Hubungi Sales

Mengenal Pengertian Bill of Material (BOM) dan Jenis-Jenisnya

Rizka Maria Merdeka | January 5, 2023 | Info & Update
by GreatDay HR

Proses produksi perusahaan selalu membutuhkan perencanaan yang matang. Perencanaan ini meliputi pengumpulan informasi tentang bahan baku, proses kerja produksi dan perbaikan proses. Daftar bagian memainkan peran yang sangat penting dalam hal ini.

Tapi apa itu BOM? Sederhananya, bill of material adalah dokumen yang berisi informasi material yang diperlukan, bahan baku, petunjuk pembuatan, dan modifikasi yang diperlukan selama proses berlangsung.

Lebih lengkapnya, artikel kali ini akan membahas tentang pengertian dan jenis-jenis bill of material yang perlu Anda ketahui. Simak pembahasannya untuk tahu lebih banyak!

Baca juga: Ketahui Cara Jitu Kendalikan Biaya dalam Perusahaan Melalui Cost Control

Pengertian bill of material

Bill of Material (BOM) adalah daftar lengkap dari semua item yang dibutuhkan untuk membangun sebuah produk. Tapi, ini lebih dari sekedar daftar belanjaan. Daftar bahan, atau Bill of Material adalah daftar semua produksi dan kebutuhan perakitan suatu barang.

Misalnya, seorang pembuat kue tidak hanya perlu memasukkan bahan mentah seperti terigu, telur, dll namun juga terdapat infrastruktur yang diperlukan, seperti mixer dan oven dalam bill of material.

Selain itu, instruksi bagaimana tepatnya produksi dan perakitan harus bekerja juga merupakan bagian dari BOM. Daftar bahan yang digunakan dalam semua bentuk produksi dan perakitan: perakitan berdasarkan stok (Assembly To Stock), perakitan berdasarkan pesanan (Assembly To Order), manufaktur berdasarkan stok (Made To Stock), dan manufaktur berdasarkan pesanan (Made To Order).

Bill of material biasanya muncul dalam format hierarki, dengan level tertinggi menampilkan produk jadi dan level bawah menunjukkan komponen dan material individual.

Pada intinya, ini adalah daftar lengkap dari semua item yang diperlukan untuk membangun sebuah produk.

BOM yang terdefinisi dengan baik akan dapat membantu perusahaan, dalam hal-hal berikut ini:

  1. Merencanakan pembelian bahan mentah.
  2. Memperkirakan biaya material.
  3. Mendapatkan kendali inventaris.
  4. Melacak dan merencanakan kebutuhan material.
  5. Mempertahankan catatan yang akurat.
  6. Memastikan ketahanan pasokan dan mengurangi limbah.

Baca juga: Apa Itu Cost Benefit Analysis? Berikut Pengertian, Manfaat, dan Cara Penghitungan CBA

Jenis-jenis bill of material

Bill of Material digunakan di sebagian besar bidang yang terkait dengan produksi. Terdapat dua jenis utama dari bill of material karena penggunaan yang berkelanjutan. Berikut di antaranya.

1. Engineering Bill of Material (EBOM)

Engineering Bill of Material atau EBOM adalah tagihan bahan yang memberikan informasi tentang penggunaan komponen saat produk masih dalam proses desain teknik. Insinyur biasanya melakukan fase ini menggunakan perangkat Computer-aided Design (CAD) atau Electronic Design Automation (EDA).

Sebuah desain produk dapat berisi beberapa BOM teknik. Misalnya, papan sirkuit BOM yang dirancang oleh seorang insinyur listrik berisi resistor, chip, dan kapasitor. Berbagai perangkat keras dan suku cadang lainnya disertakan selama pembuatan bill of material ketika produk berada di tangan seorang insinyur mesin.

Ada juga BOM yang berisi revisi desain produk. Dengan kata lain, semua pembuatan BOM selama desain produk adalah EBOM.

2. Manufacturing Bill of Material (MBOM)

Manufacturing BOM adalah bill of material yang menjelaskan bagaimana suatu produk dirakit. Ini berisi semua persyaratan bagian rinci untuk membangun produk dan mengirimkannya ke pelanggan. Oleh karena itu MBOM mencantumkan tidak hanya penggunaan barang selama produksi, namun juga bahan kemasan, buku petunjuk dan komponen lain yang memungkinkan pembeli untuk menggunakan produk

 Apa pun yang ditemukan pelanggan di kotak produk MBOM harus didaftarkan. MBOM generasi harus akurat. Jika tidak, proses produksi dapat melambat, tidak berfungsi dengan benar, atau tidak berfungsi sama sekali.

Baca juga: Berikut Jenis-Jenis Anggaran dalam Perusahaan dan Manfaatnya yang Wajib Diketahui

Tangani kegiatan operasional perusahaan dalam pengelolaan SDM otomatis dengan GreatDay HR

bill of material gdhr

Dalam menjalankan kegiatan operasional di perusahaan seperti pengelolaan SDM membutuhkan banyak tenaga dan material. Material yang dibutuhkan antara lain kertas-kertas, komputer, alat absen, dan lain sebagainya. Itu jika pengelolaannya masih dilakukan secara manual.

Saat ini, untuk meringankan pekerjaan HR dan memperlancar kegiatan operasional perusahaan, perusahaan bisa mengandalkan software HRIS. Salah satunya yang terbaik adalah aplikasi GreatDay HR. GreatDay HR membantu selesaikan pekerjaan HR lebih efektif dan anti ribet.

Dari mulai pengelolaan absensi, penghitungan gaji karyawan, pengawasan kinerja, hingga proses rekrutmen dilakukan secara otomatis di satu aplikasi saja. Selain itu, HR dan karyawan juga bisa mengakses aplikasinya melalui ponsel di mana saja dan kapan saja.

Di samping menghemat tenaga, perusahaan juga bisa menghemat waktu dan biaya operasional. Tunggu apa lagi? Segera berlangganan dan unduh aplikasinya sekarang juga dan dapatkan kemudahan tanpa batas dalam pengelolaan SDM! Klik di sini untuk info lebih lanjut!

Baca juga: Penjelasan Lengkap Tentang Metode Kanban Untuk Manajemen Proyek yang Lebih Terkontrol

Trending Article
01
Rizka Maria Merdeka | November 28, 2023
22 Contoh Kelebihan dan Kekurangan Diri Saat…
02
Rizka Maria Merdeka | October 25, 2023
Penting! Panduan Lengkap Pangkat Golongan PNS Terbaru…
03
Rizka Maria Merdeka | November 18, 2021
14 Contoh Penulisan Notulen Rapat yang Tepat.…
Subscribe News Letter
Get notification on your email