Kinerja Karyawan: Pengertian, Faktor yang Mempengaruhinya, dan Cara Meningkatkan Kinerja

By Rifqi Renanda   |  

Kinerja karyawan sangat penting bagi organisasi, karena produktif atau tidaknya mereka akan sangat berpengaruh terhadap kesuksesan perusahaan. Untuk mempertahankan produktivitas, perusahaan sebaiknya melakukan penilaian terhadap kinerja karyawan.

Namun, penilaian kinerja jarang dimanfaatkan dengan baik karena umumnya perusahaan tidak memahami bagaimana caranya melakukan penilaian kinerja karyawan dengan benar.

Agar perusahaan Anda dapat melakukannya dengan baik dan benar, maka bacalah artikel ini dimana GreatDay HR akan membahas tuntas mengenai serba-serbi kinerja karyawan.

Dari pengertian kinerja karyawan hingga cara meningkatkannya, kami akan bahas semua di artikel ini. Tanpa basa-basi lagi, mari kita ulas.

Pengertian Kinerja Karyawan

Kinerja karyawan adalah berbagai aktivitas yang dilakukan oleh karyawan dan  berperan langsung dalam berkembangnya bisnis. Seperti yang disebutkan sebelumnya, produktif atau tidaknya karyawan dapat berdampak cukup besar terhadap perkembangan perusahaan.

Oleh karena itu, perusahaan harus bisa terus memonitor kinerja dari setiap karyawan dan mencari tahu apakah tingkat produktivitas karyawan dalam melakukan tugasnya sudah sesuai dengan ekspektasi atau tidak.

Setiap kegiatan yang dilakukan untuk meningkatkan perkembangan bisnis perusahaan 

Pengertian Kinerja Karyawan Menurut Para Ahli

Selama bertahun-tahun terdapat berbagai pakar yang mengartikan kinerja karyawan secara berbeda. Untuk mengetahui apa saja opini dari para ahli tersebut, perhatikan pengertian kinerja karyawan menurut para ahli di bawah ini:

1. Menurut McCormick & Tiffin (1980)

Pertama, kami akan membahas definisi kinerja karyawan dari McCormick dan Tiffin yang dikemukakan pada tahun 1980. Menurut McCormick dan Tiffin, kinerja karyawan merupakan jumlah dan waktu yang dibutuhkan untuk melakukan aktivitas kerja. Sedangkan waktu kerja merupakan jumlah kehadiran, lamanya keterlambatan, dan durasi pekerjaan.

2. Menurut Minner (1990)

Menurut Minner, kinerja karyawan merupakan bagian dari seorang individu yang memiliki kewajiban untuk bekerja dan bersikap sesuai dengan tugas serta tanggung jawab yang telah diberikan.

3. Menurut Prawirosentono (1999)

Sedangkan pada tahun 1999, Prawirosentono berkata bahwa kinerja merupakan pekerjaan yang dilakukan oleh individu atau sekelompok orang di dalam suatu organisasi yang sesuai dengan wewenang serta tanggung jawabnya masing-masing untuk mencapai tujuan perusahaan dengan tidak melanggar hukum, moral, dan etis.

4. Menurut Edy Sutrisno (2010)

Lalu, menurut Edy Sutrisno, kinerja karyawan adalah suatu hal yang dapat dikelompokkan ke dalam aspek kualitas, kuantitas, jam kerja, serta kerjasama demi meraih tujuan perusahaan.

5. Menurut Moeheriono (2010)

Terakhir, namun bukan paling akhir, menurut Moeheriono pada tahun 2010, mendefinisikan kinerja karyawan sebagai hasil dari pekerjaan yang dicapai oleh seorang individu atau sebuah kelompok dalam suatu perusahaan baik secara kualitatif atau kuantitatif yang sepadan dengan wewenang, tugas, dan tanggung jawab yang dimiliki tanpa melanggar hukum, moralitas, maupun etika.

Faktor yang Bisa Mempengaruhi Kinerja Karyawan

Pernahkah Anda merasa mengapa bisnis yang dijalankan seakan jalan ditempat? meskipun sudah melakukan banyak usaha. Mungkin Anda merasa putus asa dan kebingungan mencari tahu alasan hal ini dapat terjadi.

Memang dalam proses bisnis banyak faktor yang harus diperhatikan, dan salah satunya adalah kinerja karyawan. Sering sekali ditemukan banyak kasus dimana karyawan dituntut untuk bisa maksimal saat bekerja, namun perusahaan tidak mendukung atau memperhatikan faktor-faktor yang memengaruhi kinerja pekerja mereka.

Berikut adalah tujuh faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan:  

Lingkungan Kerja

Hal pertama yang harus diperhatikan oleh perusahaan adalah lingkungan kerja, yang sangat berpengaruh pada keoptimalan kerja. Pasalnya kondisi tempat kerja yang sehat akan memberikan efek positif pada psikologi karyawan.

Baca juga: Perhatikan 4 Hal Berikut Dalam Memilih Aplikasi HR yang Aman dan Terjamin untuk WFH!

Sehingga perhatikan setiap aspek seperti pencahayaan, sirkulasi udara pada ruangan yang ditempati, seperti tempat ibadah, toilet, pantry hingga ruang istirahat untuk karyawan.

Sarana dan Prasarana

Faktor yang tidak kalah penting lainnya selain lingkungan kerja adalah tersedianya sarana dan prasarana yang dapat menunjang kinerja karyawan. Selalu perhatikan apakah fasilitas yang ada masih dapat berfungsi dengan baik, atau perlu perbaikan hingga pergantian. 

Dalam konteks ini beberapa contoh sarana dan prasarana umum di berbagai tempat kerja seperti pengatur suhu ruangan, peralatan kerja, tempat parkir, toilet dan ruangan fungsional. Karena perlu diingat jika tidak memadai, maka ada kemungkinan untuk karyawan mencarinya di luar tempat kerja. 

Jika memang belum memungkinkan untuk memberikan fasilitas ini, ada baiknya unutk mengomunikasikan kepada karyawan terkait.

Tanggung Jawab dan Pembagian Tugas

Sangat penting untuk setiap karyawan mengetahui tugas, peran mereka masing-masing. Karena dengan adanya pembagian yang jelas maka alur pekerjaan dan skala prioritas akan berjalan lebih mudah. Hal ini juga sangat berpengaruh bagi perusahaan yang memiliki jumlah karyawan dalam jumlah besar

Perlu diketahui juga jika pemberian tugas kepada karyawan harus sesuai, karena bukan tidak mungkin jika kurang tepatnya pendelagsian tugas akan membuat kinerja pekerjaan menurun, atau tidak maksimal.

Namun, agar lebih maksimal, gunakan aplikasi manajemen karyawan GreatDay HR yang hadir untuk membantu setiap perusahaan di Indonesia.

Cara Komunikasi 

Menjadi unsur penting dalam dunia kerja bukan saja memperlancar penyampaian pesan, namun juga memengaruhi motivasi kerja, daan menjauhkan konflik yang mungkin terjadi dalam sebuah perusahaan.

Komunikasi karyawan juga menjadi kunci suksesnya perusahaan agar dapat menghasilkan produk yang baik. 

Selain itu setelah komunikasi perusahaan dengan karyawan terjalin dengan baik, maka setiap tujuan dan target perusahaan akan ikut terbangun. 

Gaya Kepemimpinan 

Seorang leader diumpamakan sebagai seorang nahkoda yang memimpin kapal, yang dimana setiap keputusannya akan sangat berpengaruh pada kelangsungan kapal. 

Namun di samping bagaimana seorang pemimpin dapat mengambil keputusan yang tepat, perlu juga diketahui kalau setiap orang memiliki karakter dan gaya memimpinnya masing-masing, yang ternyata juga ikut memberikan pengaruh kepada kinerja karyawan. Sehingga tidak bisa dihindari juga jika tidak selalu ada kecocokan antara pemimpin dan karyawan

Baca juga: Apa Itu New Normal? Bagaimana Cara Kantor Beroperasi?

Career Development 

Sangat penting untuk memberikan pengembangan diri bagi karyawan, karena pasalnya ini akan memberikan kepuasan terhadap karyawan di saat sekarang dan masa depan.

Selain itu, career development juga berguna untuk meningkatkan performa pekerjaan, meningkatkan loyalitas, serta mendorong motivasi karyawan. Bagi perusahaan sendiri, hal ini sangat berguna agar Anda memiliki karyawan yang handal dalam setiap pekerjaannya. 

Bonus dan Insentif

Tidak bisa dipungkiri kalau faktor penting dalam usaha untuk meningkatkan motivasi dan kinerja karyawan itu juga ada dalam upah. Karena selain menerima gaji pokok dan tunjangan tetap, memberikan benefit kepada karyawan seperti bonus dan insentif juga memacu kinerja karyawan.

Untuk mempermudah pekerjaan bagian HR dalam menghitung bonus untuk para pekerjanya, manfaatkan HR software seperti GreatDay yang dapat membantu perusahaan untuk melakukan perhitungan gaji, uang lembur, THR; hingga BPJS, hingga PPh 21. 

Selain itu dengan software ini, semua aktivitas yang terkait dengan sumber daya manusia akan jauh lebih mudah dan efisien. Bermanfaat untuk setiap perusahaan yang berskala kecil maupun besar, tunggu apalagi ini saatnya untuk menjadi lebih baik bersama kami.

Baca juga: Lakukan Langkah Ini Saat Menghitung Bonus Karyawan

5 Metode Penilaian Kinerja Karyawan

Format yang dipakai untuk melakukan penilaian ini sangat bervariasi, tergantung jenis industri dan bidang usahanya. Biasanya, yang termasuk ke dalam daftar evaluasi kinerja adalah penilaian diri sendiri, review manajerial, review dari sesama rekan kerja, ataupun review dari pelanggan.

Proses penilaian kinerja karyawan sangat penting bagi organisasi, karena sangat berguna untuk meningkatkan produktivitas karyawan dan meningkatkan hasil kerja mereka. Penilaian kinerja biasanya merupakan proses tahunan di mana kinerja dan produktivitas karyawan dievaluasi dengan serangkaian standar yang telah ditentukan.

Manajemen kinerja sangat penting, tidak hanya karena merupakan faktor penentu kenaikan dan promosi upah karyawan tetapi juga karena dapat mengevaluasi keterampilan, kekuatan, dan kekurangan karyawan secara akurat.

Namun, penilaian kinerja jarang dimanfaatkan dengan baik karena metode penilaian kinerja yang ada gagal untuk menginternalisasi hasil kinerja karyawan.

Untuk mencegah penilaian kinerja menjadi tidak lebih dari kata-kata kosong, manajer SDM perlu mengubah proses yang ada dan mencoba menerapkan salah satu dari lima metode penilaian kinerja modern yang tercantum di bawah ini.

1. Management by Objectives (MBO)

Dikenal sebagai Management by Objectives atau Manajemen yang dilakukan berdasarkan tujuan. Dalam metode ini, penilaian dilakukan oleh manajer dan karyawan bersama-sama. Saling mengidentifikasi, merencanakan, mengorganisasikan, dan mengkomunikasikan tujuan yang menjadi fokus selama periode penilaian tertentu.

Setelah menetapkan tujuan yang jelas, manajer dan karyawan secara berkala akan membahas kemajuan yang dibuat untuk mengendalikan dan memperdebatkan kelayakan mencapai tujuan yang ditetapkan tersebut.

Metode penilaian kinerja ini digunakan untuk mencocokkan tujuan organisasi menyeluruh dengan tujuan karyawan secara efektif sambil memvalidasi tujuan menggunakan metode pintar untuk melihat apakah tujuan yang ditetapkan spesifik, terukur, dapat dicapai, realistis, dan peka waktu.

Baca juga: Ukur Kinerja Perusahaan Dengan 4 Metode Ini!

Pada akhir periode peninjauan (triwulan, setengah tahunan, atau tahunan), karyawan dinilai berdasarkan hasil mereka. Kesuksesan tersebut nantinya dihargai dengan promosi dan kenaikan gaji sedangkan kegagalan ditangani dengan pelatihan lebih lanjut.

Proses ini biasanya lebih menekankan pada tujuan nyata dan aspek tidak berwujud seperti keterampilan interpersonal, komitmen, dan lainnya. 

2. Penilaian 360 Derajat

Penilaian 360 derajat adalah metode penilaian kinerja multidimensi yang mengevaluasi karyawan menggunakan umpan balik yang dikumpulkan dari lingkaran pengaruh karyawan yaitu manajer, rekan kerja, pelanggan, dan laporan langsung.

Metode ini tidak hanya akan menghilangkan bias dalam ulasan kinerja tetapi juga menawarkan pemahaman yang jelas tentang kompetensi individu.

3. Ulasan Rekan Kerja

Bukan tidak mungkin jika perusahaan melakukan metode ini. Dimana rekan kerja mendapatkan kesempatan untuk memberikan perspektif unik tentang kinerja karyawan lainnya sehingga menjadikan mereka penilai yang paling relevan.

Ulasan ini membantu menentukan kemampuan karyawan untuk bekerja dengan baik dengan tim, mengambil inisiatif, dan menjadi kontributor yang dapat diandalkan. Namun, pertemanan atau persaingan dapat mempengaruhi hasil akhir yang kurang objektif. Sehingga perlu dipertimbangan kembali penggunaannya.

4. Penilaian Kerja Berdasarkan Hierarki

Komponen penilaian ini, merupakan umpan balik 360 derajat. Menjadi langkah yang baik dan signifikan. Pemberi umpan balik cenderung memiliki perspektif yang dilihat dari sudut pandang manajerial. Namun, keengganan atau rasa takut kepada orang lain yang berada pada posisi lebih tinggi, biasanya akan memberikan hasil yang kurang maksimal atau objektif.

5. Ulasan Pelanggan atau Klien

Komponen klien dari fase ini dapat mencakup pelanggan internal seperti pengguna produk dalam organisasi atau pelanggan eksternal yang bukan merupakan bagian dari perusahaan tetapi berinteraksi dengan karyawan khusus ini secara teratur.

Ulasan pelanggan dapat mengevaluasi output karyawan dengan lebih baik, namun, pengguna eksternal ini sering tidak melihat dampak proses atau kebijakan terhadap output karyawan.

Itulah beberapa metode sederhana yang dapat dilakukan. Namun agar lebih akurat, Anda bisa menggunakan sistem untuk melakukan penilaian seperti yang disediakan GreatDay HR, dimana bagian HR dapat dengan mudah mengakses laporan kinerja karyawan melalui feed.

Hal ini nantinya akan memudahkan Anda untuk mengidentifikasi serta menyelesaikan masalah yang ada.

Selain itu hanya dengan menggunakan aplikasi ini, semua data yang dibutuhkan sudah tersedia dalam satu menu. Sehingga hal ini memungkinkan untuk mengakses semua laporan karyawan dalam waktu singkat. Anda juga bebas mengunduh berbagai jenis dan periode laporan yang dibutuhkan dalam format yang Anda butuhkan.

Tujuan Penilaian Kinerja Karyawan

Tujuan pengukuran kinerja karyawan yaitu untuk memberikan motivasi kepada karyawan untuk meraih tujuan perusahaan dan sesuai dengan standar perilaku perusahaan demi menggapai hasil yang diharapkan.

Penilaian kinerja karyawan bermanfaat untuk mengurangi adanya sikap dan perilaku yang tidak sesuai serta menumbuhkan dan mengimplementasikan perilaku yang diinginkan dengan feedback yang tepat waktu dari penghargaan kinerja.

Selain yang disebutkan diatas, manfaat dari penilaian kinerja karyawan adalah untuk:

  1. Mengetahui aspek apa saja yang perlu dilatih dari karyawan dan menjadi dasar untuk mengembangkan program pelatihan karyawan.
  2. Membuat pengelolaan organisasi menjadi efektif dan efisien berkat motivasi karyawan yang diberikan secara maksimal.
  3. Memberikan dukungan bagi perusahaan saat mengambil keputusan mengenai karyawan seperti promosi, transfer, dan pemutusan hubungan kerja.
  4. Menjadi dasar dalam pemberian hadiah atau penghargaan kepada karyawan yang layak mendapatkannya.

Cara Meningkatkan Kinerja Karyawan

Kini setelah mengetahui mengenai berbagai hal dari pengertian hingga tujuan kinerja karyawan, Anda mungkin berpikir bagaimana cara untuk meningkatkan kinerja karyawan. 

Jika memang benar, maka pada bagian ini, GreatDay HR akan memberikan lima cara untuk meningkatkan kinerja karyawan. Berikut penjelasannya.

1. Memberikan Pelatihan

Salah satu hal yang perlu dilakukan perusahaan untuk meningkatkan kinerja karyawan adalah dengan mengadakan pelatihan untuk meningkatkan skill karyawan. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa karyawan tetap up-to-date dengan perkembangan teknologi serta ilmu pengetahuan yang ada. 

Kegiatan yang menambah wawasan ini dapat membuat karyawan lebih produktif dan efisien dalam bekerja karena berbagai pengetahuan baru yang ia dapatkan.

2. Transparan dalam Melakukan Performance Appraisal

Selain melakukan pelatihan, perusahaan juga dapat melakukan performance appraisal atau penilaian kinerja dengan lebih transparan. Hal ini dilakukan untuk memberitahukan kepada karyawan seperti apa performa mereka sebenarnya menurut perusahaan dan apa yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kinerja.

Baca Juga: Pentingnya Penilaian Kinerja pada Perusahaan!

Namun, pemberian penilaian kinerja secara manual dapat memakan waktu yang terlampau banyak. Untuk mempercepat proses penilaian kinerja karyawan, perusahaan dapat menggunakan aplikasi seperti GreatDay HR yang memiliki fitur performance appraisal langsung di dalam aplikasi.

3. Melakukan Diagnosis

Diagnosis adalah hal lain yang dapat dilakukan perusahaan untuk meningkatkan kinerja karyawan. Perusahaan akan mengetahui cara karyawan berpikir, mengamati kinerja, mendengarkan umpan balik mengenai suatu kejadian, dan hal lain sejenisnya.

Semua data tersebut kemudian digabung sehingga perusahaan dapat mengetahui tindakan apa yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kinerja karyawan. 

4. Memberikan Reward dan Punishment

Salah satu cara paling ampuh untuk meningkatkan kinerja karyawan adalah menerapkan sistem yang memberikan reward dan punishment. Karyawan yang memiliki kinerja yang melebihi target yang ditentukan perusahaan sudah sepantasnya diberikan penghargaan atau reward. Contoh, perusahaan bisa memberikan bonus sejumlah uang jika memang prestasi karyawan dapat dikatakan di atas ekspektasi.

Begitu juga dapat dikatakan jika karyawan melakukan pelanggaran atau terus menerus tidak mencapai target. Perusahaan dapat menerapkan punishment yang akan memberikan efek jera bagi karyawan sehingga dapat memotivasi mereka untuk berprestasi.

5. Memaparkan Jenjang Karir yang Jelas

Jenjang karir yang jelas juga dapat memotivasi karyawan untuk bekerja lebih keras. Penjelasan mengenai jenjang karir dalam perusahaan yang lengkap dengan gaji yang lebih tinggi serta fasilitas lainnya akan meningkatkan motivasi karyawan untuk menggapai jenjang karir yang lebih tinggi.

Tidak adanya jenjang karir yang jelas dapat menurunkan motivasi karyawan dan sangat mungkin memalingkan kepala mereka dari perusahaan dan kepada perusahaan lain.

Kesimpulan

Dapat dilihat bahwa kinerja karyawan sangat berpengaruh bagi kesuksesan suatu perusahaan. Faktor-faktor seperti lingkungan kerja, sarana prasarana, bonus dan insentif, cara komunikasi, serta gaya kepemimpinan dapat memiliki dampak yang besar terhadap kinerja karyawan. Oleh karena itu, perusahaan perlu memenuhi berbagai faktor-faktor tersebut demi menjaga kinerja karyawan.

Untuk melakukan penilaian kinerja karyawan, perusahaan dapat melakukan salah satu dari lima metode, yaitu management by objectives, penilaian 360 derajat, ulasan rekan kerja, berdasarkan hierarki, atau ulasan pelanggan atau klien.

Untuk memberikan penilaian karyawan yang efektif, perusahaan akan membutuhkan satu sistem yang berisi kinerja karyawan dan juga sebuah kanal yang dapat dimanfaatkan untuk memberikan umpan balik. Dengan GreatDay HR, keduanya dapat dilakukan di dalam aplikasi.

GreatDay HR dapat membantu Anda memantau kinerja karyawan Anda dalam fitur employee performance yang berisi semua data yang Anda butuhkan, baik progress KPI, pekerjaan apa yang sedang dilakukan, hingga, pekerjaan apa saja yang telah selesai dikerjakan. 

Anda juga dapat memberikan umpan balik langsung di dalam fitur employee performance tersebut. Hal ini akan membantu Anda mempertahankan tingkat produktivitas karyawan.

Bagian terbaiknya? Anda dapat melakukan semuanya kapanpun Anda butuhkan di dalam satu aplikasi GreatDay HR dengan keamanan yang terjamin.

Jadi, tunggu apalagi? Undang GreatDay HR sekarang juga! Biarkan kami memberikan demo bagi perusahaan Anda dan lakukan penilaian kinerja karyawan yang lebih mendalam dengan usaha yang lebih sedikit!

Tags : Kinerja Karyawan

Related Topics