Dalam setiap perusahaan, kesejahteraan karyawan haruslah menjadi poin penting. Kepuasan karyawan dalam bekerja di perusahaan menjadi hal penting yang harus diperhatikan pimpinan karena menyangkut loyalitas dan kinerja karyawan dalam perusahaan. Hal ini tentunya berhubungan dengan penggajian dan pembagian insentif atau bonus tambahan. Award yang diberikan perusahaan berupa bonus atau insentif merupakan hal yang tentunya sangat dinantikan para karyawan.
Berdasarkan Surat Edaran Menteri Tenaga Kerja SE-07/MEN/1990, Bonus: adalah bukan merupakan bagian dari upah, melainkan pembayaran yang diterima pekerja dari hasil keuntungan perusahaan atau karena pekerja menghasilkan hasil kerja lebih besar dari target produksi yang normal atau karena peningkatan produktivitas; besarnya pembagian bonus diatur berdasarkan kesepakatan.
Dengan demikian, penghitungan bonus karyawan harus dilakukan dengan akurat dan tepat waktu. Dengan begitu, kepuasan dan kepercayaan karyawan pada perusahaan akan meningkat. Artikel kali ini akan membahas tentang bonus karyawan dari mulai macamnya hingga cara menghitung bonus karyawan. Simak selengkapnya!
Baca juga: Apakah Perusahaan Wajib Memberikan Uang Bonus pada Karyawan? Ini Penjelasannya!
Macam-macam bonus karyawan
Di Indonesia, ada berbagai macam bonus yang diberikan kepada karyawannya, diantaranya adalah:
- Bonus Retensi
Bonus Retensi adalah bonus yang diberikan untuk mencegah karyawan resign. Biasanya karyawan diminta untuk menandatangani perjanjian yang menyatakan mereka akan tetap bekerja untuk jangka waktu tertentu atau sampai selesainya suatu tugas atau proyek tertentu agar memenuhi syarat untuk mendapatkan bonus.
- Bonus Tahunan
Bonus Tahunan adalah sebuah pembayaran kompensasi variabel, biasanya dalam bentuk uang tunai, yang diberikan kepada karyawan jika kinerja tahunan perusahaan melebihi target keuangan dan non-keuangan yang ditentukan. Ukuran bonus umumnya dinyatakan sebagai persentase dari gaji dan mungkin memiliki minimum yang dijamin dan maksimum tertentu
- Bonus Akhir Tahun
Bonus Akhir Tahun adalah pembayaran yang terkadang diberikan kepada karyawan pada akhir tahun ketika karyawan dan/atau perusahaan berkinerja sangat baik.
- Tanteim
Tantiem adalah bagian keuntungan perusahaan yang dihadiahkan kepada karyawan, yang baru dapat diberikan bila perusahaan memperoleh laba bersih sebagaimana ditentukan dalam Pasal 70 ayat (1) UU No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (UU PT).
[susbcribe_content]
Cara menentukan bonus karyawan
Ada banyak cara dalam menentukan bonus karyawan, perhitungannya tergantung pada standard yang digunakan perusahaan. Salah satu caranya adalah sebagai berikut:
- Tentukan sumber dana bonus karyawan
Apakah itu dari anggaran yang memang disiapkan perusahaan atau dari selisih biaya BPJS atau uang kehadiran karyawan.
- Tentukan faktor penentu
Misalnya saja masa kerja, prestasi, jabatan, dan tingkat kehadiran karyawan. Urutkan seluruh faktor penentu tersebut, misalnya masa kerja lebih dari 2 tahun 70%, lebih dari 5 tahun 80%, dan seterusnya, atau jabatan supervisor 70%, manajer 80%, dan seterusnya.
- Penentuan bonus
Dengan begitu bonus karyawan bisa dihitung dengan rumus = gaji bulanan x masa kerja x presentase jabatan.
- Sanksi disiplin
Ada pula faktor sanksi yang dapat mengurangi bonus sehingga bonus yang didapat dikurangi dengan presentase sanksi yang didapat karyawan.
Baca juga: Cara Menghitung Bonus Akhir Tahun Karyawan di Perusahaan
Langkah atau cara yang perlu dilakukan dalam menghitung bonus karyawan
Menghitung bonus karyawan secara efektif membutuhkan pendekatan yang adil, transparan, dan sesuai dengan tujuan perusahaan. Berikut adalah langkah-langkah yang dapat digunakan:
1. Tentukan jenis bonus yang diberikan
- Bonus Tahunan: Berdasarkan kinerja perusahaan dan individu.
- Bonus Berbasis Kinerja: Tergantung pada pencapaian target individu atau tim.
- Bonus Kehadiran: Diberikan untuk karyawan dengan kehadiran sempurna.
- Bonus Insentif Penjualan: Berdasarkan hasil penjualan individu atau tim.
- Bonus Loyalitas: Untuk karyawan yang telah bekerja dalam periode tertentu.
2. Tetapkan anggaran bonus
- Hitung persentase dari laba bersih atau pendapatan perusahaan yang dialokasikan untuk bonus.
- Pastikan alokasi bonus tetap sesuai dengan kondisi keuangan perusahaan.
3. Tentukan kriteria penilaian
- Gunakan Key Performance Indicators (KPI) yang jelas.
- Pertimbangkan aspek seperti produktivitas, inovasi, kerja tim, dan kontribusi individu.
4. Gunakan rumus penghitungan bonus
Contoh beberapa metode:
- Bonus Berdasarkan Persentase Gaji
Bonus = Gaji Pokok × Persentase Bonus
Jika perusahaan menetapkan 10% dari gaji pokok sebagai bonus:
- Gaji karyawan: Rp10.000.000
- Bonus: 10% × Rp10.000.000 = Rp1.000.000
- Bonus Berdasarkan Profit Sharing
Bonus = (Laba Bersih × Persentase Bonus) ÷ Jumlah Karyawan
Jika laba bersih perusahaan Rp1.000.000.000 dan 5% dialokasikan untuk bonus bagi 50 karyawan:
- Bonus total: 5% × Rp1.000.000.000 = Rp50.000.000
- Bonus per karyawan: Rp50.000.000 ÷ 50 = Rp1.000.000
- Bonus Berbasis Kinerja (KPI Score)
Bonus = Gaji Pokok × Persentase Bonus × Skor Kinerja
Jika gaji karyawan Rp10.000.000, bonus maksimal 10%, dan skor kinerja 80%:
- Bonus: Rp10.000.000 × 10% × 80% = Rp800.000
5. Pastikan transparansi dan komunikasi yang jelas
- Sosialisasikan skema bonus sejak awal tahun.
- Berikan feedback dan laporan kinerja agar karyawan memahami bagaimana bonus mereka dihitung.
6. Lakukan evaluasi dan penyesuaian secara berkala
- Tinjau efektivitas skema bonus setiap tahun.
- Sesuaikan dengan perubahan kondisi keuangan dan strategi perusahaan.
Pendekatan ini memastikan bonus dihitung secara adil, memotivasi karyawan, dan mendukung pertumbuhan perusahaan.
Baca juga: Faktor yang Harus Dipertimbangkan dalam Evaluasi Kinerja untuk Bonus Karyawan
Pengelolaan payroll lebih cepat, praktis, dan akurat dengan GreatDay HR

Untuk membuat perhitungan dan penentuan bonus karyawan menjadi lebih akurat dan efektif sebaiknya gunakan sistem otomatis. Penggunaan sistem payroll atau penggajian otomatis dapat meminimalisir adanya kesalahan dalam perhitungan dan pendistribusian.
Oleh sebab itu, diperlukan program penghitungan bonus karyawan yang tepat dan akurat seperti yang disediakan oleh GreatDay HR. GreatDay HR menyediakan fitur Payroll yang merupakan sistem penggajian, insentif dan penghitungan bonus yang dapat memudahkan Anda dan karyawan dalam mengakses dan mengecek gaji maupun bonus yang diterima.
Segera berlangganan dan unduh aplikasi GreatDay HR untuk dapatkan kemudahan dalam penghitungan gaji dan bonus karyawan! Klik di sini untuk informasi lebih lengkap. Temukan juga berbagai penawaran menarik dari GreatDay HR!
Baca juga: Bagaimana Sistem Bonus Sektor Retail yang Tepat Meningkatkan Loyalitas Karyawan