Jadwalkan Demo

10 Tren Teknologi HR 2024 yang Penting Diketahui Para HR Profesional

Rizka Maria Merdeka | June 11, 2024 | HRIS
by GreatDay HR

Di tahun 2024 ini, dunia bisnis terus mengalami transformasi yang signifikan, terutama dalam manajemen sumber daya manusia (HR). Teknologi HR menjadi tulang punggung inovasi ini, memungkinkan perusahaan untuk mengelola karyawan mereka dengan lebih efisien dan responsif.

Artikel ini akan membahas mengenai tren teknologi HR terkini yang diharapkan mendominasi tahun 2024, serta mengulas sepuluh teknologi HR terdepan yang akan membawa perubahan besar dalam cara perusahaan mengelola dan memberdayakan tenaga kerja mereka. Dari digitalisasi tempat kerja hingga adopsi kecerdasan buatan, mari kita jelajahi bagaimana teknologi ini dapat meningkatkan produktivitas, keterlibatan karyawan, dan keberhasilan bisnis secara keseluruhan.

Simak artikel selengkapnya!

Baca juga: HR Wajib Tahu! Ini Prediksi Tren HR Terbaru di Tahun 2024

Sekilas tentang teknologi HR

Teknologi HR (Human Resources) atau teknologi SDM (Sumber Daya Manusia) merujuk pada penggunaan perangkat lunak dan sistem berbasis teknologi untuk mengelola berbagai fungsi dan proses yang terkait dengan manajemen sumber daya manusia dalam sebuah perusahaan. Teknologi ini mencakup berbagai alat dan aplikasi yang membantu dalam rekrutmen, pelatihan, pengembangan, penilaian kinerja, manajemen gaji dan tunjangan, serta administrasi umum HR lainnya.

Pentingnya Teknologi HR dalam Pengelolaan SDM

1. Efisiensi Operasional

  • Otomatisasi Tugas Rutin: Mengurangi beban kerja administratif dengan mengotomatisasi tugas-tugas seperti penggajian, pengelolaan data karyawan, dan pemantauan cuti.
  • Pengurangan Kesalahan: Meminimalkan kesalahan manusia dalam proses penggajian dan administrasi lainnya.

2. Peningkatan Pengambilan Keputusan

  • Data Analitik: Memanfaatkan data untuk membuat keputusan yang lebih baik mengenai rekrutmen, pelatihan, dan pengembangan karyawan.
  • Pelaporan yang Akurat: Kemampuan untuk menghasilkan laporan yang mendetail dan real-time untuk analisis yang lebih baik.

3. Peningkatan Keterlibatan dan Kepuasan Karyawan

  • Akses Mudah ke Informasi: Karyawan dapat mengakses informasi pribadi mereka, mengajukan cuti, dan melihat gaji mereka secara online.
  • Pengembangan Karir: LMS dan alat penilaian kinerja membantu karyawan dalam pengembangan keterampilan dan merencanakan jalur karir mereka.

4. Kepatuhan dan Keamanan

  • Regulasi dan Kepatuhan: Memastikan bahwa perusahaan tetap mematuhi peraturan tenaga kerja yang berlaku.
  • Keamanan Data: Melindungi data karyawan dengan menggunakan teknologi keamanan yang canggih.

5. Rekrutmen yang Lebih Baik

  • Akses ke Bakat Global: Teknologi rekrutmen memungkinkan perusahaan untuk mencari bakat dari seluruh dunia.
  • Proses Seleksi yang Cepat dan Efisien: Menggunakan algoritma dan alat screening untuk mempercepat proses rekrutmen.

6. Pengelolaan Kinerja yang Lebih Baik

  • Penetapan Tujuan dan Umpan Balik: Membantu dalam menetapkan tujuan yang jelas dan memberikan umpan balik yang konstruktif secara teratur.
  • Pelacakan Kinerja: Memungkinkan manajer untuk melacak kinerja karyawan dan mengidentifikasi area yang perlu perbaikan.

Penggunaan teknologi HR dalam pengelolaan SDM adalah langkah penting bagi perusahaan yang ingin meningkatkan efisiensi operasional, membuat keputusan yang lebih baik, dan meningkatkan kepuasan serta keterlibatan karyawan. Dengan mengintegrasikan teknologi ini, perusahaan dapat mengelola sumber daya manusia mereka dengan lebih efektif dan responsif terhadap perubahan kebutuhan bisnis.

Baca juga: 10 Tren Terbaru HR 2024 untuk Memaksimalkan Pengelolaan SDM

10 teknologi HR terbaru 2024

Mengukur hasil adalah langkah awal untuk memperbaiki atau meningkatkan sistem. Dengan mengadopsi teknologi HR, perusahaan  menjadi lebih peka terhadap harapan karyawan mereka. Tren serupa akan berlanjut di tahun 2024 dengan munculnya teknologi HR berikut ini.

1. Peningkatan Tempat Kerja Hibrida

Sejauh ini, pengusaha telah menghadapi tantangan dalam mempertahankan standar kerja dan produktivitas yang tinggi dengan tenaga kerja yang tersebar secara geografis. Selain itu, fakta menunjukkan menunjukkan bahwa 1 dari 3 perusahaan yang mencoba beralih ke model hibrida akan gagal. Alasan utamanya adalah kebutuhan untuk merancang ulang tempat kerja, peran pekerjaan, dan menciptakan lingkungan kerja yang menarik. Ketika karyawan kembali ke kantor, pengelolaan dan penciptaan pengalaman kerja yang produktif dan menarik akan menjadi lebih sulit. HR harus mengatasi tantangan besar ini untuk memberikan pengalaman karyawan yang lebih baik, keterhubungan, dan keterlibatan.

Untuk membuat tempat kerja hibrida berhasil, perusahaan mengambil beberapa langkah. Langkah-langkah ini meliputi:

  1. Menggunakan platform terpusat untuk mengintegrasikan berbagai aplikasi karyawan guna meningkatkan produktivitas
  2. Meningkatkan komunikasi internal dengan konten multimedia: HR dapat mengatasi silo dengan berkomunikasi dengan karyawan melalui video interaktif dan survei
  3. Menggunakan teknologi manajemen ruang untuk memesan ruang kantor dan meja kerja
  4. Menggunakan tools seperti GreatDay HR untuk menciptakan lingkungan kerja yang sehat dengan memantau check-in karyawan, pembaruan kesehatan karyawan, dan memberikan bantuan yang lebih baik kepada setiap karyawan.

2. Pembelajaran & Pengembangan Digital

Pembelajaran dan pengembangan karyawan merupakan strategi utama dari setiap perusahaan. Selama dua tahun terakhir, L&D telah menghadapi banyak perubahan karena pergeseran mendadak dalam pengaturan kerja dan kurangnya kesiapan perusahaan untuk menghadapinya. Pada tahun 2024, profesional L&D akan menghadapi tantangan besar untuk menyediakan pembelajaran berkelanjutan dengan fokus pada keterlibatan dan inklusivitas. Pengalaman karyawan dan pembelajaran harus berjalan seiring untuk mencapai hasil yang optimal.

Dengan perusahaan yang sudah mengadopsi pembelajaran digital, tahun 2024 akan menjadi tahun penting dengan penerapan gamifikasi dan realitas virtual dalam proses pembelajaran. Dampaknya adalah peningkatan keterlibatan karyawan, motivasi yang lebih tinggi, dan hasil pembelajaran yang lebih baik. Selain itu, untuk memastikan pembelajaran karyawan yang bekerja secara jarak jauh, pembelajaran digital akan disesuaikan untuk mencakup lebih banyak materi melalui aplikasi mobile dan desktop.

3. Digitalisasi Tempat Kerja

Sejak dimulainya digitalisasi tempat kerja pada Maret 2020, cara bisnis beroperasi terus berubah. Pada tahun 2024, perusahaan akan memperbarui infrastruktur teknis mereka dengan mengadopsi kecerdasan buatan dan pembelajaran mesin, yang akan mengubah pengalaman karyawan dan kepuasan pelanggan. Dari proses onboarding hingga pensiun, teknologi HR akan menyentuh setiap aspek siklus hidup karyawan untuk meningkatkannya.

Tempat kerja digital akan memungkinkan konektivitas yang mulus antara kolega, memberikan pengalaman yang dipersonalisasi untuk setiap individu. Pengusaha yang menginvestasikan dalam teknologi ini dapat mengharapkan tenaga kerja yang lebih terinformasi, berpengetahuan, dan inovatif, yang mengarah pada efisiensi operasional yang lebih tinggi melalui penggunaan data dan teknologi.

4. Hyper-Personalization

Selama bertahun-tahun, hyper-personalization telah diterapkan dalam pemasaran untuk menarik pelanggan. Namun, pada tahun 2024, konsep ini telah masuk ke dalam lingkungan kantor. Dengan 45% karyawan di AS bekerja secara remote (sepenuhnya atau sebagian) dan adanya kekurangan tenaga kerja terampil di pasar, kekuasaan dalam pengambilan keputusan telah bergeser dari pemberi kerja ke karyawan. Hyper-personalization memberikan karyawan fleksibilitas lebih besar dan kesempatan untuk menyesuaikan lingkungan kerja mereka agar lebih sesuai dengan kebutuhan mereka.

Organisasi berusaha meningkatkan pengalaman karyawan dan mengubah ruang kantor tradisional menjadi tempat kerja yang lebih interaktif, akomodatif, dan inklusif. Mereka fokus pada tiga aspek utama untuk memberikan pengalaman yang dipersonalisasi: komunikasi, manajemen, dan lingkungan kerja. Hal ini membantu mengatasi tantangan terkait aksesibilitas, keragaman gender, dan inklusivitas.

5. Layanan Mandiri Karyawan Berbasis Teknologi

Layanan mandiri karyawan adalah aspek dari teknologi Sumber Daya Manusia (HR) yang memungkinkan karyawan mengakses dan mengelola informasi serta tugas terkait HR mereka secara mandiri. Ini bisa mencakup pembaruan informasi pribadi, melihat slip gaji, dan mengajukan cuti. Tujuan utama layanan mandiri karyawan adalah meningkatkan efisiensi operasional dan mengurangi beban kerja departemen HR.

Pada tahun 2024, diperkirakan portal layanan mandiri karyawan, aplikasi mobile, dan chatbot akan semakin umum digunakan. Alat-alat ini memungkinkan karyawan mengakses informasi yang mereka butuhkan dengan cepat dan mudah, di mana pun mereka berada. Selain itu, integrasi kecerdasan buatan (AI) dan pembelajaran mesin akan memungkinkan alat ini memberikan rekomendasi dan bantuan yang dipersonalisasi kepada karyawan.

Adopsi layanan mandiri karyawan tidak hanya meningkatkan efisiensi perusahaan dan mengurangi biaya, tetapi juga meningkatkan pengalaman karyawan. Dengan memberikan karyawan kemampuan untuk mengelola tugas-tugas HR mereka secara mandiri, perusahaan dapat menjadi lebih responsif terhadap kebutuhan karyawan, yang pada akhirnya meningkatkan kepuasan dan keterlibatan karyawan. Singkatnya, layanan mandiri karyawan adalah aspek penting dari teknologi HR yang diperkirakan akan terus berkembang dan semakin signifikan di masa depan.

6. DEIB Berbasis Data

Selama dekade terakhir, perusahaan telah meningkatkan upaya mereka untuk menciptakan lingkungan yang beragam dan inklusif bagi karyawan. Namun, hasil yang dicapai belum signifikan. Hal ini disebabkan oleh banyak upaya yang hanya bersifat formalitas dan kurangnya data untuk menganalisis hasilnya. Terbukti bahwa pengungkapan data di industri tertentu dapat memicu perubahan perilaku.

Dengan adopsi berbagai kebijakan dan praktik untuk meningkatkan keragaman, kesetaraan, inklusi, dan rasa memiliki di tempat kerja, penggunaan analitik data menjadi sangat penting untuk mendapatkan wawasan yang dapat ditindaklanjuti. Penelitian oleh HBR menunjukkan bahwa pengungkapan dan analisis data dapat memberikan dampak besar pada inisiatif keragaman perusahaan.

Salah satu tren teknologi HR paling penting di tahun 2024 adalah strategi DEIB yang andal dan berbasis data. Karena banyak karyawan yang memilih bekerja dalam pengaturan hibrida, perusahaan harus mengambil langkah-langkah praktis untuk meningkatkan keragaman dan inklusi. Ini mencakup pengelolaan proses seperti pencarian, perekrutan, onboarding, keterlibatan karyawan, penanganan keluhan, dan pembentukan kebijakan melalui sistem teknologi yang kompeten.

7. People Analytics

Kontribusi people analytics dalam pengambilan keputusan penting dan hasil bisnis telah melampaui strategi tradisional dan berbasis kertas. People analytics akan terus berkembang melalui adopsi yang luas dan peningkatan skala pada tahun 2024.

8. Kecerdasan Buatan untuk Mengatasi Masalah Bakat 

Kekurangan bakat dan tantangan perekrutan akan meningkat pada tahun 2024. Untuk mengatasi masalah ini, perusahaan akan semakin mengadopsi AI untuk membuat katalog keterampilan digital dan menggunakannya dalam perekrutan, mobilitas internal, mengatasi hambatan administratif, dan mengurangi bias dalam proses perekrutan.

9. Organisasi yang Didukung Data dan Dipimpin Secara Digital

Pada tahun 2024, organisasi semakin mengadopsi pendekatan berbasis data untuk memahami karyawan dan pelanggan mereka dengan lebih baik. Dengan memanfaatkan data karyawan dan pelanggan, perusahaan dapat menyelaraskan tindakan dan inisiatif mereka dengan tujuan yang jelas.

Tren ini tidak hanya melibatkan analisis data; tetapi juga menandai pergeseran menyeluruh menuju fokus pada pelanggan dan karyawan, di mana perusahaan berusaha memenuhi kebutuhan dan preferensi individu, memperkuat hubungan, dan meningkatkan loyalitas merek. Selain itu, tren berbasis data ini juga mencakup upaya mengatasi masalah sosial dan lingkungan yang penting, dengan perusahaan menyadari peran mereka dalam menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan dan bertanggung jawab.

10. Metaverse dalam HR

Realitas alternatif yang imersif, dikenal sebagai Metaverse, siap untuk mengubah berbagai aspek praktik HR. Teknologi inovatif ini memungkinkan integrasi tanpa hambatan untuk pertemuan virtual, wawancara, diskusi, onboarding, keterlibatan karyawan, pengalaman karyawan, serta pembelajaran dan pengembangan. Dengan menciptakan lingkungan virtual yang mendetail, Metaverse memungkinkan profesional HR mengadakan pertemuan interaktif, melakukan wawancara kerja imersif, dan memfasilitasi diskusi yang menarik di antara tim jarak jauh.

Peneliti memperkirakan adopsi Metaverse dalam HR akan terjadi dengan cepat dan luas, dengan 25% orang diproyeksikan akan menghabiskan setidaknya satu jam dari rutinitas kerja harian mereka menggunakan teknologi ini pada tahun 2026. Saat semakin banyak perusahaan menyadari potensi besar Metaverse, dampaknya dalam merombak proses HR tradisional dan meningkatkan kolaborasi di antara tim yang tersebar akan sangat revolusioner. Metaverse memungkinkan HR melampaui batas geografis dan menghadirkan era baru interaksi virtual yang lancar dan berdampak, memperkaya pengalaman karyawan dan meningkatkan produktivitas perusahaan.

Baca juga: Tren HR Global: Memahami Perubahan dalam Tenaga Kerja Internasional

GreatDay HR, solusi tepat pengelolaan SDM yang otomatis dan terpercaya!

tren teknologi hr 2024

Semakin berkembangnya zaman terutama di era di mana semuanya mulai mengalami digitalisasi, tantangan dalam pengelolaan sumber daya manusia (SDM) di perusahaan turut mengalami perubahan. Hal ini mengharuskan kita untuk lebih inovatif dan efektif dalam menangani berbagai masalah yang ada. Tantangan di era digital harus diselesaikan dengan solusi digital pula, bukan?

GreatDay HR, aplikasi HRIS yang paling lengkap, hadir sebagai jawaban atas berbagai kendala dalam pengelolaan SDM. Dengan fitur inti Employee Management, semua tugas HR dapat diotomatisasi dan menjadi lebih sederhana. Mulai dari mengelola kehadiran karyawan, pengajuan cuti, hingga penggajian, semuanya bisa dilakukan dengan mudah. Kelola SDM dengan lebih nyaman, produktivitas tetap terjaga!

Segera berlangganan dan unduh aplikasi GreatDay HR sekarang juga! Untuk informasi lebih lanjut, klik di sini.

Baca juga: 10 Teknologi HR Terkini yang Wajib Dikuasai oleh HRD

Trending Article
Subscribe News Letter
Get notification on your email