Pahami Apa Itu Aset Perusahaan dari Mulai Pengertian, Sifat, Hingga Jenisnya

By GreatDay HR   |  

Berbicara mengenai aset, pasti banyak orang yang sudah tidak asing dengan istilah tersebut. Aset adalah kepemilikan individu, organisasi, atau entitas lainnya yang berwujud maupun tidak berwujud, seperti kekayaan intelektual, dan memiliki nilai ekonomi.

Sebagai pengusaha atau individu yang ingin memperluas pengetahuan tentang keuangan, pemahaman yang kuat tentang aset menjadi sangat penting. Aset adalah salah satu bagian penting dalam sebuah perusahaan, karena dapat membantu meningkatkan nilai bisnis secara signifikan.

Dalam artikel ini, GreatDay HR akan membahas definisi aset secara umum dan aset perusahaan, jenis-jenis aset yang umum digunakan, dan pentingnya manajemen aset dalam sebuah perusahaan. Jadi, jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut tentang aset, sifat, dan jenis-jenisnya, simak artikel ini sampai selesai!

Baca juga: Mengenal Barang Komplementer: Pengertian, Ciri-ciri, dan Contohnya

Pengertian aset perusahaan

Aset secara umum adalah segala sesuatu yang memiliki nilai ekonomi dan dimiliki oleh individu, organisasi, atau entitas lainnya. Aset dapat berupa benda mati seperti properti, kendaraan, mesin, atau persediaan, atau dapat pula berupa hak atau kepentingan seperti hak paten, merek dagang, atau saham.

Sedangkan aset perusahaan adalah segala bentuk sumber daya atau kekayaan yang dimiliki oleh perusahaan dan dapat memberikan manfaat ekonomi di masa depan. Aset dapat berwujud atau tidak berwujud dan memiliki nilai ekonomi yang dapat diukur secara objektif.

Contoh aset perusahaan yang berwujud antara lain adalah tanah, bangunan, mesin, kendaraan, persediaan, dan kas. Sementara itu, contoh aset perusahaan yang tidak berwujud adalah hak paten, merek dagang, hak cipta, goodwill, dan software.

Penting untuk dicatat bahwa aset perusahaan memiliki peran penting dalam keberlangsungan bisnis dan pertumbuhan perusahaan. Pengelolaan dan pengukuran aset yang efektif dapat membantu perusahaan dalam mengoptimalkan penggunaan sumber daya dan mencapai tujuan bisnis yang telah ditetapkan.

Baca juga: Apa Itu NDA (Non-Disclosure Agreement)? Pelajari Pengertian, Fungsi, dan Jenisnya

Sifat-sifat aset

Untuk mengetahui lebih dalam tentang apa itu aset, berikut beberapa sifat yang dapat mencirikan dan membedakan aset dengan kepemilikan lainnya.

1. Bernilai Ekonomi

Sifat pertama dari aset adalah bahwa aset memiliki nilai ekonomi. Artinya, aset dapat diukur dalam satuan nilai atau mata uang. Nilai ekonomi dari aset dapat bervariasi, tergantung pada permintaan pasar, kualitas, dan kondisi aset tersebut.

2. Dapat Dimiliki

Aset adalah sesuatu yang dapat dimiliki oleh individu, perusahaan atau organisasi lain. Dalam beberapa kasus, kepemilikan aset dapat dibuktikan dengan sertifikat atau dokumen legal lainnya. Namun, ada juga aset yang dapat dimiliki tanpa dokumen legal, seperti tanah atau properti yang belum terdaftar.

3. Memiliki Umur atau Masa Hidup

Sifat lain dari aset adalah bahwa aset memiliki umur atau masa hidup yang dapat diukur. Setiap aset memiliki masa pakai yang berbeda, tergantung pada jenis dan kondisi aset tersebut. Misalnya, kendaraan memiliki masa pakai yang lebih pendek dibandingkan dengan gedung.

Temukan informasi & Tips HR Terkini dengan Subscribe Blog GreatDay HR

4. Menghasilkan Keuntungan atau Manfaat

Aset yang dimiliki oleh perusahaan atau individu biasanya digunakan untuk menghasilkan keuntungan atau manfaat lainnya. Misalnya, properti dapat disewakan, saham dapat diperjualbelikan, atau mesin dapat digunakan untuk memproduksi barang atau jasa.

5. Rentan terhadap Risiko

Setiap aset memiliki risiko yang terkait dengannya, seperti kerusakan, kehilangan, atau penurunan nilai pasar. Oleh karena itu, manajemen aset yang baik perlu dilakukan untuk meminimalkan risiko-risiko tersebut.

6. Tergantung pada Lingkungan

Aset seringkali tergantung pada lingkungan di mana mereka berada. Misalnya, tanaman atau hewan dalam peternakan tergantung pada kondisi cuaca dan lingkungan sekitarnya. Jadi, lingkungan dan kondisi lingkungan perlu diperhatikan saat memutuskan untuk membeli atau memanfaatkan sebuah aset.

Itulah beberapa sifat dari aset. Memahami sifat-sifat ini sangat penting dalam manajemen aset yang efektif dan pengambilan keputusan investasi yang tepat.

Baca juga: Pengertian, Komponen, dan Faktor yang Mempengaruhi Lead Time Pada Produksi

Beberapa jenis aset perusahaan

Berikut adalah beberapa jenis-jenis aset perusahaan yang umum dikenal:

Aset Lancar (Current Assets)

Aset lancar adalah jenis aset yang dapat dengan cepat dikonversi menjadi uang tunai atau digunakan dalam waktu singkat, biasanya kurang dari satu tahun. Contoh aset lancar antara lain kas, piutang usaha, persediaan barang dagangan, dan investasi jangka pendek.

Aset Tetap (Fixed Assets)

Aset tetap adalah jenis aset yang dimiliki oleh perusahaan untuk digunakan dalam operasi bisnis jangka panjang, biasanya lebih dari satu tahun. Contoh aset tetap antara lain tanah, bangunan, mesin, kendaraan, dan peralatan.

Aset Tidak Berwujud (Intangible Assets)

Aset tidak berwujud adalah jenis aset yang tidak memiliki bentuk fisik, namun memiliki nilai ekonomi yang signifikan. Contoh aset tidak berwujud antara lain hak cipta, merek dagang, paten, dan goodwill.

Aset Investasi (Investment Assets)

Aset investasi adalah jenis aset yang dimiliki oleh perusahaan untuk mendapatkan keuntungan jangka panjang. Contoh aset investasi antara lain saham, obligasi, reksadana, dan investasi dalam properti atau proyek.

Aset Lainnya (Other Assets)

Aset lainnya adalah jenis aset yang tidak termasuk dalam kategori aset lancar, tetap, atau tidak berwujud. Contoh aset lainnya antara lain piutang pajak, deposito jaminan, dan biaya yang masih harus dibayar.

Dengan memahami jenis-jenis aset perusahaan, perusahaan dapat melakukan manajemen aset yang lebih efektif dan membuat keputusan investasi yang tepat.

Baca juga: 5 Ide Sederhana Menghias Meja Kantor Biar Kerja Tambah Semangat

Monitor keamanan dan kelengkapan aset perusahaan dengan GreatDay HR

aset adalah gdhr

Setiap perusahaan pasti memiliki aset lainnya yang berupa barang inventaris, peralatan, dan lain sebagainya. Termasuk juga hal-hal kecil seperti ATK, vas bunga, colokan listrik, dll.

Barang-barang tersebut biasanya ditempatkan di kantor pada posisi dan jumlah tertentu. Namun, terkadang perusahaan lupa memeriksa keadaan, jumlah, bahkan apa saja aset yang dimiliki. Sehingga ketika ada barang yang rusak atau bahkan hilang, perusahaan tidak tahu dan akhirnya menimbulkan kerugian yang besar.

Security atau bahkan penanggung jawab logistik beserta jajarannya pun tidak selalu mengecek aset karena terlalu banyak dan cukup melelahkan. Oleh sebab itu, GreatDay HR menyediakan fitur Patrol yang dapat memastikan dan menjamin keamanan aset perusahaan.

Melalui penggunaan barcode, petugas dapat meninjau seluruh aset perusahaan melalui daftar aset yang dapat diakses di gadget, mulai dari jumlah hingga nama aset. Pelaporan akan terupdate secara real time sehingga perusahaan dan manajemen dapat melihat kondisi terkini terkait asetnya.

Tidak perlu khawatir lagi aset hilang atau rusak karena fitur Patrol ini dapat melacak secara aktual. Segera berlangganan dan unduh aplikasi GreatDay HR sekarang! Klik di sini untuk informasi selengkapnya.

Baca juga: Berikut Jenis-Jenis Anggaran dalam Perusahaan dan Manfaatnya yang Wajib Diketahui

Tags :

Related Topics