Jadwalkan Demo

Perlu Tahu! Pengertian dan Contoh Surat Perjanjian Pinjaman Uang

Rizka Maria Merdeka | February 23, 2022 | Keuangan
by GreatDay HR

Pinjam meminjam uang telah menjadi hal yang lumrah terjadi di dalam kehidupan masyarakat. Keadaan mendesak atau demi memenuhi kebutuhan sehari-hari menjadi alasan seseorang melakukan pinjaman baik kepada pihak personal maupun lembaga yang menyediakan pinjaman misalnya bank. Tak jarang orang melakukan pinjaman dalam jumlah yang besar dan melebihi kemampuan finansialnya.

Akibatnya, proses pembayaran cicilan hutang menjadi tersendat karena pihak peminjam tidak mampu melunasi hutangnya tersebut. Hal tersebut tentunya dapat merugikan pihak yang memberikan pinjaman, terutama jika sebelumnya tidak ada perjanjian tertulis yang sah dan legal yang dapat digunakan sebagai bukti untuk menyelesaikan masalah hutang tersebut secara hukum.

Oleh sebab itu, dalam aktivitas pinjam meminjam uang terutama dalam jumlah yang besar, sebaiknya buat surat perjanjian pinjaman sebagai jaminan kenyamanan dan keamanan kedua belah pihak. Sehingga tidak akan ada konflik dan hal-hal yang dapat merugikan terjadi di masa depan. Berikut ini adalah ulasan mengenai pengertian, tujuan, dan contoh surat perjanjian pinjaman uang yang perlu Anda ketahui. Simak ulasannya!

Baca juga: Pengertian dan Contoh Surat Perjanjian Hutang Piutang

Apa itu surat perjanjian pinjaman uang?

Surat perjanjian pinjaman uang adalah kesepakatan tertulis yang dibuat oleh pihak pemberi pinjaman dan pihak peminjam. Di dalam surat tersebut kedua belah pihak sepakat untuk menaati aturan dan hal yang dicantumkan di dalam surat perjanjian pinjaman tersebut. Selain itu, bukti tertulis atas kegiatan pinjam meminjam uang tersebut menunjukkan keinginan dan kesanggupan kedua belah pihak untuk berjanji saling memenuhi kewajiban dan hak terkait perihal pinjam meminjam uang.

Terdapat aturan umum yang berlaku untuk semua perjanjian dan juga aturan khusus yang diberlakukan untuk perjanjian tertentu seperti perjanjian pinjaman uang. Aturan-aturan tersebut tertulis di dalam KUH Perdata. Terkait perjanjian pinjaman uang, ada dua jenis surat yang umumnya digunakan, yaitu sebagai berikut.

1. Surat perjanjian autentik

Yaitu surat perjanjian pinjaman uang yang mana dalam proses pembuatannya dihadiri atau diketahui oleh pejabat pemerintahan yang ditunjuk sebagai saksi.

2. Surat perjanjian di bawah tangan

Yaitu surat perjanjian pinjaman yang mana pada saat proses pembuatannya tidak mengikutsertakan pejabat pemerintahan sebagai saksi.

Selain digunakan sebagai bukti tertulis yang sah, surat perjanjian pinjaman uang juga digunakan sebagai jaminan bagi pihak-pihak yang terlibat dalam kegiatan pinjam meminjam uang. Surat ini juga digunakan untuk mengetahui batas hak dan kewajiban pihak peminjam dan pemberi pinjaman yang melakukan kesepakatan.

Dengan membuat surat perjanjian pinjaman uang, hal-hal seperti perselisihan antar kedua belah pihak atau kelalaian dalam pembayaran dapat dihindari. Di samping itu, surat ini juga dapat menjadi bukti legal yang mempermudah penyelesaian masalah terkait pinjaman sesuai dengan hukum yang berlaku.

Baca juga: 5 Fungsi Manajemen Keuangan dan Hal Penting Lainnya Yang Harus Kalian Ketahui!

Tujuan surat perjanjian pinjaman uang

Sebagaimana dijelaskan sebelumnya bahwa salah satu tujuan dibuatnya surat perjanjian pinjaman uang adalah untuk menghindari hal-hal yang dapat merugikan pihak terkait di masa mendatang. Surat perjanjian ini juga dibuat untuk memastikan kesepakatan pinjam meminjam telah disetujui oleh pihak peminjam dan pihak pemberi pinjaman. Selain itu, ada beberapa tujuan lain yang perlu diketahui dalam pembuatan surat perjanjian pinjaman uang. Di antaranya ialah sebagai berikut.

  1. Menjamin ketenangan, keamanan, dan kenyamanan pihak pemberi pinjaman dan pihak peminjam yang melakukan perjanjian.
  2. Mengetahui batasan hak dan kewajiban antara pihak-pihak yang melakukan kesepakatan dalam hal pinjam meminjam uang.
  3. Menghindari konflik atau adanya perselisihan antara kedua belah pihak.
  4. Mempermudah penyelesaian masalah secara hukum.
  5. Menjadi bukti tertulis yang sah dan legal dalam hal pinjam meminjam uang.

Tujuan utama dari pembuatan surat perjanjian pinjaman adalah untuk meminimalisir kemungkinan timbulnya masalah di kemudian hari. Selain itu, surat ini memungkinkan kedua belah pihak untuk melakukan tuntutan jika salah satu pihak melanggar perjanjian yang tertulis di dalamnya. Oleh sebab itu, membuat surat perjanjian pinjaman uang sangat diperlukan terutama untuk pinjaman uang dalam jumlah besar.

Baca juga: Pengertian dan Contoh Surat Keterangan Kerja

Contoh penulisan surat perjanjian pinjaman uang

Dalam pembuatan surat perjanjian pinjaman ada aturan dan beberapa hal yang harus dicantumkan, seperti identitas serta hak dan kewajiban yang disesuaikan dengan kesepakatan. Penulisannya sendiri harus mengikuti aturan yang berlaku agar keabsahan serta legalitas surat terjamin dan diakui secara hukum. Berikut adalah beberapa hal yang harus dicantumkan di dalam surat perjanjian pinjaman uang.

  1. Identitas lengkap
  2. Nominal dan tujuan pinjaman
  3. Tanda tangan di atas materai
  4. Jangka waktu pengembalian
  5. Jaminan pinjaman
  6. Kompensasi pinjaman
  7. Mekanisme penyelesaian sengketa

Surat perjanjian sebaiknya ditulis di atas kertas bersegel atau dilengkapi dengan materai jika menggunakan kertas biasa. Surat juga harus dibubuhi tanda tangan dan nama lengkap kedua belah pihak. Berikut ini adalah beberapa contoh penulisan surat perjanjian pinjaman uang yang dapat dijadikan acuan.

surat perjanjian pinjaman uang surat perjanjian pinjaman uang 1 surat perjanjian pinjaman uang 2

Dengan surat perjanjian pinjaman uang, kegiatan pinjam meminjam uang akan menjadi lebih aman dan terjamin. Meskipun di kemudain hari mungkin terdapat masalah terkait peminjaman uang, hal tersebut akan dapat diselesaikan dengan nyaman sesuai dengan hukum yang berlaku. Misalnya saja jika pihak peminjam tidak membayar pinjamannya tepat waktu atau tidak sesuai nominal yang seharusnya dibayarkan, maka surat perjanjian pinjaman dapat digunakan sebagai bukti untuk melakukan penagihan atau tuntutan hukum.

Baca juga: Perlu Tahu! Ini Contoh dan Fungsi Surat Keterangan Penghasilan

Lindungi karyawan Anda dari risiko finansial berbahaya dengan GreatDay HR

gdhr surat perjanjian pinjaman uang

Di masa pandemi seperti sekarang ini pengguna pinjaman online mengalami peningkatan hingga 134% bahkan lebih. Banyak diantaranya berasal dari kalangan pegawai. Hal tersebut terjadi salah satunya karena merosotnya perekonomian negara akibat pandemi Covid-19 yang berdampak juga terhadap kondisi finansial para pegawai.

Demi memenuhi kebutuhan sehari-hari banyak orang melakukan pinjaman online bahkan dengan bunga yang tinggi tanpa memikirkan risiko kedepannya. Padahal, hal tersebut akan berpengaruh terhadap kesehatan finansial mereka. Dampak buruknya adalah terlilit hutang dengan jumlah yang besar.

Untuk menghindari hal tersebut GreatDay HR hadir dengan fitur Benefits yang dapat melindungi Anda dan karyawan Anda dari risiko finansial yang berbahaya. Dengan fasilitas EWA (Earned Wage Access) karyawan Anda dapat menarik gaji lebih awal tanpa mengganggu arus kas perusahaan. Benefits memfasilitasi karyawan untuk mendapatkan gaji lebih awal dari tanggal gajian.

Program ini aman karena uang yang ditarik merupakan uang gaji karyawan sendiri dan bukan pinjaman sehingga tidak berbunga. Dengan begitu, kesejahteraan dan kesehatan finansial karyawan Anda akan terjamin dengan lebih baik.

Unduh segera aplikasi mobile GreatDay HR dan nikmati fitur Benefits sekarang juga! Kunjungi lamannya untuk info lebih lanjut, lalu jadwalkan demo!

Baca juga: Contoh Slip Gaji Terbaru dan Terlengkap, Beserta Komponen!

Trending Article
01
Rizka Maria Merdeka | November 28, 2023
22 Contoh Kelebihan dan Kekurangan Diri Saat…
02
Rizka Maria Merdeka | October 25, 2023
Penting! Panduan Lengkap Pangkat Golongan PNS Terbaru…
03
Rizka Maria Merdeka | November 18, 2021
14 Contoh Penulisan Notulen Rapat yang Tepat.…
Subscribe News Letter
Get notification on your email