Tips Mengajukan Pertanyaan Kepada HRD Saat Interview

By Rizka Maria Merdeka   |  

Dalam proses rekrutmen, biasanya perekrut mempersilahkan kandidat untuk mengajukan pertanyaan kepada HRD saat interview kerja berlangsung. Hal tersebut biasanya dilakukan oleh pihak HRD ketika telah menanyakan beberapa hal kepada kandidat terkait informasi pribadi, skill, dan lain sebagainya. Itu dilakukan agar komunikasi di dalam interview menjadi lebih interaktif dan dua arah.

Selain itu, tujuan perekrut mempersilahkan kandidat untuk bertanya juga untuk mengetahui sejauh mana keingintahuan dan ketertarikan kandidat terhadap perusahaan. Terkadang, beberapa kandidat yang tanpa persiapan atau baru pertama kali melakukan interview kerja lupa untuk bertanya atau bahkan segan. Padahal, itu merupakan kesempatan bagus yang dapat dimanfaatkan untuk mengetahui lebih banyak informasi terkait posisi pekerjaan yang dilamar dan perusahaan.

Melalui pertanyaan yang diajukan kepada HRD juga proses interview kerja akan terasa leluasa dan tidak kaku. Namun, tentunya ada aturan tidak tertulis atau etika yang perlu dipertimbangkan dalam mengajukan pertanyaan kepada HRD saat interview. Sebab, melalui pertanyaan yang diajukan oleh kandidat, pihak perekrut/HRD juga akan menilai kualitas dan kepribadian kandidat calon pegawai.

Bagaimana cara mengajukan pertanyaan kepada HRD yang baik? Apa saja contoh pertanyaan yang dapat diajukan? Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, simak tips mengajukan pertanyaan kepada HRD saat interview kerja yang diulas dalam artikel berikut ini!

Baca juga: Tips Menjawab Pertanyaan Tentang Motivasi Rekrutmen Saat Interview

Pengertian interview kerja

Interview atau wawancara adalah sebuah situasi percakapan yang terjadi antara dua orang atau lebih dengan tujuan untuk memperoleh informasi melalui percakapan tersebut dengan cara mengajukan pertanyaan kepada lawan bicara/peserta wawancara oleh pihak pewawancara. Meskipun memiliki tujuan yang sama, proses interview sendiri beragam tergantung kepentingan pihak interviewer, misalnya untuk kepentingan proses rekrutmen, kepentingan pengajuan beasiswa, pengajuan visa, dan lain sebagainya.

Berkaitan dengan topik artikel kali ini, jenis interview yang akan dibahas lebih lanjut adalah mengenai interview kerja. Interview kerja adalah suatu bentuk percakapan yang formal dan mendalam yang diadakan untuk mengevaluasi pelamar kerja atau kandidat calon pegawai. Interviewer atau perekrut akan mengajukan tiga pertanyaan dasar untuk mendapatkan informasi tentang: kemampuan/skill pelamar dalam mengerjakan pekerjaannya, kualitas pelamar dalam mengerjakan pekerjaannya, dan kelebihan pelamar dibandingkan dengan pelamar lainnya.

Ketiga informasi dasar tersebut kemudian dijadikan sebagai bahan pertimbangan dan penilaian oleh perekrut dan perusahaan untuk menempatkan kandidat/pelamar kerja di posisi pekerjaan yang dilamarnya.

Tujuan interview kerja

Dalam setiap kegiatan perekrutan karyawan baru, terutama interview, tentunya ada tujuan-tujuan yang ingin dicapai oleh perekrut selama pelaksanaannya. Beberapa tujuan interview kerja antara lain sebagai berikut.

  1. Untuk mengetahui kepribadian seorang kandidat/pelamar kerja.
  2. Untuk membantu perusahaan mengidentifikasi pelamar-pelamar yang layak untuk diberikan penawaran kerja.
  3. Untuk mencari informasi relevan yang dituntut dalam persyaratan jabatan.
  4. Untuk memperoleh informasi tambahan yang dibutuhkan bagi jabatan dan perusahaan.
  5. Untuk melihat apakah seorang kandidat/pelamar kerja mampu melakukan pekerjaan posisi yang dilamarnya.

Baca juga: 8 Langkah Tepat Saat Melakukan Rekrutmen Karyawan

Cara mengajukan pertanyaan kepada HRD saat interview

Dalam proses interview, ada hal-hal yang perlu diperhatikan terutama terkait sikap dan tata bahasa yang digunakan selama prosesnya. Anda tentu tidak ingin dinilai sebagai orang yang buruk di depan para perekrut. Oleh sebab itu, sebelum menjalani proses interview kerja sebaiknya Anda menyiapkan hal-hal sebagai berikut.

1. Siapkan salinan CV dan lamaran kerja Anda

Ada kalanya Anda lupa apa saja yang Anda cantumkan di dalam CV dan lamaran kerja Anda. oleh sebab itu, tidak ada salahnya untuk membaca kembali dan menyiapkan salinan dokumen CV dan lamaran yang Anda berikan kepada perekrut saat melamar pekerjaan.

Selain itu, dokumen tersebut juga akan berguna jika sewaktu-waktu perekrut melupakan dokumennya dan meminta Anda untuk mengirimnya ulang atau meminta salinannya.

2. Informasi tentang perusahaan dan posisi pekerjaan

Sebelum menjalani proses interview, ada baiknya Anda mencari tahu informasi umum tentang posisi pekerjaan dan perusahaan yang Anda lamar. Dengan mengetahui informasi-informasi tersebut, Anda akan dinilai penuh persiapan dan tidak asal dalam melamar kerja.

3. Siapkan pertanyaan untuk diajukan kepada HRD saat interview

Agar proses interview berlangsung lebih interaktif dan terjalin komunikasi dua arah, sebaiknya Anda menyiapkan pertanyaan-pertanyaan yang ingin Anda ajukan terkait informasi yang perlu Anda ketahui seputar pekerjaan dan perusahaan. Hal ini akan mengurangi tensi dan rasa gugup Anda saat interview. Perekrut akan memberikan kesempatan untuk Anda bertanya saat interview berlangsung. Tentunya pertanyaan yang Anda ajukan tidak boleh sembarangan atau pertanyaan yang sifatnya privasi tentang perusahaan.

Siapkan pertanyaan seputar gaji Anda, keuntungan yang akan Anda dapatkan jika bekerja di perusahaan, budaya perusahaan, dan lain-lain. Selain itu, hindari mengajukan pertanyaan berulang atau pertanyaan umum yang jawabannya dapat Anda peroleh dari website perusahaan.

4. Gunakan bahasa yang formal namun tidak kaku

Cara Anda berbahasa akan menjadi bahan pertimbangan untuk penilaian perekrut dalam menentukan status Anda dalam memperoleh pekerjaan. Hindari menggunakan bahasa yang terlalu baku atau terlalu santai. Sebab, bahasa yang terlalu baku akan membuat proses berjalannya interview akan menjadi penuh tekanan, kaku, dan canggung. Sedangkan bahasa yang terlalu santai akan membuat Anda dinilai sebagai orang yang tidak profesional.

5. Jawab dan ajukan pertanyaan dengan percaya diri

Sikap percaya diri sangat penting dimiliki saat menjalani interview kerja. Hal tersebut akan menjadi bahan pertimbangan bagi perekrut untuk menilai apakah Anda mampu melakukan pekerjaan di posisi yang Anda lamar. Selain itu, sikap percaya diri juga penting untuk menimbulkan kesan bahwa Anda adalah seseorang yang berdedikasi, profesional, dan dapat beradaptasi dengan baik.

Jawab pertanyaan yang diajukan oleh pihak perekrut dengan yakin dan tanpa berbelit-belit. Kemudian, lakukan hal yang sama ketika Anda mengajukan pertanyaan kepada HRD saat interview berlangsung.

Baca juga: Tips Untuk yang Hadapi Interview Karyawan Saat Puasa

Contoh pertanyaan kepada HRD saat interview

Supaya Anda mendapatkan gambaran mengenai pekerjaan dan mendapatkan informasi yang mendalam mengenai perusahaan yang Anda lamar, berikut ini beberapa daftar pertanyaan yang dapat Anda ajukan saat sesi interview.

1. “Bagaimana lingkup kerja dan tugas sehari-hari dari posisi ini?”

Ini adalah kesempatan Anda untuk belajar sebanyak mungkin tentang peran posisi yang Anda inginkan, sehingga dapat memutuskan apakah ini adalah pekerjaan yang cocok untuk Anda.

Selain itu, dengan mempelajari gambaran tugas sehari-hari, Anda juga akan mendapatkan lebih banyak wawasan tentang keterampilan yang diperlukan. 

2. “Kandidat seperti apa yang paling sesuai untuk posisi ini?”

Anda bisa mendapat banyak informasi penting yang belum Anda peroleh dalam deskripsi pekerjaan yang dicantumkan perusahaan. Anda pun nantinya bisa mempelajari budaya perusahaan. Jika memang cocok dengan Anda, mengapa tidak mempertimbangkan perusahaan ini sebagai tempat kerja Anda kelak?

3. “Bagaimana proyeksi karir posisi yang saya lamar di perusahaan ini?”

Pertanyaan interview kerja di atas merupakan pertanyaan interview kerja yang dapat menggambarkan proyeksi karir Anda di perusahaan yang Anda lamar. Biasanya, Anda akan dijelaskan bagaimana perusahaan memberikan penilaian dan melakukan promosi untuk masing-masing karyawannya. Selain itu dengan pertanyaan interview kerja di atas, Anda dapat lebih jelas mengetahui jenjang karir dan prospek di masa yang akan datang.

4. “Bagaimana prospek perusahaan dalam 5 tahun mendatang?”

Jika Anda berencana untuk berada dalam posisi di perusahaan itu selama beberapa tahun, pastikan perusahaan tersebut berkembang. Cari tahu juga tentang kondisi bisnis perusahaan. Jangan sampai Anda bergabung saat perusahaan sebenarnya sedang nyaris gulung tikar.

5. “Apa potensi terbesar perusahaan saat ini?”

Pertanyaan ini menunjukkan motivasi Anda untuk memanfaatkan peluang di perusahaan tersebut. Di samping itu, dengan mengajukan pertanyaan ini, Anda bisa mempelajari lebih lanjut tentang fokus perusahaan dalam beberapa waktu mendatang.

6. “Apa yang Bapak/Ibu sukai selama bekerja di perusahaan ini?”

Pertanyaan interview kerja di atas sangat berkaitan dengan kultur kerja yang berlaku di perusahaan yang Anda lamar. Kultur kerja sangat penting dan dapat berdampak langsung maupun tidak langsung terhadap produktivitas kerja Anda. Dari jawaban yang Anda dapat, semestinya Anda dapat membayangkan apakah budaya kerja yang berlaku sesuai dengan preferensi atau malah berbeda dengan ekspektasi yang Anda harapkan.

7. “Apa saja tantangan yang dihadapi perusahaan saat ini?”

Anda pasti juga ingin tahu tentang tantangan yang dihadapi perusahaan. Dengan demikian, Anda bisa mengetahui tren sekaligus persoalan dalam industri yang akan Anda tekuni.

8. “Apa yang paling Bapak/Ibu sukai dari bekerja di perusahaan ini?”

Tak ada salahnya Anda menanyakan hal ini kepada pewawancara. Terkadang, Anda pun memerlukan informasi pengalaman kerja langsung dari orang-orang yang sudah lebih dulu di sana. 

9. “Bagaimana jalur karir untuk posisi saya ini?”

Pertanyaan ini dapat membantumu mempelajari apakah perusahaan mempromosikan kemajuan karir Anda di sana kelak. Dengan mengajukan pertanyaan ini, Anda dapat menunjukkan minat untuk tumbuh bersama organisasi.

Namun, Anda mesti cukup berhati-hati untuk tidak mengucapkannya dengan cara yang terdengar terlalu mementingkan diri sendiri. 

10. “Bagaimana cara perusahaan menilai keberhasilan kinerja karyawan?”

Mengetahui bagaimana perusahaan mengukur keberhasilan kinerja karyawan adalah hal terpenting. Lewat pertanyaan ini bisa membantu Anda memahami bagaimana caranya bisa meraih karir yang baik di perusahaan tersebut. 

Selain itu, lewat pertanyaan ini juga Anda bisa memutuskan apakah nilai dan budaya perusahaan selaras dengan nilai Anda atau tidak.

11. “Apa proses selanjutnya dalam rekrutmen ini?”

Pertanyaan ini menunjukkan bahwa Anda tetap berminat dengan posisi tersebut. Ini juga akan membantu Anda mendapatkan informasi penting tentang deadline perekrutan sehingga Anda dapat melakukan follow-up dengan tepat.

12. “Sudah berapa lama posisi ini terbuka?”

Dengan mengetahui seberapa lama posisi ini mulai terbuka itu akan memberi gambaran bagi Anda dalam proses perekrutan ini. Bila posisinya telah terbuka dalam beberapa bulan ke belakang, berarti perekrut cukup selektif dalam memilih kandidat yang cocok. 

Sementara jika posisinya baru terbuka selama seminggu ke belakang, bisa jadi Anda termasuk kandidat pertama yang diwawancara oleh perekrut dan Anda memiliki kesempatan untuk dipertimbangkan. 

13. “Seperti apa program pengembangan SDM yang ada di perusahaan ini?”

Pertanyaan interview kerja terkait people development bisa menjadi bahan pertanyaan untuk mengetahui bagaimana rencana yang dimiliki perusahaan terkait pengembangan sumber daya manusia yang dimilikinya. Melalui jawaban yang diberikan, Anda bisa melihat sejauh mana perusahaan memberikan peluang karyawannya untuk berkembang menjadi profesional yang lebih baik. 

14. “Divisi mana dan siapa saja yang akan bekerja pada posisi ini nantinya?”

Mengetahui divisi apa saja yang terlibat dalam pekerjaan sehari-hari merupakan hal penting yang perlu diketahui. Dengan mengetahui informasi ini lebih awal, Anda dapat memproyeksikan sejauh mana kolaborasi yang akan dilakukan dalam pekerjaan Anda nantinya.

15. “Bagaimana ekspektasi kesuksesan posisi ini dalam 6 bulan pertama?

Pertanyaan interview kerja ini berkaitan dengan ekspektasi perusahaan dalam posisi yang sedang Anda lamar. Melalui jawaban tersebut, Anda dapat mengetahui seberapa vital peran Anda nantinya.

Baca juga: Tips Menjawab Pertanyaan Saat Interview yang Sering Muncul!

Proses rekrutmen karyawan menjadi lebih praktis dengan aplikasi GreatDay HR

pertanyaan kepada hrd saat interview

 

Salah satu tanggung jawab HRD yang utama adalah mengatur dan memfasilitasi jalannya proses rekrutmen karyawan baru di perusahaan. Memilih dan memilah jumlah lamaran juga CV yang terlampau banyak pasti akan membuat HR kewalahan. Selain itu, prosesnya juga memakan waktu yang lama dan tenaga yang tidak sedikit, sehingga menyebabkan pekerjaan lainnya terkadang terbengkalai. CV dan lamaran yang berupa dokumen cetak juga tidak ramah lingkungan dan tidak beraturan.

Untuk mengatasi hal tersebut, aplikasi GreatDay HR hadir guna mempermudah dan membuat pekerjaan HR termasuk rekrutmen menjadi lebih efektif. Alihkan data-data berupa dokumen ke bentuk digital dan buat penyaringan kandidat yang lebih sesuai agar proses rekrutmen menjadi lebih nyaman dan ramah lingkungan. Selain itu, Anda juga dapat mengupdate status proses kandidat karyawan secara otomatis.

Terlebih lagi, GreatDay HR menyediakan fitur yang memungkinkan Anda untuk mengatur wawancara langsung di aplikasi mobile yang dapat diakses hanya melalui ponsel pintar Anda. Saatnya beralih ke pengelolaan rekrutmen digital untuk memudahkan dan membuat proses rekrutmen karyawan menjadi jauh lebih efektif dibandingkan dengan cara manual. Segera unduh aplikasinya sekarang di AppStore dan PlayStore atau kunjungi lamannya dan dapatkan demo gratis!

Baca juga: 14 Contoh Kelebihan dan Kekurangan Diri Saat Interview Kerja yang Baik dan Benar

Tags :

Related Topics