Jadwalkan Demo

Punya Partner Kerja yang Menyebalkan di Kantor? Berikut 8 Tips Cara untuk Menyikapinya

Rizka Maria Merdeka | June 27, 2022 | Tips Bekerja
by GreatDay HR

Kantor atau lingkungan kerja merupakan tempat di mana Anda akan bertemu dengan partner kerja Anda. Tentunya, di sana Anda juga akan menjumpai partner kerja yang memiliki karakter atau kepribadian yang berbeda-beda.

Di antaranya, Anda akan menemukan partner kerja yang baik dan bahkan partner kerja yang menyebalkan yang mungkin akan membuat menguras emosi. Misalnya senior yang merasa paling tahu segalanya, suka mengatur, atau partner kerja yang suka membicarakan keburukan orang, dan lain-lain.

Lantas, bagaimana cara menyikapinya? Simak artikel berikut ini untuk mendapatkan tips cara untuk menghadapi partner kerja yang menyebalkan!

Baca juga: 12 Jenis Soft Skill yang Perlu Dimiliki Untuk Menunjang Karir Anda

8 cara menyikapi partner kerja yang menyebalkan

Berikut adalah hal-hal yang dapat Anda lakukan untuk menyikapi partner kerja yang menyebalkan di lingkungan kerja.

1. Jaga jarak dan hindari bergosip tentangnya

Salah satu cara untuk menyikapi partner kerja yang menyebalkan adalah dengan mengurangi interaksi dengannya. Jika Anda dan rekan kerja berada di projek atau tim yang sama, hal yang perlu Anda lakukan adalah menjaga jarak dengannya agar Anda dapat bekerja dengan lebih tenang dan fokus.

Selain itu, hindari membicarakan rekan kerja Anda dengan orang lain di kantor. Meskipun Anda tidak cocok dengan rekan kerja tersebut, namun bukan berarti Anda pantas bergosip atau membicarakan hal buruk tentangnya.

Selain menyebarkan kabar yang belum tentu benar atau bergosip dapat membuat Anda terlihat sebagai sosok yang kurang profesional dan toxic. Tidak menutup kemungkinan juga Anda yang menjadi objek gosip di kantor nantinya.

2. Ketahui perilaku yang mengganggu Anda

Sebelum mencari cara menyikapi atau menghadapi partner kerja yang menyebalkan, sebaiknya Anda ketahui sikap mana yang mengganggu Anda. Sebab, untuk mengatasi sesuatu, Anda harus tahu apa permasalahan utamanya.

Hal itu dilakukan agar Anda dapat menemukan cara yang tepat untuk menghadapi partner kerja Anda yang menyebalkan tersebut. Cari tahu apa yang membuat Anda terganggu dari sikap atau perbuatannya.

Misalnya, Anda terganggu dengan sikapnya yang selalu melimpahkan pekerjaannya kepada Anda sementara dirinya bersantai-santai atau berpura-pura sibuk.

3. Jangan terbawa emosi dan terburu-buru bereaksi

Biasanya, ketika seseorang terlalu terbawa emosi, mereka akan langsung bereaksi tanpa memikirkan konsekuensinya. Terutama pada saat sedang berhadapan dengan partner kerja yang menyebalkan.

Reaksi yang terburu-buru tersebut biasanya berujung tidak baik. Sebab, emosi yang menguasai saat itu akan membuat Anda melakukan apa saja untuk melampiaskan kekesalan terhadapnya. Misalnya saja dengan mempermalukan atau bahkan melukai partner kerja tersebut baik fisik maupun mental.

Alih-alih menyelesaikan masalah, justru perilaku tersebut malah akan menambah masalah. Oleh karena itu, sebaiknya tunggu hingga Anda emosi mulai mereda. Jika Anda merasakan kemarahan yang tidak rasional atas apa yang dilakukan rekan kerja, saat tersebut bukanlah waktu yang tepat untuk berbicara dengannya.

Berikan waktu diri Anda untuk menenangkan diri agar bisa berpikir lebih jernih. Setelah itu, Anda bisa berbicara kepadanya tentang apa yang terjadi.

4. Diskusikan secara pribadi, tidak di depan umum

Jika Anda bermasalah dengan partner kerja yang menyebalkan, separah apapun masalahnya, diskusikanlah secara pribadi. Jika Anda membahas masalah di depan umum, alih-alih selesai, masalah tersebut malah akan bertambah buruk.

Selain itu, Anda dan partner kerja Anda tersebut akan menjadi bahan perbincangan orang lain di kantor. Hal tersebut juga akan memancing orang lain untuk ikut campur dalam masalah Anda. Akibatnya, masalah akan menjadi lebih besar dan rumit.

Sebaiknya Anda bicara dengannya secara pribadi di tempat kondusif. Jika Anda khawatir obrolan akan memanas, ajaklah seseorang yang Anda percayai untuk menjadi penengah.

5. Berusaha untuk bersikap dan berpikir positif

Anda mungkin berpikir partner kerja Anda terus-menerus mengganggu Anda dengan sengaja, tetapi bisa saja mereka tidak menyadari hal tersebut. Cobalah untuk mempertahankan sikap positif di sekitar orang tersebut.

Hal terbaik yang bisa Anda lakukan dalam situasi tersebut adalah membiarkan hal tersebut. Pada akhirnya, terserah pada Anda untuk memilih tetap fokus pada apa yang perlu Anda capai dalam bekerja dan tetap positif dalam berpikir maupun bertindak.

Berusaha untuk lebih toleran terhadap partner kerja yang menyebalkan bukanlah perbaikan untuk jangka panjang. Memanfaatkan ketidaksenangan karena tingkah laku yang mereka sebabkan adalah suatu proses dalam melatih kesadaran diri untuk menjadi seseorang yang lebih baik kedepannya.

6. Bersikap tegas

Pasti sering terlintas dalam pikiran Anda untuk menanyakan langsung pada rekan kerja terkait sikapnya yang menyebalkan. Anda perlu memastikan jika sikap tersebut memang benar-benar mengganggu Anda dan pekerjaan Anda.

Namun, jika sikap partner kerja yang menyebalkan itu mengganggu pekerjaan Anda, bahkan sampai ‘menyerang’ Anda secara pribadi dan melewati batas, langkah terbaik adalah membicarakannya atau menegurnya secara langsung dengan tegas dan lugas.

Berikan teguran secara pribadi yang tidak menyakiti atau mempermalukannya, tapi untuk membuatnya introspeksi dan memperbaiki sikapnya. Agar persoalannya tidak semakin membesar menjadi perdebatan kusir dan melenceng dari inti masalah.

7. Introspeksi diri

Hal yang Anda bisa lakukan selanjutnya adalah mengintrospeksi diri. Bisa saja partner kerja Anda bersikap menyebalkan karena ada kata atau perbuatan Anda yang kurang menyenangkan padanya. Mungkin juga Anda merasa partner kerja Anda tersebut menyebalkan karena Anda, tanpa alasan yang jelas, tidak menyukainya.

Para ahli mengatakan jika terjadi hal seperti itu, cobalah untuk menelaah dari sisi Anda sendiri. Apakah Anda pernah melakukan sesuatu yang melukai hatinya sehingga dia bersikap menyebalkan pada Anda?

Bisa saja permasalahannya hanya karena perbedaan karakter atau kepribadian yang sangat wajar di lingkungan kerja. Anda dan rekan kerja hanya perlu menemukan cara untuk saling menerima dan mengerti, serta mengurangi perbedaan untuk membangun kerja sama yang baik.

8. Fokus pada tujuan dan pekerjaan Anda

Jangan sampai ketidakcocokan dengan partner kerja menyita pikiran sehingga mengganggu fokus pada pekerjaan Anda. Hal itu justru dapat merusak kinerja dan profesionalisme Anda di hadapan manajemen dan perusahaan.

Jadi, ketika Anda merasa kesal dengan partner kerja Anda, cobalah abaikan sejenak dan kembalikan fokus pikiran Anda pada tujuan Anda bekerja dan pekerjaan. Dengan begitu, Anda dapat mengesampingkan ketidakcocokan dengan partner kerja Anda tersebut dan kembali ke tugas-tugas Anda.

Baca juga: 9 Keterampilan Dasar Ini Wajib Dimiliki Karyawan

Maksimalkan jalinan komunikasi antar karyawan dan perusahaan dengan aplikasi GreatDay HR!

partner kerja gdhr

Setiap orang harus mampu menjalin komunikasi yang baik di lingkungan kerjanya, terlebih dengan rekan kerja. Pentingnya komunikasi dengan rekan kerja salah satunya karena selama bekerja, seseorang perlu bekerja sama dalam menyelesaikan pekerjaan yang diberikan.

Sebab, komunikasi merupakan salah satu hal yang dapat menjadi solusi sekaligus masalah di lingkungan kerja. Komunikasi yang buruk akan menyebabkan konflik yang juga dapat ditangani dengan komunikasi yang baik.

Selain itu, pekerjaan pun akan terasa lebih ringan jika dikerjakan bersama dengan koordinasi yang baik melalui komunikasi. Oleh sebab itu, GreatDay HR hadir sebagai solusi untuk membantu meringankan pekerjaan HR dalam pengelolaan SDM perusahaan dan jalinan komunikasi karyawan.

Fitur Employee Engagement yang mencakup Chat, Social Feed, Employee Profile, dan Announcement dapat membuat karyawan di perusahaan menjadi lebih terikat dan selalu terkoneksi satu sama lain, terutama dengan perusahaan.

Melalui fitur Chat, karyawan dapat saling berkomunikasi bahkan membuat grup percakapan internal sehingga memudahkan dalam berbagi dokumen dan berbincang tentang pekerjaan. Sedangkan melalui Social Feed, karyawan yang gemar bermain media sosial dapat berbagi gambar, video, dan update tentang kegiatan atau keriaan di kantor.

Anda juga dapat membuat pengumuman internal melalui fitur Announcement. Selain itu, fitur Employee Profile dapat memudahkan karyawan untuk saling mengenal dengan melihat profil masing-masing. Terlebih lagi, semuanya bisa diakses dengan hanya satu aplikasi HRIS saja melalui ponsel pintar Anda.

Unduh aplikasinya di Appstore dan Playstore, atau kunjungi lamannya untuk informasi lebih lengkap dan jadwalkan demo sekarang juga!

Baca juga: 10 Ide Game Teamwork Sederhana Untuk Membangun Kekompakan Tim di Kantor

Trending Article
01
Rizka Maria Merdeka | November 28, 2023
22 Contoh Kelebihan dan Kekurangan Diri Saat…
02
Rizka Maria Merdeka | October 25, 2023
Penting! Panduan Lengkap Pangkat Golongan PNS Terbaru…
03
Rizka Maria Merdeka | November 18, 2021
14 Contoh Penulisan Notulen Rapat yang Tepat.…
Subscribe News Letter
Get notification on your email