Jadwalkan Demo

Hard Savings vs. Soft Savings: Pengertian dan Perbedaannya

Rizka Maria Merdeka | February 26, 2024 | Keuangan
by GreatDay HR

Dalam dunia manajemen keuangan perusahaan, konsep savings tak hanya terbatas pada angka-angka yang dapat diukur secara langsung. Kita dikenalkan pada dua istilah yang memainkan peran penting dalam dinamika keuangan perusahaan, yaitu ‘hard savings’ dan ‘soft savings’.

Sementara hard savings mengacu pada manfaat finansial yang dapat dihitung secara langsung, seperti pengurangan biaya yang tercatat jelas dalam laporan laba rugi, soft savings melibatkan manfaat yang bersifat tidak langsung, seringkali sulit diukur dalam nilai finansial yang konkret. 

Dalam artikel ini, kita akan membahas mengenai pengertian hard savings dan soft savings serta perbedaan esensial antara kedua konsep ini. Simak selengkapnya!

Baca juga: Capital Expenditure (CAPEX): Pengertian, Jenis, dan Cara Menghitungnya 

Hard savings

Hard savings mengacu pada manfaat finansial yang mudah diukur dan dihitung secara langsung dari segi kuantitas. Perhitungannya mudah dan dapat langsung dilihat pada laporan laba rugi perusahaan.

Hard savings ini berkontribusi pada pengurangan pengeluaran, sehingga menghasilkan peningkatan keuangan yang nyata. Biaya-biaya tersebut secara khusus dikaitkan dengan pengeluaran sebenarnya, sehingga tidak ada ruang untuk ambiguitas mengenai jumlah yang dihemat. Hubungan langsung ini ditetapkan melalui dokumen-dokumen seperti faktur, potongan gaji, tagihan, kwitansi, atau catatan serupa yang berkaitan dengan biaya yang dikeluarkan.

Contoh hard savings:

  1. Mengurangi harga pokok penjualan (COGS)
  2. Mengurangi biaya operasional
  3. Peningkatan pendapatan
  4. Pengurangan biaya transaksi
  5. Biaya overhead yang lebih rendah

Selain itu, potential savings juga termasuk dalam kategori hard savings, namun memerlukan beberapa bentuk tindakan atau keputusan sebelum dapat direalisasikan. Misalnya, pertimbangkan sebuah proyek yang bertujuan untuk menyempurnakan desain produk yang sudah ada. Jenis savings yang dihasilkan dari desain ulang produk ini tidak dapat dihitung sampai penerapan perubahan tersebut dilakukan.

Baca juga: Mengenal Administrasi Keuangan: Definisi, Fungsi, dan Komponennya

Soft savings

Soft savings mencakup manfaat finansial tidak langsung yang sulit diukur dan dihitung. Meskipun nilainya mungkin signifikan, seringkali memerlukan estimasi atau pemodelan untuk mengkalkulasikannya.

Tabungan lunak umumnya dikategorikan menjadi dua jenis.

Pertama, ada aspek-aspek yang bersifat abstrak, seperti penurunan tingkat frustrasi, peningkatan kepuasan kerja, waktu tunggu yang lebih singkat, dan peningkatan kepercayaan, semuanya sulit untuk dibandingkan secara langsung dengan nilai rupiah. Meskipun memiliki dampak secara langsung, tantangannya terletak pada kesulitan mengukur sejauh mana savings tersebut berkontribusi pada laporan keuangan.

Kategori kedua dari soft savings melibatkan manfaat yang menghasilkan penghematan, namun nilainya tergantung pada proyeksi dan estimasi sehingga sulit ditentukan dengan pasti.

Sebagai contoh, pertimbangkan peningkatan peralatan keamanan pada mesin. Savings yang tidak berwujud berasal dari peningkatan kepuasan kerja yang dirasakan oleh karyawan karena merasa diperhatikan oleh pemberi kerja. Meskipun ada potensi ada hard savings dalam biaya medis atau hukum jika seorang karyawan terluka, menilai secara pasti nilai rupiah atas pengeluaran tersebut menjadi sulit karena banyaknya faktor spekulatif.

Contoh soft savings:

  1. Peningkatan produktivitas karyawan
  2. Mengurangi perputaran pelanggan
  3. Peningkatan reputasi merek
  4. Mengurangi risiko

Baca juga: Fraud Triangle: Penyebab Kecurangan Laporan Keuangan Perusahaan

Perbedaan antara hard savings dan soft savings

Untuk mempermudah perbandingan, berikut adalah perbedaan mendasar antara hard savings dan soft savings:

Hard savings

  1. Dampak keuangan langsung pada neraca atau laporan laba rugi
  2. Hubungan sebab dan akibat yang jelas antara perubahan metrik proses dan dampak finansial
  3. Dapat diaudit atau diverifikasi
  4. Dapat diukur dalam nominal Rupiah

Soft savings

  1. Dampak finansial tidak langsung, atau dampak jangka panjang yang tidak diperlukan untuk diklasifikasikan sebagai penghematan jangka panjang
  2. Hubungan sebab dan akibat yang kurang langsung antara perubahan metrik proses dan dampak finansial
  3. Sukar diaudit atau diverifikasi karena bersifat abstrak
  4. Sulit diukur atau dibandingkan ke dalam nominal Rupiah

Penting untuk diingat bahwa kedua jenis savings ini dapat memberikan kontribusi positif pada kesehatan finansial perusahaan, tetapi perbedaan ini memengaruhi cara mereka diukur dan diimplementasikan dalam pengelolaan keuangan.

Baca juga: Pahami tentang Apa Itu Capital Budgeting dan Manfaatnya bagi Perusahaan

Dukung kesejahteraan finansial karyawan Anda dengan Benefits by GreatDay HR

hard savings vs soft savings

Hard savings dan soft savings pada dasarnya berkaitan dengan kesejahteraan karyawan di perusahaan. Keduanya merupakan upaya untuk menjaga karyawan dan unsur-unsur penting dalam bisnis lainnya tetap terkendali serta terpenuhi kebutuhannya, serta menjauhkan karyawan dari risiko finansial berbahaya.

Untuk mendukung hal tersebut, Benefits by GreatDay HR menyediakan fasilitas di man karyawan bisa tarik sebagian gajinya lebih awal berdasarkan perhitungan pro rata per hari dengan fasilitas Earned Wage Access. Dengan begitu, ketika ada situasi darurat yang tak terduga, karyawan tidak perlu mengambil pinjaman dengan risiko tinggi yang dapat mengancam kesehatan finansialnya.

Lindungi karyawan Anda dari risiko finansial berbahaya dengan Benefits by GreatDay HR! Berlangganan sekarang.

Baca juga: Mengapa Audit Payroll Penting Bagi Perusahaan? Ini Pengertian dan Langkah Mudah Melakukannya

Trending Article
01
Rizka Maria Merdeka | November 28, 2023
22 Contoh Kelebihan dan Kekurangan Diri Saat…
02
Rizka Maria Merdeka | October 25, 2023
Penting! Panduan Lengkap Pangkat Golongan PNS Terbaru…
03
Rizka Maria Merdeka | November 18, 2021
14 Contoh Penulisan Notulen Rapat yang Tepat.…
Subscribe News Letter
Get notification on your email