Hubungi Sales

Mengenal ENPS (Employee Net Promoter Score): Pengertian, Manfaat, dan Cara Mengukurnya

Rizka Maria Merdeka | May 2, 2023 | HRIS
by GreatDay HR

Employee Net Promoter Score (ENPS) adalah salah satu metode untuk mengukur kepuasan karyawan terhadap perusahaan. Metode ini digunakan untuk mengetahui seberapa besar kemungkinan karyawan merekomendasikan perusahaan kepada teman atau keluarga sebagai tempat bekerja.

Dalam artikel ini, GreatDay HR akan membahas secara mendalam tentang pengertian dan manfaat dari ENPS, serta cara mengukurnya dengan tepat. Dalam era persaingan yang semakin ketat, memahami kepuasan karyawan menjadi sangat penting bagi perusahaan karena karyawan yang merasa puas dengan perusahaan akan berkontribusi positif pada kesuksesan perusahaan.

Oleh karena itu, memahami ENPS dan bagaimana mengukurnya dapat membantu perusahaan meningkatkan kinerja dan memperkuat posisi mereka di pasar. Simak selengkapnya berikut ini!

Baca juga: Dampak Turnover Karyawan pada Bisnis dan Cara Mengatasinya

Apa itu ENPS?

Employee Net Promoter Score atau disingkat ENPS adalah sebuah metode untuk mengukur seberapa besar kepuasan karyawan terhadap perusahaan atau organisasi tempat mereka bekerja. Metode ini merupakan turunan dari NPS (Net Promoter Score), yang awalnya digunakan untuk mengukur kepuasan pelanggan terhadap produk atau layanan suatu perusahaan.

Dalam ENPS, karyawan diminta untuk memberikan skor dari 0 hingga 10 terhadap pertanyaan seperti “Seberapa mungkin Anda merekomendasikan perusahaan ini sebagai tempat kerja kepada teman atau kenalan Anda?” Skor 0 hingga 6 dianggap sebagai “detractor” atau karyawan yang tidak puas, skor 7 hingga 8 dianggap sebagai “passive” atau karyawan yang netral, sedangkan skor 9 hingga 10 dianggap sebagai “promoter” atau karyawan yang sangat puas.

Setelah skor dikumpulkan, perusahaan dapat menghitung skor ENPS dengan mengurangi persentase “detractor” dari persentase “promoter“. Skor ENPS berkisar dari -100 hingga +100, dan semakin tinggi skor tersebut, semakin tinggi pula tingkat kepuasan karyawan terhadap perusahaan.

ENPS dapat membantu perusahaan untuk mengevaluasi keberhasilannya dalam membangun budaya kerja yang positif, memotivasi karyawan, serta meningkatkan produktivitas dan loyalitas karyawan. Dengan mendapatkan skor ENPS yang tinggi, perusahaan dapat menarik bakat-bakat baru dan mempertahankan karyawan yang ada. Selain itu, ENPS juga dapat membantu perusahaan dalam mengidentifikasi masalah dan tantangan yang mungkin dihadapi oleh karyawan dalam bekerja, sehingga perusahaan dapat mengambil tindakan yang tepat untuk memperbaiki situasi.

Baca juga: Mengenal Artificial Intelligence (AI): Kelebihan, Kekurangan, dan Contoh Penerapan AI di Industri HR

Manfaat ENPS bagi karyawan dan perusahaan

Bagi karyawan:

1. Memberikan kesempatan untuk menyuarakan pendapat

ENPS memberikan kesempatan bagi karyawan untuk menyuarakan pendapat dan memberikan masukan tentang lingkungan kerja dan budaya perusahaan. Hal ini dapat membantu karyawan merasa didengar dan dihargai oleh perusahaan.

2. Meningkatkan kesejahteraan karyawan

Perusahaan yang menggunakan ENPS untuk memperbaiki lingkungan kerja dan budaya perusahaan cenderung lebih memperhatikan kesejahteraan karyawan. Hal ini dapat membantu karyawan merasa lebih dihargai dan diperhatikan oleh perusahaan.

3. Meningkatkan motivasi karyawan

Karyawan yang merasa puas dengan lingkungan kerja dan budaya perusahaan cenderung lebih termotivasi dan bersemangat dalam bekerja. Hal ini dapat membantu karyawan untuk mencapai tujuan pribadi dan profesional mereka.

4. Meningkatkan kepercayaan karyawan

Dengan meminta pendapat karyawan dan mengambil tindakan yang sesuai, perusahaan dapat meningkatkan kepercayaan karyawan dan menunjukkan bahwa perusahaan peduli terhadap kepuasan dan kesejahteraan karyawan.

5. Meningkatkan peluang pengembangan karir

Perusahaan yang menggunakan ENPS untuk memperbaiki lingkungan kerja dan budaya perusahaan cenderung lebih memperhatikan pengembangan karir karyawan. Hal ini dapat membantu karyawan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan mereka dan meningkatkan peluang karir di masa depan.

6. Menjaga keseimbangan kerja dan kehidupan pribadi

Perusahaan yang menggunakan ENPS untuk memperbaiki lingkungan kerja dan budaya perusahaan cenderung lebih memperhatikan keseimbangan kerja dan kehidupan pribadi karyawan. Hal ini dapat membantu karyawan untuk menjaga keseimbangan antara kehidupan kerja dan kehidupan pribadi mereka.

7. Meningkatkan kepuasan kerja

ENPS dapat membantu perusahaan untuk memperbaiki area yang perlu diperbaiki dalam lingkungan kerja dan budaya perusahaan, seperti gaji dan tunjangan, pelatihan dan pengembangan karir, manajemen kinerja, dan penghargaan karyawan. Hal ini dapat membantu meningkatkan kepuasan kerja karyawan.

8. Meningkatkan loyalitas karyawan

Karyawan yang merasa dihargai dan diperhatikan oleh perusahaan cenderung lebih setia dan loyal terhadap perusahaan. Hal ini dapat membantu perusahaan untuk mempertahankan karyawan terbaik dan mengurangi tingkat pergantian karyawan.

9. Meningkatkan hubungan karyawan dan manajemen

ENPS dapat membantu perusahaan untuk memperbaiki komunikasi dan hubungan antara karyawan dan manajemen. Hal ini dapat membantu membangun hubungan yang lebih baik dan positif di antara karyawan dan manajemen.

10. Memberikan rasa keamanan dan stabilitas

Perusahaan yang menggunakan ENPS untuk memperbaiki lingkungan kerja dan budaya perusahaan cenderung lebih stabil dan terorganisir. Hal ini dapat memberikan rasa keamanan dan stabilitas bagi karyawan, terutama dalam hal pekerjaan dan gaji mereka.

Baca juga: Wajib Tahu! Mengenal Asas Legalitas dan Contohnya dalam Pengelolaan HR di Perusahaan

Bagi perusahaan:

1. Mengukur kepuasan karyawan

ENPS adalah sistem yang membantu perusahaan untuk mengukur seberapa besar kepuasan karyawan terhadap perusahaan atau organisasi tempat mereka bekerja. Dengan mengetahui tingkat kepuasan karyawan, perusahaan dapat mengevaluasi budaya kerja dan lingkungan kerja yang telah dibangun dan mengambil tindakan yang tepat untuk memperbaikinya.

2. Meningkatkan loyalitas karyawan

Karyawan yang merasa puas dengan lingkungan kerja dan budaya perusahaan cenderung lebih loyal dan berkomitmen pada perusahaan. Hal ini dapat membantu perusahaan untuk mempertahankan karyawan yang berbakat dan meminimalkan turnover karyawan.

3. Meningkatkan produktivitas karyawan

Karyawan yang merasa puas dengan lingkungan kerja dan budaya perusahaan cenderung lebih produktif dan bersemangat dalam bekerja. Hal ini dapat membantu perusahaan untuk meningkatkan produktivitas karyawan dan mencapai tujuan bisnis yang lebih baik.

4. Meningkatkan citra perusahaan

Perusahaan yang memiliki skor ENPS yang tinggi dapat menarik bakat-bakat baru dan meningkatkan citra perusahaan sebagai tempat kerja yang baik dan menarik.

5. Identifikasi masalah dan tantangan

Dengan menggunakan ENPS, perusahaan dapat mengidentifikasi masalah dan tantangan yang mungkin dihadapi oleh karyawan dalam bekerja. Hal ini dapat membantu perusahaan untuk mengambil tindakan yang tepat dan memperbaiki situasi agar karyawan merasa lebih puas dan produktif.

6. Memotivasi karyawan

Dengan meminta pendapat karyawan melalui ENPS, perusahaan dapat memotivasi karyawan untuk berpartisipasi dalam membangun budaya kerja yang positif dan memberikan masukan yang konstruktif untuk perusahaan.

7. Memperbaiki komunikasi internal

ENPS juga dapat membantu perusahaan untuk memperbaiki komunikasi internal antara manajemen dan karyawan. Dengan mengetahui pandangan karyawan tentang perusahaan dan lingkungan kerja, manajemen dapat menyesuaikan komunikasi dan strategi untuk meningkatkan kepuasan karyawan dan membangun budaya kerja yang positif.

8. Meningkatkan kepercayaan karyawan

Dengan meminta pendapat karyawan dan mengambil tindakan yang sesuai, perusahaan dapat meningkatkan kepercayaan karyawan dan menunjukkan bahwa perusahaan peduli terhadap kepuasan dan kesejahteraan karyawan.

9. Mengukur perubahan dalam waktu

Dengan melakukan survei ENPS secara berkala, perusahaan dapat mengukur perubahan dalam tingkat kepuasan karyawan dari waktu ke waktu. Hal ini dapat membantu perusahaan untuk melacak progres dan memperbaiki situasi jika ada perubahan yang signifikan dalam skor ENPS.

10. Memperkuat strategi HR

ENPS dapat membantu perusahaan dalam mengidentifikasi area yang perlu diperkuat dalam strategi HR, seperti rekrutmen, pelatihan, pengembangan karir, manajemen kinerja, dan program penghargaan karyawan. Hal ini dapat membantu perusahaan untuk meningkatkan efektivitas strategi HR dan memperbaiki kepuasan karyawan.

Baca juga: Penerapan Software HRIS dalam Pengelolaan SDM di Industri Hospitality

Cara mengukur ENPS

Berikut adalah langkah-langkah untuk mengukur ENPS:

1. Survei Karyawan

Langkah pertama untuk mengukur ENPS adalah dengan melakukan survei karyawan. Survei ini dapat dilakukan melalui email, aplikasi, atau platform khusus survei karyawan. Survei ini harus terdiri dari beberapa pertanyaan terkait kepuasan karyawan dengan perusahaan dan lingkungan kerja.

2. Pertanyaan ENPS

Salah satu bagian terpenting dalam survei karyawan adalah pertanyaan ENPS. Pertanyaan ini biasanya berbunyi, “Seberapa mungkin Anda merekomendasikan perusahaan ini sebagai tempat kerja kepada teman atau keluarga?” Karyawan diminta untuk memberikan skor pada skala 0 hingga 10, dengan 0 artinya sangat tidak mungkin merekomendasikan dan 10 artinya sangat mungkin merekomendasikan.

3. Pengolahan Data

Setelah semua karyawan telah memberikan tanggapan, data dari survei dikumpulkan dan diolah. Skor ENPS dihitung dengan cara mengurangi persentase karyawan yang memberikan skor 0 hingga 6 dari persentase karyawan yang memberikan skor 9 hingga 10.

4. Analisis dan Tindakan

Setelah skor ENPS telah dihitung, perusahaan harus menganalisis hasil survei dan mengambil tindakan yang sesuai untuk meningkatkan kepuasan karyawan. Tindakan yang diambil harus berdasarkan hasil survei dan harus terus dipantau untuk memastikan perbaikan yang berkelanjutan.

5. Pengulangan Survei

Survei ENPS harus diulang secara berkala untuk mengukur perubahan dalam kepuasan karyawan dari waktu ke waktu dan untuk memastikan bahwa tindakan yang diambil memberikan hasil yang diinginkan. Perusahaan dapat melakukan survei setiap 6 bulan atau setahun sekali tergantung pada ukuran perusahaan dan kebutuhan perusahaan.

Baca juga: Penerapan Software HRIS dalam Pengelolaan SDM di Industri Retail

Ukur performansi dan kinerja karyawan lebih efektif dengan Performance Management di aplikasi GreatDay HR

enps adalah gdhr

Selain ENPS, mengelola dan mengawasi performa karyawan di perusahaan juga penting untuk pengembangan karir dan peningkatan kinerja. Oleh sebab itu, perusahaan perlu merumuskan sistem KPI dan komponen lain yang nantinya dinilai demi hasil yang terukur. Dengan begitu, baik atasan maupun perusahaan dapat melihat perkembangan atau progres performa setiap karyawan yang bekerja.

Namun, sering kali terdapat kendala dalam hal penyusunan KPI dan pemberian feedback mengenai tugas-tugas yang dikerjakan oleh karyawan. Masalahnya adalah di waktu, tempat, dan tentunya menghabiskan banyak tenaga jika harus dilakukan secara tatap muka satu per satu.

Atas dasar itu, GreatDay HR mengembangkan fitur Performance Management yang dapat menjadi solusi pengelolaan performa karyawan di perusahaan. Penyusunan KPI, memberikan feedback dan penilaian, hingga merencanakan tugas semua bisa dilakukan melalui satu aplikasi di mana saja dan kapan saja. Tidak perlu repot lagi menggunakan banyak tools untuk mengelola komponen performa karyawan.

Segera berlangganan GreatDay HR dan unduh aplikasinya sekarang juga! Dapatkan informasi lebih lengkap dan jadwalkan demo gratis di sini!

Baca juga: Penerapan Software HRIS dalam Pengelolaan SDM di Industri Manufaktur

Trending Article
01
Rizka Maria Merdeka | November 28, 2023
22 Contoh Kelebihan dan Kekurangan Diri Saat…
02
Rizka Maria Merdeka | October 25, 2023
Penting! Panduan Lengkap Pangkat Golongan PNS Terbaru…
03
Rizka Maria Merdeka | November 18, 2021
14 Contoh Penulisan Notulen Rapat yang Tepat.…
Subscribe News Letter
Get notification on your email