Surat Pemberhentian Kerja

Perusahaan Wajib Tahu! Contoh dan Komponen Surat Pemberhentian Kerja

Dari judul di atas pasti Anda bisa menebak apa yang akan dibahas kali ini, dan tentunya kita bisa menebak tujuan dari surat tersebut adalah untuk menyampaikan informasi pemberhentian kerja. 

Menjadi bukti otentik untuk setiap karyawan yang diberhentikan, sudah sepatutnya perusahaan memberikan surat ini. Hal ini sama saja ketika halnya Anda diterima kerja. Melihat hal ini tentu dapat diketahui jika surat ini sangat penting bukan. Sehingga GreatDay HR mengajak Anda untuk mengetahui unsur yang ada di dalamnya, dan bagaimana pembuatannya.

Baca juga: Pengertian dan Tujuan dasar Manajemen SDM Menurut Ahli

Dasar Penerbitan Surat Pemberhentian Kerja

Pemerintah telah merumuskan alasan pemberhentian kerja seorang karyawan, seperti yang tertulis dalam UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. 

Alasan Karyawan Dapat Diberhentikan dari Pekerjaannya

  1. Pekerja meninggal dunia
  2. Masa kontrak yang sudah berakhir
  3. Terjadi hasil keputusan untuk melakukan pemberhentian baik dari perusahaan maupun pengadilan.

Sedangkan ada juga alasan lainnya yang dapat menjadi alasan pemberhentian, namun tidak menjadi acuan sepenuhnya yaitu:

  1. Pekerja mengalami sakit dalam rentang waktunya mencapai 12 bulan berturut-turut dan dimana telah disertai oleh keterangan dokter.
  2. Pekerja mendapatkan halangan saat melakukan pekerjaannya, karena harus melakukan kewajiban lain untuk negara, seperti yang telah diatur dalam perundang-undangan yang berlaku.
  3. Pekerja tidak bekerja karena harus melakukan ibadah sesuai perintah agamanya.
  4. Pekerja wanita yang sedang hamil, melahirkan dan menyusui.
  5. Pekerja yang memiliki hubungan saudara atau pernikahan.
  6. Pekerja melaporkan perusahaan ke polisi atau pihak berwajib karena adanya tindak pidana.
  7. Pekerja mengalami cacat tetap atau cacat akibat kecelakaan kerja.
  8. Pekerja memiliki perbedaan paham atau kepercayan.

Komponen Dalam Surat Pemberhentian Kerja

Setelah mengetahui alasan seorang karyawan diberhentikan, ini saatnya untuk mencari tahu komponen apa saja yang harus ada dalam membuat surat pemberhentian kerja. Pada dasarnya sama seperti pada surat umumnya,  berisi dengan kop surat, nama perusahaan, kedudukan orang tersebut hingga pihak yang bertanggung jawab mengeluarkan surat ini.

Pastikan juga saat pembuatannya surat ini sudah berisi tujuan, jenis, dan perihal di dalamnya.Serta pesan atau pemberitahuan pemberhentian kerja. Gunakan bahasa yang baik, benar dan mudah dipahami. Terakhir yang tidak kalah pentingnya adalah salam. Bubuhkan tanda tangan atau nama jelas dari orang yang bertanggung jawab atas surat tersebut.

Contoh Surat Pemberhentian Kerja

Perlu diperhatikan jika ada berbagai macam jenis surat pemberhentian kerja seperti beberapa contoh di bawah ini:

Surat Pemberhentian Kerja karena Efisiensi

KOP SURAT

Nomor: 
Diberitahukan Kepada:

Nama   : Irene Indriani
Jabatan: Marketing Staff

Kami sangat menghargai setiap setiap usaha dan jerih payah Saudara selama bekerja di perusahaan. Kami juga menyadari tanpa dukungan saudara, perusahaan ini tidak bisa berjalan sejauh ini. 

Namun karena keadaan yang tidak memungkinkan, maka kami harus mengurangi jumlah karyawan. Keputusan ini diambil dengan pertimbangan sebaik-baiknya, melihat kondisi perusahaan saat ini. 

Demikian surat pemutusan hubungan kerja ini kami buat. Atas perhatian dan pengertian Saudara, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya.

Jakarta, 30 April 2019

Hormat Kami,

Head Of Marketing

Baca juga: Melakukan Analisis Kinerja Keuangan Menggunakan Rasio Profitabilitas

Surat Pemberhentian Kerja Karyawan Masa Percobaan

Perihal: Surat Pemutusan Hubungan Kerja
Kepada Yth,
Sdr. Mongol Ratih
Di tempat

Dengan hormat,

Melaui surat ini, atas nama perusahaan kami mohon maaf sebesar-besarnya karena tidak dapat melanjutkan kontrak Saudara dengan PT. Bahagia Sejahtera. Hal ini terjadi karena setelah melakukan evaluasi, perusahaan menilai jika kinerja Saudara selama masa percobaan tidak memenuhi target dan kurang maksimal dalam melakukan pekerjaan. Akan tetapi untuk mengapresiasi kinerja Saudara selama ini, maka Anda akan tetap mendapatkan gaji sesuai sebagaimana mana dalam perjanjian seperti dalam masa percobaan.

Demikianlah surat pemutusan hubungan kerja ini.  Semoga Saudara dapat memaklumi dan menerima keputusan ini sebaik-baiknya. Tidak lupa kami ucapkan terima kasih.

Jakarta, 20 Januari 2019

PT. Bahagia Sejahtera

Monic Halter

HRD Manajer

Itulah komponen dan contoh pembuatan surat pemberhentian kerja yang dapat kami ulas. Kami berharap artikel ini dapat membantu Anda. Jangan lupa untuk mengunjungi blog kami, untuk membaca artikel lainnya.

Scroll to Top