Registrasi Baru    |     Login
 

Berapa Bonus THR Yang Anda Dapatkan Sesuai Peraturan Pemerintah

Berapa Bonus THR Yang Anda Dapatkan Sesuai Peraturan Pemerintah

THR atau Tunjangan Hari Raya adalah bonus yang diberikan pemberi kerja kepada pekerja sebelum Hari Raya Keagamaan pekerja tersebut. Misalnya hari raya Idul Fitri, Natal, Waisak, atau Nyepi. THR di Indonesia diatur dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 6 Tahun 2016 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan Bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan (“Permenaker 6/2016”).

 

Pekerja yang berhak mendapat THR adalah pekerja yang telah bekerja selama satu bulan secara terus menerus dna pekerja yang telah bekerja selama 1 tahun secara terus menerus. Berdasarkan Permenaker 6/2016, Besaran THR Keagamaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (1) ditetapkan sebagai berikut:

 

  1. Pekerja/Buruh yang telah mempunyai masa kerja 12 (dua belas) bulan secara terus menerus atau lebih, diberikan sebesar 1 (satu) bulan upah;
  2. Pekerja/Buruh yang mempunyai masa kerja 1 (satu) bulan secara terus menerus tetapi kurang dari 12 (dua belas) bulan, diberikan secara proporsional sesuai masa kerja dengan perhitungan:

 

masa kerja x 1 (satu) bulan upah
12

 

Upah 1 (satu) bulan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) terdiri atas komponen upah:

 

  1. upah tanpa tunjangan yang merupakan upah bersih (clean wages); atau
  2. upah pokok termasuk tunjangan tetap.

 

Bagi Pekerja/Buruh yang bekerja berdasarkan perjanjian kerja harian lepas, upah 1 (satu) bulan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dihitung sebagai berikut:

 

  1. Pekerja/Buruh yang telah mempunyai masa kerja 12 (dua belas) bulan atau lebih, upah 1 (satu) bulan dihitung berdasarkan rata-rata upah yang diterima dalam 12 (dua belas) bulan terakhir sebelum Hari Raya Keagamaan;
  2. Pekerja/Buruh yang mempunyai masa kerja kurang dari 12 (dua belas) bulan, upah 1 (satu) bulan dihitung berdasarkan rata-rata upah yang diterima tiap bulan selama masa kerja.

 

Dari perhitungan di atas, misalnya gaji Anda adalah Rp 5.000.000 per bulan. Jika Anda telah bekerja selama 1 tahun lebih di perusahaan, maka Anda akan mendapat THR sebesar 1 bulan gaji Anda yakni Rp 5.000.000. Tapi jika Anda baru bekerja selama 3 bulan, maka THR yang Anda dapatkan adalah:  (3 x Rp 5.000.000)/12= Rp 1.250.000

 

Sesuai dengan peraturan pemerintah, THR harus dibayarkan seminggu atau tujuh hari sbeelum hari raya. Jika perusahaan telat membayar, akan dikenai denda sebesar 5% (lima persen) dari total THR yang harus dibayar sejak berakhirnya batas waktu kewajiban pemberi kerja untuk membayar.

 

Sedangkan pemberi kerja yang tidak membayar THR kepada Pekerja/Buruh juga dikenai sanksi administrative, berupa:

 

  1. teguran tertulis;
  2. pembatasan kegiatan usaha;
  3. penghentian sementara sebagian atau seluruh alat produksi; dan
  4. pembekuan kegiatan usaha

 

Namun jika Anda tidak mendapatkan hak THR Anda sesuai dengan ketentuan pemerintah, maka yang bisa Anda lakukan adalah adukan masalah ini ke gugatan perselisihan hak ke Pengadilan Hubungan Industrial atau Dinas Tenaga Kerja setempat. Selain itu, Anda juga bisa mengajukan di provinsi tempat Anda bekerja.

 

Demi memudahkan penghitungan dan pengalokasian THR kepada karyawan, SunFish Go telah menyediakan fitur khusus yang mengatur penggajian, insentif, dan bonus karyawan yang dapat diakses dengan mudah oleh karyawan sehingga perusahaan tidak lagi dauber dengan pertanyaan kapan atau berapa THR yang diberikan. Aplikasi SunFish Go memberikan kemudahan bagi penggunanya dalam mengelola perusahaan.