Jadwalkan Demo

WFH VS WFO, Mana yang Lebih Baik? Ini Kelebihan dan Kekurangannya

Rizka Maria Merdeka | February 2, 2023 | HRIS
by GreatDay HR

WFH vs WFO, kira-kira mana ya yang lebih baik? Sebenarnya kedua sistem kerja tersebut memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Perihal mana yang lebih cocok untuk perusahaan atau pekerjaan Anda, sebaiknya lakukan perbandingan dan beberapa pertimbangan terlebih dahulu.

Sebab, tidak semua pekerjaan cocok atau efektif jika dilakukan secara WFH begitu pula sebaliknya. Selain itu, sebelumnya WFH diberlakukan secara masif karena adanya pandemi, dengan tujuan untuk mencegah penyebaran virus. Meskipun akhirnya beberapa perusahaan menerapkan sistem kerja WFH untuk jangka panjang, karena dinilai lebih fleksibel.

Saat ini, sebagian besar perusahaan di Indonesia telah menerapkan kembali WFO secara full karena era pandemi dianggap telah berakhir. Hal tersebut juga dilakukan atas dasar pertimbangan produktivitas dan employee engagement yang menurun selama WFH.

Artikel GreatDay HR kali ini akan memberikan penjelasan terkait kelebihan dan kekurangan WFH vs WFO. Simak selengkapnya dalam artikel berikut ini!

Baca juga: WFA: Tren Bekerja yang Akan Menggantikan WFH Pasca Pandemi

WFH vs WFO

Sebelum berbicara tentang kelebihan dan kekurangan WFH dan WFO, kita pahami dulu pengertian masing-masing istilahnya.

Meskipun baru populer saat pandemi COVID-19, sebenarnya WFH adalah istilah yang sudah ada sejak dulu. Namun, saat itu istilah WFH belum umum digunakan seperti sekarang. WFH adalah singkatan dari work from home, yang artinya bekerja dari rumah. Bagi seorang pekerja kantor, WFH berarti memindahkan seluruh rutinitas kantor, mulai dari tugas harian sampai rapat, untuk dilakukan di rumah.

Pemberlakuan anjuran WFH selama pandemi 3 tahun terakhir berhasil mengubah gaya hidup banyak orang, dengan segala pro kontranya. Bagi orang berkeluarga, WFH artinya lebih banyak waktu berkumpul dengan pasangan dan anaknya. Namun, bagi orang yang hidup sendiri, WFH artinya keterbatasan bersosialisasi, sehingga tidak jarang memunculkan rasa kesepian dan bosan yang kentara.

Berbanding terbalik dengan WFH, WFO adalah sistem kerja yang biasa yaitu bekerja dari kantor. Singkatan WFO sendiri adalah Work From Office yang mana memang merupakan sistem kerja utama sejak dulu sebelum adanya pandemi. Meskipun WFO sebelumnya sempat ditiadakan atau diminimalisir karena adanya pandemi, tahun ini sebagian besar perusahaan telah memberlakukan WFO secara penuh kembali.

WFO sendiri telah kembali diterapkan sejak meredanya pandemi Covid-19 tahun 2022, namun belum seutuhnya.

Baca juga: Apa Itu Budaya Kerja? Berikut Pengertian dan Jenis Budaya Kerja yang Perlu Diketahui

Kelebihan dan Kekurangan WFH

Untuk dapat menilai apakah sistem kerja WFH cocok diterapkan di tempat kerja atau untuk jenis pekerjaan Anda, sebaiknya perhatikan terlebih dahulu tentang kelebihan dan kekurangan WFH berikut ini.

Kelebihan WFH

1. Menghemat waktu perjalanan dan uang

WFH jelas menghemat waktu dan mencegah karyawan datang terlambat bekerja. Apalagi di kota besar seperti Jakarta, banyak karyawan yang harus menempuh perjalanan lebih dari 1 jam untuk ke kantor. Karyawan pun tidak perlu mengeluarkan ongkos transportasi untuk pergi ke kantor, sehingga memiliki sisa anggaran untuk memperbesar investasi atau asuransi.

2.  Jadwal kerja yang fleksibel

Jam kerja tidak lagi harus sesuai jam kantor. Karyawan WFH bisa menyelesaikan pekerjaan kapan saja, pagi, siang, sore, atau malam asal tidak melanggar deadline.

3. Kesehatan mental lebih baik

Tekanan bekerja WFH lebih kecil dibandingkan WFO, karena saat bekerja tanpa pengawasan bos secara langsung. Karyawan WFH juga tidak terbebani stres karena masalah di luar pekerjaan, seperti macet perjalanan.

4. Risiko penyakit berkurang

WFH mengurangi risiko terhadap berbagai penyakit terutama Covid-19 yang bisa menular karena pertemuan/rapat secara langsung. Karyawan WFH juga memiliki akses lebih besar untuk mendapatkan masakan rumahan yang lebih sehat dibandingkan saat WFO. Ditambah lagi, dengan fleksibilitas kerja, karyawan WFH memiliki waktu lebih besar untuk berolahraga secara rutin.

5. Menikmati keseimbangan hidup

Karyawan WFH merasakan keseimbangan hidup karena bisa memiliki waktu yang lebih banyak untuk beraktivitas bersama keluarga.

6. Lebih produktif

Meski bekerja dari rumah, banyak karyawan yang merasakan peningkatan produktivitas karena bisa bekerja lebih optimal tanpa kendala kemacetan, tekanan mental, maupun masalah internal antar pegawai.

Kekurangan WFH

1. Lemahnya ikatan sosial tim kerja

Teknologi komunikasi memungkinkan semua karyawan saling terhubung. Namun, sering kali ikatan sosial yang terbentuk saat komunikasi jarak jauh tidak sebagus saat tatap muka. Tanpa tatap muka, kebanyakan orang kesulitan untuk memahami atau merasakan secara detail kondisi rekan kerjanya.

2. Produktivitas menurun

Sebagian pekerja WFH merasakan penurunan produktivitas akibat tidak bisa bekerja dengan tenang saat di rumah. Ada berbagai hambatan yang bisa terjadi saat WFH seperti anak menangis, suasana berisik, dan lain sebagainya.

3. Burnout

Pekerja WFH bisa terhindar dari stres akibat macet, tapi masih bisa stres atau burnout akibat beban pekerjaan yang terlalu berat. Burnout terjadi karena manajemen waktu yang buruk saat WFH sampai tidak ada batasan waktu, sehingga ada karyawan yang overworked.

4. Boros biaya internet dan listrik

WFH mewajibkan koneksi internet berjalan lancar, sehingga ada biaya internet yang harus ditanggung setiap bulan. Ditambah lagi, tagihan listrik semakin mahal karena AC, laptop/komputer dan lampu menyala lebih lama.

Baca juga: Darurat Omicron! WFH Kembali Diperketat

Kelebihan dan Kekurangan WFO

Setelah mengetahui apa saja kelebihan dan kekurangan WFH, sekarang kita lihat perbandingannya dengan kelebihan dan kekurangan WFO. Setelah itu, Anda bisa pertimbangkan kira-kira sistem kerja mana yang cocok diterapkan untuk Anda atau perusahaan Anda.

Kelebihan WFO

1. Lebih efektif

Bekerja di kantor lebih efektif dibandingkan WFH. Saat jam kerja dimulai, setiap karyawan dituntut menjalankan tugasnya masing-masing. Karyawan bisa fokus menyelesaikan tugasnya tanpa gangguan urusan rumah tangga seperti saat terjadi dalam WFH.

2. Komunikasi dengan rekan kerja lebih baik

Berkomunikasi secara langsung lebih bagus dibandingkan menggunakan telepon untuk sebagian besar orang. Ikatan tim kerja antar sesama karyawan maupun dengan pimpinan juga lebih kuat.

3. Melatih kedisiplinan

Bekerja di kantor melatih kedisiplinan karena setiap karyawan dituntut bangun pagi, datang ke kantor tepat waktu, hingga beristirahat sesuai jamnya. Dengan WFO, waktu relatif terbagi dengan baik, sehingga bagus untuk kedisiplinan dan kesehatan badan.

4. Meminimalisir stress

Bertemu rekan kerja di kantor merupakan bagian dari sosialisasi yang dibutuhkan setiap orang. Sosialisasi diselingi canda tawa dan percakapan ringan membantu mengurangi stress.

5. Manajemen tim lebih mudah

WFO memudahkan pengelolaan administrasi dan pengaturan tim kerja. Pemantauan dan evaluasi tim kerja juga lebih mudah dilakukan dibandingkan WFH.

Baca juga: Tampil Rapi Saat WFH? Simak Tipsnya!

Kekurangan WFO

1. Tekanan kerja lebih banyak

Bekerja di kantor berarti ada pimpinan yang langsung mengawasi pekerjaan di sekitar karyawan. Apalagi tipe pimpinan yang ingin kesempurnaan, setiap karyawan dituntut bekerja sekeras mungkin agar hasilnya sesuai keinginan atau mungkin lembur di kantor akibat permintaan sang atasan. Bagi sejumlah orang, hal itu adalah tekanan yang sering timbul saat bekerja di kantor.

2. Boros waktu perjalanan

Bekerja di kantor memang hanya delapan jam dalam sehari. Namun, kenyataannya orang di Jakarta menghabiskan waktu bekerja lebih lama dari aturan. Banyak orang yang berangkat kerja pada waktu subuh lalu baru pulang ke rumah setelah larut malam.

3. Boros biaya transportasi dan makan

Ada biaya yang harus dianggarkan untuk biaya transportasi untuk pulang-pergi ke kantor. Selain itu, biaya makan siang dan makan malam juga menambah pengeluaran bulanan. Dari sisi perusahaan juga lebih boros biaya operasional kantor saat WFO karena semua komputer, AC, dan lampu menyala saat jam kantor.

4. Tidak fleksibel

WFO jelas tidak fleksibel karena jam kantor sudah ditentukan dan semua pihak harus mematuhi. Jam kantor yang tidak fleksibel tidak sesuai dengan perkembangan zaman saat ini, karena sebenarnya kebanyakan pekerjaan bisa dilakukan dari mana saja.

Baca juga: Tak Bisa Terapkan WFH? Simak Tips Berikut yuk!

Monitor produktivitas karyawan saat WFH dengan fitur Activity Recording di GreatDay HR

wfh vs wfo gdhr

Sebagaimana diketahui, bahwa sistem kerja di setiap perusahaan pasti berbeda-beda. Ada yang menerapkan WFO secara full atau ada pula perusahaan yang menerapkan Hybrid working, WFH, dan WFA. Semuanya sah-sah saja, asalkan produktivitas karyawan tetap terjaga dan termonitor dengan baik.

Namun nyatanya, mengawasi kinerja karyawan tidaklah mudah. Apalagi jika perusahaan menerapkan sistem kerja WFH, WFA, dan Hybrid working di mana karyawan tidak selalu berada di kantor. Hal tersebut tentu akan semakin menyulitkan HR dan atasan untuk mengawasi kinerja dan produktivitas karyawannya selama jam kerja.

GreatDay HR memberikan solusi untuk monitor kinerja karyawan dengan sistem kerja apa pun. Melalui fitur Activity Recording, HR dan atasan dapat mengawasi produktivitas karyawan bahkan saat bekerja jarak jauh. Karyawan hanya tinggal merekam atau memotret kegiatan mereka selama jam kerja serta memberikan deskripsi tentang pekerjaan mereka.

Jadi, HR dapat mengevaluasi dan melihat pekerjaan apa saja yang dikerjakan oleh karyawan perusahaan. Activity recording ini juga bersifat real time, sehingga data rekaman/foto kegiatan tidak dapat dimanipulasi.

Segera berlangganan dan unduh aplikasi GreatDay HR sekarang juga! Kunjungi websitenya dan jadwalkan demo! Gratis!

Baca juga: Meningkatkan Produktivitas Kerja Saat WFH Bersama GreatDay HR!

Trending Article
01
Rizka Maria Merdeka | November 28, 2023
22 Contoh Kelebihan dan Kekurangan Diri Saat…
02
Rizka Maria Merdeka | October 25, 2023
Penting! Panduan Lengkap Pangkat Golongan PNS Terbaru…
03
Rizka Maria Merdeka | November 18, 2021
14 Contoh Penulisan Notulen Rapat yang Tepat.…
Subscribe News Letter
Get notification on your email