Hubungi Sales

HR Wajib Tahu! Ini Pengertian dan Jenis Core Competency yang Harus Dimiliki HR

Rizka Maria Merdeka | September 27, 2022 | HRIS
by GreatDay HR

Kompetensi inti atau core competency adalah kompetensi yang dibutuhkan untuk mendukung produktivitas terutama dalam operasional. Kompetensi ini berbeda-beda pada setiap divisi di perusahaan, tergantung KPI dan tujuannya.

Core competency merupakan kombinasi dari sumber daya dan kapabilitas yang membedakan perusahaan dari para pesaingnya. Ini memberikan keunggulan kompetitif ketika berkontribusi untuk menciptakan nilai, kelangkaan, dan tidak tersubstitusi.

Artikel kali ini akan membahas tentang pengertian dan jenis core competency yang wajib dimiliki oleh HR. Simak pembahasannya berikut ini!

Baca juga: Sederhanakan Pengelolaan Manajemen SDM di Perusahaan dengan Fitur-Fitur Solutif GreatDay HR

Pengertian core competency

Core competency atau kompetensi inti adalah kapabilitas atau kemampuan karyawan yang membentuk keunggulan strategis dalam suatu bisnis. Perkembangan bisnis saat ini mengharuskan perusahaan untuk lebih fokus pada kompetensi inti bagi setiap posisi agar posisi yang ada dapat memberikan kinerja terbaiknya selama bekerja di perusahaan.

Beberapa contoh core competency yang umum dan dibutuhkan di hampir semua divisi antara lain kemampuan analitis, berpikir kritis, dan problem solving. Bahkan divisi HR yang berkewajiban untuk mengelola kompetensi inti dalam perusahaan juga memiliki kompetensi inti yang harus dikuasai untuk menjalankan tugasnya dengan baik.

Secara garis besar, core competency adalah pembelajaran kolektif dalam organisasi yang berfungsi untuk mengkoordinasikan keterampilan dan kemampuan produksi serta mengintegrasikan teknologi.

Dengan mengimplementasikan core competency, perusahaan akan memperoleh keunggulan dibandingkan kompetitor lainnya, antara lain:

  1. Identitas perusahaan tidak mudah ditiru.
  2. Kemudahan dalam memperluas jangkauan inovasi.
  3. Unggul dalam persaingan.
  4. Menempatkan perusahaan dalam peta kompetisi.
  5. Mengoptimalkan pemasaran dan memudahkan perusahaan untuk memperluas pasar serta menemukan pasar baru.

Baca juga: Perlu Diperhatikan! Berikut 10 Kesalahan yang Menjadi Alasan CV Ditolak HRD

Jenis core competency HR

Agar dapat menjalankan pekerjaannya dengan baik, berikut beberapa jenis core competency yang harus dimiliki HR.

1. Kemampuan komunikasi yang efektif

Komunikasi yang efektif adalah kemampuan dasar yang harus dimiliki HR. Terutama jika sudah sekelas profesional. Pasalnya, seorang HR akan berhubungan langsung dengan banyak orang. Salah satunya adalah dengan kandidat staf atau karyawan perusahaan. Selain itu, komunikasi yang efektif juga dapat membantu konflik perusahaan. Contohnya dalam penanganan keluhan staf.

2. Keterampilan teknologi

Di era digital saat ini, semua perusahaan wajib beradaptasi dengan teknologi baru agar tidak tertinggal. Jika tidak, maka akan sulit untuk bersaing dengan kompetitor terutama jika kompetitor sudah lebih dulu mengimplementasikannya. Perusahaan Anda tentu harus segera memperbarui sistem yang setara bahkan jika bisa yang melampaui.

Hal tersebut berlaku juga untuk para HR yang harus mampu beradaptasi dengan cepat dengan teknologi terkini. Pasalnya, teknologi akan memudahkan HR dalam bekerja agar lebih efisien dan efektif misalnya dengan menggunakan software HRIS.

3. Berpikir kritis

Di dalam core competency, kritis adalah salah satu hal yang penting. Pasalnya, saat ini tantangan kerja seorang HR semakin kompleks. Bahkan, tidak sedikit dari mereka yang harus berhadapan dengan aktivitas analisa serta keputusan yang sulit.

Selain itu, HR juga harus pandai membuat keputusan secara kritis. Sebab, berpikir kritis dapat membantu seseorang menghasilkan sudut pandang yang lebih rasional. Terutama pada situasi-situasi yang sulit.

4. Kemampuan beradaptasi

Selain beradaptasi dengan teknologi, HR juga harus terampil beradaptasi di bidang lain dan menyesuaikan taktik sesuai dengan dinamika zaman. Contohnya, beberapa sektor harus beradaptasi dengan kebijakan baru saat masa pandemi Covid-19 dan kenaikan BBM.

Jika tidak pandai beradaptasi, maka perusahaan akan kesulitan merespon perkembangan yang terjadi. Bahkan tidak menutup kemungkinan, langkah bisnis akan tertinggal dari kompetitor yang sudah beradaptasi duluan.

5. Terus belajar

Seorang HR memiliki kewajiban untuk mempelajari pengelolaan dan perkembangan SDM di perusahaan. Tujuannya agar mereka bisa menyesuaikan diri dengan perusahaan. Namun, di lain sisi, perusahaan juga harus mendukung proses pembelajaran secara kontinu.

Selain belajar untuk diri sendiri, HR juga harus menyusun berbagai pengembangan dan pelatihan karyawan. Hal tersebut dilakukan agar karyawan perusahaan bisa meningkatkan dan mengembangkan keahliannya. Metode ini harus diimplementasikan di setiap divisi, termasuk HR sendiri.

6. Membangun relasi

Bisnis akan mudah berkembang jika relasi antar divisi dan karyawan terjalin dengan baik. Kondisi ini akan mengoptimalkan potensi perusahaan. Selain itu, membangun relasi juga bagus untuk mempertahankan perusahaan di tengah kompetisi.

Seorang profesional HR harus membuat sebuah kebijakan inklusif. Nantinya, kebijakan tersebut, akan membuat semua staf atau karyawan merasa terlibat dalam suatu perusahaan.

7. Kemampuan interpersonal

Kemampuan interpersonal adalah keahlian yang dapat membangun serta menjaga hubungan yang efektif. Seorang yang memiliki interpersonal tinggi dapat menjadi komunikator yang handal.

Keterampilan ini bahkan mampu meningkatkan keberhasilan komunikasi dengan orang lain di tempat kerja. Bahkan, bermanfaat juga untuk kepentingan komunitas yang lebih luas dari sekedar ruang lingkup perusahaan.

Baca juga: Pasti Dilirik HRD! 15 Contoh Surat Lamaran Kerja yang Menarik dan Efektif!

Monitor kinerja dan produktivitas karyawan lebih efektif dan mudah dengan aplikasi GreatDay HR

core competency adalah

Salah satu tugas HR di perusahaan adalah mengawasi kinerja dan produktivitas karyawan, serta mengelola data presensi. Selain itu, HR juga perlu tahu kondisi karyawannya di lingkungan kerja.

Oleh karena itu, GreatDay HR hadir sebagai aplikasi HRIS terbaik yang dilengkapi dengan fitur-fitur yang dapat memudahkan pekerjaan HR di perusahaan, termasuk mengawasi produktivitas dan data kehadiran karyawan.

Berkaitan dengan penghitungan jam kerja karyawan, fitur Attendance di GreatDay HR memudahkan karyawan untuk merekam kehadiran hingga pulang kantor. Selain itu, Anda dapat mengawasi produktivitas karyawan bahkan saat WFH melalui fitur Activity Recording. Fitur ini berisi rekaman kegiatan yang dilakukan oleh karyawan selama bekerja dari rumah. 

Jadi, HR dapat mengevaluasi dan melihat pekerjaan apa saja yang dikerjakan oleh karyawan perusahaan. Rekam aktivitas ini juga bersifat real time, sehingga data rekaman/foto kegiatan dijamin aktual dan tidak dapat dimanipulasi.

Tunggu apa lagi? Dapatkan kemudahan mengelola pekerjaan HR dengan unduh aplikasi GreatDay HR di ponsel pintar Anda atau kunjungi websitenya dan jadwalkan demo!

Baca juga: Hindari 6 Tanda Kegagalan HRD Perusahaan Berikut Ini!

Trending Article
01
Rizka Maria Merdeka | November 28, 2023
22 Contoh Kelebihan dan Kekurangan Diri Saat…
02
Rizka Maria Merdeka | October 25, 2023
Penting! Panduan Lengkap Pangkat Golongan PNS Terbaru…
03
Rizka Maria Merdeka | November 18, 2021
14 Contoh Penulisan Notulen Rapat yang Tepat.…
Subscribe News Letter
Get notification on your email