Apa itu Portofolio Kerja? Berikut Contohnya

Bagi Anda yang sedang mencari pekerjaan, memiliki portofolio dan menyertakannya ke dalam surat lamaran kerja merupakan nilai lebih yang bisa membuat Anda lebih menarik dibandingkan pelamar lain. 

Portofolio berasal dari bahasa Latin portefeuille yang berarti “collection of responsibilities”. Portofolio memiliki beberapa pengertian tergantung dari konteks yang sedang dibicarakan. Misalnya dalam bidang keuangan, portofolio adalah istilah yang digunakan untuk menyebut kumpulan investasi yang dimiliki seseorang atau sebuah institusi. Dalam bidang manajemen strategis dan pemasaran, portofolio adalah istilah untuk menunjukkan sekumpulan produk, merek, layanan jasa, atau proyek yang ditawarkan suatu perusahaan bagi konsumennya.

Dalam dunia politik, portofolio adalah kewajiban dan pilar pemerintahan para menteri kabinet dan juga para pejabat pimpinan departemen yang ada di dalam institusi pemerintah. Dalam bidang pendidikan, portofolio adalah kumpulan informasi pribadi yang merupakan catatan dan dokumentasi atas prestasi atau pencapaian yang Anda miliki selama di bangku pendidikan. Terakhir, dalam bidang seni, portofolio merupakan bukti kumpulan hasil kerja sang seniman, misalnya karya berupa foto, kliping majalah, rancangan bangunan, dan hasil karya lain yang pernah dibuat sebelumnya.

Cara Membuat Portofolio

Perhatikan 6 hal penting yang harus ada dalam sebuah portofolio.

  1. Daftar Isi

Dengan membuat daftar isi, Anda mempermudah rekruter melihat kumpulan karya Anda

  1. Data Diri

Sertakan data diri singkat sebagai gambaran tentang diri Anda. Data yang penting untuk dimasukkan adalah informasi kontak seperti nomor ponsel, email, sejarah pendidikan, dan pengalaman kerja.

Baca Juga: Jawab dengan Tepat Pertanyaan dengan Tips-Tips Interview Karyawan yang Baru

  1. Tujuan 

Jelaskan tujuan dan pencapaian yang ingin Anda raih, hal ini menunjukkan bahwa Anda adalah orang yang memiliki tujuan yang jelas. 

  1. Keterampilan dan Pengalaman

Jelaskan secara lengkap dan detail skill dan pengalaman yang Anda miliki agar Anda terlihat lebih meyakinkan.

  1. Hasil Karya

Portofolio lengkap dan meyakinkan jika disertai dengan bukti hasil karya atau lebih baik penghargaan yang didapatkan. Lampiran ini bisa berupa foto, sertifikat, tulisan, atau video.

  1. Testimoni dari Klien

Kredibilitas Anda akan semakin dipercaya jika melampirkan testimoni, sertakan dengan jelas nama lengkap pemberi testimoni, jabatan, dan institusinya. 

Agar tidak salah langkah, berikut ini adalah beberapa cara membuat portofolio yang perlu kamu perhatikan baik-baik.

1. Pilih dan tampilkan yang terbaik

Jangan terlalu banyak memasukkan hasil karya, cukup pilih yang terbaik dan cukup banyak mendapat penghargaan atau pujian atau pilih karya yang paling menonjolkan kemampuan Anda. 

2. Tampilan portofolio yang lebih sederhana

Pastikan portofolio Anda menarik, nyaman dilihat, dan mudah diakses dalam 1 dokumen. Jika berbentuk online, pastikan semua portofolio Anda berada dalam satu folder dan diberi judul yang jelas seperti “Portofolio” 

3. Pastikan portofolio up-to-date

Kesalahan yang sering ditemukan adalah memasukkan portofolio lama (lebih dari 3 tahun). Portofolio yang lama tersebut sudah tidak relevan lagi dengan kemampuan Anda saat ini, juga tidak relevan lagi dengan tren dan teknologi di masa kini.

Baca juga: Cara Membuat Business Plan Sederhana dan Efektif

4. Jangan lupa mention diri Anda

Portofolio menunjukkan kemampuanmu pada suatu bidang, namun bagaimana caramu menceritakannya dan membangun branding produk akan menjadi nilai lebih yang bagus untuk menarik perhatian rekruter. 

Contoh portofolio untuk content creator

Contoh portofolio kerja untuk fotografer

Scroll to Top