Simak Contoh Struktur Organisasi Perusahaan dan Manfaatnya !

Perusahaan mana yang tidak ingin berkembang, apalagi jika Anda sudah memulai usaha tersebut dari nol hingga bisa membangun perusahaan yang berskala besar seperti perseroan terbatas yang memiliki banyak karyawan.

Namun tentunya untuk sampai pada pencapaian tersebut, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan seperti struktur organisasi perusahaan.

Kenapa struktur organisasi menjadi sangat penting? Jawabannya agar  perusahaan dapat aktif dan memiliki peran yang jelas. Serta membuat perusahaan lebih produktif dalam menjalankan bisnisnya.

Baca juga: Jenis Motivasi Kerja yang Meningkatkan Produktivitas Karyawan

Pentingnya Struktur Organisasi

Agar setiap anggota perusahaan dapat menjalankan tugas dan fungsi masing-masing jabatan secara maksimal, perlu adanya struktur organisasi yang harus dibuat. Tak hanya itu dengan adanya struktur yang jelas maka dapat terlihat yang mana tanggung jawab dan hak yang diberikan. 

Jangan dianggap remeh karena bukan tidak mungkin jika akan terjadi gangguan terkait menajemen dan pengelolaan di masa depan, jika suatu bisnis tidak memiliki komponen penting ini. 

Pengertian Struktur Organisasi

Dalam pengertiannya dapat dikatakan jika struktur organisasi menunjukan garis hirarki secara bertingkat. Dimana ada komponen-komponen yang terlibat di dalamnya dan selalu melibatkan peran individu perusahaan sesuai dengan fungsinya. 

Jenis Struktur Organisasi Perusahaan

A. Struktur Organisasi fungsional

Diurutkan berdasarkan fungsinya dan terbagi atas lima bagian divisi yaitu 

  1. Divisi pemasaran
  2. Divisi personalia
  3. Divisi produksi
  4. Divisi pembelanjaan
  5. Divisi umum

Setiap divisi memiliki peran yang berbeda, namun memiliki tujuan yang sama yaitu mengedepankan keberhasilan perusahaan, serta berjalan untuk tujuan yang seirama.

B. Struktur Organisasi Matriks

Umumnya dalam struktur jenis ini Vice President berada di posisi teratas, lalu diikuti oleh masing-masing manajer proyek. Dibuat oleh perusahaan jika terkait dengan adanya proyek yang sedang dikerjakan dalam periode waktu tertentu.

C. Struktur Organisasi Usaha

Dibuat berdasarkan riset yang dilakukan dan pengembangan produk. Sehingga dapat dikatakan jika komponen yang ada di dalamnya lebih luas dibandingkan dengan struktur lainnya. 

D. Struktur Organisasi Proyek

Terbentuk jika perusahaan sedang mengerjakan sebuah proyek, yang dimana bersifat sementara dan akan dibubarkan ketika proyek telah mencapai garis akhir. 

E. Struktur Organisasi Tim Kerja

Jika dalam pembahasan sebelumnya telah disebutkan kalau struktur organisasi proyek dibuat berdasarkan proyek yang ada. Maka struktur organisasi tim kerja memiliki kesamaan yaitu sementara. Namun bedanya adalah alasan terbentuknya yaitu adanya proyek dadakan atau tidak terduga. Dalam kasus ini perusahaan biasanya mengandalkan pekerja yang sudah berpengalaman atau terpercaya.

Baca juga: Ini Tipe-Tipe Kepemimpinan Beserta Kekurangan dan Kelebihannya!

Contoh Susunan Dalam Struktur Organisasi

1. Direksi

Menjadi orang yang memiliki otoritas tertinggi dan merupakan orang yang bertanggung jawab dalam sebuah perseroan terbatas. Pada umumnya dalam sebuah perusahaan terbagi menjadi beberapa bagian yaitu direktur utama yang dimiliki satu orang, wakil direktur utama sebanyaktiga orang, dan direktur diisi  oleh enam orang. Namun hal ini kembali kepada kebutuhandan tergantung dengan jenis perusahaan itu sendiri. 

Dalm hal ini direksi menjadi kompas bagi perusahaan, seperti kemana akan berjalan, jenis produk yang dikembangkan dan bagaimana mereka mengatur setiap jadwal perusahaan yang bersifat penting. 

2. Direktur Utama

Berperan untuk mendukung kemajuan perusahaan dan mengembangkannya. Serta menjadi orang yang memiliki wewenang saat menentukan dan menetapkan suatu kebijakan dalam perusahaan, termasuk program kerja. 

Tak hanya itu sebagai pimpinan utama orang ini juga memiliki hak untuk memimpin, mengembangkan pendapatan, juga memiliki kewajiban atas semua jajaran yang ada. Sehingga dapat dikatakan direktur utama wajib memiliki inovasi, dan berpikir out of the box guna kemajuan perusahaan itu sendiri.

3. Direktur

Selain direktur utama ada lagi jabatan lainnya yang ikut memegang peranan penting dalam perusahaan yaitu direktur. Seperti yang telah dikatakan sebelumnya jika 3 sampai 6 direktur seperti direktur keuangan, direktur teknologi, direktur pemasaran, dll. Setiap direktur memiliki bagian tugas yang berbeda-beda, namun dengan satu tujuan yaitu keberhasilan perusahaan. Selain itu jabatan ini memiliki hak untuk mengangkat, mengganti maupun memberhentikan pekerja. 

Dapat dilihat jika setiap perusahaan wajib memiliki struktur organisasinya masing-masing, yang dibuat berdasarkan kebutuhan dan kepentingan. Sehingga nantinya hal ini akan memberi kemudahan saat mengambil keputusan, maupun kebijakan tertentu

Scroll to Top