Analisis SWOT

Kenali Analisis SWOT Lebih Dalam untuk Kelangsungan Perusahaan Anda!

Menjalankan sebuah usaha bukanlah hal yang mudah, terutama mengetahui seberapa sengitnya persaingan dunia bisnis sekarang. Analisa terhadap kondisi internal dan faktor eksternal perusahaan Anda harus terus dilakukan. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk melakukan hal tersebut adalah dengan Analisis SWOT.

Analisis SWOT adalah salah satu metode yang dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas dari suatu bisnis. Hal ini karena analisa ini dapat membantu perusahaan lebih mengenal berbagai macam aspek dari perusahaan dan membantu menghasilkan ide-ide baru.

Jika bisnis Anda membutuhkan analisa yang mendalam dan berbagai gagasan segar, maka Anda datang ke artikel yang tepat. Pada artikel ini, kami akan membahas tuntas mengenai analisis SWOT dari pengertian hingga contoh analisis SWOT. 

Tanpa basa-basi lagi, mari kita ulas. 

Apa itu Analisis SWOT?

Analisis SWOT adalah metode analisis yang digunakan untuk mengevaluasi kemampuan sebuah perusahaan dari segi strength (kekuatan), weakness (kelemahan), opportunities (peluang), dan threats (ancaman). Analisis SWOT umumnya diaplikasikan dalam sebuah organisasi rencana, proyek, atau aktivitas bisnis untuk membuat perencanaan yang matang.

Teknik analisis SWOT ini, yang dibuat oleh Albert Humphrey yang merupakan pemimpin proyek riset pada Universitas Stanford pada tahun 1960-an, juga dapat digunakan untuk merancang strategi yang membantu perusahaan bersaing lebih baik. 

Melakukan analisis SWOT berarti menganalisa interaksi perusahaan dengan lingkungan internal dan juga eksternal. Dengan mengetahui interaksi tersebut, maka Anda dapat menemukan strategi yang tepat dan mengetahui pekerjaan apa yang sebaiknya diprioritaskan terlebih dahulu.

Aspek-Aspek Analisis SWOT

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, analisis SWOT dapat membantu perusahaan merancang strategi yang matang. Penting untuk diketahui bahwa analisis SWOT adalah salah satu yang paling sering digunakan oleh usaha-usaha karena sangat mudah dipahami.

Agar dapat melakukan analisis SWOT dengan benar, maka Anda harus terlebih dahulu memahami empat aspek yang ada di dalamnya. Keempat aspek dari analisis swot adalah strength (kekuatan), weakness (kelemahan), opportunities (peluang), dan threats (ancaman).

Empat aspek tersebut terbagi ke dalam dua faktor, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. 

Organization StrengthKarakteristik yang menunjukkan kelebihan organisasi dibandingkan kompetitor
Organization WeaknessKarakteristik yang menunjukkan kelemahan organisasi dibanding kompetitor
Environmental OpportunityElemen eksternal dari lingkungan yang memberikan peluang untuk organisasi
Environmental ThreatsElemen eksternal dari lingkungan yang memberikan ancaman untuk organisasi

Mengetahui strength dan opportunities baik untuk organisasi karena membantu mencapai tujuan atau objektifnya. Weakness dan Threats berbahaya karena bisa atau berpotensi menghambat mencapai tujuan organisasi.

Dengan kata lain, seorang manajer harus bisa menyesuaikan analisis eksternal dan internal ini. Lalu, manajer juga harus menyeimbangkannya dengan kekuatan dan kelemahan organisasi selaras dengan peluang dan ancaman dari lingkungan.

Bahkan, seorang manajer juga harus membuat strategi baru yang bisa menghindari organisasi dari ancaman. 

Berikut penjelasan lengkap dari masing-masing faktor serta aspek-aspek yang terlingkup di dalamnya.

Faktor Internal

Faktor internal adalah faktor yang meliputi hal-hal yang ada di dalam perusahaan dan disinilah dimana strength (kekuatan) dan weakness (kelemahan) masuk.

Apabila kekuatan dari perusahaan lebih terlihat dibanding kelemahan, maka pengaruhnya bagi perusahaan cenderung akan positif.

Berikut adalah penjelasan lengkap dari strength dan weakness dari analisis SWOT.

Baca Juga :  Panduan Lengkap Membuat Analisa Beban Kerja

Aspek S: Strength (Kekuatan)

Strength atau kekuatan adalah berbagai karakteristik yang menambah nilai kepada sesuatu, dan membuatnya lebih unggul dibandingkan kompetitor, serta kekuatan yang positif, bermanfaat, dan kreatif.

Karakteristik di level organisasi, sumber daya, dan kemampuan yang organisasi miliki sebagai kelebihan dibandingkan kompetitor dapat dilihat dari hasil analisis lingkungan internal.

Sebuah organisasi baru dapat dikatakan sebagai kuat, seimbang, atau lemah dibandingkan pesaing berdasarkan 5 kriteria dibawah ini:

  1. Situasi pasar 
  2. Struktur keuangan 
  3. Kemampuan produksi dan teknis 
  4. Potensi pengembangan 
  5. Efektivitas kapasitas manusia dan manajemen 

Sebagai sumber, kemampuan, dan kelebihan lain yang ada di organisasi, strength berpengaruh terhadap kompetitor dan permintaan pasar baik sekarang maupun di masa depan. 

Organisasi akan terlihat lebih kompeten di pasar apabila hal-hal seperti sumber keuangan, image, kepemimpinan pasar, dan hubungan dengan supplier, lebih baik dibandingkan pesaing. Kompetensi ini berperan aktif dalam mencapai tujuan organisasi. 

Sebelum mengambil langkah untuk menghadapi masalah atau peluang, organisasi harus mengetahui potensi yang dimiliki dan aspek yang membuatnya lebih unggul dibandingkan kompetitor. Hal ini penting agar peluang yang datang dari luar bisa diambil dan juga bisa menjawab setiap ancaman dari luar. 

Baca juga: Cloud Computing, Investasi Masa Depan

Terlihat bahwa mengetahui strength dari usaha Anda akan membuat Anda menemukan berbagai hal yang dapat memberikan dampak positif bagi kemajuan bisnis Anda.

Apakah Anda masih bingung bagaimana caranya memahami kekuatan bisnis Anda? Berikut adalah daftar pertanyaan yang dapat Anda gunakan untuk mengetahuinya:

  • Apa kelebihan bisnis Anda?
  • Apa keunggulan kompetitif bisnis Anda dibandingkan yang lain?
  • Apa saja keunikan bisnis Anda?
  • Proses bisnis apa saja yang telah berhasil dilakukan?
  • Apa saja penyebab angka penjualan Anda meningkat selama ini?
  • Apa saja aset fisik (pelanggan, teknologi, paten produk, dan lain-lain) dan non-fisik (pengetahuan, jaringan, keterampilan) yang dimiliki oleh usaha Anda?
  • Apakah tanggapan konsumen terhadap usaha Anda positif selama ini? Apa saja yang telah mereka katakan

Baca juga: Cloud Computing, Investasi Masa Depan

Aspek W: Weakness (Kelemahan) 

Weakness atau kelemahan adalah sebuah keterbatasan, kekurangan sumber daya, dan kemampuan yang sangat berpengaruh terhadap performa organisasi. Faktor yang berperan seperti fasilitas, sumber keuangan, manajemen kemampuan, marketing skill, dan brand image.

Tidak ada bisnis yang sempurna, sehingga pasti ada saja kelemahan yang dimiliki oleh setiap bisnis. Weakness juga berarti tidak adanya kompetensi yang dibutuhkan untuk melakukan sesuatu. 

Karakteristik negatif ini terjadi pada level organisasi ketika keadaan dan kapasitas kemampuan organisasi kalah saing dengan kompetitor. 

Aspek ini bisa berakibat buruk pada performa organisasi dan melemahkan organisasi dalam persaingan. Akhirnya, organisasi tidak bisa beradaptasi dengan perubahan dan tidak bisa menangkap kesempatan yang datang.

Sangat penting untuk mengetahui kelemahan dan kekuatan organisasi sehingga bisa diperbaiki. Merupakan sebuah keharusan bagi organisasi untuk memperbaiki kekurangan yang ada agar tidak menyebabkan masalah untuk rencana jangka panjang. 

Untuk membantu Anda mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan organisasi, simak 7 aspek di bawah ini:

Marketing

Kualitas produk
Jumlah lini produk
Perbedaan produk
Market share
Harga 
Saluran distribusi
Program promosi
Customer service
Marketing research
Research and DevelopmentProduk dan kemampuan R&D 
Proses kemampuan R&D
Kemampuan pabrik
Sistem Informasi ManajemenKecepatan dan responsivitas
Kualitas sistem informasi 
Kemampuan pengembangan
Sistem yang berorientasi pada user
Tim ManajemenKemampuan
Nilai 
Semangat tim
Usaha untuk berkoordinasi
OperasionalKontrol bahan baku mentah
Kemampuan produksi
Fasilitas dan peralatan
Kontrol penyimpanan
Kontrol kualitas
Efisiensi energi
KeuanganPengaruh keuangan
Pengaruh operasional
Neraca keuangan
Hubungan stockholder
Pajak 
Sumber Daya ManusiaKemampuan karyawan
Sistem personal
Pergantian karyawan
Moral karyawan
Pengembangan karyawan

Faktor Eksternal

Berbeda dengan faktor internal, faktor eksternal analisis SWOT adalah faktor yang sumbernya dari lingkungan luar perusahaan. Karena faktor eksternal berasal dari luar perusahaan, maka faktor eksternal tidak terlibat secara langsung dalam aktivitas perusahaan.

Faktor eksternal terdiri dari dua aspek, opportunity (peluang) dan threats (ancaman). Berikut penjelasan lengkapnya.


Aspek O: Opportunities (Peluang)

Bagi pengelolaan organisasi, opportunity atau peluang adalah waktu atau situasi tertentu yang datang ke organisasi dan paling tepat digunakan untuk mencapai tujuan. Selain itu, peluang juga dapat dikatakan sebagai situasi atau kondisi yang sesuai untuk aktivitas bisnis, karena menguntungkan bagi organisasi. 

Kompetisi dan kerja keras memberikan peluang besar bagi organisasi, faktanya peluang adalah kondisi di lingkungan eksternal yang membuat organisasi dapat memaksimalkan kekuatan (strength), mengatasi kelemahan (weakness) atau menetralisir ancaman (threats).

Agar bisnis terus berkembang, maka seorang pengusaha harus dapat memantau dan memanfaatkan segala peluang yang ada. Untuk menganalisa berbagai macam peluang yang mungkin belum diketahui oleh para kompetitor, Anda dapat mengajukan beberapa pertanyaan dibawah ini: 

  • Apa tren bisnis yang sedang berkembang dan relevan dengan usaha Anda?
  • Apa jenis peluang yang Anda lihat selama menjadi pengusaha?
  • Bagaimana perkembangan pasar bisnis Anda dan apakah tren yang ada dapat mendorong orang untuk membeli 
  • Sebagai pelaku bisnis, peluang jenis apa yang Anda lihat selama ini?
  • Apakah menurut Anda, pasar usaha Anda akan berkembang dan adakah tren yang mungkin memacu orang-orang untuk membeli produk Anda secara lebih banyak?
  • Jika usaha Anda mengalami perkembangan terus menerus, apakah itu menandakan kebutuhan pelanggan akan produk Anda?
  • Acara apa saja yang dapat Anda manfaatkan untuk menunjang perkembangan bisnis?
  • Perubahan peraturan apa yang akan berdampak positif pada perusahaan Anda?

Aspek T: Threats (Ancaman)

Threats atau ancaman adalah situasi atau kondisi yang mengancam aktivitas organisasi. Karakteristik negatif ini bisa menyebabkan organisasi gagal mencapai tujuannya. 

Ancaman dihasilkan dari situasi yang berubah baik jangka panjang/pendek yang bisa menyebabkan organisasi gagal untuk menjaga eksistensi, kalah saing, atau dampak buruk lainnya.

Globalisasi dan kemajuan teknologi dapat melahirkan peluang dan ancaman bagi organisasi, semua tergantung pada sikap dan tindakan yang diambil. 

Tidak dapat dipungkiri bahwa bisnis manapun pasti akan menghadapi beragam ancaman yang dapat menghambat perusahaan dan bahkan dapat menghentikan operasional. Untuk menganalisa ancaman yang ada, Anda dapat mengajukan beberapa pertanyaan dibawah ini:

  • Masalah apa saja yang menghambat perusahaan saat ini?
  • Solusi apa saja yang telah diterapkan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut?
  • Tren pasar apa saja yang mungkin bisa menjadi ancaman?
  • Apakah terdapat perubahan pada perilaku konsumen yang mungkin akan berpengaruh buruk pada bisnis Anda?
  • Apakah Anda bisnis baru yang masuk ke dalam pasar Anda dan berpotensi menjadi kompetitor utama?
  • Apakah pemasok akan selalu dapat memasok bahan baku yang Anda butuhkan dengan harga yang cocok?
  • Apakah ada kebijakan dari pemerintah yang dapat mempengaruhi usaha Anda?
  • Mungkinkah perkembangan teknologi di masa yang akan datang memaksa Anda untuk mengubah cara operasional bisnis Anda?

 Baca juga: Sistem HRD Tepat untuk Usaha Kecil Menengah

Manfaat Analisis SWOT

Analisis SWOT dapat menjadi penyebab utama yang kelangsungan perusahaan. 

Hal ini karena analisis ini akan menghasilkan berbagai rekomendasi untuk semakin menonjolkan kekuatan, mengurangi adanya kelemahan, memanfaatkan peluang yang ada, dan mengantisipasi ancaman yang mungkin muncul.

Selain itu, Anda juga dapat mengetahui sebesar apa potensi, minat, dan peluang pasar yang ada dan seberapa kompetitif pasar pada industri Anda.

Kelebihan dan Kekurangan Analisis SWOT

Seperti segala hal, pastinya ada kelebihan dan kekurangan. Ini tak terkecuali pada analisis SWOT. Berikut adalah beberapa kelebihan dan kekurangan dari analisis SWOT.

Kelebihan Analisis SWOT

  • Teknik analisis yang menilai dari sudut pandang umum dan memberikan solusi-solusi umum. SWOT tidak fokus pada detail dan spesifik. SWOT berperan sebagai peta jalan yang membimbing seseorang dari general ke spesifik. 
  • Teknik analisis interaksional yang membuat evaluasi secara luas atau makro bisa dilakukan. Sebagai alat analisis, SWOT menyediakan kesempatan untuk fokus pada nilai positif dan negatif aspek internal dan eksternal dari sebuah organisasi. 
  • SWOT membuka peluang dan memberikan kesempatan bagi organisasi. Dengan memahami kelemahan organisasi, ancaman bisa diatasi dan dihilangkan. Melalui analisis kompetitor menggunakan SWOT, strategi untuk mengalahkan kompetitor bisa dibentuk. 

Kekurangan Analisis SWOT 

  • Analisis SWOT berkembang di masa ketika kondisi lingkungan diam/statis. Oleh karena itu, teknik ini dianggap tidak valid diterapkan di masa sekarang karena dunia sudah berubah. Beberapa penelitian bahkan menunjukkan bahwa analisis SWOT dibuat dengan buruk
  • Analisis SWOT adalah teknik analisis yang bermasalah di bagian kualitas dan kuantitas. Dalam menerapkan analisis SWOT, banyak faktor bisa diidentifikasi, akan tetapi kualitas tidak sama dengan kuantitas.Prioritas tidak bisa ditentukan dari analisis SWOT., fokus pada detail, menyelesaikan masalah perkembangan di dimensi yang berbeda, dan termasuk masukan dan saran berdasarkan data dan analisis yang berbeda.

Apakah Sebaiknya Saya Melakukan Analisis SWOT?

Jika Anda adalah pendiri atau pemimpin perusahaan, maka Anda perlu ikut turun tangan melakukan analisis SWOT sehingga dapat dilakukan dengan efektif. Namun, sangat dianjurkan untuk melakukan ini dengan sekelompok orang.

Mengapa sebaiknya melakukan hal tersebut? Karena dengan adanya orang lain akan membuat Anda mendapatkan perspektif baru mengenai perusahaan Anda. 

Dalam memilih orang-orang tersebut, sebaiknya Anda memilih orang yang dapat merepresentasikan berbagai departemen perusahaan Anda. Baik dari divisi produksi, penjualan, layanan pelanggan, riset dan pengembangan produk dan pemasaran.

Setiap bagian harus memiliki perwakilan agar mendapatkan hasil analisis SWOT yang menyeluruh.

Anda juga dapat meminta pelanggan untuk memberikan masukan serta sudut pandang unik dalam analisis SWOT perusahaan Anda. Langkah ini umumnya dilakukan oleh perusahaan yang inovatif dan memiliki kepedulian yang lebih terhadap pelanggan. 

Dengan demikian, produk atau jasa yang diberikan tidak hanya terus berkembang, namun juga relevan untuk pelanggan.

Kapan Saya Seharusnya Melakukan Analisis SWOT? 

Sebaiknya analisis SWOT dilakukan sebelum Anda menjalankan rencana perusahaan apapun. Analisis SWOT sebaiknya digunakan untuk melihat kondisi bisnis sekarang serta berbagai kebutuhannya sehingga operasi bisnis di masa mendatang dapat meningkat.

Analisa SWOT memang dapat membantu Anda meningkatkan kekuatan dan menghilangkan kelemahan perusahaan. Oleh karena hal tersebut, Anda mungkin berpikir bahwa ini hanya perlu dilakukan sekali saja secara mendalam dan tidak perlu dilakukan lagi.

Tidak bisa seperti itu.

Mengingat dunia bisnis itu dinamis, sebaiknya Anda melakukan analisis SWOT yang baru setiap enam bulan hingga satu tahun untuk memastikan perencanaan Anda tetap relevan dengan kondisi asli pasar.

Langkah-langkah Melakukan Analisis SWOT dengan Baik dan Benar

Sekarang saatnya Anda mulai melakukan analisis SWOT. Apakah Anda tahu caranya melakukan analisis SWOT dengan baik dan benar? Perhatikan langkah-langkah berikut:

Kumpulkan Tim Anda dan Mulai Pembahasan

Untuk melakukan analisis SWOT, kumpulkan tim Anda yang isinya perwakilan dari setiap perwakilan departemen di dalam satu ruangan, atau ruangan virtual. Mulailah membahas mengenai berbagai aspek di dalam perusahaan.

Pada dasarnya, proses analisis SWOT ini tidak jauh berbeda dengan mendengarkan pendapat karena memang itu intinya. 

Namun, untuk memastikan bahwa buah pikiran semua pihak di dengar, sebaiknya jawaban mereka di tulis di kertas dan minta mereka memperlihatkannya setelah mereka selesai menulis.

Apabila pembahasan ini terjadi secara langsung atau di dalam ruangan, tim Anda dapat menempelkan catatan-catatan mereka ke papan tulis atau kaca yang umum ada di ruang pertemuan.

Sesi Brainstorming (Pengumpulan Pendapat)

Pada tahap ini, Anda akan menemukan berbagai perbedaan perspektif dari setiap departemen Anda. Hal ini memang seharusnya terjadi untuk memastikan keberhasilan analisis SWOT Anda.

Jika pada langkah ini tim Anda mendapatkan ide-ide baru setelah melihat berbagai pendapat yang telah dipampang, maka biarkanlah mereka menambahkan gagasan mereka.

Ingat untuk mengorganisasikan semua pendapat dan ide ke kategorinya masing-masing baik kekuatan, kelemahan, peluang, atau ancaman.

Tentukan Peringkat Ide 

Untuk memprioritaskan sebuah gagasan, Anda dapat menggunakan sistem voting atau pemungutan suara dengan memberikan setiap orang paling tidak lima suara yang dapat dibagikan dengan bebas. 

Hasil dari pengambilan suara ini seharusnya akan mendapatkan daftar ide yang sudah diprioritaskan. Namun, penting untuk diingat bahwa pada tahap ini masih mungkin terjadi perselisihan pendapat. Oleh karena itu, Anda sebagai pemimpin perusahaan atau penanggung jawab strategi bisnis harus membuat keputusan akhir.

Contoh Analisis SWOT

Agar Anda dapat memahami analisis SWOT dengan baik, berikut adalah contoh SWOT yang dapat Anda pelajari.

Untuk artikel ini, kami akan menggunakan Netflix yang merupakan platform streaming film terbesar di dunia sebagai contoh. Dewasa ini, semakin banyak orang yang memilih untuk nonton film secara online dan perlahan namun pasti meninggalkan acara konvensional.

Anda mungkin memikirkan seberapa penting Netflix, yang sudah menjadi market leader atau pemimpin pasar, untuk melakukan analisis SWOT. Jawabannya adalah, tentu saja perlu, karena ini dapat membantu mereka tetap menjadi nomer 1. 

Berikut adalah penjelasan singkat mengenai analisis SWOT Netflix:

Strength (Kekuatan)

  1. Salah satu kekuatan Netflix adalah dalam segi Merk atau Brand, dimana Netflix sudah terasosiasi dengan streaming film dan konten unik
  2. Kualitas dan jenis konten Netflix juga banyak dan konten yang diproduksi sendiri juga telah memenangkan berbagai penghargaan.
  3. Netflix juga memiliki basis pelanggan yang besar yaitu sebanyak 207 juta pelanggan pada Q1 atau kuartal pertama 2021.
  4. Secara teknologi, Netflix juga terbantu dengan semakin luasnya jaringan internet di seluruh dunia.
  5. Biaya yang dikeluarkan oleh Netflix untuk pemasaran yaitu sebesar 2,2 miliar dolar amerika serikat digunakan dengan efisien.

Weaknesses (Kelemahan)

  1. Salah satu kelemahan utama Netflix adalah model bisnis mereka yang mudah ditiru oleh perusahaan lain.
  2. Walaupun kualitas konten Netflix sudah memenangkan berbagai penghargaan, perusahaan ini masih sulit untuk merekomendasikan konten yang terbaik untuk penggunanya.
  3. Netflix juga terlalu bergantung pada pasarnya yang masih dominan di Amerika Serikat.

Opportunities (Peluang)

  1. Netflix masih bisa berkembang secara internasional ke pasar Tiongkok, India, dan Amerika Selatan dengan berbagai kemitraan
  2. Konten lokal pada setiap negara juga dapat dibuat oleh Netflix agar dapat bersaing dengan lebih kuat di pasar-pasar yang baru dan berkembang.
  3. Netflix dapat mengakuisisi perusahaan lain untuk meningkatkan teknologi yang dimiliki atau meningkatkan penetrasi pasar.

Threats (Ancaman)

  1. Kompetitor baru yang makin banyak dan pengeluaran yang lebih besar dari kompetitor yang masih ada menjadi salah satu ancaman utama Netflix.
  2. Tidak adanya keberadaan Netflix di Tiongkok, yang merupakan salah satu pasar terbesar di Dunia. 
  3. Struktur harga Netflix juga dapat menyulitkan perkembangannya pada negara-negara berkembang dimana platform streaming lokal dapat memberikan harga yang lebih murah.

Pembajakan film yang masih marak juga menjadi ancaman bagi Netflix.

Baca juga: Meeting Saat New Normal? Tak Perlu Khawatir Lagi!

Kesimpulan

Analisis SWOT yang sudah digunakan selama lebih dari 50 tahun di bidang perencanaan strategis merupakan sebuah teknik yang berharga untuk perencanaan dan pengambilan keputusan. Meskipun beberapa penelitian meragukan efektivitasnya, SWOT dapat digunakan untuk membantu menentukan objektif dan mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang baik dan tidak baik untuk mencapai objektif tersebut. 

Kembali lagi kepada Anda, Great People, efektif atau tidaknya sebuah alat tergantung penggunanya bukan? 

Scroll to Top