Jadwalkan Demo

Apa Itu Perusahaan PT? Berikut Penjelasan Definisi dan Struktur Organisasi Perusahaan PT

Rizka Maria Merdeka | March 21, 2022 | Info & Update
by GreatDay HR

Pertumbuhan dan perkembangan sektor ekonomi tidak lepas dari pengaruh kemunculan berbagai macam badan usaha, salah satunya adalah perusahaan Perseroan Terbatas atau PT. Perusahaan berjenis PT merupakan salah satu badan usaha yang banyak didirikan. Di dalamnya terdapat struktur organisasi dan tugas-tugas setiap bagian di dalam perusahaan yang disusun demi keteraturan dan perkembangan perusahaan yang lebih terarah.

Struktur organisasi di perusahaan, termasuk perusahaan pt ada dengan tujuan untuk membuat kinerja karyawan di perusahaan tersebut lebih efektif karena masing-masing memperoleh pekerjaan dan tanggung jawab ideal yang sesuai dengan kompetensinya. Struktur organisasi intinya dibuat untuk mengarahkan dan memperjelas tugas karyawan sesuai porsinya demi mencapai visi dan misi perusahaan.

Artikel kali ini akan membahas tentang definisi perusahaan PT, struktur organisasi serta fungsi dan manfaat struktur organisasi di perusahaan PT. Simak ulasan dalam artikel ini untuk memperoleh informasi lebih lengkap tentang perusahaan PT dan struktur perusahaan PT.

Baca juga: 4 JENIS STRUKTUR ORGANISASI BESERTA KELEBIHAN DAN KEKURANGANNYA

Definisi perusahaan PT 

Perseroan Terbatas atau PT merupakan salah satu jenis badan usaha yang dilindungi oleh hukum dengan modal yang terdiri dari saham yang dimiliki oleh beberapa pihak. Seseorang dikatakan sebagai pemilik PT apabila memiliki bagian saham sebesar dari jumlah yang ditanamkannya.

Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 yang membahas mengenai Perseroan Terbatas (PT), dinyatakan bahwa perusahaan berjenis Perseroan Terbatas adalah suatu badan usaha yang berbentuk badan hukum yang didirikan berdasarkan perjanjian dan melakukan kegiatan usaha dengan modal dasar yang seluruhnya terbagi dalam saham atau disebut juga dengan persekutuan modal. 

Dalam menjalankan perusahaan berjenis Perseroan Terbatas, modal saham yang dimiliki bisa dijual kepada pihak lain. Artinya, sangat memungkinkan terjadi perubahan organisasi atau kepemilikan perusahaan tanpa harus membubarkan dan mendirikan perusahaan kembali.

Selain itu, karena dibentuk berdasarkan kesepakatan, maka dapat dipastikan bahwa PT didirikan oleh minimal dua orang. Pembuatan perjanjian ini harus diketahui oleh notaris dan dibuatkan aktanya untuk mendapatkan pengesahan dari Menteri Hukum dan HAM sebelum resmi menjadi perusahaan berjenis PT.

Baca juga: Mengenal Pegawai Swasta: Hak dan Kewajibannya

Struktur organisasi perusahaan PT

Struktur organisasi perusahaan adalah suatu tingkatan atau susunan yang berisi pembagian tugas dan peran perorangan berdasarkan jabatannya di perusahaan. Umumnya, struktur perusahaan disusun dalam bentuk bagan atau garis hierarki yang berisi deskripsi dari tiap komponen perusahaan.

Dengan dibentuknya struktur perusahaan, setiap Sumber Daya Manusia (SDM) di lingkup perusahaan Anda memiliki peran dan fungsinya masing-masing. Tujuan utamanya adalah supaya perusahaan lebih mudah dalam hal pembagian tugas dan tanggung jawab tiap individu dalam menjalankan sebuah perusahaan atau bisnis. Struktur organisasi membantu perusahaan untuk menempatkan individu-individu yang berpotensi dan memiliki kompeten sesuai dengan bidang serta keahliannya.

Perusahaan yang besar umumnya memiliki struktur organisasi yang tertata dan jelas, artinya sesuai dengan fungsinya. Dengan begitu, roda dalam perusahaan berjalan dengan baik dan berpotensi untuk berkembang serta mencapai visi atau tujuan perusahaan. Berikut adalah bagian-bagian bagan struktur organisasi di perusahaan PT beserta tugasnya masing-masing.

1. Direksi

Direksi memegang peranan penting dalam perusahaan selain pemegang saham. Maka dari itu direksi di tempatkan di posisi teratas dalam contoh struktur organisasi perusahaan.

Direksi memiliki tanggung jawab yang besar dalam kelangsungan Perseroan Terbatas. Bagan ini memiliki seorang direktur utama, 3 wakil direktur dan 6 direktur untuk menunjang kepentingan perusahaan.

Direksi bertugas untuk menentukan usaha, menentukan kebijakan serta bertanggung jawab dalam menyusun jadwal kegiatan dalam perusahaan. Melihat hal tersebut, dapat dilihat seberapa besar tugas dan peran direksi dalam perusahaan karena memegang kendali penuh dalam kelangsungan perusahaan.

2. Direktur utama

Orang yang mengisi strata puncak dalam contoh struktur organisasi di bawah direksi adalah direktur utama. Direktur utama berwenang untuk merumuskan dan menetapkan kebijakan dan program umum yang akan dijalankan perusahaan berdasarkan wewenang yang dilimpahkan padanya.

Semua kebijakan dan program yang ditetapkan direktur utama adalah prospek yang akan dicapai untuk keberlangsungan perusahaan. Semua hal yang berkaitan dengan administrasi, keuangan, kepegawaian dan kesekretariatan merupakan tugas dari direktur utama.

Pengadaan peralatan dan perlengkapan, rancangan sumber pendapatan, serta rancangan pembelajaran kas perusahaan juga tugas direktur utama. Direktur utama juga bertugas sebagai perwakilan perusahaan dalam pertemuan eksternal perusahaan.

3. Direktur

Direktur adalah orang yang memegang mandat dari pemilik saham untuk mengelola perusahaan. Tugas utama dari seorang direktur adalah menetapkan ketetapan operasional dan sasaran yang akan dicapai perusahaan termasuk merekrut, mengganti dan memberhentikan karyawan. Selain itu, seorang direktur juga memiliki tanggung jawab untuk mengkoordinir kegiatan manajer melalui laporan pertanggungjawaban berkala.

4. Direktur keuangan

Direktur keuangan adalah orang yang bertugas mengatur segala urusan yang yang berhubungan dengan keuangan dan anggaran perusahaan. Melalui direktur keuangan, defisit atau profit perusahaan dapat dievaluasi dengan baik. direktur keuangan juga bertugas membuat prosedur pelaksanaan keuangan dengan rinci untuk menjaga stabilitas keuangan perusahaan.

5. Direktur personalia

Segala urusan mengenai perencanaan personalia dan kebijakan untuk karyawan merupakan tugas dari direktur personalia. Direktur personalia juga memberikan pelayanan administratif kepada karyawan serta pengembangan kinerja staf administrasi untuk kelangsungan perusahaan.

6. Manajer

Tugas seorang manajer dalam perusahaan adalah untuk mengintegrasikan segala karakteristik karyawan untuk bersama-sama mencapai tujuan organisasi. Seorang manajer juga bertanggung jawab untuk memberikan arahan, keputusan, dan merancang organisasi serta menyusun sistem reward untuk karyawan

7. Manajer personalia

Tugas manajer personalia dalam perusahaan adalah mengatur organisasi dan mengurus proses administrasi dari kegiatan personalia pada perusahaan. Bersama direktur personalia, manajer personalia juga bertugas dalam tahapan perekrutan hingga wawancara bagi calon karyawan di perusahaan.

8. Manajer pemasaran

Tugas manajer pemasaran secara umum meliputi pembuatan perencanaan strategi pemasaran yang efektif berdasarkan trend pasar. Manajer pemasaran juga bertugas melakukan riset pasar untuk melihat perkembangan pasar serta melakukan pelaporan kepada direktur secara berkala.

9. Manajer Pabrik

Manajer pabrik adalah orang yang dipercayakan untuk memegang pabrik dan mengurus segala kebutuhan pabrik secara keseluruhan. Untuk hasil yang baik, manajer pabrik harus selalu mengkomunikasikan hal-hal terkait produksi kepada direktur.

10. ADM dan pergudangan

Tugas utama ADM dan Pergudangan adalah melakukan kontrol dan pendataan terhadap administrasi dan transaksi yang terjadi dalam perusahaan. ADM dan Pergudangan terdiri dari staff Accounting, kasir dan CMT yang tugasnya melakukan pencatatan dan pelaporan mengenai transaksi perusahaan.

11. Divisi regional

Divisi terakhir yang menempati struktur organisasi perusahaan Perseroan Terbatas adalah divisi regional. Tugas dari divisi regional adalah mengelola aset yang dimiliki perusahaan, menyepakati target kerja dan menjalankan perusahaan berdasarkan instruksi perusahaan.

Baca juga: Women Leadership: Peran Perempuan Dalam Kepemimpinan

Fungsi struktur organisasi perusahaan PT

Struktur organisasi berfungsi sebagai pedoman bagi sebuah perusahaan terkait manajemen untuk menyusun strategi dan mencapai target yang telah ditetapkan. Tanpa struktur organisasi yang jelas, maka bisa dipastikan perusahaan tersebut akan sulit berkembang dan berpotensi macet.

Mendeskripsikan peran setiap individu di perusahaan

Setiap individu dalam sebuah perusahaan, dalam hal ini adalah karyawan, tentu harus memiliki peran dan tanggung jawab yang harus dikerjakan. Posisi yang diberikan pun juga harus sesuai dengan keahlian dan potensi dari masing-masing karyawan.Di balik posisi yang diberikan, terdapat kewajiban dan wewenang yang harus dilaksanakan dan dipertanggungjawabkan.

Memperjelas alur hubungan kinerja

Struktur organisasi juga berfungsi agar setiap karyawan mengetahui alur hubungan kinerja dengan jelas. Mulai dari batas tanggung jawab masing-masing posisi hingga waktu, cara, dan orang yang tepat untuk berkolaborasi untuk memudahkan pelaksanaan kinerja.

Mendeskripsikan uraian tugas

Apabila tugas dari masing-masing komponen terurai dengan deskripsi yang jelas, tentu akan sangat membantu karyawan maupun atasan untuk mencapai tujuan. Pihak karyawan dapat lebih mudah dalam menyusun strategi dan berkolaborasi karena bisa fokus dan berkonsentrasi pada bidang yang sesuai keahliannya. Sedangkan pihak atasan dapat lebih mudah dalam melakukan pengawasan dan supervisi terhadap kinerja karyawan.

Selain ketiga fungsi tersebut, struktur organisasi juga menjadi penentu besaran upah yang diterima oleh setiap individu yang berada di perusahaan agar pembagiannya adil. Adil ini dalam artian upah yang diterima oleh karyawan besarannya sesuai dengan posisi, kinerja, tanggung jawab, dan kompetensi masing-masing.

Baca juga: Memahami Tanggung Jawab dan Karakteristik Leader

Manfaat struktur organisasi perusahaan PT

Seperti yang Anda ketahui bahwa tidak semua perusahaan menerapkan atau bahkan memiliki struktur organisasi. Jika perusahaan Anda termasuk yang belum menerapkannya, coba pertimbangkan lagi karena banyak manfaat dengan menerapkan struktur organisasi dalam perusahaan.

Terjalinnya komunikasi dan kolaborasi yang baik

Komunikasi dan kolaborasi antar karyawan maupun tim jadi lebih baik bila menerapkan struktur organisasi yang baik. Anda jadi lebih mudah dalam memberikan pembagian tugas yang tepat dan sesuai kepada masing-masing anggota tim. Struktur organisasi juga bermanfaat untuk menghindari terjadinya duplikasi pekerjaan serta membantu dalam pengambilan keputusan.

Efisiensi operasional

Sistem operasional beserta segala kebutuhan dapat dicukupi dengan lebih efektif dan efisien jika perusahaan mempunyai struktur organisasi yang jelas dan tertata. Dalam deskripsi struktur organisasi tentu terdapat prosedur atau operasional dari masing-masing tugas sehingga tiap tim dapat mengoptimalkan kinerjanya.

Meminimalisir konflik antar karyawan

Dalam lingkungan kerja, konflik merupakan hal yang biasa terjadi. Untuk itulah, perusahaan perlu memiliki struktur organisasi untuk meminimalisir hal tersebut. Struktur organisasi dapat membantu karyawan untuk fokus pada bagian pekerjaannya masing-masing, sehingga dapat mengurangi resiko terjadinya perselisihan.

Meningkatkan produktivitas karyawan

Apabila struktur organisasi beserta deskripsi dan panduannya disampaikan dengan baik kepada karyawan, maka akan semakin meningkatkan self confidence mereka. Dengan begitu, pekerjaan yang dilakukan akan semakin baik yang tentunya berdampak pada peningkatan produktivitas karyawan.

Baca juga: Pengertian Liabilitas dan Mengapa Ini Penting Untuk Mengembangkan Perusahaan Anda

Kelola pekerjaan HR lebih mudah dengan aplikasi GreatDay HR

struktur perusahaan pt gdhr

Banyaknya pekerjaan yang menjadi tanggung jawab HRD terkadang membuat kewalahan. Selain memerlukan banyak waktu, tenaga yang dikeluarkan juga tidak sedikit dalam menyelesaikan tugas-tugas seperti menghitung payroll setiap bulan, absensi karyawan, penghitungan pajak, dan lain-lain.

Selain itu,pekerjaan HR perlu selalu diberikan pengawasan dan pembaharuan karena menyangkut sumber daya manusia di perusahaan terutama terkait payroll yang terdapat penghitungan pajak di dalamnya.

Mengapa perlu ada pembaharuan? Hal itu karena data-data terkait gaji, profil perusahaan, profil pegawai, dan peraturan pemerintah terkait ketenagakerjaan bersifat dinamis. Selalu ada pembaharuan atau perubahan yang terjadi contohnya terhadap ketentuan penghitungan pajak, dan lain-lain.

Dalam upaya membantu meringankan beban kerja dan tanggung jawab departemen HR di perusahaan, aplikasi GreatDay HR menyediakan fitur-fitur yang praktis dan dapat mempermudah pekerjaan HR. Selain itu, Anda juga dapat menghemat waktu dan biaya dengan menggunakan GreatDay HR.

Pengelolaan data terkait absensi, pengajuan cuti, rekam aktivitas, pelaporan sarana prasarana, hingga penghitungan pajak dapat diakses secara praktis melalui GreatDay HR. Selain itu, seluruh data juga terintegrasi dengan payroll perusahaan.

Segera unduh aplikasinya di AppStore dan PlayStore melalui ponsel pintar Anda, atau kunjungi laman webnya dan jadwalkan demo!

Baca juga: Alasan Mengapa Software Payroll Terbaik Dibutuhkan oleh Perusahaan di Masa Kini

Trending Article
Subscribe News Letter
Get notification on your email