Jadwalkan Demo

Karyawan Baru Wajib Tahu! Begini Cara Membuat Perencanaan Tujuan Karir

Rizka Maria Merdeka | June 5, 2023 | Human Resource (HR)
by GreatDay HR

Membangun karir yang sukses dan memuaskan membutuhkan lebih dari sekadar bekerja keras. Sebagai karyawan baru, penting untuk memiliki tujuan karir, visi yang jelas, dan rencana tindakan yang terarah untuk mencapai tujuan karir Anda.

Membuat perencanaan tujuan karir adalah kunci untuk mengarahkan upaya Anda dengan efektif dan mencapai tingkat kesuksesan yang Anda impikan. Dengan memiliki tujuan yang terdefinisi dengan baik, Anda dapat mengidentifikasi langkah-langkah yang perlu diambil dan meningkatkan peluang Anda dalam mencapai tujuan tersebut.

Dalam artikel ini, GreatDay HR akan memperkenalkan Anda pada manfaat membuat perencanaan tujuan karir dan memberikan langkah-langkah praktis yang dapat Anda ikuti. Simak selengkapnya berikut ini!

Baca juga: 12 Jenis Soft Skill yang Perlu Dimiliki Untuk Menunjang Karir Anda

Manfaat membuat perencanaan tujuan karir

Membuat tujuan karir yang jelas dan terarah memiliki banyak manfaat penting. Berikut adalah beberapa alasan mengapa penting untuk membuat tujuan karir:

1. Memberikan Fokus dan Kepastian

Tujuan karir membantu memberikan fokus pada jalur yang ingin Anda ambil dalam karir Anda. Dengan memiliki tujuan yang jelas, Anda dapat menentukan langkah-langkah yang perlu diambil dan membuat keputusan yang tepat untuk mencapainya. Ini membantu menghindari kebingungan dan kebingungan dalam memilih jalan karir yang tepat.

2. Motivasi dan Rasa Prestasi

Tujuan karir memberikan motivasi yang kuat untuk meningkatkan kinerja dan mencapai prestasi yang lebih tinggi. Dengan memiliki tujuan yang jelas, Anda dapat mengukur kemajuan Anda dan merasakan kepuasan ketika mencapai setiap tahap atau target dalam perjalanan karir Anda.

3. Peningkatan Rencana Karir

Tujuan karir membantu Anda merencanakan langkah-langkah yang diperlukan untuk mencapai tujuan tersebut. Dengan merencanakan dengan baik, Anda dapat mengidentifikasi peluang karir yang relevan, mengembangkan keterampilan dan kompetensi yang dibutuhkan, dan mengambil tindakan yang diperlukan untuk mencapai tujuan tersebut.

4. Mengatasi Hambatan dan Rintangan

Dalam perjalanan karir, Anda mungkin menghadapi berbagai rintangan dan hambatan. Tujuan karir membantu Anda tetap fokus dan termotivasi untuk mengatasi tantangan tersebut. Dengan memiliki tujuan yang kuat, Anda akan lebih mampu menghadapi dan mengatasi hambatan-hambatan tersebut dengan tekad dan ketekunan.

5. Peningkatan Pembelajaran dan Pengembangan

Tujuan karir memicu keinginan untuk belajar dan mengembangkan diri secara terus-menerus. Untuk mencapai tujuan Anda, Anda perlu meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi yang relevan. Ini mendorong Anda untuk mencari peluang pembelajaran, seperti kursus, pelatihan, atau pengalaman baru, yang dapat membantu Anda tumbuh dan berkembang dalam karir Anda.

6. Pengambilan Keputusan yang Lebih Baik

Tujuan karir membantu dalam pengambilan keputusan yang lebih baik dan efektif terkait dengan karir Anda. Ketika Anda memiliki tujuan yang jelas, Anda dapat mengevaluasi pilihan-pilihan karir dan kesempatan yang muncul berdasarkan sejauh mana mereka mendukung pencapaian tujuan tersebut.

7. Mengukur Keberhasilan dan Pertumbuhan

Tujuan karir memberikan kerangka acuan untuk mengukur keberhasilan dan pertumbuhan dalam karir Anda. Anda dapat melihat sejauh mana Anda telah mencapai tujuan Anda, mengidentifikasi area di mana Anda telah berkembang, dan menetapkan target baru untuk terus tumbuh dan maju dalam karir Anda.

Membuat tujuan karir merupakan langkah penting dalam merencanakan karir yang sukses dan memuaskan. Hal ini membantu Anda mengarahkan energi dan usaha Anda, memberikan motivasi, dan memberikan arah yang jelas dalam perjalanan karir Anda.

Baca juga: Pentingnya Berpikir Kreatif: Ketahui Pengertian, Metode, Hingga Manfaatnya

Cara membuat tujuan karir bagi karyawan baru

Berikut adalah beberapa cara yang bisa dilakukan ketika akan membuat perencanaan tujuan karir, khususnya bagi karyawan baru.

1. Evaluasi Diri

Langkah pertama adalah mengenal diri sendiri dengan baik. Evaluasi minat, nilai-nilai, dan keahlian yang Anda miliki. Pertimbangkan apa yang Anda sukai dan apa yang membuat Anda termotivasi dalam konteks pekerjaan. Pahami keahlian dan kompetensi yang telah Anda kembangkan melalui pendidikan, pengalaman kerja, atau kegiatan ekstrakurikuler sebelumnya. Pertimbangkan kekuatan dan kelemahan Anda dalam konteks karir yang diinginkan.

2. Definisikan Tujuan Jangka Panjang

Setelah Anda memahami diri sendiri, saatnya menetapkan tujuan jangka panjang dalam karir Anda. Tujuan ini harus sesuai dengan visi dan nilai-nilai Anda. Misalnya, Anda mungkin ingin mencapai posisi manajerial, menjadi ahli di bidang tertentu, mendirikan bisnis sendiri, atau mencapai keseimbangan antara kehidupan kerja dan pribadi yang lebih baik. Pastikan tujuan tersebut spesifik, terukur, dapat dicapai, relevan, dan memiliki batasan waktu (SMART goals).

3. Identifikasi Tujuan Jangka Pendek

Selanjutnya, tetapkan tujuan jangka pendek yang terkait dengan tujuan jangka panjang Anda. Tujuan jangka pendek dapat mencakup mencari pengalaman kerja dalam industri yang diinginkan, mengembangkan keterampilan tertentu, menyelesaikan program pendidikan atau pelatihan, atau memperluas jaringan profesional Anda. Tujuan jangka pendek ini membantu Anda membangun fondasi yang kuat untuk mencapai tujuan jangka panjang Anda.

4. Riset Industri dan Profesi

Luangkan waktu untuk mempelajari industri yang Anda minati dan profesi yang ingin Anda geluti. Kenali tren, perkembangan, dan peluang yang ada di dalamnya. Pelajari persyaratan, kualifikasi, dan jalur karir yang umum dalam profesi tersebut. Anda dapat melakukan riset melalui membaca literatur, mengikuti seminar atau konferensi, atau berbicara dengan profesional yang telah berhasil dalam bidang tersebut. Mengetahui lebih banyak tentang industri dan profesi akan membantu Anda mengarahkan langkah-langkah Anda dengan lebih baik dan membuat keputusan yang lebih terinformasi.

5. Buat Rencana Tindakan

Setelah Anda memahami tujuan dan persyaratan industri atau profesi yang Anda minati, saatnya membuat rencana tindakan yang konkret. Identifikasi langkah-langkah yang perlu Anda ambil untuk mencapai tujuan karir Anda. Pertimbangkan pendidikan tambahan, pengalaman kerja, sertifikasi, atau proyek-proyek khusus yang dapat meningkatkan peluang Anda untuk mencapai tujuan tersebut. Tetapkan waktu dan batas waktu untuk setiap langkah dalam rencana Anda agar Anda memiliki kerangka waktu yang jelas.

6. Jalin Hubungan dan Mentoring

Jalin hubungan dengan orang-orang di industri atau profesi yang Anda minati. Carilah mentor yang bisa memberikan wawasan, nasihat, dan bimbingan dalam perjalanan karir Anda. Mentoring dapat membantu Anda mempercepat pertumbuhan dan menghindari kesalahan yang tidak perlu. Selain itu, bergabunglah dengan kelompok atau asosiasi profesional yang relevan untuk memperluas jaringan Anda dan belajar dari orang lain yang berbagi minat yang sama.

7. Evaluasi dan Perbarui

Evaluasi kemajuan Anda secara berkala terhadap tujuan karir Anda. Tinjau pencapaian Anda, identifikasi area di mana Anda telah berkembang, dan evaluasi langkah-langkah yang telah Anda ambil. Perbarui dan sesuaikan rencana Anda jika diperlukan. Karir adalah perjalanan yang dinamis, dan Anda mungkin perlu menyesuaikan tujuan dan tindakan Anda seiring dengan perkembangan dan perubahan dalam karir atau kehidupan Anda.

Membuat perencanaan tujuan karir bagi karyawan baru adalah langkah penting untuk membimbing mereka menuju kesuksesan dalam karir mereka. Rencana ini membantu Anda memahami diri sendiri, menetapkan tujuan yang jelas, mengidentifikasi langkah-langkah konkret yang perlu diambil, dan mengambil tindakan yang tepat untuk mencapai tujuan tersebut.

Baca juga: Buku Panduan Karir HR: Strategi untuk Mencapai Kesuksesan Karir di Sumber Daya Manusia

Kelola proses rekrutmen lebih efektif dengan fitur Recruitment by GreatDay HR

tujuan karir gdhr

Langkah pertama yang perlu dilakukan untuk mewujudkan tujuan karir adalah dengan mengikuti rekrutmen. Selain itu, melalui proses rekrutmen, Anda juga bisa sekaligus melakukan evaluasi dan pengembangan diri. Sebab, dalam proses rekrutmen, calon karyawan biasanya harus melalui tahap-tahap yang akan memberikan gambaran akan tujuan karir nantinya.

Dalam prosesnya, perekrut berperan sebagai penilai dan pemilah kandidat berdasarkan CV dan interview pertama. Namun, terkadang karena banyaknya CV yang masuk yang harus disortir, perekrut melewatkannya dan memilih secara acak atau bahkan meloloskan semuanya.

Lebih banyak kandidat yang diproses, artinya semakin banyak waktu dan tenaga yang harus dihabiskan untuk menyelesaikan proses rekrutmen. Apalagi jika proses rekrutmen dilakukan secara konvensional. Mau sampai kapan?

Oleh sebab itu, GreatDay HR menyediakan solusi praktis dan efektif untuk mengelola proses rekrutmen dari awal sampai akhir. Dengan fitur Recruitment, dari mulai memilih CV, pre-interview, hingga update status penerimaan kandidat semua bisa dilakukan secara efisien dan anti ribet.

Segera berlangganan dan unduh aplikasinya sekarang juga untuk dapatkan kemudahan dalam pengelolaan proses rekrutmen! Klik di sini untuk informasi lebih lengkap!

Baca juga: Memahami Pentingnya Agility Bagi Karyawan dan Perusahaan

Trending Article
01
Rizka Maria Merdeka | November 28, 2023
22 Contoh Kelebihan dan Kekurangan Diri Saat…
02
Rizka Maria Merdeka | October 25, 2023
Penting! Panduan Lengkap Pangkat Golongan PNS Terbaru…
03
Rizka Maria Merdeka | November 18, 2021
14 Contoh Penulisan Notulen Rapat yang Tepat.…
Subscribe News Letter
Get notification on your email