Jadwalkan Demo

Terlalu Lama Bekerja di dalam Satu Ruangan? Hati-hati Kena Cabin Fever!

Rizka Maria Merdeka | December 5, 2023 | Info & Update
by GreatDay HR

Cabin fever, sebuah fenomena yang semakin sering dirasakan oleh banyak orang, menjadi sorotan dalam artikel ini. Istilah ini merujuk pada kondisi mental dan emosional yang muncul ketika seseorang menghabiskan terlalu banyak waktu di dalam ruangan atau dalam situasi terbatas, sering kali tanpa banyak interaksi sosial atau variasi aktivitas.

Artikel ini akan membahas lebih dalam tentang apa itu cabin fever, mengidentifikasi gejala-gejala khas yang sering muncul terutama saat WFH, dan memberikan cara untuk mengatasinya. Simak artikel selengkapnya!

Baca juga: WFH VS WFO, Mana yang Lebih Baik? Ini Kelebihan dan Kekurangannya

Apa itu cabin fever?

Cabin fever adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan kondisi mental atau emosional yang muncul ketika seseorang menghabiskan waktu terlalu lama di dalam ruangan atau di tempat yang terbatas, biasanya tanpa banyak kesempatan untuk keluar atau beraktivitas di luar ruangan. Istilah ini seringkali digunakan untuk menggambarkan gejala-gejala seperti kebosanan, frustrasi, ketegangan, atau rasa terpenjara yang muncul akibat kurangnya stimulasi atau variasi dalam lingkungan sekitar.

Cabin fever sering kali terjadi pada situasi-situasi seperti musim dingin yang panjang di mana orang cenderung menghabiskan lebih banyak waktu di dalam rumah, atau dalam situasi isolasi seperti yang dialami selama pandemi ketika orang diharuskan untuk tinggal di rumah untuk mengurangi penyebaran penyakit.

Baca juga: WFA: Tren Bekerja yang Akan Menggantikan WFH Pasca Pandemi

Gejala cabin fever saat WFH

Bekerja dari rumah (WFH) dapat memberikan kenyamanan, tetapi bagi beberapa orang, dapat pula menimbulkan gejala cabin fever. Beberapa gejala tersebut dapat melibatkan aspek-aspek berikut:

1. Kebosanan dan Monoton

Ketika Anda terus-menerus melakukan tugas-tugas yang sama di rumah tanpa banyak variasi, mungkin mulai muncul rasa bosan dan kejenuhan. Rutinitas harian yang monoton dapat mengurangi rasa motivasi dan kegairahan dalam pekerjaan.

2. Kesulitan Berkonsentrasi

Lingkungan kerja yang terbatas di dalam rumah bisa menjadi tantangan untuk mempertahankan konsentrasi. Gangguan-gangguan sehari-hari, seperti kebisingan dari rumah tangga atau kehadiran keluarga, dapat menghambat fokus pada pekerjaan.

3. Ketidaknyamanan Emosional

Perasaan stres dan frustrasi dapat timbul karena kurangnya jeda dari tekanan pekerjaan. Kesulitan dalam menyesuaikan diri dengan perubahan pola kerja dan ekspektasi dapat menciptakan ketidaknyamanan emosional.

4. Isolasi Sosial

Meskipun teknologi memungkinkan kita tetap terhubung secara virtual, kurangnya interaksi langsung dengan rekan kerja dapat menciptakan rasa kesepian. Kehilangan momen-momen informal atau obrolan di sekitar kantor dapat memperkuat perasaan terasing.

5. Kurangnya Batasan Antara Kehidupan Pribadi dan Profesional

Kesulitan memisahkan waktu kerja dan waktu pribadi dapat mengakibatkan perasaan konstan terhubung dengan pekerjaan. Tanpa batas fisik antara kantor dan rumah, sulit untuk menciptakan batasan yang sehat.

6. Kurangnya Aktivitas Fisik

Keterbatasan mobilitas dan kurangnya aktivitas fisik di dalam ruangan dapat mempengaruhi kesehatan mental dan fisik. Aktivitas fisik penting untuk menjaga energi, konsentrasi, dan keseimbangan emosional.

7. Ketidakseimbangan Hidup Kerja dan Kehidupan Pribadi

Kesulitan menemukan keseimbangan antara tanggung jawab pekerjaan dan waktu untuk rekreasi atau kegiatan pribadi dapat menyebabkan kelelahan dan stres. Pekerja mungkin merasa terus-menerus terikat dengan pekerjaan tanpa cukup waktu untuk diri sendiri.

8. Penurunan Motivasi dan Produktivitas

Tanpa interaksi langsung dengan rekan kerja atau atmosfer kerja yang memotivasi, seseorang mungkin mengalami penurunan motivasi dan produktivitas. Dukungan tim dan rasa keterlibatan sosial dapat memberikan dorongan penting.

9. Ketidakpastian dan Kecemasan

Ketidakpastian tentang masa depan, baik itu terkait pekerjaan atau peristiwa global, dapat menciptakan rasa cemas. Kurangnya kejelasan tentang arah karir atau perkembangan organisasi dapat menambah tingkat kekhawatiran.

Untuk mengatasi gejala cabin fever saat bekerja dari rumah, penting untuk menciptakan rutinitas yang seimbang, menetapkan batasan yang jelas antara pekerjaan dan kehidupan pribadi, menjaga komunikasi secara aktif dengan rekan kerja, dan secara sadar merencanakan waktu untuk aktivitas fisik dan rekreasi.

Baca juga: Tak Bisa Terapkan WFH? Simak Tips Berikut yuk!

Bagaimana cara mengatasi cabin fever?

Mengatasi cabin fever saat bekerja dari rumah memerlukan pendekatan holistik yang melibatkan perubahan dalam rutinitas, perawatan terhadap kesehatan mental dan fisik, serta upaya untuk membangun koneksi sosial. Berikut adalah beberapa cara untuk mengatasi cabin fever:

1. Ciptakan Rutinitas Seimbang

Buatlah jadwal harian yang memberikan struktur pada aktivitas Anda. Selain waktu kerja, alokasikan waktu untuk istirahat dan kegiatan pribadi yang menyenangkan. Ini membantu menjaga keseimbangan antara produktivitas dan kesejahteraan.

2. Variasi dalam Lingkungan

Jelajahi berbagai ruang di rumah Anda untuk bekerja. Sesekali, pindah ke luar ruangan atau cari tempat umum yang nyaman untuk menciptakan perubahan lingkungan yang merangsang kreativitas.

3. Aktivitas Fisik

Integrasikan latihan fisik ke dalam rutinitas harian Anda. Ini tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan fisik, tetapi juga dapat meningkatkan energi dan fokus kerja Anda.

4. Buat Batas Waktu Kerja

Tetapkan batas waktu yang jelas untuk dimulai dan diakhiri pekerjaan. Setelah jam kerja berakhir, matikan pemberitahuan pekerjaan untuk memberi diri Anda kesempatan untuk benar-benar beristirahat.

5. Jaga Kesehatan Mental

Luangkan waktu setiap hari untuk merawat kesehatan mental Anda. Praktikkan teknik relaksasi, pertimbangkan untuk meditasi, dan berikan diri Anda momen tanpa gangguan untuk melepaskan tekanan.

6. Buat Rencana Aktivitas

Susun daftar kegiatan yang ingin Anda lakukan di luar jam kerja. Ini bisa termasuk pembelajaran baru, mengejar hobi, atau menghabiskan waktu berkualitas dengan keluarga.

7. Jaga Koneksi Sosial

Aktiflah dalam berkomunikasi dengan rekan kerja, teman, dan keluarga melalui panggilan video atau pertemuan virtual. Sosialisasi secara virtual membantu menjaga keseimbangan antara kehidupan sosial dan kerja.

8. Ubah Tampilan Ruangan

Ganti tata letak atau dekorasi dalam rumah secara berkala untuk memberikan nuansa segar. Tambahkan elemen dekoratif seperti tanaman atau seni untuk menciptakan lingkungan yang lebih hidup.

9. Pertahankan Keseimbangan Kerja dan Kehidupan Pribadi

Penting untuk menetapkan batas antara waktu kerja dan waktu pribadi. Hal ini melibatkan kemampuan untuk melepaskan diri dari tugas-tugas pekerjaan dan benar-benar menikmati waktu istirahat.

10. Terima Tantangan dengan Berpikir Positif

Lihatlah tantangan WFH sebagai kesempatan untuk tumbuh dan berkembang. Fokus pada aspek positifnya, seperti fleksibilitas dan kesempatan untuk meraih tujuan pribadi dan profesional.

Menerapkan langkah-langkah ini dengan cara yang konsisten dan disesuaikan dengan kebutuhan pribadi dapat membantu menciptakan lingkungan kerja yang seimbang dan meminimalkan efek cabin fever. Ingatlah bahwa pengalaman setiap individu unik, jadi eksperimen dengan berbagai strategi dan temukan apa yang paling efektif untuk Anda.

Baca juga: Darurat Omicron! WFH Kembali Diperketat

Laporkan kegiatan kerja saat WFH lebih mudah dengan GreatDay HR

cabin fever adalah gdhr

Sebagaimana diketahui, bahwa sistem kerja di setiap perusahaan pasti berbeda-beda. Ada yang menerapkan WFO secara full atau ada pula perusahaan yang menerapkan Hybrid working, WFH, dan WFA. Semuanya sah-sah saja, asalkan produktivitas karyawan tetap terjaga dan termonitor dengan baik.

Oleh karena itu, GreatDay HR menyediakan fitur Daily Activity yang dapat mempermudah perusahaan, terutama atasan-atasan, untuk memantau aktivitas dan produktivitas karyawannya kapan pun, di mana pun. Melalui fitur ini, karyawan yang WFH/WFA/WFO dapat melaporkan pekerjaan apa saja yang dilakukan selama jam kerja.

Karyawan tinggal mengambil gambar secara live melalui ponsel dan memberikan keterangan terkait tugas serta waktu pengerjaan. Nantinya, atasan tinggal melihat rekap apa saja yang dilaporkan karyawan tersebut. Mudah bukan?

Segera berlangganan dan unduh aplikasi GreatDay HR sekarang juga untuk nikmati kemudahan memantau aktivitas kerja harian karyawan! Klik di sini untuk informasi lebih lengkap.

Baca juga: Meningkatkan Produktivitas Kerja Saat WFH Bersama GreatDay HR!

Trending Article
01
Rizka Maria Merdeka | November 28, 2023
22 Contoh Kelebihan dan Kekurangan Diri Saat…
02
Rizka Maria Merdeka | October 25, 2023
Penting! Panduan Lengkap Pangkat Golongan PNS Terbaru…
03
Rizka Maria Merdeka | November 18, 2021
14 Contoh Penulisan Notulen Rapat yang Tepat.…
Subscribe News Letter
Get notification on your email