Jadwalkan Demo

Penjelasan Mengenai Pengertian dan Contoh Biaya Tenaga Kerja Langsung

Rizka Maria Merdeka | July 4, 2023 | Human Resource (HR)
by GreatDay HR

Dalam dunia bisnis yang kompetitif, pengelolaan biaya tenaga kerja langsung menjadi faktor penting bagi keberlanjutan keuangan perusahaan. Biaya tenaga kerja langsung, yang meliputi gaji, tunjangan, insentif, dan biaya terkait lainnya, merupakan komponen utama pengeluaran perusahaan.

Dalam artikel ini, GreatDay HR akan membahas tentang pengertian serta contoh-contoh biaya tenaga kerja langsung lengkap dengan penjelasannya. Yuk, simak artikelnya sampai habis!

Baca juga: Ketahui Cara Jitu Kendalikan Biaya dalam Perusahaan Melalui Cost Control

Pengertian tenaga kerja langsung

Tenaga kerja langsung adalah karyawan atau pekerja yang secara langsung terlibat dalam produksi barang atau penyediaan jasa dalam suatu organisasi atau perusahaan. Mereka adalah tenaga kerja yang secara aktif terlibat dalam proses pengolahan, perakitan, pelayanan pelanggan, atau tugas-tugas lain yang langsung berkontribusi pada hasil akhir atau layanan yang disediakan oleh perusahaan.

Tenaga kerja langsung dapat meliputi berbagai peran dan tingkatan dalam organisasi, mulai dari pekerja produksi di lantai pabrik hingga karyawan di departemen penjualan atau layanan pelanggan. Mereka adalah individu yang melakukan pekerjaan fisik atau non-fisik yang diperlukan untuk menghasilkan barang atau layanan yang ditawarkan oleh perusahaan.

Baca juga: Informasi Lengkap tentang Biaya Overhead untuk Perusahaan Anda

Apa yang dimaksud dengan biaya tenaga kerja langsung?

Biaya tenaga kerja langsung mengacu pada semua biaya yang terkait dengan perekrutan, kompensasi, dan pengelolaan tenaga kerja langsung dalam suatu organisasi atau perusahaan. Ini mencakup gaji dan tunjangan karyawan, seperti gaji pokok, tunjangan kesehatan, tunjangan pensiun, insentif, komisi, dan tunjangan lainnya yang diberikan kepada karyawan sebagai bagian dari paket kompensasi mereka.

Selain gaji dan tunjangan, biaya tenaga kerja langsung juga mencakup biaya administratif terkait dengan karyawan, seperti biaya rekrutmen, pelatihan dan pengembangan, peralatan dan perlengkapan kerja, asuransi tenaga kerja, serta pajak dan kontribusi sosial yang harus dibayarkan oleh perusahaan atas nama karyawan.

Baca juga: Sistem Gaji Tenaga Kerja di Indonesia

Contoh-contoh biaya tenaga kerja langsung

Berikut beberapa contoh biaya tenaga kerja langsung beserta penjelasannya:

1. Gaji Pokok

Gaji pokok adalah jumlah uang yang dibayarkan kepada karyawan sebagai imbalan atas pekerjaan yang mereka lakukan. Besar gaji pokok ditentukan berdasarkan faktor-faktor seperti tingkat pendidikan, pengalaman kerja, tanggung jawab pekerjaan, dan peran yang diemban oleh karyawan. Gaji pokok merupakan komponen utama dalam biaya tenaga kerja langsung.

2. Tunjangan Kesehatan

Perusahaan sering menyediakan tunjangan kesehatan kepada karyawan untuk membantu mereka memenuhi biaya perawatan kesehatan, obat-obatan, dan pemeriksaan medis. Tunjangan ini bisa berupa asuransi kesehatan yang disubsidi oleh perusahaan atau program kesehatan karyawan. Biaya tunjangan kesehatan, termasuk premi asuransi kesehatan, termasuk dalam biaya tenaga kerja langsung.

3. Tunjangan Pensiun

Beberapa perusahaan menawarkan program pensiun kepada karyawan sebagai tunjangan jangka panjang setelah pensiun. Perusahaan biasanya memberikan kontribusi untuk program pensiun ini sebagai bagian dari paket kompensasi karyawan. Biaya kontribusi pensiun yang dibayarkan oleh perusahaan termasuk dalam biaya tenaga kerja langsung.

4. Insentif dan Bonus

Perusahaan mungkin memberikan insentif dan bonus kepada karyawan sebagai penghargaan atas kinerja yang luar biasa, pencapaian target, atau kontribusi yang signifikan terhadap perusahaan. Insentif dan bonus ini dapat berupa uang tunai, saham, atau bentuk insentif lainnya. Biaya yang terkait dengan pembayaran insentif dan bonus termasuk dalam biaya tenaga kerja langsung.

5. Biaya Pelatihan dan Pengembangan

Perusahaan sering menginvestasikan sumber daya dalam pelatihan dan pengembangan karyawan untuk meningkatkan keterampilan, pengetahuan, dan kinerja mereka. Biaya pelatihan dan pengembangan mencakup biaya penyediaan pelatihan, biaya instruktur, biaya bahan dan sumber daya pelatihan, serta biaya fasilitas pelatihan. Semua biaya ini termasuk dalam biaya tenaga kerja langsung.

6. Biaya Rekrutmen

Ketika perusahaan merekrut karyawan baru, biaya yang timbul dalam proses perekrutan juga termasuk dalam biaya tenaga kerja langsung. Ini mencakup biaya iklan lowongan kerja, biaya seleksi seperti tes psikologis atau wawancara, biaya pemeriksaan latar belakang, dan biaya administrasi lainnya yang terkait dengan proses perekrutan.

7. Pajak dan Kontribusi Sosial

Perusahaan bertanggung jawab untuk membayar pajak penghasilan karyawan dan kontribusi sosial seperti iuran jaminan sosial atau asuransi ketenagakerjaan atas nama karyawan. Perusahaan harus mengeluarkan dana untuk memenuhi kewajiban ini, dan biaya tersebut merupakan bagian dari biaya tenaga kerja langsung.

8. Peralatan dan Perlengkapan Kerja

Beberapa pekerjaan memerlukan peralatan dan perlengkapan khusus yang diperlukan oleh karyawan untuk melakukan tugas mereka dengan efektif. Biaya yang dikeluarkan untuk membeli, memelihara, dan mengganti peralatan dan perlengkapan kerja, seperti alat, mesin, perangkat lunak, atau perlengkapan khusus, juga dianggap sebagai biaya tenaga kerja langsung.

Baca juga: Penggunaan Tenaga Kerja Asing dan Aturannya di Indonesia

Sistem terintegrasi yang mudahkan pengelolaan gaji tenaga kerja perusahaan, GreatDay HR!

contoh biaya tenaga kerja langsung gdhr

Biaya tenaga kerja langsung, termasuk di dalamnya yaitu gaji, perlu dikelola dengan sebaik mungkin untuk menjaga produktivitas. Sebab, penggajian yang terlambat atau salah hitung karena sistem yang manual dapat menjadi faktor yang mempengaruhi kinerja tenaga kerja. Selain itu, lebih jauh lagi, hal tersebut juga dapat menghambat perkembangan perusahaan.

Untuk menghindari hal tersebut, GreatDay HR menyediakan fitur Payroll yang dapat membantu mengelola penggajian dengan lebih cepat dan akurat. Penghitungan komponen-komponen gaji seperti pajak, tunjangan, dan sebagainya akan dihitung secara otomatis. Dengan begitu, tidak ada lagi kesalahan hitung dan gajian telat.

Segera berlangganan untuk dapatkan kemudahan proses penggajian di perusahaan Anda! Download aplikasinya dan klik di sini untuk informasi lebih lengkap!

Baca juga: Akuntansi Biaya dan Mengapa Perusahaan Anda Membutuhkannya

Trending Article
01
Rizka Maria Merdeka | November 28, 2023
22 Contoh Kelebihan dan Kekurangan Diri Saat…
02
Rizka Maria Merdeka | October 25, 2023
Penting! Panduan Lengkap Pangkat Golongan PNS Terbaru…
03
Rizka Maria Merdeka | November 18, 2021
14 Contoh Penulisan Notulen Rapat yang Tepat.…
Subscribe News Letter
Get notification on your email