{"id":67945,"date":"2022-06-13T09:16:02","date_gmt":"2022-06-13T09:16:02","guid":{"rendered":"https:\/\/greatdayhr.com\/?p=67945"},"modified":"2022-06-13T09:16:02","modified_gmt":"2022-06-13T09:16:02","slug":"tes-psikologi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/greatdayhr.com\/id-id\/blog\/tes-psikologi\/","title":{"rendered":"9 Jenis Tes Psikologi dalam Proses Rekrutmen Karyawan"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagian besar perusahaan melakukan tes psikologi dalam proses rekrutmen karyawan baru. Hal itu bertujuan untuk mengetahui karakter kepribadian, kelebihan dan kekurangan diri, dan potensi calon karyawan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, tes psikologi juga berguna untuk melihat apakah calon karyawan tersebut cocok ditempatkan di posisi yang dilamar atau di posisi lainnya. Akhirnya, tes ini juga akan menjadi salah satu bahan pertimbangan perekrut atas calon karyawan tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tes psikologi ini banyak digunakan oleh perusahaan sebab dapat membantu perekrut untuk mengantisipasi dan menghindari calon karyawan yang bermasalah atau berperilaku menyimpang. Selebihnya, tes tersebut dapat mempermudah perekrut mencari seseorang yang cocok, baik secara kemampuan teknis maupun psikologis, bagi perusahaan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tes psikologi sendiri banyak jenisnya tergantung kebutuhan dan fungsinya. Apa saja jenis-jenis tes psikologi dalam proses rekrutmen? Temukan jawabannya dalam ulasan di artikel berikut ini!<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca juga:\u00a0<a href=\"https:\/\/greatdayhr.com\/id-id\/blog\/tanda-lolos-interview-user\/\">9 Tanda Anda Lolos Interview User dan Sudah Pasti Diterima Kerja<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><b>Pengertian tes psikologi<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tes psikologi ini berasal dari kata <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">psyche<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> artinya mental dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">logia<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> artinya pelajaran mengenai atau riset. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Tes psikologi adalah tes yang dilakukan untuk menilai kondisi psikologis seseorang oleh profesional yang ahli, dalam hal ini psikolog. Tes tersebut dilakukan untuk mengevaluasi emosi, kecerdasan, dan\/atau fungsi perilaku seseorang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tes psikologi dapat dilakukan pada semua usia, baik anak-anak maupun orang dewasa, dan dilakukan untuk berbagai alasan, berbagai latar belakang, tergantung kebutuhan. Misalnya tes psikologi terhadap anak yang dilakukan di sekolah untuk mengetahui level IQ rata-rata siswa di sekolah tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tes yang dilakukan di sekolah tentu akan berbeda tujuannya dengan tes yang dilakukan kepada seorang pasien di rumah sakit atau di kantor. Di kantor, biasanya tes psikologi yang dilakukan adalah untuk kepentingan rekrutmen karyawan baru.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tujuan utamanya adalah untuk melihat potensi, kelebihan dan kekurangan, serta kecenderungan kepribadian seorang kandidat. Selebihnya adalah untuk melihat apakah kandidat tersebut cocok ditempatkan di suatu posisi pekerjaan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa tes psikologi dilakukan secara sederhana, yaitu berupa tes tertulis yang harus dikerjakan atau diisi dengan \u201cYa\u201d atau \u201cTidak\u201d. Selain itu, tes tertulis juga dapat berupa soal studi kasus dengan pilihan ganda yang harus dipilih berdasarkan pemikiran dan pendapat pribadi masing-masing.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Biasanya tes jenis ini dilakukan terhadap populasi besar dan ditafsirkan dengan bantuan sebuah sistem atau perangkat komputer.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara tes psikologi lainnya bersifat lebih kompleks, tidak hanya sekedar menjawab soal atau mengisi formulir tes secara tertulis. Tes jenis ini biasanya dilakukan orang per orang yang ditangani langsung oleh seorang ahli\/profesional di bidang psikologi karena membutuhkan penelusuran yang lebih mendalam dan penafsiran individual.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun demikian, keduanya memiliki tujuan yang sama yaitu membantu para psikolog dan ahli dalam mengumpulkan data dan menafsirkannya. Kemudian, hasil dari tes tersebut nantinya akan menjadi informasi penting bagi seseorang mengenai keadaan psikologisnya.<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca juga:\u00a0<a href=\"https:\/\/greatdayhr.com\/id-id\/blog\/jenis-soft-skill\/\">12 Jenis Soft Skill yang Perlu Dimiliki Untuk Menunjang Karir Anda<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><b>9 jenis tes psikologi bagi karyawan<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jenis tes psikologi dalam proses rekrutmen yang diikuti oleh kandidat bisa jadi berbeda di setiap perusahaan. Beberapa jenis tes psikologi kerja yang umum digunakan dalam proses rekrutmen karyawan antara lain sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<h3><b>1. <\/b><b><i>The Caliper Profile\u00a0<\/i><\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu jenis psikotes kerja yang umum ditemui adalah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">The Caliper Profile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Tes ini mengukur bagaimana ciri kepribadian seseorang berkorelasi dengan performa kerjanya.\u00a0 Tes ini terdiri dari beberapa jenis pertanyaan. Ada yang berupa serangkaian pernyataan dan tugas kandidat adalah memutuskan pernyataan mana yang paling sesuai dengan sudut pandang mereka.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu ada pula bentuk pertanyaan benar atau salah dan pertanyaan pilihan ganda untuk dijawab dengan menggunakan skala &#8220;derajat persetujuan&#8221; mulai dari sangat setuju hingga sangat tidak setuju. Jenis tes ini dapat memberikan gambaran lengkap baik kualitas positif dan negatif dari kandidat.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>2. HEXACO <\/b><b><i>Personality Inventory-Revised<\/i><\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Psikotes HEXACO merupakan tes yang berupa proses inventarisasi kepribadian. Psikotes jenis ini dilakukan untuk menilai berbagai dimensi kepribadian individu dan bagaimana mereka menerapkan interpretasi teoritis ke dalam berbagai situasi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">terdapat setidaknya 6 dimensi yang diukur dalam tes HEXACO, antara lain:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kejujuran dan kerendahan hati<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Stabilitas emosi<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ekstraversi<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Keramahan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kesadaran<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Keterbukaan terhadap hal baru\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tes HEXACO memiliki beberapa jumlah pertanyaan yang umum yaitu 200 pertanyaan, 100 pertanyaan, dan HEXACO 60 yang hanya terdiri dari 60 pertanyaan.<\/span><\/p>\n<h3><b>3. MBTI\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Myers-Briggs Type Indicator<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> merupakan salah satu jenis psikotes kerja yang juga kerap digunakan berbagai perusahaan dalam proses rekrutmen. Tes MBTI sendiri dirancang untuk melihat bagaimana preferensi seseorang dalam mengambil keputusan dan memandang sesuatu, mulai dari kehidupan pribadi, pekerjaan hingga gaya seseorang memimpin.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">MBTI terdiri dari 93 pertanyaan dimana kandidat akan diberikan dua pilihan pernyataan untuk menentukan kecenderungan yang paling sesuai dengan diri. Meski terbilang populer digunakan sebagai salah satu jenis psikotes kerja, namun beberapa kalangan juga menganggap jenis tes ini kurang pas untuk digunakan dalam proses rekrutmen.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebab, tes ini dianggap lebih tepat untuk memahami bagaimana kandidat dapat bekerja dalam suatu kelompok, bukan untuk melihat apakah seorang kandidat cocok untuk posisi tertentu.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>4. DiSC\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">DiSC digunakan untuk mengukur sifat utama seorang kandidat berdasar empat tipe kepribadian seperti<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> Dominant (D), Influential (I), Steady (S), <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Compliant (C). <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Perusahaan biasanya menggunakan jenis psikotes ini untuk membantu memahami gaya perilaku profesional karyawan dan kemampuannya untuk bekerja tim.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">DiSC sendiri adalah tes yang ramah pengguna dan cenderung lebih singkat dibanding tes lainnya, karena terdiri dari 12 hingga 20 pertanyaan. Dalam jenis psikotes kerja ini, kandidat akan diberikan kata atau frasa lalu diminta memilih mana yang menurut mereka paling sesuai dengan mereka.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meski populer digunakan banyak perusahaan, namun DiSC dianggap tidak terlalu ideal. Sebab, hasil tes hanya menunjukan kekuatan relatif dari satu kandidat saja dan tidak dapat dibandingkan dengan kandidat lainnya. DiSC juga tidak dianggap sebagai prediktor keberhasilan pekerjaan yang valid.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>5. EPPS<\/b><\/h3>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Edward Personal Preference Schedule<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (EPPS) adalah tes yang terdiri dari 225 pernyataan berpasangan yang mengidentifikasi dan mengukur kandidat dalam beberapa skala.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Misalnya, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">achievement <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(kemampuan melakukan tugas dengan baik), <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">dominance<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (kemampuan memimpin), <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">change<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (kemampuan mengalami hal-hal baru), dan otonomi (kebutuhan untuk bebas dari tanggung jawab).\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>6. <\/b><b><i>The Big Five<\/i><\/b><\/h3>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">The Big Five<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> biasanya digunakan perekrut untuk melihat kecocokan kandidat terhadap suatu posisi dengan melihat apa yang memotivasi karyawan dan bagaimana cara mereka merespon situasi di tempat kerja.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tes ini biasanya terdiri dari deretan pertanyaan dengan pilihan jawaban sederhana dalam skala sangat tidak setuju hingga sangat setuju. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">The Big Five<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> mengukur beberapa ciri kepribadian kandidat dalam kategori: <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">openness to experience, conscientiousness, extraversion, agreeableness, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">neuroticism.<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Umumnya sifat yang dicari perusahaan dari kandidat adalah<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> conscientiousness <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang mencakup sikap dapat diandalkan, tertib dan gigih. Selain itu, ciri kepribadian yang dicari selanjutnya adalah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">agreeableness <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang mencakup kooperatif, toleran dan fleksibel.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>7. Tes Pauli\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tes Pauli pertama ditemukan oleh Richard Pauli pada tahun 1938 sebagai pengembangan atas tes Kraepelin yang ditemukan Emil Kraepelin. Tes ini terdiri dari 2000 masalah perhitungan dengan 50 angka di setiap kolomnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tugas kandidat adalah menghitung angka per angka secara sistematis dari atas ke bawah. Untuk menyelesaikan tes ini dibutuhkan energi dan konsentrasi penuh agar perhitungan dapat dilakukan dengan akurat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Biasanya tes ini digunakan untuk menilai motivasi, ketahanan terhadap stress, vitalitas, tujuan pada pencapaian, dan bagaimana Anda melakukan pekerjaan di bawah tekanan.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>8. SHL <\/b><b><i>Occupational Personality Questionnaire<\/i><\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jenis psikotes SHL atau QPQ32 merupakan psikotes yang dilakukan untuk mencari informasi tentang bagaimana sifat dan perilaku kepribadian seseorang dan pengaruhnya terhadap kinerja mereka. Psikotes ini terdiri dari 104 pertanyaan yang mengukur 32 karakteristik utama dari seseorang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karakteristik tersebut nantinya dikategorikan ke dalam tiga bidang utama yang mempengaruhi perilaku individu di tempat kerja yaitu, emosi, gaya berpikir dan perasaan, serta relasi dengan orang lain.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Psikotes SHL merupakan jenis tes psikometri yang dirancang untuk menguji penalaran terhadap diagram, numerik, dan verbal bagi calon karyawan. Akurasi, kecepatan, dan skor tes SHL didapat dari perbandingan dan kesesuaian kandidat untuk peran tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setiap pertanyaan dari tes SHL mencakup beberapa pertanyaan dan peserta akan menggambarkan mana yang lebih sesuai dengan mereka.<\/span><\/p>\n<h3><b>9. Tes Wartegg<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tes Wartegg adalah tes menggambar projektif yang dikembangkan oleh psikolog Ehrig Wartegg pada tahun 1920 &#8211; 1930 an. Tes ini berisi delapan panel kotak putih di mana setiap kotak berisi tanda kecil yang digunakan sebagai titik awal yang harus diselesaikan oleh kandidat menjadi gambar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tes ini didasarkan pada asumsi bahwa konten dan aspek kualitatif gambar dapat mencerminkan kepribadian orang yang menggambar.<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca juga:\u00a0<a href=\"https:\/\/greatdayhr.com\/id-id\/blog\/keterampilan\/\">9 Keterampilan Dasar Ini Wajib Dimiliki Karyawan<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><b>Proses rekrutmen karyawan lebih efektif dengan aplikasi HRIS GreatDay HR<\/b><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-67707 size-full\" src=\"https:\/\/greatdayhr.com\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/PPT-Cover.jpg\" alt=\"tes psikologi gdhr\" width=\"1920\" height=\"1080\" srcset=\"https:\/\/greatdayhr.com\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/PPT-Cover.jpg 1920w, https:\/\/greatdayhr.com\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/PPT-Cover-300x169.jpg 300w, https:\/\/greatdayhr.com\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/PPT-Cover-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/greatdayhr.com\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/PPT-Cover-768x432.jpg 768w, https:\/\/greatdayhr.com\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/PPT-Cover-1536x864.jpg 1536w\" sizes=\"auto, (max-width: 1920px) 100vw, 1920px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu tanggung jawab HR adalah mengatur dan memfasilitasi jalannya proses rekrutmen karyawan baru di perusahaan. Memilih dan memilah jumlah lamaran juga CV yang terlampau banyak pasti akan membuat Anda kewalahan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu prosesnya juga memakan waktu yang lama dan tenaga yang tidak sedikit, sehingga menyebabkan pekerjaan lainnya terkadang terbengkalai. CV dan lamaran yang berupa dokumen cetak juga tidak ramah lingkungan dan tidak beraturan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk mengatasi hal tersebut, aplikasi GreatDay HR hadir guna mempermudah dan membuat pekerjaan HR termasuk rekrutmen menjadi lebih efektif. Alihkan data-data berupa dokumen ke bentuk digital dan buat penyaringan kandidat yang lebih sesuai agar proses rekrutmen menjadi lebih nyaman dan ramah lingkungan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terlebih lagi, GreatDay HR menyediakan fitur yang memungkinkan Anda untuk mengatur wawancara langsung di aplikasi mobile yang dapat diakses melalui ponsel pintar Anda. Segera unduh aplikasinya sekarang di AppStore dan PlayStore atau <a href=\"https:\/\/greatdayhr.com\/id-id\/fitur\/software-rekrutmen\/\">kunjungi lamannya<\/a> dan <a href=\"https:\/\/booking.setmore.com\/scheduleappointment\/a534b723-cb94-4731-ac1f-b2714705fc6c\">jadwalkan demonya<\/a>, gratis!<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca juga:\u00a0<a href=\"https:\/\/greatdayhr.com\/id-id\/blog\/pertanyaan-kepada-hrd-saat-interview\/\">Tips Mengajukan Pertanyaan Kepada HRD Saat Interview<\/a><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sebagian besar perusahaan melakukan tes psikologi dalam proses rekrutmen karyawan baru. Hal itu bertujuan untuk mengetahui karakter kepribadian, kelebihan dan kekurangan diri, dan potensi calon karyawan. Selain itu, tes psikologi juga berguna untuk melihat apakah calon karyawan tersebut cocok ditempatkan di posisi yang dilamar atau di posisi lainnya. Akhirnya, tes ini juga akan menjadi salah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":67952,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_members_access_role":[],"_members_access_error":""},"categories":[26],"tags":[],"class_list":["post-67945","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-info-update"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.6 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>9 Jenis Tes Psikologi dalam Proses Rekrutmen Karyawan - GreatDay HR<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tes psikologi adalah tes yang dilakukan untuk menilai kondisi psikologis seseorang oleh profesional yang ahli, dalam hal ini psikolog.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/greatdayhr.com\/id-id\/blog\/tes-psikologi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"9 Jenis Tes Psikologi dalam Proses Rekrutmen Karyawan - GreatDay HR\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tes psikologi adalah tes yang dilakukan untuk menilai kondisi psikologis seseorang oleh profesional yang ahli, dalam hal ini psikolog.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/greatdayhr.com\/id-id\/blog\/tes-psikologi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"GreatDay HR\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/greatdayhrind\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-06-13T09:16:02+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/greatdayhr.com\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/13-June-org.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"735\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"490\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Rizka Maria Merdeka\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Rizka Maria Merdeka\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/greatdayhr.com\\\/id-id\\\/blog\\\/tes-psikologi\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/greatdayhr.com\\\/id-id\\\/blog\\\/tes-psikologi\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Rizka Maria Merdeka\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/greatdayhr.com\\\/en-en\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e7f8db9a3b4c39139d67dbb056bd070c\"},\"headline\":\"9 Jenis Tes Psikologi dalam Proses Rekrutmen Karyawan\",\"datePublished\":\"2022-06-13T09:16:02+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/greatdayhr.com\\\/id-id\\\/blog\\\/tes-psikologi\\\/\"},\"wordCount\":1459,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/greatdayhr.com\\\/en-en\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/greatdayhr.com\\\/id-id\\\/blog\\\/tes-psikologi\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/greatdayhr.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/06\\\/13-June-org.jpg\",\"articleSection\":[\"Info &amp; Update\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/greatdayhr.com\\\/id-id\\\/blog\\\/tes-psikologi\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/greatdayhr.com\\\/id-id\\\/blog\\\/tes-psikologi\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/greatdayhr.com\\\/id-id\\\/blog\\\/tes-psikologi\\\/\",\"name\":\"9 Jenis Tes Psikologi dalam Proses Rekrutmen Karyawan - GreatDay HR\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/greatdayhr.com\\\/en-en\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/greatdayhr.com\\\/id-id\\\/blog\\\/tes-psikologi\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/greatdayhr.com\\\/id-id\\\/blog\\\/tes-psikologi\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/greatdayhr.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/06\\\/13-June-org.jpg\",\"datePublished\":\"2022-06-13T09:16:02+00:00\",\"description\":\"Tes psikologi adalah tes yang dilakukan untuk menilai kondisi psikologis seseorang oleh profesional yang ahli, dalam hal ini psikolog.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/greatdayhr.com\\\/id-id\\\/blog\\\/tes-psikologi\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/greatdayhr.com\\\/id-id\\\/blog\\\/tes-psikologi\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/greatdayhr.com\\\/id-id\\\/blog\\\/tes-psikologi\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/greatdayhr.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/06\\\/13-June-org.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/greatdayhr.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/06\\\/13-June-org.jpg\",\"width\":735,\"height\":490},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/greatdayhr.com\\\/id-id\\\/blog\\\/tes-psikologi\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/greatdayhr.com\\\/id-id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"9 Jenis Tes Psikologi dalam Proses Rekrutmen Karyawan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/greatdayhr.com\\\/en-en\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/greatdayhr.com\\\/en-en\\\/\",\"name\":\"GreatDay HR\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/greatdayhr.com\\\/en-en\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/greatdayhr.com\\\/en-en\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/greatdayhr.com\\\/en-en\\\/#organization\",\"name\":\"GreatDay HR\",\"url\":\"https:\\\/\\\/greatdayhr.com\\\/en-en\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/greatdayhr.com\\\/en-en\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/greatdayhr.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/02\\\/gd-original-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/greatdayhr.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/02\\\/gd-original-logo.png\",\"width\":145,\"height\":30,\"caption\":\"GreatDay HR\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/greatdayhr.com\\\/en-en\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/greatdayhrind\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/greatdayhr_id\\\/?hl=id\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/greatdayhr\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/channel\\\/UCWC_6q7PNtWfqihz_WoeQ7Q\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/greatdayhr.com\\\/en-en\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e7f8db9a3b4c39139d67dbb056bd070c\",\"name\":\"Rizka Maria Merdeka\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/b282636e81162bc50546e4f6436631f19ff19f4081c2e0fcac9a6c260f7f3ff9?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/b282636e81162bc50546e4f6436631f19ff19f4081c2e0fcac9a6c260f7f3ff9?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/b282636e81162bc50546e4f6436631f19ff19f4081c2e0fcac9a6c260f7f3ff9?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Rizka Maria Merdeka\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/greatdayhr.com\\\/\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"9 Jenis Tes Psikologi dalam Proses Rekrutmen Karyawan - GreatDay HR","description":"Tes psikologi adalah tes yang dilakukan untuk menilai kondisi psikologis seseorang oleh profesional yang ahli, dalam hal ini psikolog.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/greatdayhr.com\/id-id\/blog\/tes-psikologi\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"9 Jenis Tes Psikologi dalam Proses Rekrutmen Karyawan - GreatDay HR","og_description":"Tes psikologi adalah tes yang dilakukan untuk menilai kondisi psikologis seseorang oleh profesional yang ahli, dalam hal ini psikolog.","og_url":"https:\/\/greatdayhr.com\/id-id\/blog\/tes-psikologi\/","og_site_name":"GreatDay HR","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/greatdayhrind","article_published_time":"2022-06-13T09:16:02+00:00","og_image":[{"width":735,"height":490,"url":"https:\/\/greatdayhr.com\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/13-June-org.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Rizka Maria Merdeka","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Rizka Maria Merdeka","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/greatdayhr.com\/id-id\/blog\/tes-psikologi\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/greatdayhr.com\/id-id\/blog\/tes-psikologi\/"},"author":{"name":"Rizka Maria Merdeka","@id":"https:\/\/greatdayhr.com\/en-en\/#\/schema\/person\/e7f8db9a3b4c39139d67dbb056bd070c"},"headline":"9 Jenis Tes Psikologi dalam Proses Rekrutmen Karyawan","datePublished":"2022-06-13T09:16:02+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/greatdayhr.com\/id-id\/blog\/tes-psikologi\/"},"wordCount":1459,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/greatdayhr.com\/en-en\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/greatdayhr.com\/id-id\/blog\/tes-psikologi\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/greatdayhr.com\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/13-June-org.jpg","articleSection":["Info &amp; Update"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/greatdayhr.com\/id-id\/blog\/tes-psikologi\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/greatdayhr.com\/id-id\/blog\/tes-psikologi\/","url":"https:\/\/greatdayhr.com\/id-id\/blog\/tes-psikologi\/","name":"9 Jenis Tes Psikologi dalam Proses Rekrutmen Karyawan - GreatDay HR","isPartOf":{"@id":"https:\/\/greatdayhr.com\/en-en\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/greatdayhr.com\/id-id\/blog\/tes-psikologi\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/greatdayhr.com\/id-id\/blog\/tes-psikologi\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/greatdayhr.com\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/13-June-org.jpg","datePublished":"2022-06-13T09:16:02+00:00","description":"Tes psikologi adalah tes yang dilakukan untuk menilai kondisi psikologis seseorang oleh profesional yang ahli, dalam hal ini psikolog.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/greatdayhr.com\/id-id\/blog\/tes-psikologi\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/greatdayhr.com\/id-id\/blog\/tes-psikologi\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/greatdayhr.com\/id-id\/blog\/tes-psikologi\/#primaryimage","url":"https:\/\/greatdayhr.com\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/13-June-org.jpg","contentUrl":"https:\/\/greatdayhr.com\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/13-June-org.jpg","width":735,"height":490},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/greatdayhr.com\/id-id\/blog\/tes-psikologi\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/greatdayhr.com\/id-id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"9 Jenis Tes Psikologi dalam Proses Rekrutmen Karyawan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/greatdayhr.com\/en-en\/#website","url":"https:\/\/greatdayhr.com\/en-en\/","name":"GreatDay HR","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/greatdayhr.com\/en-en\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/greatdayhr.com\/en-en\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/greatdayhr.com\/en-en\/#organization","name":"GreatDay HR","url":"https:\/\/greatdayhr.com\/en-en\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/greatdayhr.com\/en-en\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/greatdayhr.com\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/gd-original-logo.png","contentUrl":"https:\/\/greatdayhr.com\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/gd-original-logo.png","width":145,"height":30,"caption":"GreatDay HR"},"image":{"@id":"https:\/\/greatdayhr.com\/en-en\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/greatdayhrind","https:\/\/www.instagram.com\/greatdayhr_id\/?hl=id","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/greatdayhr","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCWC_6q7PNtWfqihz_WoeQ7Q"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/greatdayhr.com\/en-en\/#\/schema\/person\/e7f8db9a3b4c39139d67dbb056bd070c","name":"Rizka Maria Merdeka","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b282636e81162bc50546e4f6436631f19ff19f4081c2e0fcac9a6c260f7f3ff9?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b282636e81162bc50546e4f6436631f19ff19f4081c2e0fcac9a6c260f7f3ff9?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b282636e81162bc50546e4f6436631f19ff19f4081c2e0fcac9a6c260f7f3ff9?s=96&d=mm&r=g","caption":"Rizka Maria Merdeka"},"sameAs":["https:\/\/greatdayhr.com\/"]}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/greatdayhr.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/67945","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/greatdayhr.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/greatdayhr.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/greatdayhr.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/greatdayhr.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=67945"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/greatdayhr.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/67945\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/greatdayhr.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/67952"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/greatdayhr.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=67945"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/greatdayhr.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=67945"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/greatdayhr.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=67945"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}