5 Fungsi Manajemen Keuangan dan Hal Penting Lainnya Yang Harus Kalian Ketahui!

By Nabila Choirunnisa   |  

Keuangan merupakan aspek terpenting dalam menjalankan sebuah bisnis. Oleh karena itu, diperlukan pengelolaan dan pengendalian yang baik.

Pengelolaan atau manajemen keuangan yang baik dapat mempengaruhi suksesnya sebuah usaha. Apabila sebuah perusahaan memiliki manajemen keuangan yang buruk, hal tersebut akan menimbulkan efek yang fatal seperti kebangkrutan. 

Manajemen keuangan merupakan proses pengelolaan, perencanaan, dan pengendalian dana dan aset sebuah perusahaan. Karena penting dan krusialnya bagi perusahaan, dibutuhkan seseorang yang ahli dalam bidang manajemen keuangan untuk menghindari kesalahan dan resiko yang fatal.

Lantas apa tujuan dan fungsi manajemen keuangan? Mengapa hal tersebut penting bagi perusahaan? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, simak penjelasan berikut terkait manajemen keuangan yang harus kalian pahami!

Baca Juga: Resiko yang Mungkin Terjadi Tanpa Aplikasi Payroll Dan Slip Gaji

Pengertian Manajemen Keuangan Menurut Ahli

Berikut pengertian manajemen keuangan menurut beberapa para ahli:

A. Musthafa

Manajemen keuangan adalah proses penentuan keputusan investasi, pendanaan pemenuhan kebutuhan dana, dan keputusan kebijakan dividen.

B. Sartono

Manajemen keuangan adalah bentuk pengalokasian dana dalam berbagai bentuk investasi secara efektif atau proses pengumpulan biaya investasi dan pembelanjaan secara efisien.

C. Prawironegoro

Manajemen keuangan adalah proses memperoleh modal yang murah, efektif, efisien, dan produktif oleh pemilik dan manajemen perusahaan untuk menghasilkan laba.

D. Bambang Riyanto

Manajemen keuangan adalah aktivitas yang berhubungan dengan usaha memperoleh dana dalam mendapatkan biaya yang minimal dengan syarat yang menguntungkan.

E. Erlina, S.E.

Manajemen keuangan merupakan pengelolaan terhadap fungsi-fungsi keuangan yang meliputi proses memperoleh dan penggunaan dana perusahaan.

F. Sutrisno

Manajemen keuangan adalah kegiatan perusahaan dalam mendapatkan dana dengan biaya murah dan proses penggunaan dana secara efisien.

Fungsi Manajemen Keuangan

Dalam manajemen keuangan, terdapat lima fungsi, yaitu:

A. Planning

Dalam planning/perencanaan keuangan diperlukan persiapan yang matang. Perencanaan keuangan bertujuan agar menghindari pengeluaran dana perusahaan pada kegiatan yang tidak penting. Fungsi planning biasanya, meliputi mengatur uang kas, menghitung laba rugi, merencanakan arus kas.

B. Budgeting

Budgeting adalah proses pengalokasian dana terhadap keperluan perusahaan. Pengalokasian dana ini harus dilakukan seminimal mungkin dan memaksimalkan anggaran yang ada. 

C. Controlling

Fungsi controlling dalam manajemen keuangan merupakan proses pengendalian atau evaluasi pemasukan dan pengeluaran dana perusahaan. Evaluasi diperlukan untuk memperbaiki dan meningkatkan keuangan perusahaan.

D. Auditing

Auditing adalah proses pemeriksaan keuangan. Pemeriksaan ini bertujuan untuk menghindari terjadinya penyelewengan dan penyimpangan dana perusahaan. Fungsi ini harus dilakukan secara  berkala sesuai dengan kaidah akuntansi yang berlaku.

E. Reporting

Reporting merupakan fungsi yang berhubungan dengan laporan keuangan. Fungsi ini bertujuan untuk memberikan informasi keuangan sebuah perusahaan dan bersifat transparan.

Tujuan Manajemen Keuangan

Selain fungsi, manajemen keuangan juga harus memiliki tujuan yang jelas. Berikut tujuan manajemen keuangan yang harus kalian pahami!

A. Menjaga Arus Kas

Dalam menjalankan sebuah bisnis, arus kas merupakan hal penting yang harus diperhatikan. Oleh karena itu arus kas harus dijaga dan diawasi untuk menghindari pembengkakan dana perusahaan.

Uang kas biasanya digunakan untuk membayar gaji karyawan, membeli bahan baku, dan untuk membayar kebutuhan pengeluaran yang lain. Namun apabila arus kas mengalami pembengkakan, hal tersebut akan mengakibatkan kerugian pada perusahaan.

Baca Juga: Ketahui Bagaimana Software Payroll Indonesia seperti GreatDay HR dapat Membantu Penggajian Anda

B. Meningkatkan Efisiensi

Dengan pengelolaan keuangan yang tepat di semua aspek, maka efisiensi dana perusahaan akan terus meningkat.

C. Memaksimalkan Keuntungan Perusahaan

Selain mengawasi keuangan, tugas manajemen keuangan juga untuk melihat anggaran dana yang tidak menguntungkan sehingga kegiatan tersebut dapat digantikan dengan aktivitas lain yang lebih menguntungkan. 

Pengelolaan manajemen keuangan yang baik akan menguntungkan kas perusahaan.

D. Mengurangi Risiko Operasional

Seorang manajer keuangan akan mampu mengurangi risiko operasional sebuah perusahaan apabila mampu mengelola dan memiliki strategi keuangan yang baik.

E. Memproyeksikan Jangka Waktu Operasi Sebuah Perusahaan

Manajer keuangan memiliki peranan penting dalam mengelola dana perusahaan. Kelangsungan hidup sebuah perusahaan tergantung pada pengelolaan dan pengendalian dana perusahaan.

Pengambilan keputusan yang bijak dan strategi pengelolaan keuangan yang baik akan mendatangkan keuntungan bagi perusahaan. Hal tersebut dapat membuat sebuah perusahaan bertahan dalam persaingan bisnis yang ketat.

Prinsip Manajemen Keuangan

Setiap perusahaan memiliki prinsip manajemen keuangan untuk mengelola dana perusahaan. Berikut prinsip manajemen keuangan yang harus kalian ketahui:

A. Transparansi

Sebuah perusahaan harus bersifat transparan terkait keuangan perusahaan. Hal tersebut dapat berupa menyiapkan laporan keuangan yang akurat, lengkap, dan tepat waktu serta dapat dengan mudah diakses oleh pemangku kepentingan dan penerima manfaat.

B. Akuntabilitas

Akuntabilitas merupakan sebuah tindakan pertanggungjawaban yang diperoleh setelah melakukan aktivitas tertentu. Seperti pengelolaan keuangan perusahaan yang harus dapat dipertanggungjawabkan untuk setiap penggunaanya. 

C. Konsistensi

Pengelolaan keuangan perusahaan harus dilakukan secara konsisten. Hal tersebut dapat mempengaruhi munculnya risiko operasional akibat perubahan sistem pada pengelolaan keuangan perusahaan.

Dengan tidak konsistennya sistem pengelolaan keuangan, hal tersebut menandakan adanya penggunaan dana yang tidak stabil.

Ruang Lingkup Manajemen Keuangan

Manajemen keuangan dalam sebuah perusahaan memiliki 4 ruang lingkup yang sangat penting, yaitu:

A. Financial Decision

Financial decision atau keputusan finansial merupakan keputusan yang berkaitan dengan pengelolaan perusahaan dan peningkatan keuangan dari berbagai sumber modal.

Financial decision dapat berpengaruh pada bagaimana sebuah perusahaan mendapatkan sebuah modal dan juga cara perusahaan dalam mengelola keuangannya. Dalam financial decision terdapat 2 jenis jangka waktu, jangka waktu panjang (struktur modal) dan jangka waktu pendek (modal kerja).

B. Investment Decision

Investment decision adalah proses bagaimana perusahaan menggunakan aset yang ada untuk mencapai sebuah tujuan. Sama halnya dengan financial decision, investment decision juga memiliki jangka waktu yang panjang dan pendek.

Investment jangka panjang berkaitan dengan aset tetap atau fixed asset. Sedangkan investment jangka pendek berkaitan dengan hal yang mempengaruhi likuiditas perusahaan terhadap aset tidak tetap/current asset.

C. Dividend Decision

Dividend Decision merupakan pembagian saham berkaitan dengan laba yang menjadi hak para pemegang saham berdasarkan perjanjian yang telah disepakati.

Pada dasarnya, laba yang dijadikan sebagai dividend decision dapat dijadikan sebagai pembagian dividen dalam bentuk saham atau bisa diinvestasikan kembali.

D. Working Capital Decision

Working Capital Decision atau keputusan modal kerja adalah pengelolaan keuangan yang berkaitan dengan aktiva dan utang lancar. 

Manajemen modal kerja adalah pengelolaan aspek-aspek komersial dan finansial yang menyangkut persediaan, pemberian kredit dagang, pembelian, pembayaran, dan kebijakan investasi.

Cara Membangun Strategi Manajemen Keuangan

Dalam menjalankan sebuah usaha, strategi keuangan adalah hal terpenting dalam mengelola finansial perusahaan. Dibutuhkan beberapa cara dan strategi yang baik dan efektif didalamnya.

Berikut beberapa cara dalam mebangun strategi manajemen keuangan:

  • Menemukan sumber pendanaan yang tepat
  • Membuat laporan keuangan dan penganggaran
  • Memisahkan antara rekening pribadi dan rekening bisnis
  • Mengalokasikan penganggaran untuk menggaji diri sendiri
  • Mengelola struktur modal
  • Melakukan manajemen performa
  • Membuat catatan proyeksi arus kas
  • Melakukan pengecekan stok barang
  • Memisahkan kasir dan accounting

Baca Juga: Apa Itu Payroll dan Bagaimana Cara Perhitungan Gaji Karyawan Tetap dan Tidak Tetap

Kesimpulan

Berdasarkan pemaparan diatas, mengelola keuangan sebuah bisnis tidaklah sesulit seperti yang dibayangkan. Dibutuhkan transparansi dan kejujuran dalam mengatur keuangan karena pengelolaan keuangan sebuah bisnis sangat mudah dimanipulasi, seperti penggajian karyawan yang bisa saja terdapat salah hitung atau hal lainya.

Oleh karena itu, GreatDay HR hadir sebagai solusi! GreatDay HR hadir dengan fitur canggih payroll yang mampu menjadi solusi bagi para HR dalam mengelola SDM perusahaan.

GreatDay HR adalah solusi bagi para HR dalam mengontrol daftar hadir, mengelola administrasi, penghitungan gaji & pajak, penghitungan tunjangan, dan masih banyak lagi di dalam satu aplikasi terintegrasi. Semua proses dan data administrasi yang dibutuhkan dan dilakukan di GreatDay HR akan tersimpan secara otomatis.

Adapun fitur penghitungan gaji dan pajak dilakukan menggunakan penghitungan payroll yang dilakukan secara akurat. Jadi, kalian tidak perlu khawatir terjadi salah hitung dalam proses penghitungan gaji dan pajak melalui GreatDay HR. 

Nah tunggu apalagi? Hubungi kami untuk mendapatkan demo GreatDay HR secara gratis dan rasakan kesempatan mengatur tugas HRD kalian di aplikasi GreatDay HR.

Tags :

Related Topics