat dengan kualifikasi yang tepat untuk posisi tertentu. Dengan Big Data, Anda dapat menghindari perekrutan yang buruk, yang bisa sangat merugikan. Departemen Tenaga Kerja Amerika Serikat menyatakan bahwa perekrutan yang buruk dapat menghabiskan biaya hingga 30 persen dari gaji tahunan karyawan tersebut, dan beberapa lembaga HR memperkirakan biaya tersebut bahkan lebih tinggi. Mengurangi kemungkinan mempekerjakan orang yang salah dapat menghemat banyak uang dalam jangka panjang.

2. Faktor perekrutan yang berkualitas

Menemukan karyawan yang tepat melibatkan lebih dari sekadar memenuhi daftar kriteria sederhana. Analisis data yang spesifik untuk perusahaan Anda dapat mengungkap bahwa karakteristik yang dianggap penting sebenarnya tidak relevan dengan lingkungan kerja Anda. Big Data memungkinkan Anda menemukan aspek-aspek yang benar-benar penting bagi organisasi Anda. Sebaiknya lakukan analisis Big Data sendiri untuk tujuan perekrutan dan pelatihan yang unik daripada hanya mengandalkan kualifikasi yang dijunjung tinggi oleh bisnis lain.

3. Retensi karyawan

Meningkatkan retensi karyawan adalah salah satu tantangan terbesar HR. Tingkat turnover yang tinggi menghabiskan ribuan dolar dan membuang-buang sumber daya serta waktu. Dengan Big Data, HR dapat memperoleh gambaran yang lebih akurat mengenai siapa yang meninggalkan perusahaan, seberapa sering, dan pola yang muncul di antara mereka yang keluar. Data ini dapat dianalisis untuk mengidentifikasi pola di antara mereka yang memilih untuk tetap tinggal, membantu bisnis mengembangkan model untuk retensi karyawan.

4. Perencanaan tenaga kerja

Big Data dapat membantu dalam perencanaan tenaga kerja secara keseluruhan. Data dapat digunakan untuk mengidentifikasi kebutuhan sumber daya tambahan dan mendistribusikan tugas secara merata untuk mencegah kelelahan karyawan. Dengan pemahaman yang jelas tentang jenis pekerja yang paling cocok untuk setiap pekerjaan, Anda dapat membuat keputusan perekrutan dan distribusi bakat yang lebih efektif. Big Data juga dapat menurunkan biaya overhead gaji dengan memberi wawasan tentang bakat karyawan saat ini, memungkinkan keputusan yang tepat tentang penugasan proyek.

5. Manajemen kinerja

Big Data membantu mengukur kinerja karyawan dengan lebih akurat. Perusahaan dapat menentukan bahwa beberapa karyawan tidak produktif selama shift tertentu dan menerapkan rencana peningkatan kinerja. Sebaliknya, analisis ini dapat mengidentifikasi karyawan yang konsisten unggul, layak mendapatkan bonus tambahan.

Dengan data yang mendukung keputusan manajemen kinerja, Anda dapat memastikan perlakuan yang adil berdasarkan kinerja. Big Data juga dapat meningkatkan pelatihan di tempat kerja, memastikan karyawan menghadiri dan menerapkan sesi pelatihan dalam peran mereka, yang jauh lebih sulit tanpa pengetahuan yang disediakan oleh Big Data.

Baca juga: Ketahui Pengertian Data Diskrit dan Perbedaannya dengan Data Kontinu

Cara Big Data membantu pekerjaan HR

Big Data adalah kumpulan data besar yang terdiri dari data terstruktur, semi-terstruktur, dan tidak terstruktur yang berasal dari berbagai sistem pengumpulan informasi. Data ini pada dasarnya masih dalam bentuk mentah (raw) dan memerlukan pengelolaan lebih lanjut.

Data tersebut disimpan dalam jaringan sistem komputer. Untuk menganalisis Big Data secara mendalam, diperlukan perangkat lunak khusus.

Bagaimana cara kerjanya?

  1. Big Data mengumpulkan informasi dari berbagai kanal, termasuk kuesioner, website, aplikasi, database perusahaan, hingga berbagai kanal media sosial milik perusahaan.
  2. Data yang telah terkumpul kemudian diolah lebih lanjut melalui analisis yang kompleks dan mendalam.
  3. Hasil dari analisis tersebut kemudian digunakan sebagai bahan pertimbangan untuk mengidentifikasi sumber masalah dan menetapkan keputusan strategis.

Baca juga: Pengertian Hingga Jenis – Jenis Data Yang Harus Kalian Ketahui!

Kelola data karyawan dan seluruh pekerjaan HR secara otomatis, praktis dengan GreatDay HR

big data dalam hr

 

Data personal karyawan termasuk di dalamnya absensi merupakan komponen penting yang harus dikelola dengan baik. Sebab, data tersebut menentukan dalam pengukuran produktivitas, kinerja, dan tentunya penggajian.

Oleh karena itu, tinggalkan cara konvensional dan beralih ke digital dengan software HRIS di aplikasi GreatDay HR! Mengelola data kehadiran karyawan tidak lagi memakan waktu dan dijamin akurat dengan fitur Attendance. Rekam kehadiran lebih praktis tinggal lakukan selfie dan data absensi terintegrasi langsung dengan payroll untuk memudahkan penghitungan gaji.

Selain itu, perusahaan juga terhindar dari manipulasi absensi. Segera berlangganan dan unduh aplikasi GreatDay HR sekarang juga! Klik di sini untuk informasi lebih lanjut.

Baca juga: Tips Mengelola Database Karyawan Lebih efektif

Trending Article
01
Rizka Maria Merdeka | November 28, 2023
22 Contoh Kelebihan dan Kekurangan Diri Saat…
02
Rizka Maria Merdeka | October 25, 2023
Penting! Panduan Lengkap Pangkat Golongan PNS Terbaru…
03
Rizka Maria Merdeka | November 18, 2021
14 Contoh Penulisan Notulen Rapat yang Tepat.…
Subscribe News Letter
Get notification on your email