Mengenal Human Resources Management

By Ratna Mulyani   |  

Human Resources Management (HRM) merupakan praktik mengelola sumber daya manusia di suatu perusahaan untuk mencapai visi dan misi organisasi tersebut. 

Human Resources Management merupakan fungsi penting dalam suatu perusahaan agar kesuksesan bisnis dapat tercapai. Apa saja kira-kira fungsi dari Human Resources Management? Simak jawabannya dalam artikel ini! 

Tujuan Dasar Human Resources management 

Penting bagi semua perusahaan untuk memiliki departemen human resources. Untuk organisasi yang lebih kecil, biasanya memiliki human resources generalist, yang melakukan beragam fungsi HRM. Sementara itu, HR dalam organisasi yang lebih besar memiliki fungsi lebih terspesialisasi seperti perekrutan, talent management, tunjangan, kompensasi, dan banyak lagi.

Namun pada dasarnya terdapat 4 tujuan dasar dari HRM, yaitu: 

  1. Sosial: melingkupi kebutuhan atau tantangan etis dan sosial perusahaan dan karyawannya. Seperti aturan hukum terkait kesempatan yang sama dan upah yang sama untuk pekerjaan yang sama.
  2. Organisasi: membantu memastikan efisiensi organisasi. Hal ini termasuk memberikan pelatihan, mempekerjakan jumlah karyawan yang tepat untuk tugas tertentu atau mempertahankan tingkat retensi karyawan. 
  3. Fungsional: menjaga SDM agar dapat berfungsi dengan baik di dalam organisasi secara keseluruhan serta memastikan bahwa semua sumber daya manusia dialokasikan secara maksimal.
  4. Pribadi: mendukung tujuan pribadi setiap karyawan. Seperti menawarkan kesempatan untuk pendidikan atau pengembangan karir serta menjaga kepuasan karyawan.

Baca juga: Human Capital Management: Apa Perbedaannya Dengan Human Resources Management?

Fungsi Human Resources Management 

HRM adalah fungsi organisasi yang mengelola semua masalah yang terkait dengan sumber daya manusia dalam suatu organisasi.  Menurut OLX People, terdapat beberapa fungsi HR 

1. Perencanaan Pekerjaan dan Analisis Jabatan 

Salah satu fungsi terpenting HRM adalah perencanaan pekerjaan dan analisis jabatan. Perencanaan pekerjaan melibatkan proses menggambarkan tugas, tanggung jawab, dan cara suatu pekerjaan beroperasi. Untuk mempekerjakan karyawan yang tepat, penting untuk mengidentifikasi ciri-ciri kandidat ideal yang cocok untuk pekerjaan terssebut.

Analisis pekerjaan melibatkan menggambarkan persyaratan pekerjaan, seperti keterampilan, kualifikasi dan pengalaman kerja. Fungsi dari pekerjaan sehari-hari juga perlu diidentifikasi dan dijelaskan secara rinci.

2. Perekrutan dan Seleksi Karyawan

Rekrutmen merupakan salah satu fungsi utama dari HRM. HRM bertugas untuk merekrut dan mempertahankan karyawan yang berkualitas untuk dapat mencapai visi dan misi perusahaan. Semua ini dapat dimulai dengan memilih karyawan yang tepat dari daftar kandidat yang ada. 

HRM akan membantu dalam mencari dan mengidentifikasi kandidat yang ideal untuk kemudian diwawancara dan diseleksi. Para kandidat kemudian menjalani proses penyaringan yang komprehensif untuk menyaring kandidat yang paling cocok dari kumpulan pelamar. Kandidat yang telah disaring kemudian diminta untuk mengikuti beberapa tahapan wawancara yang berbeda untuk menguji dan menganalisis keterampilan, pengetahuan, dan pengalaman kerja mereka.

Setelah keseluruhan proses rekrutmen selesai dan kandidat telah terpilih, mereka kemudian diberikan tawaran pekerjaan di posisi pekerjaan masing-masing. 

3. Pelatihan dan Pengembangan Karyawan

Memberikan pelatihan dan pengembangan yang tepat untuk karyawan merupakan fungsi penting dari HRM. Bagaimanapun, keberhasilan organisasi tergantung pada seberapa baik karyawan dilatih untuk suatu pekerjaan dan peluang pertumbuhan serta pengembangan mereka dalam organisasi.

HRM harus memastikan bahwa karyawan memperoleh pengetahuan dan keterampilan khusus agar dapat melakukan tugas mereka secara efisien. Hal ini dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas tenaga kerja secara keseluruhan.

HRM memainkan peran yang sangat penting dalam mempersiapkan karyawan untuk tugas dan tanggung jawab yang lebih besar. Selain itu, fungsi pelatihan dan pengembangan ini penting karena sebuah organisasi yang memberikan kesempatan pengembangan terhadap karyawannya dianggap sebagai organisasi yang sehat.

Baca juga: Employee Turnover – Sebab Akibat dan Cara Mengendalikannya

4. Kompensasi dan Benefit 

Kompensasi dan benefit merupakan salah satu hal yang mendominasi total pengeluaran biaya organisasi. Perusahaan memiliki keharusan untuk menutup pengeluaran, dan membayar karyawan sesuai dengan hak mereka. Oleh karena itu, salah satu fungsi HRM adalah merumuskan paket tunjangan dan kompensasi yang menarik namun efisien untuk menarik lebih banyak karyawan ke tempat kerja dengan budget yang sesuai. 

Tujuan utama dari tunjangan dan kompensasi adalah untuk menetapkan remunerasi yang adil bagi semua orang. Selain itu, HR juga dapat menggunakan tunjangan dan kompensasi untuk meningkatkan produktivitas karyawan serta membangun citra bisnis yang baik di depan publik.

Oleh karena itu, salah satu fungsi HRM adalah menetapkan kebijakan dan pedoman yang jelas tentang kompensasi karyawan dan tunjangan yang tersedia. Hal ini akan menciptakan kesetaraan dan membangun transparansi di antara karyawan dan manajemen dalam organisasi.

5. Manajemen Kinerja Karyawan

Manajemen kinerja yang efektif memastikan bahwa hasil kinerja karyawan sesuai dengan tujuan organisasi. Manajemen kinerja tidak hanya fokus pada kinerja individu tapi juga berfokus pada kinerja tim, departemen, dan organisasi secara keseluruhan.

6. Employee Engagement

Keterlibatan karyawan (employee engagement) adalah bagian penting dari setiap organisasi. Tingkat keterlibatan yang lebih tinggi menjamin produktivitas yang lebih baik dan kepuasan karyawan yang lebih besar. Mengelola aktivitas employee engaegment secara efisien akan membantu meningkatkan tingkat retensi karyawan juga. HRM adalah divisi yang tepat yang dapat mengelola keterlibatan karyawan dengan mulus. Semakin terlibat karyawan, semakin berkomitmen dan termotivasi mereka.

7. Dukungan Pribadi Untuk Karyawan

HRM juga memiliki peran untuk membantu karyawan ketika mereka mengalami masalah pribadi yang dapat mengganggu pekerjaan mereka. Selain pelaksanaan tanggung jawab administratif, HR juga membantu karyawan yang membutuhkan dukungan pribadi. Terutama semenjak pandemi ketika kebutuhan akan dukungan dan bantuan meningkat secara substansial. Misalnya, banyak karyawan membutuhkan waktu istirahat dan bantuan medis tambahan selama pandemi. 

Baca juga: Apa Itu HRD? Berikut Pengertian, Fungsi, Tugas Dan Tanggung Jawabnya

Kesimpulan 

Departemen HR di berbagai organisasi bervariasi dalam ukuran, struktur, dan sifat posisi masing-masing. Untuk fungsi HR lebih general, sementara itu untuk organisasi lebih besarfungsi HR lebih terspesialisasi. Fungsi HRM antara lain adalah analisis jabatan, perekrutan, kompensasi dan benefit, manajemen kinerja karyawan, employee engagement, dan dukungan pribadi untuk karyawan.

GreatDay HR menyediakan solusi modern dan sederhana untuk membantu Anda dalam mengelola sumber daya manusia di perusahaan Anda. Permudah proses penggajian, perhitungan pajak, data kehadiran, pengajuan cuti, dan reimbursement dengan menggunakan GreatDay HR! Segera jadwalkan demo

Tags :

Related Topics