Jadwalkan Demo

Siap-siap Potongan Gaji Nambah, Kenali Apa Itu Tapera dan Besarannya!

Rizka Maria Merdeka | June 6, 2024 | Info & Update
by GreatDay HR

Tapera (Tabungan Perumahan Rakyat) adalah program pemerintah Indonesia yang bertujuan untuk membantu masyarakat memiliki rumah yang layak dan terjangkau melalui skema tabungan yang dikelola oleh Badan Pengelola Tapera (BP Tapera). Yang berubah adalah, yang sebelumnya peserta Tapera hanya untuk ASN, kini mencakup pekerja formal dan pekerja mandiri yang berpenghasilan minimal setara dengan upah minimum serta warga negara asing yang bekerja di Indonesia minimal enam bulan.

Pengelolaan Tapera melibatkan pengerahan, pemupukan, dan pemanfaatan dana untuk pembiayaan perumahan. Iuran Tapera ditetapkan sebesar 3% dari gaji atau penghasilan peserta, dengan pembagian 0,5% ditanggung pemberi kerja dan 2,5% oleh pekerja, sedangkan pekerja mandiri menanggung seluruh iuran sebesar 3%.

Program ini dirancang untuk menyediakan dana murah jangka panjang yang berkelanjutan, mendukung kebutuhan perumahan bagi masyarakat Indonesia. Lebih lanjut, artikel ini akan membahas tentang pengertian, siapa saja yang jadi peserta,  besaran, hingga aturan pengelolaannya. Simak selengkapnya!

Baca juga: Pentingnya Menerapkan Sistem Pemberian Bonus dan Insentif Karyawan yang Baik di Perusahaan

Apa itu Tapera?

Tabungan Perumahan Rakyat atau Tapera adalah simpanan berkala yang dilakukan oleh peserta dalam periode waktu tertentu yang hanya dapat digunakan untuk pembiayaan perumahan atau dikembalikan bersama hasil pengembangannya setelah kepesertaan berakhir (Pasal 1 PP No. 25/2020).

Peserta Tapera adalah setiap warga negara Indonesia (WNI) dan warga negara asing (WNA) pemegang visa yang bekerja di Indonesia minimal 6 bulan dan telah membayar simpanan, yaitu sejumlah uang yang dibayar secara berkala oleh peserta dan/atau pemberi kerja.

Baca juga: Tarif Pajak Terbaru Sudah Berlaku! Ini Penjelasan Mengenai TER PPh 21 Sesuai PP 58/2023

Siapa saja yang jadi peserta Tapera?

Peserta Tapera terdiri dari pekerja dan pekerja mandiri yang berpenghasilan minimal setara dengan upah minimum dan berusia minimal 20 tahun atau sudah menikah saat mendaftar. Pekerja mandiri dengan penghasilan di bawah upah minimum juga dapat menjadi peserta Tapera (Pasal 5).

Pekerja yang dimaksud mencakup calon pegawai negeri sipil (CPNS), pegawai aparatur sipil negara (ASN), prajurit TNI, prajurit siswa TNI, anggota Polri, pejabat negara, pekerja/buruh BUMN, pekerja/buruh BUMD, pekerja/buruh BUMS, serta pekerja lainnya yang menerima gaji atau upah (Pasal 7).

Kepesertaan Tapera berakhir jika memenuhi syarat berikut: telah pensiun bagi pekerja, mencapai usia 58 tahun bagi pekerja mandiri, peserta meninggal dunia, atau peserta tidak memenuhi kriteria selama 5 tahun berturut-turut (Pasal 23).

Untuk mendapatkan pembiayaan perumahan dari Tapera, peserta harus memenuhi persyaratan sebagai berikut (Pasal 38):

  1. Telah menjadi peserta Tapera minimal selama 12 bulan
  2. Termasuk dalam kategori masyarakat berpenghasilan rendah (MBR)
  3. Belum memiliki rumah
  4. Menggunakan dana untuk pembiayaan pemilikan rumah pertama, pembangunan rumah pertama, atau perbaikan rumah pertama.

Baca juga: Apa Itu Pajak Natura? Ini Penjelasan dan Contoh Perhitungannya!

Berapa besaran potongan Tapera?

Menurut PP Nomor 21 Tahun 2024, besaran iuran Tapera adalah 3% dari gaji atau upah bagi Peserta Pekerja dan dari penghasilan bagi Peserta Pekerja Mandiri. Untuk Peserta Pekerja, iuran ini dibagi antara Pemberi Kerja sebesar 0,5% dan Pekerja sebesar 2,5%. Sementara itu, Peserta Pekerja Mandiri menanggung sendiri seluruh iuran sebesar 3%.

Bagaimana aturan pengelolaannya?

Dalam aturan, dijelaskan bahwa pengelolaan Tapera adalah kegiatan untuk mengumpulkan dana dari masyarakat yang dilakukan secara bersama-sama dan saling tolong-menolong antar peserta. Tujuannya adalah menyediakan dana murah jangka panjang yang berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan rumah yang layak dan terjangkau bagi peserta.

Pengelolaan Tapera dilakukan oleh badan hukum yang disebut Badan Pengelola Tapera (BP Tapera). Pengelolaan ini mencakup tiga kegiatan utama: pengerahan dana Tapera, pemupukan dana Tapera, dan pemanfaatan dana Tapera.

Menurut situs resmi BP Tapera, manfaat pembiayaan rumah Tapera atau produk Tapera mencakup Program Pembiayaan Kepemilikan Rumah Pertama (KPR Tapera), Program Pembiayaan Perbaikan Rumah Pertama (KRR Tapera), Program Pembiayaan Rumah Pertama di Atas Tanah Pribadi (KBR Tapera), dan Program Pembiayaan Kepemilikan Rumah Bagi Masyarakat Non-ASN (FLPP).

Baca juga: Ketahui Apa Itu NPWP Non-Efektif (NE) dan Dampaknya terhadap Wajib Pajak

Hitung potongan dan komponen gaji karyawan lainnya lebih akurat dengan GreatDay HR

tapera adalah

Regulasi pajak dan potongan wajib yang selalu berubah, atau bahkan bertambah menjadi tantangan tersendiri bagi para paymaster. Terutama jika perubahan pada regulasi menjadi semakin rumit dengan rumus perhitungan yang diubah total. Bagi paymaster yang menggunakan sistem otomatis, tentu tantangan ada pada penyedia layanan sistem, yang juga harus selalu update terhadap perubahan yang ada.

Sama halnya dengan PPh yang dikenakan pada gaji karyawan, pemotongan iuran Tapera juga bisa dihitung secara otomatis dengan fitur Payroll di aplikasi GreatDay HR. Sebab, GreatDay HR selalu mengikuti perkembangan perubahan peraturan pajak yang ada. Jadi, perusahaan dan paymaster tidak perlu khawatir!

Regulasi potongan gaji bertambah? Tenang saja! GreatDay HR selalu memberikan solusi terkini dalam pengelolaan pajak dan penggajian. Segera berlangganan untuk proses payroll yang lebih lancar dan akurat! Klik di sini untuk informasi lebih lanjut.

Baca juga: Simak Cara Menghitung Tarif Pajak Efektif (TER) Terbaru 2024

Trending Article
01
Rizka Maria Merdeka | November 28, 2023
22 Contoh Kelebihan dan Kekurangan Diri Saat…
02
Rizka Maria Merdeka | October 25, 2023
Penting! Panduan Lengkap Pangkat Golongan PNS Terbaru…
03
Rizka Maria Merdeka | November 18, 2021
14 Contoh Penulisan Notulen Rapat yang Tepat.…
Subscribe News Letter
Get notification on your email