Business Process Outsourcing (BPO): Pengertian, Tujuan, Hingga Keuntungan Layanan BPO Bagi Perusahaan

By Rizka Maria Merdeka   |  

BPO adalah layanan Business Process Outsourcing yang membantu perusahaan, terutama perusahaan yang baru merintis, dalam segi penyediaan SDM untuk melakukan pekerjaan penunjang. Dengan memanfaatkan layanan BPO, perusahaan dapat lebih mudah menemukan tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan.

Kompetisi di dunia bisnis yang semakin tinggi dan perkembangan yang begitu cepat mengharuskan perusahaan untuk lebih cekatan dalam mengelola bisnisnya. Dibutuhkan operasional yang efisien untuk dapat mengikuti fase kompetisi dalam bisnis. Dalam hal inilah jasa outsourcing atau pengalihdaya dibutuhkan.

Proses pengalihdayaan dikelola oleh pihak ketiga untuk efisiensi dan efektivitas operasional bisnis. Perusahaan akan melakukan perjanjian dengan vendor penyedia tenaga kerja dalam pelaksanaannya. Oleh karena itu, bagi Anda yang ingin melakukan kerja sama dengan penyedia jasa outsourcing, ketahui lebih dalam tentang BPO terlebih dahulu.

Artikel kali ini akan membahas tentang BPO dari mulai pengertian, keuntungan, hingga layanan yang disediakan oleh BPO. Simak pembahasannya berikut ini!

Baca juga: Apa Itu FGD (Focus Group Discussion)? Berikut Penjelasan Tentang Pengertian Hingga Teknisnya!

Pengertian BPO (Business Process Outsourcing)

Business Process Outsourcing atau BPO adalah kegiatan alih tugas sebagian proses bisnis perusahaan kepada pihak ketiga dengan tujuan untuk efisiensi biaya, serta mengurangi resiko pada perusahaan, sehingga perusahaan dapat lebih fokus pada pertumbuhan bisnis.

Ketika pebisnis baru ingin mulai merintis bisnisnya, biasanya mereka ingin melibatkan banyak pihak untuk memajukan bisnis mereka. Namun, ketika bisnis sudah mulai membesar, kebanyakan kesulitan untuk menangani segala hal sendiri. Solusinya adalah membagi beberapa pekerjaan kepada penyedia layanan BPO pihak ketiga agar dapat lebih fokus pada pertumbuhan bisnis.

Perusahaan menggunakan jasa BPO untuk melakukan beberapa tugas yang diperlukan agar bisnis dapat beroperasi dengan efisien. Perusahaan menggunakan BPO untuk mengerjakan proses yang tidak berkaitan dengan inti dari suatu bisnis atau hal yang strategis. Contohnya, BPO untuk akuntansi, pengajian, customer service atau helpdesk, dan ada beberapa bagian operasional lainnya.

Baca juga: Apa Itu Administrasi? Ketahui Definisi, Ciri-Ciri, Fungsi, Tujuan, Hingga Jenis-Jenis Administrasi Berikut Ini!

Tujuan BPO

Banyak perusahaan yang merupakan perusahaan pengalihdayaan proses dan fungsi bisnis dari sebuah perusahaan atau BPO, terutama di Indonesia. Adapun tujuan layanan jasa Business Process Outsourcing sendiri antara lain sebagai berikut.

  1. Sebagai pelengkap untuk layanan yang bersifat teknis.
  2. Perusahaan dapat fokus pada operasional bisnis inti.
  3. Efisiensi biaya dan perbaikan pekerjaan yang sifatnya non-core.
  4. Mengurangi risiko pada perusahaan atas ketidakpastian bisnis di masa mendatang.

Sebagaimana disebutkan pada poin pertama bahwa tujuan dan fungsi BPO adalah sebagai pengisi atau pelengkap layanan yang bersifat teknis atau non-teknis. Dengan mengalihkan fungsi tersebut kepada BPO, perusahaan bisa lebih fokus pada operasional inti, misalnya meningkatkan penjualan.

Baca juga: Headhunter: Pengertian dan Cara Kerjanya

Keuntungan menggunakan BPO bagi perusahaan

Keuntungan menggunakan BPO bagi perusahaan adalah sebagai berikut.

1. Meningkatkan produktivitas

Aspek penting dari proses bisnis outsourcing adalah kemampuannya untuk membebaskan perusahaan dari beberapa tanggung jawab manajemen proses sehari-hari mereka sehingga eksekutif memiliki lebih banyak waktu untuk fokus dalam operasional bisnis inti. Perusahaan yang melakukan outsourcing mampu meningkatkan efisiensi dan produktivitas mereka untuk operasional divisi penting lainnya.

2. Menghemat biaya

Manfaat lain yang dapat dirasakan perusahaan dengan menggunakan BPO adalah penghematan biaya. Perusahaan menggunakan BPO sehingga dapat terbantu mengenai efisiensi kerja dan juga tenaga kerja sehingga perusahaan dapat menghemat biaya dalam hal infrastruktur, tenaga kerja, dan operasional bisnis.

3. Perusahaan lebih fokus pada bisnis inti

BPO dapat memberikan bantuan kepada perusahaan untuk dapat fokus pada bisnis inti perusahaan. BPO dapat memberikan kebebasan kepada para eksekutif untuk lebih fokus pada waktu dan energi membangun bisnis internal perusahaan karena BPO akan bertanggung jawab pada pengelolaan operasional back office dan front office perusahaan sehari-hari.

4. Meningkatkan kapabilitas

Dengan menggunakan BPO, perusahaan dapat meningkatkan kemampuan dalam memberikan produk dan layanan yang lebih optimal untuk para pelanggan. Sehingga pelanggan akan mendapatkan produk dan layanan sesuai dengan kebutuhan mereka. Hal ini dapat meningkatkan kapabilitas karyawan untuk dapat mengembangkan kemampuan mereka.

Baca juga: Mengenal Apa Itu The Golden Circle dalam Perusahaan dan Manfaatnya

Layanan yang tersedia di BPO

BPO dapat melaksanakan berbagai tugas untuk membantu perusahaan Anda. pertama, BPO akan membantu dalam akuntansi, pembukuan, dan penyusunan, pengisian serta pelaporan pajak. Dalam proses tersebut tentu saja membutuhkan ahli konsultan pajak  yang tentunya juga menghabiskan banyak waktu dan uang. Dengan memanfaatkan BPO akan membantu perusahaan dan menghemat waktu dan uang.

Kedua, BPO juga dapat membantu dalam proses rekrutmen. Bagi perusahaan proses ini dinilai banyak memakan banyak waktu. Masih harus menyeleksi banyak orang, memberikan training serta meninjau pekerjaan. Dengan BPO pekerjaan perusahaan akan banyak terbantu.

Ketiga, BPO juga dapat membantu dalam bidang teknologi. Jika perusahaan belum memiliki ahli TI, apalagi perusahaan yang baru merintis dan membutuhkan ahli teknologi keputusan menggunakan BPO adalah langkah efektif.

Keempat, pekerjaan kreatif jua dapat menggunakan BPO. Jika perusahaan Anda membutuhkan SDM kreatif, Anda dapat menggunakan jasa BPO. Tenaga kerja tersebut dapat memberikan layanan dalam mendesain situs, media cetak, penulisan konten, dan berbagai hal kreatif untuk memajukan perusahaan Anda.  

Baca juga: Fringe Benefit: Pengertian, Jenis, dan Cara Pelaksanaannya

Kelola pekerjaan HR otomatis, praktis, dan lebih cepat dengan aplikasi HRIS terintegrasi GreatDay HR

BPO adalah gdhr

Di era serba digital saat ini, di mana teknologi dan ilmu pengetahuan mengalami kemajuan yang begitu pesat dan cepat, segala hal telah mulai beralih ke digital tak terkecuali dengan industri bisnis. Sebagian besar aspek bisnis, terutama di Indonesia, telah mengandalkan teknologi digital untuk memperluas jaringan dan ruang cakupan.

Aplikasi-aplikasi dengan fitur canggih marak digunakan untuk mempermudah dan mempercepat pengerjaan dan pengelolaan, termasuk HR. Saat ini, pekerjaan HR yang menumpuk dan memerlukan banyak waktu dapat dilakukan dengan lebih praktis yaitu dengan mengandalkan software HRIS baik dalam aplikasi mobile maupun web, seperti GreatDay HR.

GreatDay HR merupakan aplikasi HRIS terlengkap yang bisa Anda andalkan untuk mengelola pekerjaan HR dari mulai absensi, penggajian, hingga rekrutmen secara otomatis tanpa ribet. Tidak ada lagi penghitungan gaji manual yang bikin lembur dan pengisian absensi yang menghabiskan banyak kertas serta rawan pemalsuan.

GreatDay HR memastikan seluruh data aman, akurat, aktual dan terintegrasi. Jangan khawatir ada kebocoran atau manipulasi data. GreatDay HR telah memenuhi standar internasional dan bersertifikasi ISO dalam hal keamanan data.

Segera unduh aplikasinya melalui Appstore dan Playstore, atau kunjungi laman webnya untuk informasi lebih lengkap. Jadwalkan demonya secara gratis!

Baca juga: Account Executive (AE): Definisi, Tugas, dan Skill yang Harus Dimiliki

Tags :

Related Topics