Ini Artinya Ketika Anda Masuk dalam Shortlisted!

By Rizka Maria Merdeka   |  

Ketika lowongan kerja dipublikasikan, sebagian besar perusahaan akan menerima ratusan lebih lamaran kerja untuk setiap posisi pekerjaan yang dibuka. Shortlisted adalah cara perusahaan menyaring kandidat-kandidat terbaiknya. Hal tersebut kemudian membuat persaingan antar kandidat semakin ketat. 

Apa itu shortlisted? Shortlisted adalah daftar kandidat-kandidat terpilih yang memiliki kans tinggi untuk direkrut oleh perusahaan. Di tengah persaingan kandidat yang sengit dengan banyaknya kandidat dengan kompetensi yang tinggi, memperoleh balasan surel yang mengatakan bahwa Anda masuk ke dalam daftar shortlisted seolah menjadi kemenangan besar.

Artikel kali ini akan membahas lebih lengkap tentang pengertian shortlisted dan kriteria kandidat yang bagaimana yang masuk dalam shortlisted. Mari simak penjelasannya berikut ini!

Baca juga: Tips Menjawab Pertanyaan Tentang Motivasi Rekrutmen Saat Interview

Apa itu shortlisted?

Shortlisted adalah sebuah daftar kandidat-kandidat pelamar kerja yang terpilih dan dikelompokkan secara khusus oleh perusahaan terkait. Kandidat yang masuk ke dalam shortlisted artinya kandidat tersebut dianggap paling memenuhi kualifikasi yang dibutuhkan untuk mengisi lowongan yang dibutuhkan.

Biasanya, para kandidat yang masuk ke dalam daftar shortlisted akan dihubungi oleh perwakilan HR untuk lanjut ke tahap selanjutnya. Dengan begitu, dapat dikatakan bahwa daftar shortlisted merupakan tahap awal proses rekrutmen bagi para pelamar kerja untuk menunjukkan potensi yang dimiliki.

Oleh sebab itu, sebelum Anda melamar kerja ke sebuah perusahaan, pastikan Anda sudah sesuai dengan kualifikasi atau persyaratan yang diperlukan. Sehingga, Anda memiliki peluang besar untuk masuk daftar shortlisted.

Temukan informasi & Tips HR Terkini dengan Subscribe Blog GreatDay HR

Namun, faktanya, shortlisted hanyalah sebatas tanda bahwa Anda masuk ke dalam kriteria yang dicari perusahaan, dan meskipun masuk shortlisted belum tentu akan dipanggil atau otomatis lolos ke tahap rekrutmen berikutnya.

Sebab pada saat melakukan shortlisting, perusahaan bisa saja menemukan kandidat lain yang lebih sesuai. Sehingga, mereka lebih memilih untuk memproses kandidat tersebut. 

Lalu, jangan khawatir jika lowongan sudah ditutup namun Anda berada dalam daftar shortlisted. Biasanya mereka yang telah berada di dalam daftar shortlisted akan tetap dihubungi. Sebab, bisa jadi HR melakukan penutupan terlebih dahulu akibat jumlah kandidat yang mengirimkan lamaran sudah lebih dari cukup.

Baca juga: Perlu Diperhatikan! Berikut 10 Kesalahan yang Menjadi Alasan CV Ditolak HRD

Kriteria kandidat yang masuk dalam shortlisted

Setiap perusahaan yang membuka lowongan pekerjaan pasti memiliki kualifikasi atau kriteria yang dibutuhkan. Kriteria tersebut biasanya kandidat diharapkan cocok dengan visi dan misi, serta budaya kerja perusahaan. Hal tersebut juga yang membuat pelamar masuk ke dalam daftar shortlisted.

Selain itu, berikut beberapa kriteria lainnya atau alasan mengapa seorang pelamar masuk ke dalam daftar shortlisted.

1. Memiliki pengalaman kerja di posisi yang sama

Kriteria pertama seorang pelamar yang memiliki kans besar masuk shortlisted adalah memiliki pengalaman kerja di bidang atau posisi yang sama. Dengan adanya pengalaman kerja di bidang atau posisi yang sama, rekruter akan lebih yakin dengan kualitas dan potensi pelamar. Sebab, pengalaman kerja berpengaruh besar dalam menarik perhatian perekrut untuk memproses lamaran Anda lebih lanjut.

2. Latar belakang pendidikan yang sesuai

Selain pengalaman kerja, kriteria berikutnya untuk masuk ke dalam shortlisted adalah berlatar pendidikan yang sesuai dengan bidang posisi yang dilamar. Misalnya perusahaan mencari lulusan S1 Ilmu Komunikasi untuk mengisi lowongan sebagai Public Relation. Maka, hanya pelamar yang memiliki latar belakang pendidikan tersebut yang masuk ke dalam shortlisted.

3. Mempunyai skill yang dibutuhkan perusahaan

Kriteria selanjutnya pelamar yang masuk shortlisted adalah mempunyai skill atau kemampuan yang dibutuhkan perusahaan, terutama sesuai dengan lowongan posisi. Tentu saja, skill merupakan hal wajib yang harus dimiliki oleh setiap orang yang akan bekerja. Dengan memiliki skill yang dibutuhkan, lamaran kerja Anda akan lebih dipertimbangkan oleh perekrut.

Terlebih lagi jika Anda memiliki skill tambahan yang bermanfaat untuk menunjang pekerjaan dan pengembangan diri selama bekerja.

Baca juga: Kenali Pengertian, Tujuan, dan 8 Jenis Aptitude Test Dalam Proses Rekrutmen

Proses rekrutmen jadi lebih efektif dengan aplikasi GreatDay HR

shortlisted adalah gdhr

Di perusahaan, selain membuat shortlisted untuk memilah kandidat-kandidat terbaik yang sesuai dengan persyaratan yang dibutuhkan, proses rekrutmen lainnya juga perlu dijalankan. Hal tersebut dilakukan untuk mendapatkan kandidat yang terbaik dari yang terbaik.

Umumnya, keseluruhan proses rekrutmen dari mulai mempublikasikan lowongan kerja hingga kandidat mulai bekerja dilakukan oleh HR perusahaan. Seluruh proses rekrutmen, sebagaimana kita ketahui, sangat panjang memakan waktu dan tenaga. Baik bagi HR maupun kandidat yang mengikuti prosesnya.

Jalankan proses rekrutmen dengan lebih mudah dan minim tenaga dengan aplikasi GreatDay HR! Fitur Recruitment dari GreatDay HR akan membuat proses rekrutmen jadi lebih efektif dan efisien. Tidak perlu lagi sortir CV melalui surel atau lamaran fisik yang masuk. Seluruh informasi tentang CV kandidat bisa dilihat langsung melalui aplikasi.

Selain itu, HR bisa menyiapkan pertanyaan pre-interview, menjadwalkan interview, hingga update status lamaran kandidat langsung di aplikasi. Segera berlangganan dan unduh aplikasinya sekarang juga! Kunjungi websitenya untuk informasi lengkap dan jadwalkan demonya secara GRATIS!

Baca juga: 9 Jenis Tes Psikologi dalam Proses Rekrutmen Karyawan

Tags :

Related Topics