Jadwalkan Demo

Penggajian Berbasis Cloud vs Lokal, Mana yang Lebih Unggul?

Rizka Maria Merdeka | July 8, 2024 | Payroll
by GreatDay HR

Dalam era digital yang terus berkembang, memilih sistem penggajian yang tepat sangat penting bagi keberhasilan operasional perusahaan. Penggajian berbasis Cloud dan lokal menawarkan pendekatan yang berbeda dalam mengelola penggajian karyawan, masing-masing dengan kelebihan dan kekurangannya.

Artikel ini akan membahas pengertian penggajian berbasis Cloud dan lokal, perbedaan mendasar di antara keduanya, serta membantu Anda menentukan mana yang lebih unggul sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda. Dari aksesibilitas dan biaya hingga keamanan dan pemeliharaan, kami akan mengeksplorasi berbagai faktor yang perlu dipertimbangkan dalam memilih sistem penggajian yang paling sesuai untuk perusahaan Anda.

Simak artikel selengkapnya!

Baca juga: HR dan Paymaster Wajib Tahu! Ini Kesalahan-kesalahan Umum dalam Penggajian dan Cara Mengatasinya

Pengertian sistem penggajian berbasis Cloud dan lokal

Penggajian berbasis Cloud dan penggajian lokal adalah dua pendekatan yang berbeda dalam mengelola proses penggajian karyawan dalam suatu organisasi. Berikut adalah pengertian masing-masing:

Penggajian berbasis Cloud

Penggajian berbasis Cloud adalah sistem penggajian yang dioperasikan dan diakses melalui internet. Data dan aplikasi penggajian disimpan di server Cloud yang dikelola oleh penyedia layanan pihak ketiga. Pengguna dapat mengakses sistem ini dari mana saja dengan koneksi internet dan perangkat yang kompatibel. Keuntungan utama dari sistem ini adalah kemudahan akses, pembaruan otomatis, dan pengurangan kebutuhan akan infrastruktur IT internal.

Penggajian lokal

Penggajian lokal adalah sistem penggajian yang dioperasikan dan dikelola di dalam infrastruktur IT perusahaan sendiri. Data dan aplikasi penggajian disimpan di server yang berada di lokasi fisik perusahaan atau data center yang dikelola oleh perusahaan. Sistem ini biasanya diakses melalui jaringan lokal perusahaan. Penggajian lokal menawarkan kontrol penuh atas data dan sistem oleh perusahaan, serta tidak bergantung pada koneksi internet untuk operasi sehari-hari.

Kedua sistem ini memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing yang dapat dipertimbangkan oleh organisasi berdasarkan kebutuhan dan kemampuan mereka.

Baca juga: Mengapa Pelatihan Payroll untuk HR Penting? Simak Penjelasannya!

Perbedaan mendasar antara penggajian berbasis Cloud vs lokal

Perbedaan mendasar antara penggajian berbasis Cloud dan penggajian lokal meliputi beberapa aspek utama, seperti aksesibilitas, biaya, keamanan, pemeliharaan, dan fleksibilitas. Berikut adalah beberapa perbedaan tersebut:

Aksesibilitas

  • Penggajian Berbasis Cloud: Dapat diakses dari mana saja dan kapan saja melalui internet, menggunakan perangkat yang terhubung ke internet.
  • Penggajian Lokal: Hanya dapat diakses di dalam jaringan lokal perusahaan atau melalui koneksi VPN yang aman, yang membatasi aksesibilitas dari luar kantor.

Biaya

  • Penggajian Berbasis Cloud: Umumnya menggunakan model langganan bulanan atau tahunan, yang mencakup biaya pemeliharaan, pembaruan, dan dukungan.
  • Penggajian Lokal: Memerlukan investasi awal yang besar untuk pembelian perangkat keras dan perangkat lunak, serta biaya pemeliharaan dan pembaruan yang terus-menerus.

Keamanan

  • Penggajian Berbasis Cloud: Keamanan data dijamin oleh penyedia layanan Cloud, yang biasanya memiliki protokol keamanan yang ketat dan terkini. Namun, kepercayaan terhadap pihak ketiga menjadi faktor penting.
  • Penggajian Lokal: Keamanan data dikendalikan sepenuhnya oleh perusahaan. Perusahaan memiliki kontrol penuh atas protokol keamanan yang diterapkan, tetapi juga bertanggung jawab penuh atas pemeliharaannya.

Pemeliharaan

  • Penggajian Berbasis Cloud: Pemeliharaan sistem, termasuk pembaruan perangkat lunak dan perbaikan bug, ditangani oleh penyedia layanan Cloud.
  • Penggajian Lokal: Pemeliharaan sistem, pembaruan perangkat lunak, dan perbaikan bug menjadi tanggung jawab tim IT internal perusahaan.

Skalabilitas

  • Penggajian Berbasis Cloud: Mudah diskalakan sesuai kebutuhan bisnis, seperti menambah atau mengurangi jumlah pengguna atau fitur tanpa perlu investasi tambahan yang signifikan.
  • Penggajian Lokal: Skalabilitas bisa lebih kompleks dan mahal, karena mungkin memerlukan peningkatan perangkat keras dan perangkat lunak tambahan.

Implementasi

  • Penggajian Berbasis Cloud: Biasanya lebih cepat diimplementasikan karena tidak memerlukan instalasi fisik dan konfigurasi yang rumit.
  • Penggajian Lokal: Proses implementasi bisa lebih lama karena melibatkan instalasi perangkat keras, konfigurasi jaringan, dan penyesuaian sistem.

Fleksibilitas dan Integrasi

  • Penggajian Berbasis Cloud: Cenderung lebih fleksibel dalam hal integrasi dengan aplikasi pihak ketiga lainnya melalui API dan layanan web.
  • Penggajian Lokal: Integrasi dengan aplikasi lain mungkin memerlukan penyesuaian khusus dan bisa lebih kompleks.

Setiap perusahaan harus mempertimbangkan kebutuhan spesifik mereka, sumber daya yang tersedia, dan prioritas bisnis mereka ketika memilih antara penggajian berbasis Cloud dan lokal.

Baca juga: HR dan Paymaster Harus Tahu! Ini Manfaat Otomatisasi Penggajian dengan Aplikasi

Mana yang lebih unggul, penggajian berbasis Cloud atau lokal?

Keunggulan antara penggajian berbasis Cloud dan lokal sangat bergantung pada kebutuhan spesifik, ukuran, dan prioritas organisasi. Berikut adalah beberapa faktor yang dapat membantu menentukan mana yang lebih unggul bagi suatu organisasi:

Penggajian Berbasis Cloud

Keunggulan:

  1. Aksesibilitas: Dapat diakses dari mana saja dengan koneksi internet, yang sangat berguna untuk perusahaan dengan tim yang bekerja dari jarak jauh atau memiliki beberapa lokasi.
  2. Biaya Awal: Biasanya lebih rendah karena tidak memerlukan investasi besar dalam perangkat keras dan perangkat lunak.
  3. Pemeliharaan: Penyedia layanan Cloud menangani pembaruan, pemeliharaan, dan perbaikan, mengurangi beban kerja tim IT internal.
  4. Skalabilitas: Mudah diskalakan sesuai kebutuhan bisnis tanpa memerlukan investasi tambahan yang signifikan.
  5. Implementasi Cepat: Proses implementasi lebih cepat karena tidak memerlukan instalasi perangkat keras dan konfigurasi yang rumit.

Kekurangan:

  1. Keamanan: Bergantung pada penyedia layanan untuk keamanan data, yang bisa menjadi perhatian bagi perusahaan dengan data sensitif.
  2. Ketergantungan pada Internet: Membutuhkan koneksi internet yang stabil dan cepat untuk operasi yang optimal.
  3. Kontrol Data: Kurang kontrol langsung atas data, karena disimpan di server pihak ketiga.

Penggajian Lokal

Keunggulan:

  1. Keamanan Data: Memberikan kontrol penuh atas data dan protokol keamanan, yang penting bagi perusahaan yang menangani informasi sensitif.
  2. Kustomisasi: Sistem dapat dikustomisasi secara ekstensif sesuai kebutuhan spesifik perusahaan.
  3. Ketergantungan pada Internet: Tidak bergantung pada koneksi internet untuk operasi sehari-hari, yang bisa menjadi keuntungan di daerah dengan konektivitas internet yang kurang stabil.
  4. Integrasi: Bisa lebih mudah diintegrasikan dengan sistem internal lainnya yang sudah ada.

Kekurangan:

  1. Biaya Awal: Memerlukan investasi awal yang signifikan dalam perangkat keras dan perangkat lunak.
  2. Pemeliharaan: Memerlukan tim IT internal untuk menangani pemeliharaan, pembaruan, dan perbaikan, yang bisa menjadi beban tambahan.
  3. Skalabilitas: Skalabilitas bisa lebih kompleks dan mahal karena mungkin memerlukan peningkatan perangkat keras dan perangkat lunak tambahan.
  4. Aksesibilitas Terbatas: Akses terbatas ke jaringan internal perusahaan atau melalui VPN yang aman, yang mungkin kurang fleksibel bagi tim yang bekerja dari jarak jauh.

Penggajian Berbasis Cloud lebih unggul bagi perusahaan yang mengutamakan aksesibilitas, fleksibilitas, dan ingin mengurangi beban pemeliharaan IT. Ini sangat cocok untuk perusahaan yang memiliki tenaga kerja yang tersebar atau bekerja dari jarak jauh.

Penggajian Lokal lebih unggul bagi perusahaan yang membutuhkan kontrol penuh atas data dan keamanan, serta yang memiliki sumber daya untuk mengelola dan memelihara infrastruktur IT internal. Ini sering kali lebih cocok untuk perusahaan besar atau yang menangani informasi sangat sensitif.

Pilihan terbaik tergantung pada kebutuhan spesifik perusahaan, anggaran, dan prioritas dalam hal aksesibilitas, keamanan, dan pemeliharaan.

Baca juga: Ketahui Bagaimana Software Payroll Indonesia seperti GreatDay HR dapat Membantu Penggajian Anda

Sistem penggajian terintegrasi, GreatDay HR, memudahkan penghitungan gaji dan hemat waktu

penggajian berbasis cloud vs lokal

Dalam dunia bisnis yang serba cepat dan kompetitif, penggajian yang tepat waktu dan akurat adalah tulang punggung keberhasilan perusahaan. Proses penggajian yang rumit dapat menguras waktu dan sumber daya, sementara kesalahan dalam penghitungan gaji dapat menurunkan moral dan kepercayaan karyawan.

GreatDay HR hadir sebagai solusi ideal dengan sistem penggajian terintegrasi yang dirancang untuk mengoptimalkan efisiensi dan akurasi. Memilih software payroll yang tepat adalah investasi penting bagi setiap perusahaan, dan GreatDay HR memastikan setiap aspek penggajian dikelola dengan baik. Dengan sistem penggajian yang canggih dan terintegrasi, GreatDay HR tidak hanya menghemat waktu tetapi juga mengurangi risiko kesalahan, memberikan ketenangan pikiran bagi manajemen dan kebahagiaan bagi karyawan.

Segera berlangganan GreatDay HR sekarang! Untuk informasi lebih lanjut, klik link ini!

Baca juga: Mekanisme Payroll #2: Penghitungan Komponen Pajak PPh 21 dalam Penggajian di Perusahaan Secara Digital

Trending Article
Subscribe News Letter
Get notification on your email