Ketahui 14 Contoh Pekerjaan yang Menghasilkan Produk

By Rizka Maria Merdeka   |  

Berdasarkan produk atau output yang dihasilkannya, pekerjaan terbagi menjadi dua jenis yaitu pekerjaan yang menghasilkan barang dan pekerjaan yang memberikan jasa. Pekerjaan yang menghasilkan barang merupakan pekerjaan yang dalam kegiatannya memproduksi benda berwujud atau barang.

Barang yang diproduksi bermacam-macam dari mulai barang yang digunakan, dikenakan, atau hanya menjadi pajangan saja atau koleksi. Artikel kali ini akan memberikan beberapa contoh pekerjaan yang menghasilkan barang. Simak contoh-contohnya berikut ini!

Baca juga: 20 Ide Bisnis di Tahun 2022 yang Menghasilkan Banyak Uang

1. Penjahit 

Penjahit merupakan pekerjaan yang menghasilkan barang berupa pakaian. Pekerjaan ini membutuhkan ketelitian dan keahlian khusus. Keahlian untuk membuat pola pakaian, memotong bahan, mengukur, mengetahui pola jahitan, dan menggunakan mesin jahit. Keahlian menjahit dapat dipelajari secara otodidak dan kursus.

2. Pelukis

Menjadi seorang pelukis bukan hal yang mudah, sebab diperlukan kreativitas, imajinasi, dan jiwa seni yang tinggi. Selain itu, seorang pelukis juga harus memiliki gayanya sendiri agar karyanya mudah dikenali, memiliki ciri khas, dan orisinal. Semakin orisinal gaya melukis seorang pelukis, karyanya akan semakin diminati dan harga jualnya semakin tinggi. Seperti halnya Van Gogh, Raden Saleh, dan lain-lain.

3. Pembuat roti

Pembuat roti atau lebih dikenal dengan baker, merupakan pekerjaan yang menghasilkan barang makanan berupa roti. Keahlian yang dibutuhkan oleh seorang pembuat roti tentunya terkait mengulen adonan, memanggang, dan mengetahui jenis-jenis roti. Hal tersebut bisa dipelajari dengan mengikuti kelas kuliner. Membuat roti dapat dilakukan dengan dua cara yaitu dengan mesin dan tanpa mesin. Roti yang dibuat tanpa mesin adalah roti artisan yang biasanya jumlahnya lebih terbatas namun sangat banyak diminati.

4. Peternak

Seorang peternak adalah orang yang memelihara dan mengembangbiakkan hewan ternak seperti ayam, sapi, bebek, kambing, dan lain sebagainya. Peternak memastikan bahwa semua hewan ternak mendapatkan pakan yang cukup, lingkungan yang baik, dan perawatan lainnya sehingga hewan ternak sehat dan aman dikonsumsi. Peternak menghasilkan barang berupa daging ternak dan produk peternakan lainnya seperti telur, susu, wool, dll.

Baca juga: Mengenal Profesi Desain Grafis: Tugas, Kualifikasi, dan Jenjang Karir

5. Tukang kayu

Pekerjaan sebagai tukang kayu menghasilkan barang berupa peralatan dan furnitur yang terbuat dari kayu. Contohnya lemari kayu jati, meja, pajangan kayu, pintu, patung kayu, dan lain sebagainya. Di Indonesia, pengrajin atau tukang kayu yang terkenal adalah dari daerah Jepara. Produk kayu Jepara dinilai lebih awet dan memiliki kekhasan terutama pada jenis kayu yang digunakan. Tukang kayu tidak perlu memiliki pendidikan khusus, namun dibutuhkan ketelitian yang tinggi.

6. Koki 

Profesi sebagai koki saat ini kian digemari banyak orang, sehingga sekolah memasak mulai didirikan di berbagai kota untuk memfasilitasi orang-orang yang ingin belajar masak dengan serius. Menjadi koki berbeda dengan memasak biasa di rumah, sebab ada hal-hal yang perlu dipelajari dari mulai cara memotong, jenis-jenis bumbu dan bahan makanan, teknik memasak, jenis masakan, dan masih banyak lagi. Koki yang handal biasanya memiliki pendidikan dan jam terbang yang lama.

7. Barista 

Selain koki, barista juga menjadi profesi yang digemari terutama oleh anak muda. Banyaknya coffee shop yang bermunculan menjadi jalan bagi seseorang yang menggemari kopi untuk belajar lebih banyak mengenai kopi. Saat ini, banyak mahasiswa yang melakukan pekerjaan part time sebagai barista. Biasanya, mereka akan diajarkan untuk membuat kopi dengan berbagai teknik, rasio membuat minuman berbasis kopi, jenis biji kopi, dan lain-lain. Tidak jarang juga coffee shop mengirim baristanya ke Brewer School atau sekolah khusus barista.

8. Bartender

Jika barista membuat olahan minuman berbasis kopi, bartender merupakan profesi yang menyajikan racikan minuman di bar, baik beralkohol maupun non-alkohol. Minuman yang dibuat berupa cocktail, mocktail, margarita, dan lain sebagainya. Salah satu ciri khas bartender adalah mereka biasanya melakukan trik atau atraksi saat membuat minuman racikan. Bartender biasanya bekerja di bar, night club, restoran-restoran fine dining, dan hotel.

Baca juga: Revolusi Industri: Latar Belakang dan Perkembangannya

9. Percetakan

Kebutuhan masyarakat akan media khusus untuk memberikan informasi dalam bentuk cetak membuat usaha percetakan ada. Media cetak yang dibuat di percetakan biasanya berupa baliho, spanduk, pamflet, kartu nama, banner, buku, dan lain sebagainya. Untuk bekerja di percetakan, umumnya tidak diperlukan keahlian khusus atau pendidikan tertentu. Selain membantu pelanggan untuk mencetak informasi, percetakan juga biasanya menjual ATK, kebutuhan sekolah, hingga materai.

10. Petani

Pekerjaan utama seorang petani adalah menanam bibit tanaman dan dalam periode waktu tertentu, menuai hasilnya dengan memanen. Umumnya, petani bekerja dengan memanfaatkan sawah, ladang, atau kebun. Barang yang dihasilkan dalam pekerjaan ini dapat berupa padi, kedelai, singkong, dan lainnya. Hasil panen kemudian dijual ke pemborong, pasar, atau perorangan. Salah satu kendala petani yang paling sering dikeluhkan adalah cuaca dan hama.

11. Perfumer

Pekerjaan utama seorang perfumer adalah meracik wewangian sehingga menjadi parfum. Seorang perfumer harus mampu mengetahui berbagai jenis wangi-wangian dan peka terhadap bau. Sehingga, skill utama yang dibutuhkan oleh seorang perfumer adalah tingkat penciuman yang tinggi. Selain itu, seorang perfumer juga membutuhkan imajinasi dan kreativitas dalam meracik wewangian yang cocok untuk berbagai kepribadian dan selera yang variatif.

12. Pengrajin

Serupa dengan pelukis dan tukang kayu, seorang pengrajin juga kebanyakan menghasilkan produk berupa barang seni. Hanya saja, ruang lingkup seorang pengrajin lebih luas dan medianya lebih bervariatif. Misalnya pengrajin kaca, pengrajin batik, cinderamata, pengrajin tikar, dan lain sebagainya. Seorang pengrajin harus mengetahui bahan yang bagus, kreativitas, ketelitian, dan keunikan tersendiri agar hasil kerajinannya diminati banyak orang.

13. Pemahat 

Pekerjaan pemahat identik dengan patung, baik patung kayu, tanah liat, kaca, maupun batu tergantung dari konsep yang diusung oleh setiap pemahat. Bahkan saat ini, patung-patung banyak yang dibuat dari logam dan resin. Biasanya, hasil karya berupa patung tersebut akan dipajangkan di galeri-galeri untuk kemudian dijual atau hanya dipamerkan. Profesi pemahat membutuhkan tingkat kreativitas dan ketelitian yang tinggi. Sebab, memahat patung merupakan hal yang perlu memperhatikan detail sama halnya seperti pelukis.

14. Penenun 

Penenun merupakan orang yang bekerja menenun atau membuat kain dengan cara manual yaitu menyilangkan benang satu dengan benang lainnya. Pekerjaan ini membutuhkan ketelitian dan kesabaran, sebab pembuatan kain memakan waktu yang cukup lama dibandingkan dengan pembuatan kain dengan mesin. Oleh sebabnya, kain tenun dibandrol dengan harga yang cukup tinggi karena jumlah kain dan motif yang unik dan terbatas. Selain itu, kain tenun juga tinggi nilai tradisinya.

Baca juga: Intip 12 Prospek Kerja Jurusan Multimedia yang Menjanjikan

GreatDay Kiosk: Fitur ekonomis dan praktis untuk kelola absensi dan cek slip gaji tanpa smartphone

pekerjaan yang menghasilkan barang gdhr

Seseorang yang menjalankan bisnis yang menghasilkan barang seperti contoh-contoh yang telah disebutkan di atas, tentunya lambat laun akan mengalami kemajuan dan berkembang. Perkembangan yang pertama biasanya dimulai dari penambahan pegawai karena tingkat permintaan yang semakin tinggi.

Meskipun bisnis masih terbilang kecil atau menengah, tentu manajemen perusahaan harus tetap dikelola dengan sebaik-baiknya. Untuk memudahkannya, diperlukan sistem yang ekonomis namun tetap mutakhir yang dapat menjamin keamanan dan keakuratan data. GreatDay HR menyediakan fitur GreatDay Kiosk sebagai solusi pengelolaan absensi dan cek slip gaji otomatis dan ekonomis.

Rekam absensi, pengecekan suhu, hingga mengecek slip gaji dapat dilakukan di satu device (tablet) saja dengan GreatDay Kiosk. Sambungan internet bermasalah? Jangan khawatir! Data kehadiran karyawan tetap terekam dan akan diperbarui otomatis saat internet terhubung kembali.

Kunjungi website GreatDay HR untuk informasi lebih lanjut dan dapatkan segera fiturnya! Anda juga bisa jadwalkan demo secara GRATIS!

Baca juga: Ketahui Lebih Banyak Tentang Pengertian, Cara Kerja, dan Contoh Pekerjaan Freelance

Tags :

Related Topics