Jadwalkan Demo

Apa Itu Tax Planning? Kenali Definisi hingga Tahap untuk Melakukannya

Rizka Maria Merdeka | March 22, 2024 | Pajak
by GreatDay HR

Aturan dan persyaratan pajak yang semakin kompleks serta sering kali mengalami pembaruan membuat tax planning menjadi semakin penting bagi individu dan bisnis untuk mengelola secara efisien kewajiban pajak mereka. Tax planning bukan hanya sekedar tentang menghindari pajak, tetapi juga tentang memanfaatkan strategi perpajakan yang legal dan cerdas untuk mengoptimalkan posisi keuangan.

Dalam artikel ini, kami akan membahas tentang definisi, jenis, serta tahapan-tahapan dalam melakukan tax planning yang efektif. Dari memahami tujuan perpajakan hingga menerapkan strategi konkret, kami akan memberikan panduan langkah demi langkah untuk membantu Anda merencanakan dan melaksanakan strategi perpajakan yang berhasil.

Simak selengkapnya untuk ketahui lebih banyak!

Baca juga: Apa Itu Pajak Natura? Ini Penjelasan dan Contoh Perhitungannya!

Definisi tax planning

Tax planning adalah proses perencanaan yang dilakukan oleh individu, perusahaan, atau entitas lainnya untuk mengelola secara efisien kewajiban pajak mereka. Tujuan utama dari tax planning adalah untuk meminimalkan jumlah pajak yang harus dibayarkan oleh subjek pajak secara legal. Ini melibatkan pemahaman yang mendalam tentang undang-undang pajak yang berlaku serta strategi yang dapat digunakan untuk memanfaatkan celah atau insentif perpajakan yang tersedia.

Penting untuk dicatat bahwa tax planning harus dilakukan dengan mematuhi hukum yang berlaku. Upaya untuk menghindari atau mengurangi pajak yang dilakukan melalui praktik-praktik ilegal atau menipu dapat mengakibatkan konsekuensi hukum serius. Oleh karena itu, konsultasi dengan profesional perpajakan yang berkualifikasi sangat disarankan dalam merencanakan strategi perpajakan yang efektif dan legal.

Baca juga: Berkenalan dengan Aplikasi DJP Terbaru, e-Bupot PPh 21

Jenis-jenis tax planning

Ada beberapa jenis tax planning yang umum dilakukan, tergantung pada situasi dan kebutuhan individu atau entitas bisnis. Beberapa jenis tax planning yang umum meliputi:

1. Perencanaan Penghasilan

Mencoba untuk mengelola penghasilan agar dibayar atau dilaporkan pada waktu yang tepat sehingga pajaknya diminimalkan. Ini bisa termasuk memanipulasi waktu penerimaan bonus atau dividen, atau menunda atau memajukan penerimaan penghasilan tambahan.

2. Perencanaan Pengeluaran

Mengelola pengeluaran agar dapat memanfaatkan potongan pajak yang tersedia. Ini bisa mencakup memanfaatkan pengeluaran yang dapat dikurangkan, seperti biaya pendidikan atau biaya medis.

3. Perencanaan Investasi

Memilih investasi yang tepat dapat membantu mengurangi beban pajak. Beberapa investasi, seperti obligasi pemerintah atau reksa dana yang menghasilkan dividen kena pajak rendah, dapat membantu mengurangi jumlah penghasilan yang dikenakan pajak.

4. Pengelolaan Pensiun dan Dana Pensiun

Memanfaatkan rencana pensiun dan dana pensiun dengan bijak dapat membantu mengurangi kewajiban pajak saat ini sambil menyiapkan tabungan untuk masa pensiun.

5. Pengelolaan Aset

Mentransfer atau mengalihkan kepemilikan aset dengan bijak dapat membantu mengurangi pajak warisan atau pajak hadiah yang dikenakan pada generasi mendatang.

6. Perencanaan Estate

Menciptakan struktur harta warisan yang efisien secara pajak untuk meminimalkan pajak yang dikenakan pada saat kematian pemilik harta.

7. Pemilihan Struktur Bisnis

Memilih struktur bisnis yang tepat, seperti perusahaan atau kemitraan, dapat membantu mengoptimalkan kewajiban pajak dan memberikan perlindungan hukum yang tepat.

8. Pemilihan Lokasi

Memilih lokasi yang tepat untuk bisnis atau kegiatan investasi dapat membawa manfaat perpajakan seperti tarif pajak yang lebih rendah atau insentif perpajakan lainnya.

9. Penggunaan Insentif Perpajakan

Memanfaatkan insentif perpajakan yang ada, seperti kredit pajak atau potongan pajak, untuk mengurangi jumlah pajak yang harus dibayarkan.

Setiap situasi individu atau bisnis akan memiliki kebutuhan perpajakan yang unik, dan strategi tax planning harus disesuaikan dengan kebutuhan tersebut. Penting untuk berkonsultasi dengan profesional perpajakan yang berkualifikasi untuk membantu merancang strategi tax planning yang tepat dan sesuai dengan hukum yang berlaku.

Baca juga: Tarif Pajak Terbaru Sudah Berlaku! Ini Penjelasan Mengenai TER PPh 21 Sesuai PP 58/2023

Tahap melakukan tax planning

Tahap-tahap dalam melakukan tax planning dapat bervariasi tergantung pada situasi individu atau bisnis, tetapi secara umum, prosesnya dapat dibagi menjadi beberapa tahap sebagai berikut:

1. Evaluasi Situasi Keuangan

Pertama-tama, Anda perlu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap situasi keuangan Anda atau bisnis Anda. Ini termasuk melihat penghasilan, aset, kewajiban, dan struktur bisnis yang ada.

2. Penentuan Tujuan

Tentukan tujuan tax planning Anda. Apakah Anda ingin mengurangi beban pajak saat ini, memaksimalkan pengembalian pajak, mengelola risiko perpajakan di masa depan, atau menciptakan struktur perencanaan warisan yang efisien? Tujuan-tujuan ini akan membimbing strategi tax planning Anda.

3. Analisis Pajak Saat Ini

Lakukan analisis menyeluruh terhadap situasi pajak Anda saat ini. Identifikasi area-area di mana Anda bisa memanfaatkan potongan pajak, insentif perpajakan, atau strategi pengurangan pajak lainnya.

4. Perencanaan Strategis

Setelah Anda memahami situasi pajak Anda saat ini dan menetapkan tujuan tax planning Anda, Anda dapat mulai merancang strategi tax planning. Ini bisa melibatkan beberapa strategi yang telah disebutkan sebelumnya, seperti pengaturan waktu penghasilan dan pengeluaran, investasi yang tepat, pengelolaan pensiun, dan lain-lain.

5. Pelaksanaan Strategi

Setelah merancang strategi tax planning, langkah berikutnya adalah melaksanakannya. Ini mungkin melibatkan pembukaan akun pensiun, melakukan investasi tertentu, memanipulasi penghasilan atau pengeluaran, atau mengatur kembali struktur bisnis Anda.

6. Pemantauan dan Penyesuaian

Tax planning bukanlah proses yang statis. Perubahan dalam situasi keuangan Anda, perubahan dalam hukum perpajakan, atau peristiwa lain dapat mempengaruhi strategi tax planning Anda. Oleh karena itu, penting untuk secara teratur memantau dan meninjau strategi Anda, dan melakukan penyesuaian sesuai kebutuhan.

7. Kepatuhan Pajak

Penting untuk memastikan bahwa semua strategi tax planning yang Anda terapkan sesuai dengan hukum perpajakan yang berlaku dan bahwa Anda mematuhi semua kewajiban perpajakan yang ada. Kepatuhan perpajakan adalah kunci untuk menghindari masalah hukum di masa depan.

8. Konsultasi dengan Profesional

Selama seluruh proses tax planning, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan profesional perpajakan yang berkualifikasi. Mereka dapat memberikan panduan yang tepat, membantu Anda memahami implikasi perpajakan dari keputusan keuangan Anda, dan memastikan bahwa Anda memanfaatkan semua insentif perpajakan yang tersedia dengan cara yang paling efektif.

Baca juga: Tax Amnesty 2020 dan Pembahasan Lengkapnya

Hitung pajak tidak perlu repot lagi dengan GreatDay HR

tax planning adalah

Penghitungan pajak dengan regulasi yang selalu berubah dan mengalami pembaruan menjadi tantangan tersendiri bagi para paymaster. Terutama jika perubahan pada regulasi menjadi semakin rumit dengan rumus perhitungan yang diubah total. Bagi paymaster yang menggunakan sistem otomatis, tentu tantangan ada pada penyedia layanan sistem, yang juga harus selalu update terhadap perubahan yang ada.

Sama halnya dengan PPh yang dikenakan pada gaji karyawan, pajak dengan skema TER juga bisa secara otomatis dengan fitur Payroll di aplikasi GreatDay HR. Sebab, GreatDay HR selalu mengikuti perkembangan perubahan peraturan pajak yang ada. Jadi, perusahaan dan paymaster tidak perlu khawatir!

Regulasi pajak berubah-ubah? Tenang saja! GreatDay HR selalu memberikan update dan solusi terkini dalam pengelolaan pajak dan penggajian. Segera berlangganan untuk proses payroll yang lebih lancar dan akurat! Klik di sini untuk informasi lebih lanjut.

Baca juga: Simak Cara Menghitung Tarif Pajak Efektif (TER) Terbaru 2024

Trending Article
01
Rizka Maria Merdeka | November 28, 2023
22 Contoh Kelebihan dan Kekurangan Diri Saat…
02
Rizka Maria Merdeka | October 25, 2023
Penting! Panduan Lengkap Pangkat Golongan PNS Terbaru…
03
Rizka Maria Merdeka | November 18, 2021
14 Contoh Penulisan Notulen Rapat yang Tepat.…
Subscribe News Letter
Get notification on your email