Hubungi Sales

Marketplace: Pengertian, Jenis, dan Contoh-contohnya

Rizka Maria Merdeka | November 13, 2023 | Bisnis
by GreatDay HR

Di era digital yang terus berkembang, marketplace telah menjadi landasan utama bagi perdagangan elektronik, membawa penjual dan pembeli bersama secara daring. Dalam artikel ini, kita akan membahas konsep dasar dari marketplace, menggali pengertian serta jenis-jenis yang beragam.

Marketplace dapat mencakup model bisnis yang berbeda, mulai dari konsumen ke konsumen (C2C), bisnis ke konsumen (B2C), hingga bisnis ke bisnis (B2B). Kami akan mengulas setiap jenis marketplace ini dengan fokus pada karakteristik unik mereka. Tak hanya itu, artikel ini juga akan memberikan contoh-contoh marketplace yang terkenal baik di Indonesia maupun di luar negeri.

Simak selengkapnya dalam artikel berikut ini!

Baca juga: Pengertian, Keunggulan, dan Kekurangan E-Commerce

Pengertian marketplace

Marketplace adalah platform atau tempat di mana penjual dan pembeli dapat bertemu dan melakukan transaksi jual beli barang atau jasa. Dalam konteks digital atau online, marketplace biasanya merujuk pada platform atau situs web yang memfasilitasi transaksi antara penjual dan pembeli melalui internet. Marketplace dapat mencakup berbagai kategori produk atau jasa, mulai dari elektronik, pakaian, makanan, hingga layanan profesional.

Beberapa karakteristik umum dari marketplace online melibatkan:

1. Beragam Penjual dan Pembeli

Marketplace menyediakan wadah bagi berbagai penjual dan pembeli. Penjual dapat menjadi perusahaan besar, pedagang kecil, atau bahkan individu yang ingin menjual barang atau jasa mereka. Pembeli dapat berasal dari berbagai latar belakang dan lokasi geografis.

2. Fasilitas Transaksi

Marketplace menyediakan infrastruktur untuk melakukan transaksi. Ini termasuk sistem pembayaran online, keranjang belanja, dan mekanisme lainnya yang memudahkan proses jual beli.

3. Ulasan dan Rating

Sebagian besar marketplace memiliki fitur ulasan dan penilaian untuk membantu pembeli membuat keputusan yang lebih informan dan memberikan umpan balik kepada penjual. Ini dapat membantu meningkatkan kepercayaan di antara para pengguna marketplace.

4. Sistem Keamanan

Marketplace sering menyediakan langkah-langkah keamanan untuk melindungi pembeli dan penjual, termasuk sistem enkripsi, kebijakan perlindungan pembeli, dan verifikasi identitas.

5. Pengelolaan Inventaris

Marketplace dapat menyediakan alat pengelolaan inventaris untuk membantu penjual melacak dan mengelola stok barang mereka.

Baca juga: Apa Itu Faktur Penjualan?

Jenis-jenis marketplace

1. Marketplace Murni

Marketplace murni, atau sering disebut sebagai “pure marketplace,” adalah platform di mana penjual dan pembeli dapat bertemu dan bertransaksi secara langsung. Marketplace ini menyediakan infrastruktur untuk memfasilitasi pertemuan antara penjual dan pembeli, tetapi mereka tidak memiliki inventaris sendiri. Penjual memiliki kendali penuh atas produk atau jasa yang mereka tawarkan, dan mereka bertanggung jawab atas pengelolaan stok, harga, dan proses pengiriman.

Contoh marketplace murni termasuk eBay dan Amazon. Di sini, penjual mengunggah produk mereka, menentukan harga, dan mengurus pengiriman sendiri. Marketplace murni biasanya menghasilkan pendapatan melalui biaya transaksi atau langganan dari penjual, atau melalui iklan.

2. Marketplace Konsinyasi

Marketplace konsinyasi, atau “consignment marketplace,” memiliki model bisnis yang berbeda. Dalam model ini, penjual tidak membayar biaya di muka untuk menjual produk mereka di platform. Sebaliknya, mereka hanya membayar komisi atau biaya setelah produk terjual. Produk yang dijual biasanya dikirimkan terlebih dahulu ke marketplace, dan penjual hanya menerima pembayaran setelah produk terjual.

Contoh marketplace konsinyasi termasuk The RealReal (fokus pada barang mewah bekas), dan ThredUp (fokus pada pakaian bekas). Marketplace konsinyasi cenderung mengambil persentase tertentu dari harga penjualan sebagai komisi mereka.

Keuntungan dari model konsinyasi adalah bahwa risiko finansial bagi penjual dapat berkurang, karena mereka hanya membayar biaya setelah produk terjual. Bagi pembeli, ini dapat memberikan akses ke produk dengan harga lebih rendah atau unik.

Kedua jenis marketplace ini memiliki peran yang penting dalam ekosistem perdagangan elektronik dan memberikan peluang kepada penjual dan pembeli dengan cara yang berbeda.

Baca juga: Industri 4.0: Bagaimana Teknologi dan Otomatisasi Mengubah Cara Bisnis Dilakukan

Contoh marketplace yang terkenal

Berikut beberapa contoh-contoh marketplace yang terkenal baik di Indonesia maupun di luar negeri.

Contoh Marketplace Terkenal di Indonesia

  1. Tokopedia: Tokopedia merupakan salah satu marketplace terbesar di Indonesia yang menyediakan berbagai produk mulai dari elektronik, fashion, hingga makanan.
  2. Bukalapak: Bukalapak adalah platform belanja online yang memungkinkan individu maupun perusahaan untuk menjual produk secara online.
  3. Shopee: Shopee adalah marketplace yang populer di Indonesia dan Asia Tenggara, menyediakan berbagai produk dan layanan dengan penawaran diskon dan promo.
  4. Lazada: Lazada adalah platform belanja online yang hadir di berbagai negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia, dengan fokus pada berbagai kategori produk.
  5. Blibli: Blibli adalah marketplace yang menyediakan berbagai produk elektronik, fashion, kecantikan, dan lainnya.

Contoh Marketplace Terkenal di Luar Negeri

  1. Amazon: Amazon adalah salah satu marketplace terbesar di dunia, menyediakan berbagai produk mulai dari buku, elektronik, hingga barang-barang rumah tangga.
  2. eBay: eBay merupakan marketplace global yang menghubungkan penjual dan pembeli dari berbagai negara, dengan fokus pada lelang dan pembelian langsung.
  3. Alibaba: Alibaba adalah marketplace asal China yang menyediakan platform B2B, B2C, dan C2C. Alibaba memfasilitasi perdagangan grosir dan eceran.
  4. Etsy: Etsy adalah marketplace yang fokus pada produk-produk kreatif, unik, dan buatan tangan, seperti barang seni, kerajinan tangan, dan perhiasan.
  5. AliExpress: AliExpress adalah bagian dari grup Alibaba dan menyediakan platform e-commerce yang memungkinkan pembelian produk dari penjual-penjual kecil di seluruh dunia.

Booking.com: Booking.com adalah marketplace untuk pemesanan akomodasi hotel dan tempat menginap lainnya di seluruh dunia.

Baca juga: Bisnis Berkelanjutan: Panduan Praktis untuk Mengintegrasikan Lingkungan Kerja yang Ramah Lingkungan

Trending Article
01
Rizka Maria Merdeka | November 28, 2023
22 Contoh Kelebihan dan Kekurangan Diri Saat…
02
Rizka Maria Merdeka | October 25, 2023
Penting! Panduan Lengkap Pangkat Golongan PNS Terbaru…
03
Rizka Maria Merdeka | November 18, 2021
14 Contoh Penulisan Notulen Rapat yang Tepat.…
Subscribe News Letter
Get notification on your email