Jadwalkan Demo

Memahami Key Result Area (KRA): Pengertian hingga Perbedaannya dengan OKR dan KPI

Rizka Maria Merdeka | January 29, 2024 | Human Resource (HR)
by GreatDay HR

Pengelolaan kinerja merupakan aspek krusial dalam kesuksesan setiap perusahaan, dan salah satu konsep yang muncul dalam konteks ini adalah Key Result Area (KRA). KRA mencerminkan area utama di mana individu atau tim harus memusatkan upaya mereka untuk mencapai tujuan perusahaan.

Dalam artikel ini, kita akan membahas tentang pengertian KRA, lanjut ke fungsi utamanya, dan memahami perbedaannya dengan konsep lain yang sering digunakan dalam manajemen kinerja, yaitu Objectives and Key Results (OKR) dan Key Performance Indicators (KPI). Dengan memahami esensi KRA dan perbedaannya dengan OKR dan KPI, kita dapat merinci bagaimana konsep-konsep ini saling melengkapi dalam upaya meningkatkan kinerja dan mencapai hasil yang diinginkan.

Baca selengkapnya!

Baca juga: Sama-sama untuk Mencapai Tujuan Perusahaan, Kenali Perbedaan OKR dan KPI

Pengertian Key Result Area (KRA)

Key Result Areas (KRA) adalah area utama atau hasil kunci yang mencerminkan tanggung jawab utama atau fokus utama seseorang dalam mencapai tujuan perusahaan atau departemen. Konsep ini umumnya digunakan dalam konteks manajemen kinerja dan perencanaan strategis. KRA membantu dalam menentukan area-area kunci yang harus difokuskan untuk mencapai hasil yang diinginkan.

Contoh KRA dapat berbeda-beda tergantung pada perusahaan atau departemen tertentu. Misalnya, dalam sebuah perusahaan teknologi, KRA seorang pengembang perangkat lunak mungkin mencakup pencapaian dalam hal rilis produk tepat waktu, peningkatan kualitas perangkat lunak, atau pengembangan fitur-fitur kunci.

Pada dasarnya, konsep KRA bersifat fleksibel dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan lingkungan perusahaan yang berbeda.

Baca juga: KPI 101: Panduan Awal untuk Menyusun Key Performance Indicators

Fungsi KRA

Key Result Areas (KRA) memiliki beberapa fungsi yang sangat penting dalam konteks manajemen kinerja dan perencanaan strategis. Beberapa fungsi utama KRA melibatkan pengarahan, evaluasi kinerja, dan perencanaan strategis. Berikut adalah beberapa fungsi utama KRA:

1. Orientasi pada Hasil Utama

KRA membantu fokus pada hasil utama yang paling penting untuk mencapai tujuan perusahaan. Dengan menetapkan area-area kunci, individu atau tim dapat memahami dengan jelas di mana mereka harus memusatkan upaya mereka.

2. Pengukuran Kinerja

KRA memungkinkan pengukuran kinerja yang objektif. Indikator kinerja atau KPI yang terkait dengan setiap KRA membantu dalam mengevaluasi sejauh mana seseorang atau tim telah mencapai tujuan mereka.

3. Penetapan Prioritas

Dengan menetapkan KRA, organisasi dapat membantu individu dan tim untuk menetapkan prioritas mereka dengan lebih jelas. Ini membantu dalam alokasi sumber daya dengan lebih efisien dan efektif.

4. Penilaian Kinerja

KRA memberikan kerangka kerja untuk mengevaluasi kinerja individu atau tim. Evaluasi ini dapat digunakan sebagai dasar untuk memberikan umpan balik konstruktif, pengakuan pencapaian, dan identifikasi area perbaikan.

5. Perencanaan Strategis

KRA membantu dalam perencanaan strategis karena menetapkan area-area kunci yang harus difokuskan untuk mencapai tujuan jangka panjang. Ini membantu perusahaan mengarahkan sumber daya mereka secara efektif untuk mencapai visi dan misi mereka.

6. Pengelolaan Kinerja

KRA dapat digunakan sebagai alat untuk mengelola kinerja sehari-hari. Dengan memahami area-area kunci yang harus difokuskan, individu atau tim dapat membuat keputusan yang lebih tepat untuk mencapai hasil yang diinginkan.

7. Motivasi dan Keterlibatan

KRA yang jelas dan terukur dapat meningkatkan motivasi karena memberikan arah yang jelas. Individu atau tim yang tahu apa yang diharapkan dari mereka memiliki kecenderungan untuk lebih terlibat dan berkinerja tinggi.

8. Pengembangan Rencana Aksi

Berdasarkan KRA, individu atau tim dapat mengembangkan rencana tindakan yang spesifik untuk mencapai tujuan mereka. Ini membantu dalam eksekusi tugas-tugas yang diperlukan untuk mencapai hasil yang diinginkan.

Fungsi-fungsi ini membuat KRA menjadi alat yang sangat berharga dalam manajemen kinerja, membantu perusahaan dan individu untuk mencapai tujuan mereka dengan lebih efektif dan efisien.

Baca juga: Teknik Menyusun KPI Sebagai Penilaian Karyawan

Perbedaan KRA, OKR, dan KPI

Key Result Area (KRA), Objectives and Key Results (OKR), dan Key Performance Indicators (KPI) adalah konsep-konsep yang berhubungan dengan pengelolaan kinerja dalam konteks bisnis dan perusahaan. Meskipun memiliki tujuan serupa untuk mengukur dan meningkatkan kinerja, ada perbedaan signifikan antara ketiganya. Berikut adalah perbedaan antara KRA, OKR, dan KPI secara garis besar:

  • KRA lebih fokus pada area utama tanggung jawab seseorang.
  • OKR memiliki struktur tujuan dan hasil kunci, sangat terukur, dan sering diterapkan dalam siklus waktu tertentu.
  • KPI adalah indikator kinerja spesifik yang terukur dan memberikan gambaran tentang sejauh mana tujuan telah tercapai.

Meskipun ketiganya berkontribusi pada manajemen kinerja, implementasinya dapat bervariasi tergantung pada kebutuhan dan konteks perusahaan. Beberapa perusahaan mungkin menggunakan kombinasi dari KRA, OKR, dan KPI untuk mendapatkan gambaran kinerja yang komprehensif.

Baca juga: Apa Itu KPI? dan Bagaimana Penerapannya?

Trending Article
Subscribe News Letter
Get notification on your email