Tips Jitu Menciptakan First Impression Positif di Tempat Kerja

By Rizka Maria Merdeka   |  

First impression atau kesan pertama biasanya menjadi penentu penilaian terhadap kepribadian seseorang. Meski tidak semuanya begitu, namun banyak orang yang memutuskan untuk suka atau tidak suka terhadap seseorang hanya berdasarkan first impression.

Padahal terkadang first impression tidak selalu mencerminkan sikap atau kepribadian seseorang seutuhnya. Di dunia kerja, memberikan kesan pertama yang positif diperlukan baik saat interview maupun saat hari pertama bekerja.

Sebab, di hari pertama kerja, Anda akan bertemu dengan orang-orang baru seperti rekan kerja satu tim yang baru, para atasan, atau bahkan klien. Sederhananya, jika Anda telah memberikan first impression yang baik saat interview, maka Anda harus menjaga kesan positif tersebut selama bekerja. 

Namun, memberikan first impression yang positif ternyata gampang-gampang susah. Ada beberapa tips yang dapat diterapkan untuk menciptakan first impression yang positif di tempat kerja. Simak artikel berikut ini untuk mengetahui tipsnya!

Baca juga: Punya Partner Kerja yang Menyebalkan di Kantor? Berikut 8 Tips Cara untuk Menyikapinya

Pentingnya first impression

Terdapat ungkapan bahwa Anda hanya mendapatkan satu kesempatan untuk membuat first impression, terutama dalam lingkungan kerja yang baru. Seseorang secara natural akan membentuk opini saat pertama kali bertemu dengan orang lain.

Sehingga penting untuk berpikir bagaimana Anda akan memberikan kesan yang positif terhadap rekan kerja baru. First impression di tempat kerja seringkali dapat membentuk reputasi dan persepsi jangka panjang. Terutama pada minggu-minggu pertama ketika manajer atau atasan langsung mulai membentuk kesan terkait kemampuan atau kepribadian dari karyawan baru baik.

Studi baru mengenai first impression menyebutkan bahwa 75% orang dewasa di UK membuat penilaian awal terhadap seseorang yang baru ditemui hanya dalam satu menit. Tentunya, kebanyakan manajer tidak akan berekspektasi kalau Anda sebagai karyawan baru dapat langsung menyelesaikan tugas dengan baik.

Hal tersebut karena umumnya karyawan baru butuh waktu untuk beradaptasi. Namun, first impression yang baik setidaknya  akan memberikan gambaran positif untuk rekan kerja atau atasan.

Baca juga: Mengenal Pengertian dan Ciri-Ciri Kepribadian Ambivert

Tips menciptakan first impression positif

Berikut adalah beberapa cara yang bisa Anda terapkan untuk memberikan kesan pertama yang baik di tempat kerja.

1. Datang tepat waktu

Rekan kerja atau atasan tidak akan peduli dengan berbagai alasan Anda jika datang terlambat. Dalam hal seperti ini, manajemen waktu perlu diterapkan. Biasakan untuk datang beberapa menit lebih awal dan buat kelonggaran waktu untuk mengantisipasi hal-hal tidak terduga seperti macet atau salah jalan.

Datang lebih awal jauh lebih baik daripada terlambat. Selain itu, tepat waktu merupakan langkah awal untuk memberikan first impression yang positif.

2. Berpakaian sesuai aturan kantor

Sebelum masuk hari pertama kerja, pastikan Anda menanyakan dress code di kantor baru. Beberapa bidang perusahaan seperti hukum mengharuskan Anda untuk berpakaian secara formal.

Namun, saat ini banyak perusahaan yang lebih santai dalam menerapkan aturan berpakaian untuk karyawannya. Meskipun demikian, Anda tetap harus berpenampilan rapi dan profesional untuk memberikan first impression yang baik.

Anda bisa menghindari pakaian yang ditujukan untuk olahraga atau terlalu terbuka. Perhatikan cara berpakaian rekan kerjalain atau atasan Anda sebagai referensi.

3. Bersikap ramah dan kontak mata

Saat bertemu rekan kerja baru, pastikan untuk tersenyum dan menjaga kontak mata dengan lawan bicara Anda. Hal itu akan membantumu tampak ramah dan memberikan first impression yang baik.

4. Perkenalkan diri

Menjadi “orang baru” dalam lingkungan kerja bisa cukup mengintimidasi. Namun, bukan berarti Anda harus khawatir berlebihan karena setiap orang pernah ada di posisi Anda. Mungkin manajer baru Anda akan mengajak berkeliling untuk perkenalan. Jika tidak, Anda harus berinisiatif untuk memperkenalkan diri ke rekan kerja yang lain.

5. Jangan malu untuk bertanya

Jangan pernah takut untuk bertanya karena dengan bertanya Anda bisa banyak belajar. Ketika Anda sedang dalam proses training atau pelatihan, pastikan Anda menanyakan hal-hal yang dirasa kurang jelas.

Mereka akan lebih mengapresiasi ketika Anda bertanya karena hal tersebut menunjukkan bahwa Anda mau belajar. Akan tetapi, hindari menanyakan pertanyaan secara berulang-ulang karena Anda akan dianggap tidak fokus.

6. Berinisiatif

Mengambil inisiatif bukan berarti Anda mengerjakan semua pekerjaan yang bukan tanggung jawab Anda. Jika Anda menerima pekerjaan, tunjukkan bahwa Anda antusias. Jika rekan kerja Anda meminta bantuan, Anda bisa mengiyakan selama sesuai dengan kemampuan Anda. 

Anda akan menunjukkan bahwa Anda bisa bekerja dalam tim, dan mereka juga akan membantu Anda nantinya. Namun, jika di luar kemampuan, Anda boleh menolaknya dengan sopan. Jangan sampai Anda memaksakan diri dan menjadi people pleaser.

Selain itu, jika hal yang perlu dibantu tersebut di luar kemampuan Anda, hasilnya malah akan buruk. Akibatnya, pekerjaan Anda terbengkalai dan pekerjaan rekan Anda juga tidak maksimal.

7. Tunjukkan rasa percaya diri

Bahasa tubuh seringkali mengambil peranan penting untuk membuat membuat first impression yang baik. Menatap lawan bicara, berdiri tegak, atau bersalaman dengan tegas contohnya. Hal-hal tersebut akan memperlihatkan kalau Anda percaya diri dan membuat Anda merasa lebih tenang.

8. Menjadi diri sendiri

Untuk menciptakan first impression yang baik Anda memang harus bisa “fit in“. Tetapi, bukan berarti Anda harus menjadi orang lain. Cara terbaik untuk memberikan first impression adalah dengan menjadi diri Anda sendiri.

Tentu tidak sepenuhnya apa adanya, jadilah diri Anda sendiri dengan versi terbaik Anda. Misalnya, jika Anda seseorang yang emosional, usahakan untuk meredam dan menahan diri Anda di kantor.

Menjadi diri Anda sendiri akan membuat Anda bisa jadi lebih percaya diri dan membangun kepercayaan dengan orang-orang yang Anda temui.

9. Istirahat yang cukup

Tidur yang cukup merupakan saran yang cukup sering Anda dapatkan terutama saat Anda memiliki acara tertentu. Istirahat atau tidur cukup juga dapat mood Anda lebih baik sehingga Anda siap untuk menjalani hari.

Istirahat yang cukup juga akan memberikan dampak positif saat Anda datang ke kantor dan selama bekerja. Anda akan merasa lebih baik, memiliki energi, dan bisa berkonsentrasi. Jika Anda terlihat lesu atau lelah, tentunya kesan yang Anda berikan akan kurang baik.

10. Hindari terlalu sering bermain gadget

Terlalu banyak bermain dengan ponsel Anda akan memberikan first impression yang kurang baik. Anda akan dianggap tidak serius dan pekerjaanmu akan terganggu. Jika Anda harus menggunakannya, Anda bisa membukanya saat istirahat atau bisa pergi ke toilet untuk mendapatkan privasi.

11. Memulai obrolan ringan 

Memberikan kesan pertama yang baik tidak perlu menonjolkan diri dengan topik yang berat. Menyelipkan obrolan ringan dan netral seperti membahas tentang cuaca, hobi, atau kejadian sehari-hari juga bisa meninggalkan kesan yang positif dan tidak membosankan. 

Anda juga perlu menghindari topik sensitif dan menghakimi yang bisa menimbulkan ketersinggungan bahkan kesan pertama yang buruk. Misalnya, SARA, merendahkan selera orang lain, atau ujaran kebencian.

12. Antusias terhadap lawan bicara

Jangan ragu mengekspresikan minat dan antusiasme pada perkataan yang dilontarkan oleh lawan bicara Anda. Ini bisa membantu meningkatkan peluang Anda mendapatkan first impression yang baik. 

Cobalah untuk membuat komentar atau pertanyaan yang bijak dan jujur, sehingga percakapan dua arah akan tetap mengalir dan lawan bicara tahu bahwa Anda sedang memperhatikannya. 

Baca juga: 12 Jenis Soft Skill yang Perlu Dimiliki Untuk Menunjang Karir Anda

Tingkatkan employee engagement dan alur komunikasi di perusahaan dengan GreatDay HR

first impression gdhr

Dalam bekerja, tentunya seseorang harus mampu menjalin komunikasi yang baik di lingkungan kerjanya, terlebih dengan rekan kerja. Pentingnya komunikasi dengan rekan kerja salah satunya karena selama bekerja, seseorang perlu bekerja sama dalam menyelesaikan pekerjaan yang diberikan.

Sebab, komunikasi merupakan salah satu hal yang dapat menjadi solusi sekaligus masalah di lingkungan kerja. Komunikasi yang buruk akan menyebabkan konflik yang juga dapat ditangani dengan komunikasi yang baik.

Selain itu, pekerjaan pun akan terasa lebih ringan jika dikerjakan bersama dengan koordinasi yang baik melalui komunikasi. Selain itu, manajemen waktu merupakan hal yang sangat penting dalam bekerja terutama jika pekerjaan Anda banyak, seperti misalnya pekerjaan HR.

GreatDay HR hadir sebagai solusi untuk  membantu meringankan pekerjaan HR dalam pengelolaan SDM perusahaan. Software HRIS dengan fitur-fitur canggihnya dapat membantu dari mulai pengelolaan data kehadiran, payroll, hingga rekrutmen dapat dilakukan secara otomatis dengan aplikasi GreatDay HR.

Fitur Employee Engagement yang mencakup Chat, Social Feed, Employee Profile, dan Announcement dapat membuat karyawan di perusahaan menjadi lebih terikat dan selalu terkoneksi satu sama lain, terutama dengan perusahaan.

Dengan fitur Chat, karyawan dapat saling berkomunikasi bahkan membuat grup percakapan internal sehingga memudahkan dalam berbagi dokumen dan berbincang tentang pekerjaan. Sedangkan melalui Social Feed, karyawan yang gemar bermain media sosial dapat berbagi gambar, video, dan update tentang kegiatan atau keriaan di kantor.

Anda juga dapat membuat pengumuman internal melalui fitur Announcement. Selain itu, fitur Employee Profile dapat memudahkan karyawan untuk saling mengenal dengan melihat profil masing-masing. Terlebih lagi, semuanya bisa diakses dengan hanya satu aplikasi HRIS saja melalui ponsel pintar Anda.

Unduh aplikasinya di Appstore dan Playstore, atau kunjungi lamannya untuk informasi lebih lengkap dan jadwalkan demo sekarang juga!

Baca juga: 9 Keterampilan Dasar Ini Wajib Dimiliki Karyawan

Tags :

Related Topics