Gaji UMR Jakarta

Gaji UMR Jakarta Terbaru dan Bagaimana Cara Menghitungnya, Simak Disini!

Apa itu UMR? 

Secara definisinya UMR adalah Upah Minimum Regional, yang merupakan upah bulanan terendah yang meliputi upah pokok dan tunjangan tetap yang berlaku di satu provinsi atau kota/kabupaten. 

Undang-Undang yang Menjadi Landasan Hukum

Terkait dengan UMR, tentunya tidak terlepas dari adanya perubahan penggunaan istilah menjadi upah minimum. Sementara UMR Tk. 1 diganti istilahnya menjadi Upah Minimum Provinsi (UMP) dan UMR Tk. 2 menjadi Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK).

Istilah ini sendiri berasal dari Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor Per-01/Men/1999. 

Dalam peraturan Menteri Tenaga Kerja tersebut, tercantum kalau gaji UMR terbagi dalam dua tingkat. Pertama, Upah Minimum Regional Tingkat 1 atau UMR Tk. 1 yang berlaku di satu provinsi. Kedua, Upah Minimum Regional Tingkat 2 atau UMR Tk. 2 yang berlaku di satu kabupaten atau kota.

Selain itu perubahan ini juga didukung dalam Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor Kep-226/Men/2000. 

Dalam peraturan tersebut, Upah Minimum Provinsi (UMP) adalah upah minimum yang berlaku di seluruh kabupaten/kota dalam satu provinsi. Dimana sama saja berarti istilah UMR Jakarta sama artinya dengan UMP Jakarta.

Sejarah Kenaikan UMR di Indonesia

Proses kenaikan UMR di Indonesia dapat dikatakan menemui pro dan kontra, terbukti pada akhir 2012 terjadi demo besar-besaran terkait peraturan Nomor 7 Tahun 2013 tentang upah minimum oleh Menteri Tenaga Kerja. Dimana mereka menuntut perbaikan kondisi perbaikan upah, namun sementara itu kebijakan ini tidak diterima oleh para pengusaha.

Karena hal inilah pemerintah mengambil solusi untuk membentuk Dewan Pengupahan Daerah dengan anggota yang terdiri dari akademisi, buruh, dan juga pengusaha.Dengan adanya lembaga ini dibentuk pulalah peraturan menteri Tenaga Kerja No.7.

Proses Penetapan UMR di Indonesia

Untuk kebaikan bersama presiden akhirnya menetapkan Upah Minimun Provinsi (UMP) berdasarkan peraturan berdasarkan hukum dengan yang diatur dalam peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor 7 Tahun 2013.

Serta membentuk Dewan Pengupahan Daerah (DPD) yang terdiri atas buruh, pengusaha, birokrat dan akademisi untuk menentukan Upah Minimum Regional (UMR).

Penetapan UMR ini sendiri dibuat dengan dasar besarnya kebutuhan pokok yang diperlukan oleh  pegawai, buruh, karyawan. Nantinya setelah disepakati oleh pihak DPD, maka hasil ini akan dibawa kepada Gubernur untuk disetujui atau disahkan.

Kenaikan UMR DKI Jakarta dari Tahun ke Tahun

UMR DKI Jakarta setiap tahunnya selalu mengalami kenaikkan, dengan alasan banyak faktor yang mendukungnya. Adapun sejarah kenaikan UMR DKI Jakarta setiap tahunnya seperti di bawah ini

  1. UMR DKI Jakarta 1997 Rp. 172.500
  2. UMR DKI Jakarta 1998 Rp. 198.500
  3. UMR DKI Jakarta 1999 Rp. 231.000
  4. UMR DKI Jakarta 2000 Rp. 286.000
  5. UMR DKI Jakarta 2001 Rp. 426.300
  6. UMR DKI Jakarta 2002 Rp. 591.300
  7. UMR DKI Jakarta 2003 Rp. 631.600
  8. UMR DKI Jakarta 2004 Rp. 671.600
  9. UMR DKI Jakarta 2005 Rp. 711.800
  10. UMR DKI Jakarta 2006 Rp. 819.100
  11. UMR DKI Jakarta 2007 Rp. 816.100
  12. UMR DKI Jakarta 2008 Rp. 972.600
  13. UMR DKI Jakarta 2009 Rp. 1.069.900
  14. UMR DKI Jakarta 2010 Rp. 1.118.000
  15. UMR DKI Jakarta 2011 Rp. 1.290.000
  16. UMR DKI Jakarta 2012 Rp. 1.529.150
  17. UMR DKI Jakarta 2013 Rp. 2.200.000
  18. UMR DKI Jakarta 2014 Rp. 2.441.000
  19. UMR DKI Jakarta 2015 Rp. 2.700.000
  20. UMR DKI Jakarta 2016 Rp. 3.100.000
  21. UMR DKI Jakarta 2017 Rp. 3.355.750
  22. UMR DKI Jakarta 2018 Rp. 3.648.035
  23. UMR DKI Jakarta 2019 Rp 4.276.335

Nominal UMR Jakarta 2020 Berdasarkan Ketetapan Terbaru

Besaran UMR Jakarta 2020 telah mengalami peningkatan pada 1 November 2019 lalu, dan penetapan UMR di setiap kawasan tentu tidak lepas dari peraturan resmi yang dibuat oleh gubernur setempat, begitu juga dengan kota Jakarta.

Melalui Peraturan Gubernur DKI Jakarta telah ditetapkan kalau UMR Jakarta 2020 adalah sebesar Rp4.267.349. Sedangkan nominal UMR Jakarta pada tahun sebelumnya atau 2019 adalah sebesar Rp3.940.973.

Komponen UMR

Dalam menghitung Upah minimum tentunya ada dasar-dasar yang perlu diketahui seperti PP Pengupahan No 78 Tahun 2015 Pasal 41, yang menjabarkan jika upah minimum merupakan upah bulanan terendah yang terdiri atas:

  1. Upah pokok tanpa tunjangan: merupakan imbalan dasar yang dibayarkan kepada pekerja menurut tingkat dan jenis pekerjaan yang mereka emban di waktu tertentu. Umumnya besaran upah pokok ini sudah dilakukan berdasarkan atas dasar kesepakatan pekerja dan pengusaha.
  2. Upah pokok termasuk tunjangan tetap: merupakan pembayaran yang sifatnya rutin, tetap dan tidak dipengaruhi oleh kehadiran karyawan, kontribusi, prestasi, dan faktor lainnya. Biasanya diberikan kepada pekerja maupun keluarganya, seperti tunjangan anak, tunjangan perumahan, dan tunjangan daerah.

Sehingga dari hal ini dapat dilihat jika mengacu pada PP Pengupahan, maka komponen UMR hanya terdiri dari upah pokok dan tunjangan tetap.

Sebagai catatan tunjangan tidak tetap, bersifat tidak sama baik dari besarannya. Karena umumnya didasarkan pada kehadiran yang akhirnya mempengaruhi uang makan dan uang transport. Sehingga tidak dapat dikatakan dapat masuk dalam komponen penyusun UMR.

Komposisi Penghitungan UMR

Dalam aturannya komposisi upah pokok dan tunjangan dalam upah minimum, terdiri dari upah pokok ditambah tunjangan tetap. Persentase upah pokok paling sedikit adalah 75% dari jumlah upah pokok dan tunjangan tetap.

Sebagai contoh dalam perhitungannya, sebutkanlah jika upah minimum ada di angka 3.000.000, maka setiap perusahaan yang hendak mempekerjakan sseorang karyawan minimal membayar dengan uang pokok Rp 2.250.000 (tujuh puluh lima persen) dan tunjangan tetap 750.000 (dua puluh lima persen). Sementara jika pengusaha hanya membayar upah pokok saja tanpa tunjangan tetap, maka paling sedikit adalah Rp 3.000.000.

Solusi Penghitungan Gaji 

Memang menghitung gaji bukanlah hal mudah, apalagi jika perusahaan tersebut memiliki jumlah karyawan yang cukup banyak. Sehingga meskipun telah menjadikan UMR sebagai salah satu acuan, kami juga menyarankan utnuk menentukan kisaran upah terendah bagi level golongan jabatan paling bawah.

Cara lainnya adalah menggunakan aplikasi GreatDay HR yang mempunyai fitur fitur lengkap yang mendukung kegiatan yang berhubungan dengan uang. Aplikasi yang mudah digunakan ini melalui juga dapat menghitung PPH 21, bonus, uang lembut, BPJS, hingga pinjaman karyawan kepada perusahaan. 

Sehingga dengan adanya teknologi ini bagian HR tidak perlu lagi repot menuju akhir bulan, dan tidak perlu takut akan melakukan kesalahan karena semuanya sudah ditangani langsung oleh software GreatDay HR. Kunjungi kami sekarang dan rasakan manfaatnya

Scroll to Top