Penting! Contoh Surat Izin Tidak Masuk Kerja yang Tepat

By Verencia Augusta   |  

Setiap pegawai memiliki tanggung jawab dan kewajiban untuk bekerja setiap hari sesuai dengan jadwal dan waktu yang telah ditentukan oleh perusahaan. Namun, terkadang ada keperluan pribadi yang mendesak dan mengharuskan pegawai untuk tidak masuk kerja. Saat situasi seperti ini terjadi, pegawai perlu membuat surat izin tidak masuk kerja. 

Dilansir dari Kumparan, surat izin tidak masuk kerja merupakan salah satu jenis surat pribadi yang diajukan sebagai permohonan izin karena kepentingan mendesak. 

Sama seperti surat lainnya, surat izin tidak masuk kerja juga disusun dengan singkat, padat, dan jelas dengan bahasa yang formal. 

Apakah Anda mengetahui bagaimana cara membuat surat izin tidak masuk kerja? Yuk, simak ulasan GreatDay HR dibawah ini agar Anda bisa membuat surat izin tidak masuk kerja dengan tepat!

Baca juga: Penting! Cara Membuat Surat Tugas Kerja dan Komponennya

Komponen yang harus ada dalam Pembuatan Surat Izin Tidak Masuk Kerja

Saat memutuskan untuk tidak dapat hadir ke kantor, sangat disarankan untuk melakukan diskusi kepada rekan kerja atau kepada atasan terkait mengenai hal hal yang harus dicantumkan dalam surat tersebut. 4 Dasar yang perlu diketahui sendiri adalah

  • Berikan alasan yang jelas mengapa Anda tidak bisa masuk kerja
  • Jelaskan beberapa hal yang terkait dengan pekerjaan, misalnya apakah Anda akan melakukan hand over atau akan melakukannya lebih dahulu sebelum atau saat sedang tidak bisa masuk ke kantor secara langsung. Tuliskan juga waktu yang fleksible untuk dihubungi jika ada masalah yang terjadi dalam pekerjaan.
  • Cantumkan hal hal terkait kapan akan melakukan tidak masuk, dan tanggal berakhirnya. 
  • Jangan lupa ucapkan salam dan terima kasih.

Cara Membuat Surat Izin Tidak Masuk Kerja

Terdapat beberapa hal utama yang perlu Anda perhatikan dengan baik sebelum membuat surat izin tidak masuk kerja, yaitu: 

1. Tanggal 

Tanggal merupakan salah satu hal yang esensial untuk dicantum dengan jelas supaya atasan dapat mengetahui dan mencatat dengan pasti kapan Anda izin.

2. Waktu

Selain tanggal, waktu juga penting untuk ditulis dengan detail. Sebagai contoh, ketika kamu tidak masuk dikarenakan sakit, maka perlu untuk mencantumkan waktu dengan jelas sesuai dengan surat keterangan dokter. 

3. Identitas 

Pastikan Anda menulis data diri dengan tepat seperti nama lengkap, jabatan, divisi, dan nomor induk karyawan agar memudahkan atasan dan HRD untuk melakukan pendataan. 

4. Alasan 

Hal penting dan utama lainnya dalam membuat surat izin tidak masuk kerja adalah alasan. Berikan alasan yang logis dan sesuai dengan realita yang ada agar surat izin Anda dapat diterima dengan baik oleh perusahaan. 

Struktur Surat Izin Tidak Masuk Kerja

Setiap surat memiliki struktur nya masing-masing agar penulisan sesuai dengan urutan dan tidak membingungkan ketika dibaca. 

Selain itu, dengan struktur surat yang tepat, isi pesan juga bisa tersampaikan dengan baik. Adapun struktur surat untuk izin tidak masuk kerja adalah: 

  • Tempat dan tanggal surat 
  • Alamat tujuan surat 
  • Perihal 
  • Salam pembuka 
  • Identitas pengirim 
  • Isi surat 
  • Salam penutup 
  • Nama pengirim dan tanda tangan 

Contoh Surat Izin Tidak Masuk Kerja

Seseorang bisa memiliki banyak alasan untuk tidak masuk kerja, beberapa contoh surat izin tidak masuk kerja di bawah ini bisa Anda jadikan referensi: 

1. Surat Izin Tidak Masuk Kerja Karena Sakit 

(Tempat), (Tanggal, Bulan Tahun)

Hal: Permohonan Izin Tidak Masuk Kerja

Yang terhormat,

Kepala Human Resource (HR)

PT (…)

(Alamat Perusahaan)

Dengan hormat,

Saya yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama lengkap: (…)

Alamat : (…)

Jabatan : (…)

Mohon izin tidak dapat hadir di kantor untuk bekerja seperti biasa karena sakit. Saya menuliskan surat ini dengan maksud untuk memohon izin dari Bapak/Ibu Kepala HR.

Jika kondisi tubuh saya belum membaik hingga besok, saya akan menyerahkan surat keterangan dokter ketika kembali masuk kerja.

Demikian surat permohonan izin ini saya buat. Atas perhatian serta izin dari Bapak/Ibu Kepala HR, saya mengucapkan terima kasih.

Hormat saya,

(Nama Lengkap)

2. Surat Izin Tidak Masuk Kerja Karena Anak Sakit 

(Tempat), (Tanggal, Bulan Tahun)

Hal: Permohonan Izin Tidak Masuk Kerja

Yang terhormat,

Kepala Staff Human Resource Department (HRD)

PT (…)

(Alamat Perusahaan)

Dengan hormat,

Dengan ini mengajukan permohonan izin tidak masuk kerja untuk hari ini (Hari, Tanggal Bulan Tahun) dikarenakan anak kandung saya sakit.

Permohonan izin ini saya ajukan karena anak saya dirawat di rumah sakit dan tidak ada yang menunggui. Apabila diperlukan, saya akan melampirkan surat keterangan dokter atau surat keterangan dari rumah sakit perihal keadaan anak saya.

Demikian permohonan ijin ini saja sampaikan. Atas perhatian dan izin yang diberikan saya mengucapkan terima kasih.

Hormat saya,

(Nama Lengkap)

3. Surat Izin Tidak Masuk Kerja Karena Urusan Keluarga

(Tempat), (Tanggal, Bulan Tahun)

Hal: Permohonan Izin Tidak Masuk Kerja

Yang terhormat,

Kepala Human Resource (HR)

PT (…)

(Alamat Perusahaan)

Dengan hormat,

Saya yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama lengkap: (…)

Alamat : (…)

Jabatan : (…)

Bermaksud untuk mengajukan cuti kerja selama (…) hari, dikarenakan adanya keperluan keluarga yang tidak bisa ditinggalkan. 

Demikian surat izin tidak masuk kerja ini saya sampaikan, atas kebijakannya saya mengucapkan terima kasih. 

Hormat saya,

(Nama Lengkap) 

4. Surat Izin Tidak Masuk Kerja Karena Urusan Mendadak 

(Tempat), (Tanggal, Bulan Tahun)

Hal: Permohonan Izin Tidak Masuk Kerja

Yang terhormat,

Kepala Human Resource (HR)

PT (…)

(Alamat Perusahaan)

Dengan hormat,

Dengan ini mengajukan permohonan izin tidak masuk kerja pada hari ini (Tanggal, Bulan Tahun) karena ada urusan mendadak yaitu kerabat yang meninggal dunia sehingga harus melayat. Sehubungan dengan hal tersebut, mohon kebijaksanaan dari pihak HRD untuk memberikan izin tidak masuk kerja.

Demikian permohonan izin ini saya sampaikan. Atas perhatian dan izin yang diberikan saya mengucapkan terimakasih.

Hormat saya,

(Nama Lengkap)

5. Surat Izin Tidak Masuk Kerja Karena Melahirkan 

(Tempat), (Tanggal, Bulan Tahun)

Hal: Permohonan Izin Tidak Masuk Kerja

Yang terhormat,

Kepala Human Resource (HR)

PT (…)

(Alamat Perusahaan)

Dengan hormat,

Saya yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama lengkap: (…)

Alamat : (…)

Jabatan : (…)

Bermaksud untuk mengajukan cuti melahirkan selama (…) bulan, dari (tanggal, bulan tahun) sampai (tanggal, bulan tahun).  

Demikian surat izin tidak masuk kerja ini saya sampaikan, atas perhatian Bapak/Ibu saya mengucapkan terima kasih. 

Hormat saya,

(Nama Lengkap)

Baca juga: Contoh Surat Pengunduran Diri yang Baik dan Tepat

Menulis surat izin kerja secara manual terlihat kurang praktis, ya? 

Dengan fitur E-Leave dari GreatDay HR, ajukan surat izin tidak masuk kerja hanya dengan beberapa klik.

Kesimpulan

Dengan adanya surat permohonon ijin tidak masuk kerja maka, ini merupakan etiket baik dari seorang pekerja kepada perusahaan tempat dia bekerja. Selain itu dengan adanya surat ini perusahaan dapat memahami kondisi yang dialami oleh pekerjanya. Sehingga dapat dikatakan cara ini menjadi perantara untuk kedua belah pihak.

Bagi seorang pekerja pastikan untuk membuat surat ini sesuai aturan yang berlaku, agar mudah diterima oleh yang bersangkutan.

Tags :

Related Topics