Jadwalkan Demo

Pelajari Tentang Pengertian, Tujuan, Hingga Ruang Lingkup Ekonomi Manajerial

Rizka Maria Merdeka | April 14, 2023 | Bisnis
by GreatDay HR

Ekonomi Manajerial adalah cabang ilmu ekonomi yang mempelajari bagaimana perusahaan dan organisasi dapat mencapai tujuan mereka dengan cara yang efektif dan efisien melalui pengambilan keputusan yang tepat dalam pengelolaan sumber daya. Tujuan utama dari ekonomi manajerial adalah untuk meningkatkan kinerja perusahaan dan organisasi melalui pengelolaan sumber daya yang optimal.

Ruang lingkup ekonomi manajerial mencakup berbagai aspek, seperti pengambilan keputusan strategis, perencanaan, analisis biaya, manajemen keuangan, manajemen produksi, pemasaran, serta manajemen sumber daya manusia. Artikel kali ini akan membahas lebih rinci tentang ekonomi manajerial dari mulai pengertian hingga ruang lingkupnya. Simak sampai habis!

Baca juga: Dampak Turnover Karyawan pada Bisnis dan Cara Mengatasinya

Pengertian ekonomi manajerial

Ekonomi manajerial adalah cabang dari ilmu ekonomi yang mempelajari bagaimana manajemen dan pengambilan keputusan dalam suatu perusahaan dapat diarahkan secara efisien dan efektif dalam mengalokasikan sumber daya yang terbatas untuk mencapai tujuan perusahaan yang optimal. Ekonomi manajerial mencakup berbagai topik seperti teori perusahaan, pengambilan keputusan, analisis biaya-manfaat, pengukuran kinerja, strategi bisnis, dan manajemen risiko.

Dalam konteks ini, ekonomi manajerial membantu para manajer dan pemilik bisnis untuk memahami lebih baik mengenai cara mengelola sumber daya mereka dengan lebih baik dan efisien, sehingga dapat meningkatkan profitabilitas dan daya saing perusahaan mereka.

Analisis biaya-manfaat dan manajemen risiko adalah dua aspek penting dari ekonomi manajerial. Analisis biaya-manfaat membantu para manajer dan pemilik bisnis dalam mengevaluasi keuntungan dan kerugian dari suatu keputusan bisnis dengan mempertimbangkan biaya dan manfaat yang terkait.

Sementara itu, manajemen risiko membantu para manajer dan pemilik bisnis dalam mengidentifikasi, mengukur, dan mengelola risiko yang mungkin terjadi dalam bisnis. Dengan memanfaatkan konsep dan alat analisis ekonomi manajerial, para manajer dan pemilik bisnis dapat membuat keputusan yang lebih baik dan efisien, serta mencapai tujuan bisnis yang optimal.

Baca juga: Memahami Pentingnya Brand Positioning Bagi Perusahaan: Pengertian dan Jenis Strategi dalam Membangunnya

Tujuan ekonomi manajerial

Tujuan utama ekonomi manajerial adalah membantu para manajer dan pemilik bisnis dalam mengambil keputusan yang tepat dan efisien dalam mengelola sumber daya yang terbatas untuk mencapai tujuan perusahaan yang optimal. Beberapa tujuan khusus dari ekonomi manajerial antara lain sebagai berikut:

1. Meningkatkan efisiensi operasional

Dengan memanfaatkan konsep ekonomi manajerial seperti analisis biaya-manfaat, pengukuran kinerja, dan strategi bisnis, para manajer dan pemilik bisnis dapat meningkatkan efisiensi operasional perusahaan. Hal ini dapat membantu meningkatkan produktivitas karyawan, mengurangi biaya produksi, serta meningkatkan profitabilitas dan pertumbuhan bisnis.

2. Membantu dalam pengambilan keputusan

Salah satu tujuan utama ekonomi manajerial adalah membantu para manajer dan pemilik bisnis dalam pengambilan keputusan yang tepat dan efisien. Dalam hal ini, ekonomi manajerial menyediakan alat analisis dan teknik pengambilan keputusan seperti analisis biaya-manfaat, analisis titik impas, analisis sensitivitas, dan analisis skenario untuk membantu para manajer dan pemilik bisnis mengevaluasi keuntungan dan kerugian dari suatu keputusan bisnis.

3. Meningkatkan manajemen risiko

Bisnis selalu menghadapi berbagai macam risiko seperti risiko finansial, risiko operasional, atau risiko pasar. Dalam hal ini, ekonomi manajerial dapat membantu para manajer dan pemilik bisnis dalam mengidentifikasi, mengukur, dan mengelola risiko-risiko tersebut dengan efektif. Dengan memanfaatkan alat analisis seperti analisis sensitivitas dan analisis skenario, para manajer dan pemilik bisnis dapat memperoleh informasi yang diperlukan untuk mengambil keputusan yang tepat dan meminimalisir risiko yang mungkin terjadi.

4. Meningkatkan strategi bisnis

Ekonomi manajerial dapat membantu para manajer dan pemilik bisnis dalam merancang dan mengimplementasikan strategi bisnis yang tepat. Dalam hal ini, ekonomi manajerial memberikan konsep dan alat analisis seperti analisis SWOT, analisis pesaing, dan analisis memahami kekuatan dan kelemahan perusahaan, serta peluang dan tantangan yang ada di lingkungan bisnis.

5. Meningkatkan pengambilan keputusan investasi

Dalam melakukan investasi, para manajer dan pemilik bisnis harus mempertimbangkan berbagai faktor seperti risiko investasi, tingkat pengembalian, serta biaya modal. Dalam hal ini, ekonomi manajerial menyediakan alat analisis seperti analisis NPV (Net Present Value), analisis IRR (Internal Rate of Return, dan analisis MIRR (Modified Internal Rate of Return) untuk membantu para manajer dan pemilik bisnis dalam mengevaluasi investasi yang potensial.

Dengan mencapai tujuan-tujuan tersebut, ekonomi manajerial dapat membantu para manajer dan pemilik bisnis dalam meningkatkan kinerja perusahaan mereka secara keseluruhan. Hal ini sangat penting dalam persaingan bisnis yang semakin ketat dan dinamis, di mana hanya perusahaan yang mampu mengelola sumber daya mereka secara efektif yang dapat bertahan dan tumbuh secara berkelanjutan.

Baca juga: Wajib Tahu! Mengenal Asas Legalitas dan Contohnya dalam Pengelolaan HR di Perusahaan

Ruang lingkup ekonomi manajerial

Ruang lingkup ekonomi manajerial meliputi berbagai aspek dalam pengambilan keputusan bisnis, seperti perencanaan strategis, pengukuran kinerja, pengambilan keputusan investasi, dan manajemen risiko. Beberapa aspek utama dalam ruang lingkup ekonomi manajerial antara lain:

1. Perencanaan dan pengendalian

Ekonomi manajerial membantu para manajer dan pemilik bisnis dalam merencanakan dan mengendalikan kegiatan operasional dan strategis perusahaan mereka. Dalam hal ini, ekonomi manajerial memberikan konsep dan teknik pengukuran kinerja, seperti analisis biaya-manfaat, pengukuran ROI (Return on Investment), dan analisis titik impas, yang digunakan dalam perencanaan dan pengendalian kegiatan bisnis.

2. Pengambilan keputusan investasi

Salah satu aspek penting dalam ekonomi manajerial adalah pengambilan keputusan investasi. Dalam hal ini, ekonomi manajerial menyediakan alat analisis seperti analisis NPV, analisis IRR, dan analisis MIRR yang digunakan untuk mengevaluasi investasi yang potensial dan memperkirakan pengembalian investasi yang diharapkan.

3. Manajemen risiko

Ekonomi manajerial juga berperan dalam manajemen risiko bisnis. Dalam hal ini, ekonomi manajerial memberikan konsep dan teknik seperti analisis sensitivitas dan analisis skenario, yang membantu para manajer dan pemilik bisnis dalam mengidentifikasi dan mengukur risiko bisnis yang mungkin terjadi, serta mengembangkan strategi untuk mengelola risiko tersebut.

4. Perencanaan strategis

Ekonomi manajerial juga digunakan dalam perencanaan strategis bisnis, yang meliputi pengembangan visi dan misi perusahaan, serta pengembangan rencana aksi untuk mencapai tujuan perusahaan. Dalam hal ini, ekonomi manajerial memberikan konsep dan teknik seperti analisis SWOT dan analisis pesaing, yang digunakan untuk memahami kekuatan dan kelemahan perusahaan, serta peluang dan ancaman yang ada di lingkungan bisnis.

Baca juga: Penerapan Software HRIS dalam Pengelolaan SDM di Industri Outsourcing

5. Manajemen keuangan

Salah satu aspek penting dalam ekonomi manajerial adalah manajemen keuangan. Dalam hal ini, ekonomi manajerial membantu para manajer dan pemilik bisnis dalam mengelola sumber daya finansial perusahaan, seperti pengelolaan kas, pengelolaan utang, dan pengelolaan investasi.

6. Manajemen biaya

Manajemen biaya merupakan salah satu aspek penting dalam ekonomi manajerial. Dalam hal ini, ekonomi manajerial memberikan konsep dan teknik seperti analisis biaya-volume-laba dan analisis margin kontribusi, yang digunakan untuk mengukur dan mengelola biaya-biaya operasional perusahaan.

7. Pengambilan keputusan produksi

Ekonomi manajerial juga membantu para manajer dan pemilik bisnis dalam mengambil keputusan produksi, seperti pemilihan jenis produksi, penentuan kapasitas produksi, dan alokasi sumber daya produksi. Dalam hal ini, ekonomi manajerial memberikan konsep dan teknik seperti analisis titik impas dan analisis utilitas margin, yang digunakan untuk mengevaluasi keuntungan dan kerugian dari alternatif produksi yang berbeda.

8. Manajemen kinerja

Ekonomi manajerial juga berperan dalam manajemen kinerja perusahaan. Dalam hal ini, ekonomi manajerial memberikan konsep dan teknik pengukuran kinerja, seperti analisis varian dan analisis benchmarking. Yang kemudian digunakan untuk memonitor kinerja perusahaan dan mengidentifikasi area-area yang memerlukan perbaikan.

Baca juga: Pengertian dan Ciri-Ciri Unicorn dalam Perusahaan Startup 

Dengan ruang lingkup yang luas tersebut, ekonomi manajerial memainkan peran penting dalam membantu para manajer dan pemilik bisnis dalam mengambil keputusan yang lebih baik dan efektif dalam mengelola sumber daya perusahaan. Hal ini penting dalam meningkatkan kinerja perusahaan secara keseluruhan, yang pada gilirannya dapat membantu perusahaan dalam mencapai tujuan dan visi mereka.

Trending Article
01
Rizka Maria Merdeka | November 28, 2023
22 Contoh Kelebihan dan Kekurangan Diri Saat…
02
Rizka Maria Merdeka | October 25, 2023
Penting! Panduan Lengkap Pangkat Golongan PNS Terbaru…
03
Rizka Maria Merdeka | November 18, 2021
14 Contoh Penulisan Notulen Rapat yang Tepat.…
Subscribe News Letter
Get notification on your email