Fungsi Manajemen Menurut Henri Fayol

By Monica Permana   |  

 

Seorang insinyur berkebangsaan Prancis, Henri Fayol (1841-1925) dikenal sebagai Father of Modern Management karena teorinya yang disebut dengan Fayolism. Henri menjabarkan tentang prinsip-prinsip manajemen dan fungsinya yang menjadi dasar manajemen modern di perusahaan.

Teorinya yang paling terkenal dirangkum di dalam buku berjudul Administration Industrielle et Générale. Buku tersebut diterbitkan pada tahun 1916 dengan versi asli berbahasa Prancis. Di dalam bukunya, Henri memaparkan gagasan tentang prinsip-prinsip administrasi dan fungsinya.

Kali ini kami akan membahas tentang pengertian manajemen beserta fungsinya menurut Henri Fayol. Simak ulasannya untuk penjelasan lebih lengkap!

Baca juga: Performance Management System: Pengertian dan Hal-hal Yang Harus Disiapkan Dalam Menentukan Performance Management System

Pengertian manajemen menurut Henri Fayol

Istilah “manajemen” pasti sudah terdengar tidak asing lagi terutama bagi para pegawai atau seseorang yang sedang mengembangkan bisnis. Menurut KBBI, istilah “manajemen” memiliki arti mengatur, merencanakan, mengelola sumber daya untuk mencapai suatu tujuan.

Secara umum, manajemen didefinisikan sebagai seni dalam ilmu dan pengorganisasian seperti menyusun perencanaan, membangun organisasi dan pengorganisasiannya, pergerakan, dan pengawasan. Sedangkan secara etimologis, manajemen merupakan seni untuk melaksanakan dan mengatur.

Kemudian, Henri Fayol mendefinisikan manajemen sebagai proses yang terdiri dari kegiatan untuk merencanakan, mengorganisasikan, menggerakkan sumber daya manusia (SDM), dan mengadakan pengendalian supaya untuk mencapai tujuan.

Dari pengertian-pengertian tentang manajemen di atas, dapat disimpulkan bahwa manajemen adalah segala proses pengelolaan dari mulai perencanaan hingga pengawasan untuk mencapai tujuan tertentu.

Fungsi manajemen menurut Henri Fayol

Manajemen memiliki beberapa fungsi yang merupakan komponen yang menjadi dasar proses manajemen modern yang ada di perusahaan. Henri Fayol membagi fungsi manajemen ke dalam beberapa poin proses. Fungsi-fungsi manajemen tersebut dijelaskan sebagai berikut.

1.Perencanaan (Planning)

Fungsi manajemen menurut Henri Fayol yang pertama adalah perencanaan. Perencanaan merupakan fungsi dasar dari manajemen karena untuk melaksanakan fungsi lainnya harus dilakukan penyusunan rencana terlebih dahulu. Proses ini sifatnya cenderung sangat dinamis, yang mana perencanaan dapat mengalami perubahan sewaktu-waktu tergantung kondisi dan situasi saat itu.

Menurut Henri Fayol, perencanaan merupakan penentuan langkah awal yang memungkinkan suatu organisasi mencapai tujuannya. Hal ini juga berkaitan dengan usaha yang dilakukan untuk mengantisipasi kecenderungan dan segala kemungkinan yang bisa saja terjadi di masa yang akan datang.

Selain itu, perencanaan juga dibuat sebagai proses penentuan strategi atau gagasan yang tepat. Jadi, perencanaan adalah proses untuk menentukan sasaran serta langkah-langkah strategis yang akan dilakukan dalam rangka tercapainya tujuan dalam perusahaan atau organisasi.

2. Pengorganisasian (Organizing)

Fungsi manajemen selanjutnya adalah pengorganisasian. Henri Fayol mengemukakan teori tentang organisasi lini terkait adanya pemusatan wewenang pada tingkat pimpinan organisasi. Sehingga, berbagai fungsi akan tersentralisasi dan berpusat di bawah wewenang pimpinan tertentu.

Hal tersebut dilakukan untuk memisahkan bidang kegiatan pimpinan (manajerial sebagai pusat wewenang) dan bidang kegiatan teknis (non-manajerial). Pengorganisasian ini berdasarkan atas prinsip yang dikemukakan oleh Henri Fayol tentang adanya pembagian tugas pekerjaan, kesatuan pengarahan, sentralisasi, dan mata rantai tingkat jenjang organisasi.

Adapun kegiatan-kegiatan dalam pengorganisasian antara lain sebagai berikut.

  1. Membagi komponen kegiatan untuk mencapai tujuan
  2. Membagi tugas kepada manajer dan staff
  3. Penetapan wewenang antara kelompok

Dapat disimpulkan bahwa pengorganisasian adalah proses yang mencakup pemberian perintah, pengalokasian sumber daya, dan pengaturan kegiatan yang terkoordinasi untuk menjalankan rencana.

3. Pengarahan (Commanding)

Berikutnya adalah pengarahan atau commanding. Fungsi ini berkaitan dengan proses memupuk motivasi para pegawai supaya dapat bekerja lebih giat dan telaten dalam mencapai tujuan. Selain itu, pengarahan juga ditujukan untuk memberikan arahan dan bimbingan kepada pegawai agar dapat mengerjakan tugasnya dengan baik.

Fungsi pengarahan juga berkaitan dengan upaya menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan dinamis. Dengan begitu, produktivitas, efektivitas, dan efisiensi kerja diharapkan dapat lebih meningkat.

4. Pengkoordinasian (Coordinating)

Fungsi manajemen menurut Henri Fayol selanjutnya adalah pengkoordinasian.  Hal ini berhubungan dengan proses menyelaraskan kegiatan yang sudah ditentukan demi tercapainya tujuan perusahaan atau organisasi.

Menurut Henri Fayol, pengkoordinasian dilakukan untuk menjaga aktivitas organisasi atau perusahaan terus berlangsung dan bersinergi sehingga seluruhnya dapat bekerja sama dengan baik. Oleh sebab itu, komunikasi merupakan hal yang sangat penting dalam proses ini. Komunikasi yang dimaksud adalah komunikasi baik secara formal maupun informal.

5. Pengendalian (Controlling)

Fungsi yang terakhir adalah pengendalian atau controlling. Pengendalian atau pengawasan perlu dilakukan agar pekerjaan dapat  berjalan dengan lebih baik dan sesuai dengan peraturan, visi, dan misi dari perusahaan.

Menurut Henri Fayol, controlling merupakan kegiatan untuk memantau, membuktikan, dan memastikan bahwa seluruh pekerjaan berjalan sesuai tujuan. Selain itu, fungsi ini juga dapat digunakan dalam penilaian kinerja karyawan berdasarkan aturan dan standar yang telah ditentukan oleh perusahaan.

Pengendalian juga dilakukan untuk mengevaluasi seluruh kegiatan yang telah atau sedang dilakukan. Secara garis besar, kegiatan yang dilakukan pada proses controlling adalah sebagai berikut.

  1. Menentukan standar prestasi
  2. Mengukur prestasi yang telah dicapai
  3. Membandingkan prestasi yang telah dicapai dengan standar prestasi
  4. Melakukan perbaikan jika ada penyimpangan standar prestasi

Prinsip manajemen menurut Henri Fayol

Selain fungsi-fungsi manajemen, Henri Fayol juga mengemukakan beberapa prinsip manajemen. Di antaranya adalah sebagai berikut.

1. Division of work

Merupakan spesialisasi dalam pekerjaan untuk meningkatkan efisiensi. Hal ini bertujuan agar dapat menyelesaikan pekerjaan yang lebih banyak dan terbaik, namun dengan usaha yang sama.

2. Authority and responsibility

Prinsip ini berhubungan dengan kewenangan dan tanggung jawab dalam pekerjaan. Menurut Fayol, wewenang adalah hak untuk memberikan perintah dan kekuasaan supaya dipatuhi. Wewenang dibagi menjadi dua jenis yaitu wewenang personal dan wewenang resmi.

Wewenang personal bersumber pada intelegensi, pengalaman nilai moral, dan kesanggupan untuk memimpin. Sedangkan wewenang resmi merupakan wewenang yang diterima dari seseorang yang berada di tingkat atau posisi yang lebih tinggi.

Tanggung jawab adalah fungsi dan tugas yang wajib dilaksanakan. Dalam hal ini dibutuhkan wewenang dari pihak yang berada di atasnya. Pada pelaksanaannya, baik wewenang dan tanggung jawab perlu disertai dengan adanya sanksi atau konsekuensi agar tidak ada penyalahgunaan atau penyimpangan.

3. Discipline

Menjalankan apa yang telah disepakati sesuai dengan aturan dan standar yang berlaku adalah bagian dari prinsip disiplin. Prinsip kedisiplinan ini sangat penting demi tercapainya tujuan bersama.

4. Unity of command

Setiap pegawai  atau bawahan hanya menerima perintah dari satu orang atasan saja. Hal ini berlaku demi mengurangi ketidakjelasan dan terjadinya saling lempar tanggung jawab.

5. Unity of direction

Sebuah konsep dalam manajemen tim yang mana seluruh anggota harus memiliki tujuan dan kepentingan yang sama. Sehingga, tujuan dapat dicapai melalui rencana yang sudah ditentukan.

6. Subordination of individual interest to general interest

Kepentingan bersama, terutama perusahaan, harus menjadi prioritas dibandingkan dengan kepentingan pribadi atau yang bersifat individu.

7. Remuneration

Sebuah prinsip di mana pemberian upah atau gaji pegawai harus ditangani oleh dan dalam perusahaan. Kompensasi dan biaya yang diberikan harus adil dan sesuai dengan aturan yang berlaku di perusahaan atau organisasi.

8.Centralization

Standarisasi dan sentralisasi berhubungan dengan pembagian kekuasaan. Sentralisasi dapat diberlakukan dalam organisasi atau perusahaan kecil. Sedangkan desentralisasi biasanya berlaku untuk perusahaan atau organisasi yang lebih besar.

9. Scalar chain (rantai wewenang)

Merupakan alur yang harus diikuti oleh semua proses komunikasi. Rantai komunikasi yang bermula dari kekuasaan tertinggi ke posisi yang paling bawah dalam suatu perusahaan. Alur komunikasi yang jelas sangat penting dalam setiap perusahaan demi tercapainya tujuan.

10. Order

Henri Fayol berpendapat bahwa segala sesuatu harus ada urutan yang sesuai. Seseorang harus ditempatkan pada posisi pekerjaan yang tepat berdasarkan kemampuan dan kualifikasinya.

11. Equity

Prinsip ini berkaitan dengan perlakuan dan sikap dalam suatu organisasi atau perusahaan agar dapat memotivasi pegawai dalam mengerjakan pekerjaannya. Hal ini diperlukan untuk meningkatkan produktivitas pegawai.

12. Stability of tenure of personnel

Supaya perusahaan berjalan dengan lancar, sebaiknya pegawai/anggota tidak berpindah-pindah atau keluar-masuk perusahaan. Pergantian anggota yang terlalu sering juga dapat merusak stabilitas perusahaan.

13. Initiative

Memberikan kebebasan kepada pegawai untuk mengeluarkan pendapat, menjalankan tugas, dan menyelesaikan masalah pekerjaannya. Ini juga berkaitan dengan semangat mengerjakan tugas yang diberikan tanpa menunggu perintah dari atasan.

14. Esprit de corps

Perusahaan harus membuat upaya apapun untuk mempertahankan keselarasan tim di dalamnya. Menyatukan anggota merupakan hal penting demi keberlangsungan dan keberhasilan perusahaan.

Peran HRD dalam manajemen

Berkaitan dengan manajemen, HRD memiliki peran yang signifikan dalam hal pengembangan perusahaan. Departemen Human Resources and Development bertanggung jawab atas apa-apa yang berhubungan dengan sumber daya manusia di dalam perusahaan. Tanggung jawab HRD di antaranya adalah perekrutan, menghitung payroll, absensi, hubungan antar karyawan, dan memastikan seluruh karyawan mendapatkan haknya. Selain itu, HRD juga turut berperan dalam hal mengawasi dan memfasilitasi karyawan dalam pemenuhan kewajibannya.

Kemudian, HRD dalam perusahaan juga bertugas menjembatani komunikasi antar karyawan dengan atasan bahkan antar perusahaan. Singkatnya, departemen HRD berfungsi untuk mengatur dan mengembangkan segala hal yang berkaitan dengan sumber daya manusia di perusahaan termasuk kesejahteraannya.

Baca juga: 5 Fungsi Manajemen Keuangan dan Hal Penting Lainnya Yang Harus Kalian Ketahui!

GreatDay HR: Solusi manajemen modern di era Digital

greatday

Banyaknya tugas yang menjadi tanggung jawab HRD terkadang membuat kewalahan. Selain memerlukan banyak waktu, tenaga yang dikeluarkan juga tidak sedikit dalam menyelesaikan tugas-tugas seperti menghitung payroll setiap bulan, absensi karyawan, penghitungan pajak, dan lain-lain.

Greatday HR hadir untuk membantu meringankan beban pekerjaan HRD. Aplikasi yang dapat diunduh melalui ponsel pintar ini dapat mempermudah dan mengelola proses manajemen sumber daya manusia di perusahaan dengan lebih baik. Anda bisa menghemat waktu, tenaga, bahkan biaya. Selain itu, pekerjaan lainnya juga dapat dikelola dengan mudah dengan GreatDay HR mobile app yang bisa diakses di mana saja dan kapan saja.

Keamanan data-data penting Anda juga terjamin karena GreatDay HR sudah memenuhi standar internasional terkait keamanan data. Unduh aplikasinya di App Store atau Play Store dalam ponsel pintar Anda. Segera jadwalkan demonya!

Tags :

Related Topics