Jadwalkan Demo

Mengenal Artificial Intelligence (AI): Kelebihan, Kekurangan, dan Contoh Penerapan AI di Industri HR

Rizka Maria Merdeka | March 28, 2023 | Human Resource (HR)
by GreatDay HR

Di era digital yang semakin maju, teknologi kecerdasan buatan (AI) telah membuka berbagai peluang baru bagi seluruh industri untuk meningkatkan efisiensi, meningkatkan kualitas karyawan, dan meningkatkan kepuasan karyawan. Contohnya adalah penerapan AI di industri HR.

Penerapan teknologi AI di industri HR telah membawa banyak manfaat, mulai dari proses rekrutmen yang lebih akurat dan cepat hingga analisis data kinerja karyawan yang lebih detail. Namun, meskipun keuntungan AI dalam industri HR terlihat jelas, ada juga tantangan dan risiko yang harus dihadapi dalam penerapan teknologi ini.

Selain itu, penggunaan teknologi AI dalam industri HR juga dapat meningkatkan pengalaman dan kepuasan karyawan. Teknologi AI dapat membantu perusahaan dalam mengembangkan program pelatihan yang lebih efektif dan efisien, yang dapat membantu meningkatkan kualitas karyawan dan memberikan pengalaman kerja yang lebih baik.

Teknologi AI juga dapat membantu perusahaan dalam mengidentifikasi karyawan yang berpotensi meningkat dan memberikan saran tentang pelatihan dan pengembangan yang dapat membantu mereka mencapai potensi penuh mereka. Dalam artikel kali ini, GreatDay HR akan membahas tentang AI dan penerapannya di industri HR. Baca sampai habis!

Baca juga: GreatDay Enterprise: Solusi Bisnis Terintegrasi dan Terlengkap untuk Menunjang HR Management di Era Digital

Mengenal tentang AI (Artificial Intelligence)

Artificial Intelligence atau kecerdasan buatan adalah teknologi yang mencakup pengembangan komputer dan algoritma yang dapat meniru kemampuan manusia dalam memecahkan masalah, belajar, dan membuat keputusan. Tujuan dari AI adalah untuk memungkinkan mesin untuk melakukan tugas-tugas yang biasanya membutuhkan kecerdasan manusia, seperti pengenalan wajah, pemrosesan bahasa alami, dan penyelesaian masalah kompleks.

Teknologi AI mencakup berbagai jenis seperti mesin pembelajaran (machine learning), jaringan saraf tiruan (neural networks), logika fuzzy (fuzzy logic), dan sistem pakar (expert systems). Teknologi AI ini digunakan dalam berbagai bidang, termasuk pengembangan produk, manufaktur, kesehatan, transportasi, dan banyak lagi.

Dalam pengembangannya, AI juga dibagi menjadi beberapa jenis seperti AI lemah (narrow AI) yang hanya dapat menyelesaikan tugas-tugas yang terbatas pada domain tertentu dan AI kuat (strong AI) yang mampu menyelesaikan tugas-tugas di berbagai domain dan bahkan bisa meniru kecerdasan manusia.

Baca juga: Penerapan Software HRIS dalam Pengelolaan SDM di Industri Restoran

Kelebihan dan kekurangan penggunaan AI

Berikut adalah beberapa kelebihan dan kekurangan penggunaan AI:

Kelebihan:

1. Efisiensi dan produktivitas yang lebih tinggi

Teknologi AI dapat membantu meningkatkan efisiensi dan produktivitas dalam berbagai bidang, seperti manufaktur, keuangan, kesehatan, dan banyak lagi. AI dapat menyelesaikan tugas-tugas yang memakan waktu dan kompleks dalam waktu yang lebih singkat.

2. Akurasi yang lebih baik

AI dapat memproses data secara cepat dan akurat, sehingga dapat membantu menghindari kesalahan manusia dalam pengambilan keputusan.

3. Mampu mengolah data besar

AI dapat dengan mudah mengolah data besar dalam waktu yang lebih singkat dan menghasilkan hasil yang lebih akurat, sehingga dapat membantu dalam pengambilan keputusan bisnis yang lebih baik.

4. Penghematan biaya

Dengan AI, perusahaan dapat menghemat biaya dalam berbagai bidang, seperti manufaktur, logistik, dan pelayanan pelanggan, karena tugas-tugas tersebut dapat dilakukan secara otomatis.

Kekurangan:

1. Ketergantungan pada teknologi

Ketergantungan pada teknologi AI dapat menjadi kelemahan karena jika terjadi kegagalan sistem, bisnis atau organisasi yang bergantung pada teknologi AI dapat terganggu.

2. Kurangnya pemahaman manusia

Karena AI dapat membuat keputusan dan melakukan tugas tanpa intervensi manusia, manusia mungkin kehilangan pemahaman dan keterampilan yang diperlukan untuk menyelesaikan tugas tertentu.

3. Potensi penyalahgunaan

Teknologi AI juga dapat disalahgunakan, seperti penggunaannya untuk mengumpulkan data pribadi dan informasi sensitif, atau untuk mengambil keputusan yang tidak adil atau diskriminatif.

4. Potensi pengangguran

Dalam jangka panjang, penggunaan AI dapat menggantikan pekerjaan manusia yang biasanya membutuhkan keahlian khusus. Ini dapat memicu pengangguran di beberapa sektor.

Baca juga: Pengertian dan Kegunaan Teknologi Geofencing dalam Sistem Absensi

Contoh penerapan AI dalam industri HR

HRIS (Human Resources Information System) adalah sebuah sistem informasi yang digunakan untuk mengelola data dan informasi karyawan, termasuk data pribadi, kehadiran, gaji, pelatihan, dan pengembangan karyawan. HRIS dapat ditingkatkan dengan menggunakan teknologi AI (Artificial Intelligence) untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam pengelolaan sumber daya manusia.

Berikut adalah beberapa contoh penerapan AI melalui pemanfaatan software HRIS dalam industri HR:

1. Analisis Data Karyawan

HRIS dapat mengumpulkan data karyawan dan menganalisisnya menggunakan teknologi AI untuk menghasilkan informasi yang berguna bagi perusahaan. AI dapat menganalisis data kinerja, pelatihan, dan pengembangan karyawan untuk memberikan rekomendasi tentang promosi atau peningkatan karir.

2. Rekrutmen dan Seleksi Karyawan

HRIS dapat menggunakan teknologi AI untuk menganalisis data kandidat dan memilih kandidat terbaik berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan. AI dapat menganalisis data dari CV, tes psikologi, dan perilaku kandidat untuk memilih kandidat yang sesuai.

3. Pengembangan Karyawan

HRIS dapat menggunakan teknologi AI untuk mengidentifikasi kebutuhan pelatihan dan pengembangan karyawan. Sistem AI dapat menganalisis data dari kinerja karyawan dan memberikan rekomendasi tentang pelatihan dan pengembangan yang sesuai untuk meningkatkan keterampilan dan produktivitas mereka.

Baca juga: Penerapan Software HRIS dalam Pengelolaan SDM di Industri Outsourcing

4. Pengelolaan Karyawan

HRIS dapat menggunakan teknologi AI untuk memantau kinerja karyawan, memberikan umpan balik, dan memberikan rekomendasi tentang promosi atau peningkatan karir. AI juga dapat membantu mengelola absensi, cuti, dan gaji karyawan.

5. Pemrosesan Bahasa Alami (Natural Language Processing)

HRIS dapat menggunakan teknologi AI untuk memproses bahasa alami untuk mengidentifikasi isu-isu karyawan atau masalah di tempat kerja. AI dapat menganalisis email, laporan, dan data lainnya untuk mengidentifikasi masalah dan memberikan solusi yang sesuai.

6. Penghapusan Bias

HRIS dapat menggunakan teknologi AI untuk menghapus bias dalam proses rekrutmen dan seleksi karyawan. Dengan menggunakan algoritma yang adil dan objektif, AI dapat mengidentifikasi kandidat terbaik berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan, tanpa memandang faktor seperti usia, jenis kelamin, atau latar belakang pendidikan.

7. Chatbot

HRIS dapat menggunakan teknologi AI untuk membangun chatbot yang dapat membantu karyawan dalam menyelesaikan masalah seperti cuti, gaji, atau pelatihan. Chatbot dapat memberikan jawaban yang cepat dan akurat kepada karyawan, sehingga mereka dapat menyelesaikan masalah mereka dengan lebih efisien.

Dengan menggunakan software HRIS yang ditingkatkan oleh teknologi AI, perusahaan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam mengelola sumber daya manusia dan mencapai tujuan bisnis yang lebih baik.

Baca juga: Penerapan Software HRIS dalam Pengelolaan SDM di Industri Logistik

Tingkatkan fungsi HR perusahaan dengan aplikasi HRIS GreatDay HR

contoh penerapan ai di industri hris gdhr

Bagian HR di perusahaan bertanggung jawab atas manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) dan tugas-tugasnya, seperti rekrutmen, pengelolaan data kehadiran karyawan, penggajian, employee engagement, pengawasan kinerja, pengajuan cuti, dan lain sebagainya. HR juga memastikan kesejahteraan, hak dan kewajiban, sarana prasarana, dan kenyamanan karyawan yang bekerja di perusahaan terjamin dengan baik.

Selain itu, HR berperan sebagai jembatan komunikasi antara karyawan dengan perusahaan dan lingkungan sekitarnya. Proses manajemen SDM yang kompleks membutuhkan waktu dan tenaga yang tidak sedikit, terutama jika dilakukan secara manual.

Untuk membantu mempermudah pekerjaan HR, aplikasi HRIS GreatDay HR hadir dengan fitur Core HRIS canggih yang dapat mengelola absensi karyawan, pengajuan cuti, dan proses rekrutmen secara otomatis dalam satu aplikasi. Aplikasi GreatDay HR juga terintegrasi dengan payroll sehingga penggajian dan penghitungan pajak dapat dilakukan dengan mudah.

Selain itu, aplikasi GreatDay HR dapat diakses melalui ponsel pintar dan tersedia di AppStore dan Playstore. Berlangganan dan unduh aplikasinya segera atau klik di sini untuk informasi lebih lengkap, lalu jadwalkan demo!

Baca juga: Penerapan Software HRIS dalam Pengelolaan SDM di Industri Manufaktur

Trending Article
01
Rizka Maria Merdeka | November 28, 2023
22 Contoh Kelebihan dan Kekurangan Diri Saat…
02
Rizka Maria Merdeka | October 25, 2023
Penting! Panduan Lengkap Pangkat Golongan PNS Terbaru…
03
Rizka Maria Merdeka | November 18, 2021
14 Contoh Penulisan Notulen Rapat yang Tepat.…
Subscribe News Letter
Get notification on your email