Tips, Komponen, Serta Contoh Curriculum Vitae yang Menarik HRD

contoh curriculum vitae

Tips, Komponen, Serta Contoh Curriculum Vitae yang Menarik HRD

Saat melamar pekerjaan Curriculum vitae menjadi salah satu dokumen wajib yang harus disertakan sebagai gambaran pengalaman kerja secara singkat, dan riwayat hidup seseorang.

Dengan adanya Curriculum vitae atau CV perusahaan pemberi kerja dapat melakukan evaluasi dan menimbang apakah kemampuan si pelamar kerja cukup baik untuk bisa bergabung di perusahaan tertentu.

Namun sayangnya banyak orang-orang yang memiliki potensi tinggi, tidak diminati oleh perusahaan karena kualitas CV yang kurang menarik. Untuk itu berikut ini kami akan menjabarkan tata cara, penulisan dan desain surat lamaran yang menarik

Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Membuat CV

Saat mempersiapkan surat lamaran kerja tentunya ada beberapa hal yang perlu diperhatikan berikut ulasannya

Melakukan Job Reserch

Saat membuat surat lamaran kerja langkah pertama yang harus Anda tahu adalah informasi terperinci tentang perusahaan dan jenis pekerjaan yang akan dilamar. Namun perlu diingat pilihlah pekerjaan yang cocok dengan latar belakang dan passion Anda. Saat ini sudah banyak sekali platform digital yang menjadi perantara antara pekerja dan perusahaan, sehingga siapapun bisa mencari pekerjaan secara online.

Pastikan Anda sudah mencatat semua infromasi yang dibutuhkan pekerjaan seperti kualifikasi pekerjaan, keahlian, keterampilan, usai, dan pengalaman kerja yang dibutuhkan untuk menjadi bahan pertimbangan dari perusahaan yang di lamar. Ketahui juga perkembangan perusahaan yang dilamar sebagai bentuk kepedulian Anda

Ketahui Isi CV

Buatlah surat lamaran pekerjaan yang berurut agar tidak membingungkan pembaca, terutama pihak HRD yang sedang menilai dan coba mengenali siapa Anda melalui CV yang dikirimkan. Secara umum Curriculum vitae yang baik terdiri atas

  • Identitas Diri: Dalam bagian ini Anda harus mengisi nama lengkap, alamat, nomor telepon, dan email
  • Pendidikan: Beberapa kesalahan pelamar yang sering dilakukan adalah mencantumkan semua background pendidikan, padahal yang hanya diperlukan hanyalah latar belakang pendidikan dari SMP, SMA, dan jenjang pendidikan selanjutnya.
  • Kemampuan: Keterampilan utama dapat dibagi menjadi 2 kelompok
    • Hard Skill – Keterampilan yang dimiliki karena pendidikan atau melalui kursus seperti bahasa asing, penulisan, analisis data, pengetahuan umum.
    • Soft Skill – Diperoleh karena pengalaman pribadi dan profesional seperti dedikasi, kemampuan kerjasama tim, kesadaran diri, komunikasi.
  • Pengalaman Kerja: Merupakan rincian pekerjaan apa saja yang sudah pernah dikerjakan sebelumnya, dan tanggung jawab dalam pekerjaan sebelumnya.
  • Training: Pelatihan yang Anda ikuti 1-3 tahun terkahir, maupun penghargaan yang didapatkan.
  • Informasi Tambahan: Berisi tentang hobi, referensi, tentang siapa Anda dan pastikan berhubungan dengan pekerjaan yang dilamar.
Baca Juga  Jika Sistem HRD di Indonesia ‘Hijrah’ ke Software HRD

Tips Membuat CV yang Menarik

  • Buatlah relevansi isi dan desain yang menarik. Jika perlu gunakan beberapa aplikasi online untuk membuat surat lamaran kerja yang menarik, atau carilah beberapa refrensi design di mesin pencarian Google.
  • Pilih desain yang minimalis, font yang mudah dibaca dan tentunya layout yang rapi.
  • Gunakan kombinasi warna yang bisa menggambarkan siapa Anda secukupnya dan simbol-simbol yang mudah untuk dipahami.
  • Jadilah diri sendiri dan tonjolkan sisi unik Anda melalui Curriculum vitae yang dibuat.
  • Baca ulang dan perbaiki kesalahan yang ada dalam CV.
  • Cek tata bahasa dan ejaan yang digunakan.
  • Gunakan kalimat yang jelas singkat, dan efektif.
  • Pakailah kalimat bahasa Indonesia yang baku.
  • Meminta bantuan profesional untuk mereview surat lamaran Anda.
  • Melakukan perbandingan nilai CV yang Anda buat dengan orang lain.

Jika sudah melakukan dan membaca tips di atas, berarti Anda sudah siap untuk menyebarkan surat lamaran melalui berbagai platform yang ada. Namun harus diingat mencari pekerjaan bukanlah perkara mudah, sehingga sangat diharapkan agar Anda tetap bisa semangat dan tidak mudah putus asa jika belum mendapat panggilan kerja.

Belum mendapat panggilan kerja bukan berarti Anda tidak cukup baik untuk pekerjaan tersebut, masih banyak faktor yang bisa menjadi pertimbangan dari perusahaan itu sendiri seperti kecocokan, usia, dan alasan lainnya yang dipertimbangkan.

Ya, memang harus diakui teori tidak lebih mudah daripada prakteknya, belum lagi jika sedang ada dalam keadaan yang tidak baik. Tapi yakinlah tidak ada usaha yang menghianati hasil. Mintalah bantuan support emosional kepada orang terdekat agar anda tidak merasa sendirian, dan bisa bertahan melewati ujian hidup yang ada. Semangat!

Baca Juga  5 Tahap Membuka Usaha Sendiri