Ketahui Bagaimana Cara Menolak Tawaran Kerja Secara Profesional

By Rizka Maria Merdeka   |  

Mendapatkan banyak tawaran kerja tentu merupakan kabar baik bagi para pencari kerja. Demikian juga halnya dengan karyawan yang mendapatkan tawaran kerja yang lebih baik. Namun, jika tawaran kerja yang diberikan tidak sesuai dengan keinginan, Anda tentu berhak menolaknya.

Kebanyakan orang memilih untuk mengabaikan ketika ada tawaran kerja yang masuk karena tidak cocok dengannya. Padahal, lebih baik memberikan penolakan secara halus dan sopan akan membuat Anda terkesan profesional. Bisa saja di kemudian hari Anda akan mendapatkan tawaran lain yang lebih baik karena sikap profesional tersebut.

Sebab, menjawab tawaran dengan jelas, meskipun berisi penolakan, menimbulkan kesan yang baik di mata perusahaan yang memberi tawaran kerja. Artikel kali ini akan memberikan tips atau cara menolak tawaran kerja secara profesional. Yuk, simak cara-caranya berikut ini!

Baca juga: Ini Dia Tips dan Trik Sukses Melamar Kerja Bagi Para Jobseeker!

Lakukan dengan segera

Hal pertama dan yang utama perlu diperhatikan adalah jika Anda ingin menolak tawaran kerja, lakukan dengan segera. Hal tersebut merupakan etika kesopanan saat menolak sesuatu. Jadi, ketika Anda menerima tawaran kerja yang, putuskan secepatnya apakah Anda akan mengambil tawaran tersebut atau menolaknya.

Sebab, mengulur-ulur waktu untuk menjawab atau menolak bukan hal yang baik dilakukan. Jangan membuat perusahaan pemberi tawaran kerja menunggu lebih lama untuk mendapatkan keputusan Anda. Pasalnya, HR perusahaan terkait juga membutuhkan kepastian untuk langkah selanjutnya, baik itu membuka lowongan maupun memberi tawaran kerja ke kandidat lainnya.

Anda tentu juga pernah merasakan bagaimana rasanya menunggu kepastian atas lamaran kerja Anda berhari-hari. Jadi, sebaiknya lakukan penolakan segera untuk memberikan kesempatan pada orang lain untuk mengisi posisi yang dibutuhkan perusahaan pemberi tawaran.

Perhatikan etika dan bahasa yang digunakan

Hal berikutnya adalah perhatikan etika dan bahasa dalam menolak tawaran kerja yang diberikan. Sebab hal tersebut merupakan cerminan kepribadian seseorang. Ketika seseorang beretika dan bertutur kata dengan bahasa yang baik, maka kesan yang diberikannya secara keseluruhan juga akan baik di hadapan orang lain.

Kebanyakan orang merasa tidak enak ketika harus menolak apa yang ditawarkan kepadanya, tak terkecuali pekerjaan. Sehingga mereka terbiasa untuk mengabaikan dibandingkan harus menolak karena takut melukai perasaan orang lain. Padahal, orang lain pun tidak akan terluka jika penolakan dilakukan dengan etika dan bahasa yang santun.

Oleh sebab itu, gunakan bahasa yang formal dan santun ketika menolak tawaran kerja. Jangan lupa juga untuk berbasa-basi sedikit seperti mengucapkan terima kasih dan sebagainya. Lalu, tidak disarankan untuk menyisipkan atau menggunakan bahasa daerah, slang, dan banyak singkatan. Penggunaan emoji yang berlebihan juga sebaiknya dihindari.

Baca juga: Kenali Pengertian, Tujuan, dan 8 Jenis Aptitude Test Dalam Proses Rekrutmen

Ucapkan terima kasih atas tawaran kerja yang diberikan

Cara menolak tawaran kerja berikutnya adalah dengan memberikan apresiasi sebelum menolak. Ketika Anda menyampaikan penolakan, sebaiknya Anda sampaikan juga bahwa Anda sangat menghargai tawaran kerja tersebut. Dengan begitu, pemberi tawaran kerja juga akan merasa dihormati dan dihargai atas usahanya.

Selain itu, sampaikan juga ucapan terima kasih kepada pihak yang memberikan tawaran kerja karena telah mempertimbangkan kemampuan Anda untuk mengisi lowongan pekerjaan tersebut. Dengan melakukan hal tersebut, Anda akan memiliki kesan yang profesional dan sopan.

Sampaikan alasan penolakan dengan jelas

Tahap berikutnya, setelah memberikan apresiasi kepada pemberi tawaran kerja, paparkan alasan yang jelas mengapa Anda menolak tawaran kerja tersebut. Sampaikan alasan dengan jujur tanpa kebohongan, namun bukan berarti Anda harus blak-blakan. Perlu diingat bahwa menerima tawaran kerja artinya Anda diinginkan oleh perusahaan tersebut.

Alasan yang bisa Anda berikan adalah bahwa Anda telah diterima di perusahaan lain atau bahwa Anda saat ini sedang tidak sedang mencari pekerjaan. Jangan lupa sampaikan bahwa Anda sebenarnya tertarik atas tawaran kerja yang diberikan, namun ada hal-hal yang tidak bisa dijelaskan secara detail yang membuat Anda harus menolak tawaran tersebut.

Baca juga: Tips Menjawab Pertanyaan Tentang Motivasi Rekrutmen Saat Interview

Kelola proses rekrutmen lebih praktis dan efektif dengan aplikasi GreatDay HR

cara menolak tawaran kerja

Tahap awal memasuki dunia kerja adalah dengan menjalani proses rekrutmen. Kebanyakan, proses rekrutmen memakan waktu yang cukup lama dengan berbagai tahapan yang harus dijalani. Proses rekrutmen tersebut tentunya dikelola dan direncanakan oleh HR perusahaan.

Dari mulai mengolah data kandidat yang masuk, menyeleksi, mengadakan tes untuk kandidat, hingga menyusun pertanyaan untuk interview. Hal tersebut menyebabkan banyaknya tumpukan dokumen di meja HR. Selain itu, HR juga terkadang harus lembur untuk menyortir email yang masuk.

Untuk menyederhanakan dan membuat proses rekrutmen menjadi lebih praktis, GreatDay HR hadir dengan fitur Recruitment sebagai solusi kendala HR. Tidak ada lagi tumpukan CV dan email membludak. Penyortiran data kandidat, pertanyaan pre-interview, pengaturan jadwal interview, hingga update status kandidat semuanya otomatis di satu aplikasi saja!

Dapatkan segera aplikasi di Appstore dan Playstore, kunjungi websitenya, dan jadwalkan demo GRATIS!

Baca juga: 9 Jenis Tes Psikologi dalam Proses Rekrutmen Karyawan

Tags :

Related Topics