10 Tips Cara Mengatasi Rasa Minder di Kantor yang Perlu Anda Ketahui

By Rizka Maria Merdeka   |  

Minder adalah sebuah perasaan inferior pada seseorang yang tumbuh karena faktor-faktor tertentu. Perasaan seperti ini tentu tidak baik jika dibiarkan berlarut-larut karena akan membuat orang tersebut tidak bisa hidup di lingkungan sosial dengan baik, terutam di lingkungan kerja yang membutuhkan banyak komunikasi dan rasa percaya diri.

Simak artikel berikut ini untuk mendapatkan tips mengatasi rasa minder di kantor!

Penyebab minder

Minder atau rendah diri adalah merujuk pada kurangnya rasa percaya diri diri seseorang yang membuatnya merasa selalu kurang atau tidak berharga dibandingkan oleh orang lain. Namun, apa yang menyebabkan timbulnya rasa minder?

1. Memiliki pengalaman buruk

Pertama, mempunyai pengalaman tidak menyenangkan di masa lampau. Apabila seseorang pernah mengalami kejadian yang kurang mengenakkan, kemungkinan besar dirinya bisa mengidap inferiority complex ataupun minder.

Contoh seorang perempuan pernah menjadi korban bullying atau perundungan karena penampilan fisiknya yang dianggap kurang rupawan. Ini tentu dapat mempengaruhi pola pikirnya. Perempuan tersebut pun minder dan merasa bahwa tubuhnya lebih buruk daripada temannya.

2. Kesehatan mental yang tidak baik

Kedua, memiliki masalah terkait kesehatan mentalnya sejak awal merasa kurang percaya diri dan cenderung pribadi yang pesimistis. Kondisi tersebut akan semakin parah jika disertai dengan depresi. Seorang yang depresi rentan menumbuhkan perasaan minder karena sudah tidak lagi mampu mengendalikan perasaan tersebut dalam dirinya.

3. Faktor ekonomi

Ketiga, faktor ekonomi merupakan salah satu penyebab munculnya rasa minder karena kesenjangan sosial dalam kehidupan bermasyarakat. Terlebih lagi dalam kehidupan remaja, pertemanan sangatlah krusial. Remaja membutuhkan lingkungan yang dapat menerima keberadaannya. Akan tetapi, pertemanan tersebut kerap memicu kemunculan kesenjangan.

Sebagai contoh, ketika ada teman yang memiliki banyak barang branded, seorang remaja yang belum memahami kerasnya hidup, merasa rendah diri dengan temannya karena ia tidak mampu membelinya.

Lebih dari itu, hal ini akan semakin parah jika kondisi ekonomi orang tua dijadikan sebagai bahan ejekan teman-teman lainnya. Selain minder, remaja tersebut juga akan mengalami trauma.

4. Budaya

Keempat, budaya atau kepercayaan di masyarakat. Salah satu contohnya adalah bagaimana persepsi lingkungan masyarakat yang membedakan terhadap anak laki-laki dan perempuan.

Misalnya untuk anak laki-laki, mereka harus tangguh, tidak boleh menangis, maupun tampak lemah, dituntut harus terlihat kuat. Mereka akan lebih terlihat ‘aneh’ terutama jika memiliki tabiat (tingkah laku ataupun cara berpakaian) yang menyerupai perempuan. Sementara perempuan, ada standar yang harus dipenuhi seperti pintar memasak, terkadang dianggap lemah, tidak boleh memiliki berat badan yang berlebihan dan dituntut harus tegar.

Adanya ketentuan umum tersebut membuat orang yang kebetulan bertolak belakang dengan standar yang berlaku merasa minder. Alhasil, menyalahkan diri sendiri karena tidak sesuai dengan apa yang lingkungan inginkan.

5. Pola asuh orang tua

Kelima, pola asuh orang tua yang kurang tepat juga ikut andil dalam menyebabkan remaja minder dengan teman-temannya. Misalnya, orang tua selalu mengkritik dan mengatakan kalau dirinya tidak pernah melakukan yang terbaik kepada anaknya atau membanding-bandingkan dengan anak orang lain.

Perlakuan tersebut dapat membuat anak memunculkan rasa kegagalan di dalam dirinya dan merasa bahwa dirinya merupakan pecundang sejati. Jika sering mengalami hal tersebut, perasaan tadi akan mengakar dan semakin sulit untuk dihilangkan.

6. Sering bermain sosial media

Terakhir, sering bermain sosial media dapat menyebabkan rasa minder. Ketika asyik bermain sosial media kita akan sering melihat status atau mengunggah foto dari orang lain yang terlihat bahagia dan membagikan achievement mereka yang belum kita miliki.

Tips mengatasi rasa minder di kantor

1. Jalin pertemanan dengan rekan kerja suportif

Berteman dengan rekan kerja yang suportif hampir sama maknanya dengan menciptakan positive vibes dalam hidupmu, sebab biasanya mereka akan menyemangati, menambah kepercayaan diri, serta memberikan solusi di saat Anda sedang minder atau merasa putus asa.

2. Ingat, Anda direkrut karena dirimu hebat

Cobalah mengingat masa lalu ketika Anda diterima bekerja. Di antara banyaknya para pelamar yang mendaftar, Andalah yang dipilih dan dipercaya untuk bekerja di perusahaan tempatmu bekerja sekarang.
Hal ini menandakan bahwa Anda mempunyai potensi spesial yang tidak dimiliki oleh para pelamar tersebut.

3. Perhatikan penampilan

Beberapa studi mengatakan bahwa dengan memakai pakaian/outfit yang rapi dan menarik, biasanya seseorang akan lebih dihargai oleh orang-orang di sekitarnya, sehingga dapat meningkatkan kepercayaan diri.
Orang yang berpenampilan baik bisa menandakan bahwa orang tersebut merupakan pribadi yang elegan, teratur, dan teliti, memperhatikan detail dari hal-hal kecil.

4. Cari tahu kelebihan/potensi spesial

Rasa minder biasanya membuat dirimu merasa rendah diri, sebab akan merasa bahwa Anda tidak mempunyai kelebihan di antara orang-orang di sekitarmu. Namun, jika Anda bisa mengetahui kelebihan atau potensi special yang tidak dimiliki Anda bisa tahu bahwa sebenarnya dirimu itu spesial. Bahkan jika Anda menunjukkan potensi tersebut di tempat kerja, maka rasa percaya dirimu dijamin akan meningkat dan dirimu pun tidak akan merasa minder lagi.

5. Susun daftar prestasi yang pernah Anda capai

Jika rasa minder disebabkan oleh kegagalan yang pernah Anda lakukan di tempat kerja, maka cobalah untuk mulai membuat daftar prestasi atau keberhasilan yang pernah Anda capai dalam hidupmu.
Sebab hal ini akan memotivasi untuk mencapai target yang lebih baik lagi, dan Anda pun tidak akan mengingat kembali kegagalan tersebut, sehingga rasa minder akan hilang, dan kinerjamu akan meningkat.

6. Jadikan kelebihan orang lain sebagai motivasi

Rasa minder seringkali datang karena diri kita kerap membandingkan diri sendiri dengan kelebihan orang lain.
Namun jika Anda bisa menjadikan kelebihan orang lain sebagai motivasi untuk memperbaiki diri, maka hal tersebut justru akan membuat potensi dirimu semakin berkembang, dan kualitas dirimu pun semakin meningkat.

Tingkatkan employee engagement di perusahaan dengan GreatDay HR

minder adalah gdhr

Dalam bekerja, tentunya seseorang harus mampu menjalin komunikasi yang baik di lingkungan kerjanya, terlebih dengan rekan kerja. Pentingnya komunikasi dengan rekan kerja salah satunya karena selama bekerja, seseorang perlu bekerja sama dalam menyelesaikan pekerjaan yang diberikan.

Sebab, komunikasi merupakan salah satu hal yang dapat menjadi solusi sekaligus masalah di lingkungan kerja. Komunikasi yang buruk akan menyebabkan konflik yang juga dapat ditangani dengan komunikasi yang baik.

Fitur Employee Engagement yang mencakup Chat, Social Feed, Employee Profile, dan Announcement dapat membuat karyawan di perusahaan menjadi lebih terikat dan selalu terkoneksi satu sama lain, terutama dengan perusahaan.

Dengan fitur Chat, karyawan dapat saling berkomunikasi bahkan membuat grup percakapan internal sehingga memudahkan dalam berbagi dokumen dan berbincang tentang pekerjaan. Sedangkan melalui Social Feed, karyawan yang gemar bermain media sosial dapat berbagi gambar, video, dan update tentang kegiatan atau keriaan di kantor.

Anda juga dapat membuat pengumuman internal melalui fitur Announcement. Selain itu, fitur Employee Profile dapat memudahkan karyawan untuk saling mengenal dengan melihat profil masing-masing. Terlebih lagi, semuanya bisa diakses dengan hanya satu aplikasi HRIS saja melalui ponsel pintar Anda.

Unduh aplikasinya di Appstore dan Playstore, atau kunjungi lamannya untuk informasi lebih lengkap dan jadwalkan demo sekarang juga!

Tags :

Related Topics